#1458 – The World of Aviation


By this point, I don’t think anyone will find it surprising if I say that one of my interest is the world of aviation, a.k.a. airplanes. You can see this through many of my posts here, especially the travelling-related posts, since when I am flying, usually I am travelling from point A to point B, haha 😛 . My Instagram followers may also notice the occassional photos of airplanes or aviation-related stuffs in my account. And I even have a dedicated album in my personal Facebook account for the world of aviation; even though I haven’t updated this album since 2011 because there have been so many newer photos which means that I am lagging behind so much that it makes me not feeling like updating it which causes me to lag even further behind, lol 😆 .


Historically, I think this interest was actuated on me by my very good friend, Ken, when we were in elementary school. Before that, I was more obsessed with trains. I still do remember this obsession btw; and probably I will write about this later too. But then at school, Ken, who, obviously, loved airplane, told me how cool airplane was and yada and yada. Being a very loyal person as I still am now, I was not buying it at first. But slowly but surely, somehow Ken was able to reach that part in my mind and convince me to make some rooms for airplane too. And that was where it all began…

Sempati Air's Fokker 70 reg PK-JGJ at Sentani Airport, Jayapura. Photo credit: Jan Tuin
A Sempati Air’s Fokker 70 reg PK-JGJ at Sentani Airport, Jayapura. Photo credit: Jan Tuin

Note: PK-JGJ photo was taken from here.

On the side note, I also loved my first experience of flying. I still remember that the first four time in my life I was flying was all with Sempati Air‘s Fokker 70 or Fokker 100 aircraft from Jakarta (CGK) to Yogyakarta (JOG) in the early 1990s. I was probably still in kindergarten in my first ever flight. Btw, yes, always on this CGK – JOG route, as in we (well, obviously I wasn’t travelling alone at that time) took the train to go from Yogyakarta to Jakarta and then came back with flight. Then, I had to wait until 2001 for my fifth and sixth flight, where I went to Bali with my parents and brother with a return flight from Yogyakarta to Bali with Garuda Indonesia’s Boeing 737-400. On the Yogyakarta – Bali flight, since it was before the 911 incident, I was even invited and allowed to visit the cockpit while we were cruising above East Java! Really cool!! I still have the photo but it is in my parents’ and I forgot to take a copy of it.


However, even so, it is not that I like everything related to the world of aviation in general. In a nutshell, my interest generally only lies on commercial airplanes. So I do not pay any attention at all to fighters, etc, haha. I also do not really pay deep attention to the more technical aspects of the airplanes, even though I am aware to some of it of course. For example, do you notice that these two airplanes of the same type are actually powered by two different type of engines?

A Garuda Indonesia's Airbus A330-343 reg PK-GPT. Photo credit: K.H.Yim/Airliners.net
A Garuda Indonesia’s Airbus A330-343 reg PK-GPT. Photo credit: K.H.Yim/Airliners.net
A Delta Airlines Airbus A330-323 reg N821NW. Photo credit: Ben Wang/Airliners.net
A Delta Airlines Airbus A330-323 reg N821NW. Photo credit: Ben Wang/Airliners.net

The Garuda Indonesia’s Airbus A330-300 reg PK-GPT in the left is powered by a couple of Rolls-Royce Trent 700 engines while the Delta’s Airbus A330-300 reg N821NW in the right is powered by a couple of Pratt & Whitney PW4000 engines. See, even though they are the same type of airplanes (the Airbus A330 series 300), they are powered by different engines. But don’t ask me what the difference is between the two engines as I would not know the answer out of my head, except that they are produced by different manufacturers. At the moment I am still a casual enthusiast who don’t go that much deeper into its technical aspect, haha.

Note: PK-GPT and N821NW photos were taken from here and here.

But I do like airports, haha. Airports are, like, one of my favorite places in the entire world, lol 😆 , even though I don’t hang out there often. Speaking of airports, the most beautiful airport that I have been to up to now (October 2014) is Innsbruck Airport in Innsbruck, Austria, which I visited in August 2011 (link only in Indonesian). The airport itself was just a standard small airport (it was probably just as big as Adisucipto Airport in Yogyakarta (if not even smaller), even though not nearly as busy), but the location was so supreme. It was located in a valley in the middle of the Alps in Europe. So when landing and taking-off, we were served with the breathtaking view of the alps! Here is a snapshot I took at the airport in 2011. Who doesn’t think it is beautiful?

Bandara Innsbruck dan pesawat Boeing 737-7K2 kode registrasi PH-XRA milik transavia.
The view at Innsbruck Airport with a Transavia’s Boeing 737-700 which just took me there from Amsterdam.


Being an enthusiast, obviously there are some items in my bucket list that are related to this world of aviation. Last year, finally I was able to tick one of them: flying with an Airbus A380. So at least I was not behind from Ken on this department who already flew with this jumbo giant a few years ago, haha.

But there are still some more items in my bucket list, mainly related to flying on different type of airplanes or airlines; and to visit some airports. Even though I am not sure if I really want to fly on a super small airplane (sometimes I feel like I am a chicken, lol 😆 ). And obviously to the dream destination of all (I think and I believe) aviation enthusiasts: to Sint Marteen in the Carribbean. Not for the super famous Carribbean beaches and weather though, but for the airport! The Princess Juliana International Airport (SXM)!! Why? Well, because this is, like, the daily and normal view at Sint Marteen:

A KLM's Boeing 747-406 reg PH-BFB landing at Princess Juliana International Airport (SXM), in Sint Marteen. Photo credit: HGabor/Airliners.net
A KLM’s Boeing 747-406 reg PH-BFB landing at runway 10 of Princess Juliana International Airport (SXM), in Sint Marteen. Photo credit: HGabor/Airliners.net

Note: PH-BFB photo was taken from here.


To sum up, here is an album containing the pictures of all airplanes that I have been onto since the inception of this WordPress blog 🙂 . So the pictures of, for example, Garuda Indonesia’s Airbus A330-200, TAP Portugal’s Airbus A320-200, or Thai Airways International’s Airbus A300-600, are not included here since I took them before I moved to this blog. Btw, eeach airplane type owned by an airline is chosen only once in the following gallery, ordered alphabetically by the airlines’ name.



Sekarang ini, rasanya tidak mengagetkan apabila aku bilang bahwa salah satu dari minatku adalah dunia penerbangan, alias pesawat. Bisa dicermati deh dari posting-posting-ku disini, terutama yang berhubungan sama acara jalan-jalan sih; karena aku terbangnya kan sewaktu mau pergi dari A ke B kan, haha 😛 . Followers akun Instagramku juga mungkin sudah mengamati dimana kadang-kadang aku mengunggah beberapa foto yang berkaitan dengan pesawat disana. Bahkan aku juga memiliki satu album khusus untuk dunia penerbangan di akun Facebook pribadiku loh; walaupun albumnya sudah nggak aku update semenjak tahun 2011 sih karena sudah ada banyak banget foto baru setelah itu yang mana artinya aku tertinggal banget di belakang dan ini malah membuatku semakin malas untuk meng-update-nya sehingga aku menjadi semakin tertinggal deh, huahaha 😆 .


Sejarahnya, kalau tidak salah minat ini diperkenalkan ke aku oleh teman baikku, Ken, sewaktu kami masih SD. Sebelum itu aku lebih terobsesi dengan yang namanya kereta api. Aku masih ingat banget loh obsesi ini; dan mungkin kapan-kapan aku ceritakan deh. Tetapi di sekolah, Ken, yang, tentu saja, suka pesawat, menceritakan bagaimana kerennya pesawat itu, dll, dll. Karena aku adalah orang yang amat setia (sampai sekarang juga masih loh), awalnya aku sih tidak termakan itu. Namun perlahan-lahan tetapi pasti, entah bagaimana Ken berhasil mempengaruhi pikiranku dan meyakinkan pikiranku untuk menyediakan tempat untuk minat yang satu ini. Dan disinilah semuanya bermulai…

Sempati Air's Fokker 70 reg PK-JGJ at Sentani Airport, Jayapura. Photo credit: Jan Tuin
Sebuah Fokker 70 milik Sempati Air dengan registrasi PK-JGJ di Bandara Sentani, Jayapura. Photo credit: Jan Tuin

Catatan: foto PK-JGJ diambil dari sini.

Sekedar catatan samping, aku juga sangat menikmati pengalaman pertamaku terbang. Aku masih ingat sekali bahwa empat penerbangan pertama yang aku naiki seumur hidup semuanya adalah dengan Sempati Air dengan pesawat Fokker 70 atau Fokker 100-nya itu dari Jakarta (CGK) ke Yogyakarta (JOG) di awal tahun 1990an. Mungkin aku masih duduk di TK di penerbangan perdanaku itu. Btw, iya, hanya di rute CGK – JOG saja karena kami (jelas lah aku tidak bepergian sendirian waktu itu) naik kereta dari Yogyakarta ke Jakarta dan kemudian pulangnya naik pesawat. Lalu, aku harus menunggu sampai tahun 2001 untuk penerbangan kelima dan keenamku, dimana aku pergi ke Bali bersama orangtua dan adikku dengan Boeing 737-400-nya Garuda Indonesia. Di penerbangan Yogyakarta – Bali ini, karena sebelum peristiwa 911, aku bahkan diundang dan diizinkan masuk ke cockpit sewaktu pesawatnya sedang terbang di atas Jawa Timur loh. Kereen!! 😀 . Ada sih fotonya di rumah tetapi kemarin aku lupa memfotonya, haha.


Namun, walaupun begitu, aku tidak tertarik terhadap keseluruhan aspek dari dunia penerbangan. Secara ringkas, ketertarikanku adalah pada penerbangan komersial saja. Jadi aku tidak terlalu memperhatikan pesawat tempur, dll gitu, haha. Aku juga tidak terlalu memperhatikan aspek teknis dari pesawat secara mendetail, walaupun aku sedikit tahu tentang itu pastinya. Misalnya saja, apakah ada yang sadar bahwa dua pesawat dengan tipe yang sama di bawah ini sebenarnya dimotori oleh mesin yang berbeda?

A Garuda Indonesia's Airbus A330-343 reg PK-GPT. Photo credit: K.H.Yim/Airliners.net
Sebuah Airbus A330-343 milik Garuda Indonesia dengan registrasi PK-GPT. Photo credit: K.H.Yim/Airliners.net
A Delta Airlines Airbus A330-323 reg N821NW. Photo credit: Ben Wang/Airliners.net
Sebuah Airbus A330-323 milik Delta Airlines dengan registrasi N821NW. Photo credit: Ben Wang/Airliners.net

Pesawat Airbus A330-300nya Garuda Indonesia dengan registrasi PK-GPT di foto sebelah kiri dimotori oleh sepasang mesin Rolls-Royce Trent 700 sementara pesawat Airbus A330-300 milik Delta Airlines dengan registrasi N821NW di foto sebelah kanan dimotori oleh sepasang mesin Pratt & Whitney PW4000. Nah kan, walaupun kedua pesawat adalah tipe yang sama (Airbus A330 seri 300), mereka dimotori oleh mesin yang berbeda. Tetapi jangan tanya deh perbedaan mesinnya apa karena aku tidak otomatis tahu jawabannya di luar kepala, kecuali bahwa kedua mesin dibuat oleh dua pabrik yang berbeda, haha. Sampai sekarang ini aku hanyalah seorang antusias yang tidak terlalu mendalami aspek teknis darinya.

Catatan: Foto PK-GPT dan N821NW diambil dari sini dan dari sini.

Tetapi aku suka yang namanya bandara, haha. Bandara itu adalah salah satu tempat favoritku di seluruh dunia loh, haha 😆 , walaupun aku nggak pergi kesana sering-sering amat sih. Eh, ngomongin bandara, bandara paling indah yang pernah aku kunjungi sampai saat ini (Oktober 2014) adalah Bandara Innsbruck di Innsbruck, Austria, yang aku kunjungi di bulan Agustus 2011. Bandaranya sendiri hanyalah sebuah bandara kecil (mungkin hanya sebesar bandara Adisucipto di Yogyakarta deh (kalau tidak lebih kecil lagi), walaupun lalu lintasnya tidak seramai Yogyakarta), tetapi lokasinya keren banget. Jadi bandaranya terletak di tengah-tengah lembah di pegunungan Alpen di Eropa gitu. Jadi sewaktu mendarat dan lepas landas, pemandangannya itu sungguh keren banget! Berikut ini foto bandaranya yang aku ambil di tahun 2011. Coba, masa yang begini ini nggak indah sih?

Bandara Innsbruck dan pesawat Boeing 737-7K2 kode registrasi PH-XRA milik transavia.
Pemandangan di Bandara Innsbruck dengan sebuah Boeing 737-700 milik Transavia yang baru saja membawaku kesana dari Amsterdam.


Yang namanya penggemar, tentu saja ada beberapa hal di dalam bucket list-ku yang berkaitan dengan dunia penerbangan. Tahun lalu, akhirnya aku berhasil mencentang salah satu di antaranya: yaitu terbang dengan sebuah Airbus A380. Jadi setidaknya di sisi satu ini aku tidak tertinggal dari Ken deh yang sudah pernah terbang dengan pesawat jumbo raksasa ini beberapa tahun yang lalu, haha.

Tetapi masih ada beberapa hal di dalam bucket list-ku ini, terutama berkaitan dengan terbang dengan berbagai macam jenis pesawat dan maskapai penerbangan; dan juga mengunjungi beberapa bandara. Walaupun aku tidak yakin juga sih apakah aku benar-benar ingin terbang dengan pesawat yang super kecil gitu (kadang-kadang aku ini penakut juga, haha 😆 ). Dan tentu saja pergi ke salah satu tujuan wisata bagi semua (aku kira dan aku percaya sih ini) penggemar dunia penerbangan: ke Sint Marteen di Karibia, adalah salah satunya. Bukan untuk pantai-pantai di Karibia yang terkenal itu, tetapi untuk bandaranya! Bandar Udara Internasional Princess Juliana (SXM)!! Kenapa? Yah, soalnya pemandangan seperti yang satu ini adalah pemandangan sehari-hari dan normal di Sint Marteen gitu deh:

A KLM's Boeing 747-406 reg PH-BFB landing at Princess Juliana International Airport (SXM), in Sint Marteen. Photo credit: HGabor/Airliners.net
Sebuah Boeing 747-406 milik KLM dengan kode registrasi PH-BFB mendarat di landasan pacu 10 Bandar Udara Internasional Princess Juliana (SXM) di Sint Marteen. Photo credit: HGabor/Airliners.net

Catatan: Foto PH-BFB diambil dari sini.


Untuk menutup posting ini, di atas sekalian aku kumpulkan foto-foto pesawat yang sudah pernah aku naiki semenjak aku mulai menulis di blog WordPress ini. Jadi foto-foto pesawat seperti Airbus A330-200nya Garuda Indonesia, Airbus A320-200nya TAP Portugal, atau Airbus A300-600nya Thai Airways International tidak aku masukkan di album di atas karena aku terbang dengan mereka sebelum aku pindah ke blog ini. Btw, di galeri di atas, satu tipe pesawat yang dimiliki oleh satu maskapai hanya aku pilih satu foto saja; dan foto diurutkan berdasarkan nama maskapainya, sesuai abjad.

55 Comments Add yours

  1. Clarissa Mey says:

    Thn 2001 km boleh msk cockpit ko? Ahh kok curang sih, itukan uda 13thn.. Aku pernah terbang sm ddku, cuma dia (dan temen2 seumurannya) yg boleh msk cockpit krna usianya baru 5 tahun deh, aku ga dikasih ikut krna kegedean huhuhu..
    Asik kan dapet sertifikat dan foto2 hahaha
    Liat foto bandara innsbruck dan sint marteen jd pengen liburan kesana buat liat bandaranya juga 😆 keren bngt itu hehehe

    1. zilko says:

      Iya, boleh Mey soalnya waktu itu beberapa bulan sebelum peristiwa 911, jadi belum diperketat aturannya, hehehe 🙂 . Beruntung deh soalnya itu cockpit visitnya sewaktu pesawatnya lagi terbang loh. Sekarang kan nggak boleh tuh untuk alasan keamanan, hehehe 🙂 . Tapi dulu nggak dapet sertifikat apa-apa, cuma foto aja seh yang menjadi bukti, hahaha 😛 .

      Iya, bandaranya Innsbruck memang keren banget. View sewaktu mendarat/lepas landasnya itu keren banget karena di kiri kanan semua pegunungan Alpen, hehehe. Kalau Sint Marteen ya gitu deh, bandaranya di tepi pantai banget dan pesawat yang mendarat gede-gede dan terbang rendah banget di atas pantainya itu. KEREN ABISS!!! Hahaha 😆 .

  2. nyonyasepatu says:

    zi, aku apapun soal terbang2an gak mauuu. takut hahaha. Mungkiin karena aviophobia, jadi bawaanya kalo liat pesawat udah merinding duluan

    1. zilko says:

      Hahaha, kalau naik pesawat besar juga gitu Non? Biasanya naik pesawat besar lebih tenang kan? Hehehe 🙂 .

  3. Puji says:

    Sama kaya suamiku suka pesawat2an 😀 sampe rajin beli majalah yang khusus bahas tentang pesawat :s tapi yang anehnya suamiku takut terbang hahaa

    1. zilko says:

      Hahaha, dulu sewaktu di Indonesia juga aku suka beli majalah khusus tentang pesawat komersial loh. Begitu pindah kesini langsung enggak deh, soalnya harga majalahnya mahal banget!! Sayang duitnya dah, huahahaha 😆 . Yaa, yang namanya terbang memang selalu ada setidaknya sedikit perasaan deg-degannya ya, haha.

      1. Puji says:

        Sayang duitnya ya kalo mahal-mahal haha

        1. zilko says:

          Iya, akhir-akhirnya tetap duit juga yang berbicara, hahahaha 😆 .

  4. monda says:

    aaah… jadi hilang deh penasaranku kenapa kamu suka banget dengan pesawat terbang dan masih hafal nama registrasi pesawat yg dinaiki
    btw, Concorde masih ada nggak sih..?

    1. zilko says:

      Hahaha, begitulah 😛 .

      Concorde sudah nggak ada lagi 😦 . Sayang sudah dipensiunkan sebelum sempet dicobain. Ini dipensiunkan karena pesawatnya sangat boros bahan bakar sementara kapasitasnya terbatas (cuma 100an kursi aja per penerbangan ternyata) yang mana akibatnya harga tiketnya mahal banget, haha.

      Cuma beberapa pesawatnya masih dipajang di beberapa tempat sih. Aku pernah sekali lihat di Bandara Heathrow di London, hehe. Dan juga kalau nggak salah, di beberapa tempat pesawatnya dijadiin museum, hehe 🙂 .

  5. yance says:

    Wihh banyak juga yaa jenis2 pesawatnya ko…beneran.kerenn.tuh bandaranya yg di Austria …

    1. zilko says:

      Iyaa, jenis pesawat itu ada banyakkk banget, hehehehe 😀 .

      Iya, Bandara Innsbruck memang keren banget pemandangan alamnya 😀 .

  6. Arman says:

    iya keliatan banget kalo lu minat sama aviation. soalnya tiap naik pesawat kayaknya perhatian banget ama tipe2nya. hahaha.

    1. zilko says:

      Hahaha, keliatan banget memang ya 😀 .

  7. cerita4musim says:

    Ko kamu pasti udah sering baca ya mengenai airport paling menyeramkan untuk landing dan take off?

    1. zilko says:

      Sudah doong, hahaha 😀 . Beberapa bandaranya memang serem banget tapi ya, terutama yang ada di pegunungan trus lokasinya di dekatnya jurang gitu, gila….

  8. Pypy says:

    Keliataan bgt emang Ko kecintaanmu ke soal pesawat gini.. 😀 Kmeren banget nih pas balik Manado mendadak kan gw baca2in no penerbangannya.. Bisa lgsg inget dirimu loh Ko..hahah 😀 So far soale temen2 blog yg suka nulis nomor penerbangan, tipe pesawat dipostingan hanya dirimu seorang. Makanya inget bgt. 😀

    1. zilko says:

      Hahaha, kelihatan banget memang ya Py, sampe aku ingat-ingat detail penerbangannya juga, hahaha 😛 .

  9. pinkuonna says:

    Baca postingan ini plus website resmi airportnya, saya juga jadi pingin naik pesawat dan mendarat Princess Juliana International Airport deh 🙂

    1. zilko says:

      Iya, bandaranya memang surga banget buat yang suka penerbangan 😀 . Dan untuk kesana sebenarnya ada penerbangan langsung dari Amsterdam dan Paris loh, haha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s