Posted in General Life, Zilko's Life

#1456 – Back to the Gym

ENGLISH

So, as I said last month, I decided to renew my gym membership for the upcoming academic year; despite the fact that I literally spent zero minutes in the gym in the previous two years of also possessing a membership.

And after one month, how has it been? Well, so far it has been much much better, as in average I have been going there twice per week; which obviously is infinitely times better than zero times in two years, lol😆 . And I can find a good time to go there too: just on my way from work to home so I don’t need to really arrange a special time for it; one pro which should help it in the long run I believe :) . But except on Monday. Since once I went there on Monday and it was so full of people! Hahaha😆 .

How is the gym itself? It is really cool! I mean, probably it is just a standard gym nowadays, but comparing it to the gym which I regularly went to years ago in Indonesia (I think it was mentioned a few times in my old blog), this one is definitely better. The cardio machines can detect your heart rate just by holding your hands to the sticks (for instance, we only need to hold the handlebar of the bicycle cardio machines). I remember that years ago I had to wear this belt around my chest which would send my heart rate signal to the machine. It was a little bit uncomfortable, haha😆 .

Aside from the equipments, they also have this scale whose function is to not only scale your weight, but it can somehow also calculate your body fat in kg, in percentage, your muscles mass, and a bunch of other measurements. And you get this by (well, after filling in your height) literally only standing on it and pulling two ropes out of it to the side of your body. Quite cool! Well, at least I had never seen such an equipment before, haha. Btw, luckily, my measurement numbers were apparently good when I tried the scale last month, even though at that time I just came back from Indonesia where I gained some holiday weight of, like, 5 kg, huahaha😆 .

But how was the experience itself? Well, it has been fine too. We could ask the desk to create a programme for us, a programme as in the daily regime, as in, like, what to do for each session; so I did. Even though after my first visit to the gym, aside from the feeling that I had gone weaker (obviously, after years of absence, lol😆 ), I experienced a delayed onset muscle soreness a little bit which lasted for two days, lol😆 . But after that first visit, my body got used to it so I did not feel the sore anymore.

So, yeah, I hope I can always come to the gym regularly, in the long run.😀

BAHASA INDONESIA

Nah, seperti yang aku ceritakan satu bulan lalu, aku memutuskan untuk memperbarui keanggotaan gym-ku untuk tahun akademik yang baru ini; walaupun faktanya adalah aku menghabiskan waktu nol menit dalam artian sebenarnya di gym di dua tahun sebelumnya dimana aku juga memiliki keanggotaannya, haha.

Dan setelah satu bulan, bagaimanakah kabarnya? Hmm, sejauh ini sudah jauh lebih baik deh, karena secara rata-rata aku pergi kesana dua kali seminggu; yang mana jelas artinya tak terhingga kali lebih baik daripada nol kali dalam dua tahun kan ya, huahaha😆 . Dan aku juga menemukan waktu yang enak untuk pergi kesana juga: dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumah sehingga aku tidak perlu menyisihkan waktu spesial untuk itu; dan seharusnya sih ini akan sangat membantu untuk jangka panjang🙂 . Eh, kecuali hari Senin sih. Soalnya pernah satu kali aku kesana di hari Senin dan gym-nya penuh banget dong! Nggak asyik dah kalau penuh banget gitu, hahaha😆 .

Bagaimanakah dengan gym-nya sendiri? Gym-nya keren loh! Eh, mungkin sih untuk standar gym disini sekarang biasa saja sih sebenarnya. Tetapi kalau dibandingkan dengan gym yang dulu aku kunjungi sewaktu masih di Indonesia (sepertinya aku sebutkan banyak kali di posting-posting di blog lamaku), yang ini jelas lebih baik deh. Dan juga, mesin kardionya juga bisa mendeteksi denyut jantung kita hanya dengan menggenggam pegangannya loh (misalnya kalau kita naik sepeda, dengan hanya menggenggam handle sepedanya itu, mesinnya bisa mengukur denyut jantung kita). Aku ingat di gym lamaku di Indonesia itu aku harus memakai semacam sabuk di dada yang akan mengirimkan sinyal denyut jantung ke mesinnya. Jadi rasanya agak kurang nyaman, haha😆 .

Di samping peralatannya, mereka juga memiliki alat semacam timbangan yang mana fungsinya bukan hanya untuk menimbang berat badan, tetapi bisa juga menghitung lemak tubuh dalam kilogram, dalam persentase, dan berbagai macam pengukuran lainnya loh. Dan ini kita dapatkan hanya dengan (selain harus mengisi tinggi badan kita sih) berdiri saja di atas alatnya dengan menarik dua tali di samping badan. Keren ya! Yah, setidaknya aku belum pernah melihat alat semacam ini deh sebelumnya. Btw untungnya waktu aku menimbang bulan lalu itu semua hasil pengukurannya dinyatakan baik, padahal aku baru aja pulang dari Indonesia dimana akibat holiday weight, berat badanku naik 5 kg kan waktu itu, huahaha😆 .

Tetapi bagaimana dengan pengalamannya sendiri? Pengalamannya baik-baik saja sih. Kita bisa meminta mereka untuk membuatkan program untuk kita, yaitu daftar latihan apa saja yang harus dilakukan gitu. Jadilah jelas aku juga meminta mereka membuatkan satu untukku. Btw, setelah kunjungan pertamaku ke gym bulan lalu itu, selain aku merasa bahwa aku kok menjadi lebih lemah daripada dulu ya (ya iya lah ya, secara sudah absen bertahun-tahun, huahaha😆 ), aku juga mengalami delayed onset muscle soreness alias sakit/pegal-pegal yang tertunda (bahasa Jawanya “njarem“, haha😛 ) yang mana berlangsung selama dua hari loh, haha😆 . Tetapi setelah itu, sepertinya badanku sudah terbiasa dan rasa pegal-pegalnya tidak muncul lagi.

Jadi, ya, begitulah, mudah-mudahan ini bisa menjadi kebiasaan yang juga berlangsung lama ya. :D

21 thoughts on “#1456 – Back to the Gym

  1. That kind of scale is very common here. I got one at home. You need to punch in your body height, age, sex and stuff like that and voila, you get to see your muscle mass, your fat percentage and so on🙂

  2. Di tempat gymku dulu alat cardionya sama kayak yang kamu mention diatas ko..cuma tempel tangan di dekat layar monitornya bisa ketauan calorie yg dibakar dan heartbeatnya…pdhl itu tempat gym murmer alias abal2 lah. Aku bulan april lalu bayar member gym lagi tp malas cuma dtng 2x. So far aku masih lebih suka muaythai ko…ada intraksi or lawannya.. :))

    Semoga rajin nge gymnya ya ko

    1. Iya, keren ya kita tinggal pegang aja dan gak harus pakai alat lain yang membuat nggak nyaman gitu, hahaha😆 . Haha, iya, tantangan terbesar untuk nge-gym memang adalah niat ya, terutama untuk jangka panjang. Supaya bisa rajin gitu butuh niat yang besar banget, hmmm.

      Amiin, mudah-mudahan bisa rajin dah, haha😀 .

  3. kayaknya di indo juga alat cardio nya udah begitu kok, yang tinggal pegang handle nya aja bisa ukur denyut jantung. kayaknya rata2 di gym pasti alat cardio nya begitu ko…

  4. Wah bakar lemak setelah liburan ya, berapa € ko perpanjangan member biasanya lebih murah dari pada pendaftaran baru.

    Waaah kalau Gym memang buat olahraga tapi buat tempat ngeceng juga…

    1. Hahaha, iya Ri. Biaya perpanjangannya sama seperti pendaftaran baru kok, karena ini fasilitas untuk mahasiswa dan kebetulan aku boleh beli pendaftarannya pakai harga mahasiswa, lumayan banget, hehehe🙂 . Membership gym-nya cuma, kalau nggak salah, sekitar €105an aja per tahun. Tetapi untuk membeli membership ini harus punya Sports Card juga, yang biayanya kalau nggak salah sekitar €110an per tahun, hehe😀 .

      Hahaha, jadi tempat multifungsional ya Ri😛 .

        1. Iya, lumayan banget Ri karena itu sudah termasuk semua fasilitas olahraga di kampus. Jadi bisa pakai semua lapangan olahraga disana, plus bisa ikutan beberapa les juga gratis, hehehe🙂 .

  5. Kalo di Fitness First udah canggih semua kok, Ko alat2nya..😀 Macam yg kau sebutkan itu😀 Hehehe.. Lokernya pun udah yang pake kartu ditempelin gitu bukanya..😀 Semoga yah Ko bisa lancar jaya Gym nya🙂 Syang kan udah keluar duit banyak ut keanggotaannya. Semangatt..

    1. Hahaha, tempat yang baru memang seharusnya sudah lebih canggih ya Py alat-alatnya😀 . Hehe, iya, mudah-mudahan bisa reguler nih ke gym-nya,😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s