Posted in Contemplation, PhD Life, Thoughts, Zilko's Life

#1464 – A Gloomy Week

ENGLISH

… both in literal and figurative sense.

***

Because of the fall season, usually the month of October is quite a gloomy (or “depressing”, if I may say that) month. The day gets dark sooner and sooner, and usually the weather does not help at all. Just like this week. It has been foggy, drizzling, and gloomy all week. I don’t recall seeing much sunlight this week here.

I believe that the weather is correlated with someone’s mood. When the day presents someone with his/her favorite weather, it will boost his/her mood up; and so the otherwise. So probably what I have been feeling this week is also affected by this gloomy weather.

In general, I have been feeling also gloomy this week. As of late obviously my life has centered around work, this PhD research. I know I haven’t been talking that much about my research here. Even when I do, it has always been the brighter side of it. But honestly, I would be lying if I say there has been no problem, or “challenge” for some people, at all and my research has been smooth-sailing. A PhD research is no easy. It is no smooth ride in a comfortable luxury car. Hell yeah we are trying to solve problems which noone in the entire world has solved. So honestly, yeah, sometimes I feel frustrated as well. But I don’t think this situation is unique only for me.

Talks with some colleagues, friends, and my housemates (who are doing their PhDs as well, even though in different field than mine) reveal that everyone doing a PhD, at least at one point during their study, must have endured the same feeling, the same situation. But still, knowing this does not make it easier, because we still have to face it anyway. We all know the way out is to face it, fight hard, and keep on trying. But to do that, we need to be in the right mindset; and, oh, in the right mood too. If you are not in the mood to do some difficult work, you won’t be able to work efficiently, or creatively.

So that is why it is nice to have some colleagues in the office. Probably this is the reason why they pack more than one PhD student in an office room. We are meant to talk with each other, to encourage each other. And encouragement from our colleague is one of the strongest, at least in my opinion as of now (probably I will change my mind in the future, lol๐Ÿ˜† ), since they exactly know our situation. Being colleagues, at least we are in the same or very similar field. We know the people, we know the professors who are also our supervisors, we know the situation in our department. Obviously any form of encouragement from other people help too. But we can say they are not in our shoes; hell they probably do not know what shoes we are wearing now. But our colleagues, well, at least they are familiar with our shoes.

This reminds me of something. My blog. This blog. I believe another good way to channel out my frustration is through writing. Just write a post as open and honest as I can about what the situation is and how I feel about it. However, due to the nature of the possible situation, I don’t feel comfortable at all if I am writing a public post about it.

But then I remembered something. One of the reasons I chose WordPress as the host of this blog was the possibility to write a password-protected post. Thus far I have never used this feature. But maybe it is about time to finally make use of it.

***
Now that I should close this post shortly, I realize that it has been such a gloomy post, haha๐Ÿ˜† . Probably at the moment the gloominess is peaking. It is Friday evening now when I am writing this post, it is already dark outside, and it is foggy. Yeah, probably the weather today (and this week) has something to do with it๐Ÿ˜›

Such gloomy and foggy weather it has been this week
Such gloomy and foggy weather it has been this week

BAHASA INDONESIA

… baik dalam artian sebenarnya maupun sebagai sebuah ungkapan.

***

Karena sudahย musim gugur, biasanya bulan Oktober adalah sebuah bulan yang memang muram, aliasย gloomy (atau “bikin depresi” kalau boleh dibilang begitu). Siang menjadi semakin pendek dan semakin pendek, dan biasanya cuacanya juga tidak mendukung pula. Seperti minggu ini deh. Selama satu minggu cuacanya terus-terusan berkabut, gerimis, dan pokoknya gloomy gitu sepanjang minggu. Rasanya aku tidak banyak melihat sinar matahari deh minggu ini.

Aku percaya bahwa cuaca itu berkorelasi dengan mood-nya seseorang. Jika cuaca di suatu hari adalah cuaca favoritnya seseorang, ini akan meningkatkan mood seseorang itu; dan juga sebaliknya. Nah, mungkin perasaanku minggu ini terpengaruh oleh cuaca gloomy ini.

Secara umum, aku juga merasa gloomy sepanjang minggu ini. Jelas bahwa kehidupanku akhir-akhir ini berkisar di sekitaran pekerjaan, riset S3-ku sekarang. Memang aku tidak banyak menceritakannya disini sih. Bahkan ketika aku menulis sesuatu tentangnya, biasanya aku hanya bercerita yang baik-baiknya saja. Tetapi sejujurnya yah, aku jelas berbohong andaikata aku bilang bahwa tidak ada masalah sama sekali, atau mungkin istilah “tantangan” lebih disukai sebagian orang, dan risetku mulus-mulus aja tanpa masalah. Nggak mungkin. Yang namanya riset S3 itu sulit. Selain itu juga ini bukanlah mengendarai mobil mewah di jalan yang mulus. Ya iya lah, namanya aja kita berusaha memecahkan suatu permasalahan yang tidak ada seorang pun di dunia ini yang tahu caranya. Jadi, sejujurnya, ya, kadang aku jelas merasakan yang namanya frustrasi juga. Tetapi aku rasa situasi ini bukan aku saja yang mengalami.

Perbincangan dengan beberapa kolega, teman, dan housemates-ku (yang mana juga sedang ambil S3 juga, tetapi bidangnya lain dariku) membukakan mataku bahwa semua orang yang sedang mengambil S3, setidaknya satu kali waktu di masa studinya, pasti pernah merasakan hal yang sama. Ah, tetapi mengetahui ini jelas tidak membuatnya menjadi lebih mudah ya, karena toh kita harus tetap menghadapinya. Kita tahu bahwa satu-satunya jalan keluar adalah dengan menghadapinya, berjuang keras, dan terus mencoba. Tetapi untuk itu, kita harus memiliki mindset yang tepat; dan, oh, mood yang mendukung juga. Jika kita tidak sedang dalam mood yang baik ketika akan melakukan suatu pekerjaan yang sulit, kita tidak akan bisa bekerja dengan efisien, apalagi kreatif.

Jadilah mengapa asyik rasanya memiliki kolega di kantor. Mungkin inilah alasan mengapa mereka menentukan bahwa satu ruangan kantor diisi oleh lebih dari satu mahasiswa S3. Kami dimaksudkan untuk berbincang satu sama lain, untuk saling mendukung juga. Dan bentuk dukungan dari kolega itu termasuk salah satu yang terkuat lho, menurutku sekarang sih (bisa saja kapan-kapan pendapatku ini berubah, haha๐Ÿ˜† ), karena mereka benar-benar tahu situasi kita. Karena mereka adalah kolega kita, jelas artinya bidang kita sama atau mirip satu sama lain. Kita juga tahu orang-orangnya, tahu para profesor yang merupakan pembimbing-pembimbing kita, dan juga situasi di jurusan. Memang sih bentuk dukungan dari siapa pun jelas menghangatkan perasaan. Tetapi kita bisa bilang bahwa mereka tidak berada di situasi kita. They are not in our shoes, ungkapan bahasa Inggrisnya.ย Mereka bahkan tidak tahu sepatu apa yang kita pakai. Tetapi kolega-kolega kita, yah, setidaknya mereka lumayan familiar dengan sepatu ini. Kan?

Ini mengingatkanku akan sesuatu loh. Blogku. Blog ini. Aku tahu bahwa bagiku, salah satu cara lain untuk menyalurkan rasa frustrasi adalah dengan menulis. Menulis sebuah posting seterbuka dan sejujur mungkin mengenai sebuah situasi yang membuatku frustrasi dan bagaimana perasaanku saat itu tentangnya. Masalahnya, karena konten dari situasinya, kadang aku merasa tidak nyaman kalau posting semacam ini terbuka untuk umum, alias public.

Tetapi kemudian aku teringat sesuatu. Salah satu alasanย aku memilih untuk pindah ke WordPress ini adalah kemungkinan untuk menulis sebuah posting yang diproteksi dengan password. Selama ini aku belum pernah menggunakan fitur ini sih. Tetapi mungkin saat untuk akhirnya menggunakannya akan segera tiba, haha.

***
Nah, karena sekarang sudah saatnya bagiku untuk segera mengakhirki posting ini, aku baru sadar bahwa nuansa posting ini kok amatlah gloomy juga ya, haha๐Ÿ˜† . Ah, mungkin ke-gloomy-annya sedang memuncak sekarang. Saat ini adalah hari Jumat malam ketika aku mengetik posting ini, di luar sudah gelap, dan juga berkabut. Ya, mungkin ada hubungannya dengan cuaca hari ini (dan minggu ini)๐Ÿ˜›

25 thoughts on “#1464 – A Gloomy Week

  1. ooo bahasa bekennya skrg tuh gloomy mirip2 galau gitu ya? baguslah.. menulis itu memang salah satu terapi menenangkan jiwa, jadi kapan mulai ada posting ber password? aku boleh ga minta password nya? hahaaahaha..๐Ÿ˜€

    1. Iya, artinya memang mirip-mirip galau gitu yah, hahaha๐Ÿ˜€ . Bener, menulis memang bisa menjadi salah satu terapi. Tapi belum tahu kapan nanti bakal menulis posting dengan password itu, hehehe๐Ÿ™‚ .

        1. Kalau mau pake bahasa Inggris juga nggak masalah karena hampir semua orang Belanda jago-jago berbahasa Inggris, hehe๐Ÿ™‚ . Tapi memang bakal membantu banget kalau bisa berbahasa Belanda sih๐Ÿ™‚ .

  2. Kadang cuaca emang suka mendukung suasana hati ya ko.. Cuaca mendung dan hujan suka bkin jadi mellow tiba2. Tp semoga cuaca apapun itu suasana hati yg gloomy bisa segera terlewati yaa..๐Ÿ™‚

    1. Iya banget. Cuaca terkadang memang mempengaruhi suasana hati banget. Dan bisa jadi suasana yang didukung ini kebetulan klop dengan situasi lain di sekitar hidup kita. Kalau positif, bagus sih. Kalau negatif, ini dia jeleknya. Bisa bikin tambah frustrasi, membesar-besarkan masalah yang sebenarnya tidak terlalu besar. Atau malah mempermasalahkan sesuatu yang sebenarnya bukan masalah, hehehe๐Ÿ™‚ . Trims yaa!!๐Ÿ™‚

      1. Hahaha setuju banget ko. Gw sendiri tiap udara mendung, hujan ga jelas kadang kalau moodnya emang ga enak rasanya jadi makin ga enak. Jadi membesar-besarkan masalah yg ga perlu sebenernya. Ajaib ya masalah cuaca aja bisa segitu mempengaruhinya suasana hati๐Ÿ™‚

  3. Mungkin lu harus mikirin atau melakukan hal2 yg disukai buat menaikkan mood atau paling nggak ngurangin perasaan gloomy ini. Kl gw biasanya dengerin lagu2 rohani. Tetap semangat ๅŠ ๆฒน! Riset S3 nya moga2 lancar dan cepat lulus๐Ÿ™‚

  4. Setuju bngt kl dukungan dr org2 yg “in our shoes” kadang lebih penting.. Mereka lbh ngerti kondisinya dan bisa kasih saran yg tepat kan๐Ÿ™‚
    Semangatt yah Ko riset S3 nya, semoga ngga gloomy lagi dan ga stress2 lagi hihi.. Cheers ^^

    1. Iya, soalnya mereka-mereka yang “in our shoes” kan mengerti situasi kita dan orang-orang yang terlibat ya Mey, hehe๐Ÿ˜€ . Trims!!๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s