Posted in General Life, Indonesia Trip, Zilko's Life

#1426 – Driving and Check-Up

ENGLISH

Here are a couple of stories from the first week of my vacation in Indonesia🙂

Driving

Well, still with the same tone as during my stay last year in Yogyakarta during my Indonesia Trip, I have found driving (a car) not problematic at all🙂 .

Obviously when in Indonesia, I drive (a car) everywhere pretty much all the time, haha😛 . The (potential) problem is that so far, I have never driven a car in Europe; so it means that (bar that short stay in Yogyakarta last year), I have not been driving for almost four years now. But then, as it turned out, this time, I only needed literally two minutes to adjust and then everything went smoothly. It felt like I have been driving all the time in Europe so all my skill is still there, haha😛 . Well, I am not complaining at all obviously😉 .

Medical Check-Up

Anyway, last week, my brother felt like he wanted to have a medical check-up (the check-up for the cholesterol level, blood pressure, etc) at a lab. So he asked me if I wanted to do that as well or not. I felt like, why not? Hahaha😛 . I mean, I think it is never too early to do such thing as it helps us evaluating our daily habits by giving some sort of quantification measure. Plus, there was a Lebaran package offer last week so the price was very attractive, haha😛 . Btw, I had never gone to one before so last week was my first time.

Because before test we must have not eaten anything (fasting, except mineral water) for twelve hours, we went there at around 9:00 since the evening before I went out with my friends and we had dinner until 20:30, haha. We had to queue for a little bit, but long story short, we finally got our turn. We customized the package a little bit too since the package only offered some very basic tests. For instance, it only provided the total cholesterol level (while it was more useful to know more details like the HDL, LDL, and trigliceride level).

Long story short, we finally got to the room. A (very friendly) nurse came and she was the one who was going to take our blood sample. It did not hurt. I would be lying if I said I did not feel anything, but it was okay. Btw, she took two tiny bottles of blood as the sample. Then, she gave me a small bottle for the sample of my urine. The problem was: I did not feel like peeing! Huahaha😛 But anyway in the end I was able though so it was fine. Then, she checked my blood pressure and it was 120/80, so it was normal, so it was superb.

The test finished. We went back home and had our breakfast. But since we decided to have the glucose test as well, after breakfast, we must not eat anything (again, except for mineral water) for two hours. After that, they needed to take another blood sample to make the comparison and analysis.

Anyway, how was the result? The result was really good overall, yay! But still, there are a few things here and there which I need to watch out. As I said, the result helps me to evaluate my daily habit since this kind of things does not just change overnight. These numbers are the result of months and months of life. So it is really helpful, and now I have a better plan to adjust my daily habit to live a healthier life🙂 .

Getting my blood tested
Getting my blood tested

BAHASA INDONESIA

Berikut ini dua cerita lagi dari minggu pertama liburanku di Indonesia🙂

Menyetir

Masih bernada sama seperti sewaktu aku berada di Yogyakarta tahun lalu untuk acara jalan-jalanku di Indonesia, sejauh ini aku merasa menyetir (mobil) itu bukanlah masalah sama sekali🙂 .

Jelas dong di Indonesia kemana-mana aku menyetir (mobil), haha😛 . Nah, (kemungkinan) masalahnya adalah, sejauh ini di Eropa aku tidak pernah menyetir mobil; jadi artinya (kecuali kunjungan singkatku di Yogyakarta tahun lalu), aku sudah tidak menyetir selama hampir empat tahun loh sekarang. Tetapi ternyata, kali ini, bahkan aku hanya memerlukan waktu kira-kira dua menit saja untuk membiasakan diri dan semuanya mulus-mulus aja. Rasanya seperti aku menyetir terus di Eropa sehingga skill itu masih ada, haha😛 . Yah, jelas aku bukannya komplain ya ini😉 .

Check-Up Medis

Ngomong-ngomong, minggu lalu, adikku merasa ingin untuk check-up medis (maksudnya check-up untuk melihat nilai kolesterol, tekanan darah, dll) di lab. Dan jadilah ia bertanya aku mau sekalian ikutan atau engga. Nah, kenapa tidak kan? Hahaha😛 . Maksudku, menurutku toh tidak ada yang namanya terlalu awal untuk tes begini karena ini membantu kita mengevaluasi gaya hidup kita sehari-hari kan dengan cara memberikan sebuah alat ukur untuk menguantifikasinya. Ditambah lagi, minggu lalu pas ada paket Lebaran juga jadi harganya juga didiskon lumayan loh, haha😛 . Btw, aku belum pernah ikutan tes ini sebelumnya, sehingga kali ini adalah kali pertamaku.

Karena sebelum dites kami harus puasa (kecuali dari air putih) selama dua belas jam, kami pergi kesana sekitar jam 9 pagi karena semalam sebelumnya aku pergi dengan teman-temanku dan kami makan malam sampai jam 20:30, haha. Kami harus mengantre sedikit, dan singkat cerita, akhirnya giliran kami tiba. Kami meng-customize paketnya juga karena paketnya hanya menawarkan beberapa tes standar saja. Misalnya saja, hanya memberikan nilai kolesterol total, padahal kan lebih berguna kalau kita mendapatkan detail lebih jauhnya seperti nilai HDL, LDL, dan trigliserida-nya kan.

Singkat cerita, akhirnya kami masuk ke ruangannya. Seorang perawat (yang ramah banget) datang dan ialah yang akan mengambil sampel darah kami. Nggak sakit kok. Aku berkata bohong ya kalau aku bilang aku tidak merasa apa-apa sama sekali, tetapi nggak sakit kok. Btw, ia mengambil dua botol kecil sampel darah. Lalu, ia memberiku sebuah botol kecil untuk sampel urinku. Masalahnya: kan saat itu aku lagi nggak kebelet pipis! Huahaha😛 Gimana dong? Tapi untungnya akhirnya bisa sih jadi nggak masalah juga. Lalu, ia mengecek tekanan darah dan tekanan darahku 120/80, jadi normal deh, jadi bagus kan ya.

Tesnya selesai. Kami kembali ke rumah dan sarapan. Tetapi karena kami memilih tes glukosa juga, kami harus puasa lagi (sama, kecuali air mineral) selama dua jam setelah sarapan. Setelah itu, mereka mengambil lagi sampel darah untuk perbandingan dan analisa.

Nah, bagaimanakah hasilnya? Hasilnya bagus loh secara keseluruhan, hore! Memang masih ada sih satu dua hal yang perlu diperhatikan. Tetapi seperti yang aku bilang, memang hasil ini membantuku untuk mengevaluasi gaya hidupku kan karena ini kan tidak akan berubah dalam semalam saja. Angka-angka yang muncul ini adalah hasil dari kehidupan selama berbulan-bulan kan. Jadi membantu banget deh, dan sekarang aku memiliki rencana yang lebih baik untuk menyesuaikan gaya hidupku untuk mencapai hidup yang lebih sehat🙂 .

21 thoughts on “#1426 – Driving and Check-Up

  1. Pertama saya sudah mati gaya melihat postinganmu dalam bahasa linggis🙂 ,,, eh, ternyata ada bahasa Indon nya + sang saka merah putih …keren deh ,,, postingan semakin menarik karena mengingatkan pentingnya meng-evaluasi + menjaga kesehatan pribadi.:)

    Se7 banget dengan pesan ini : “sekarang aku memiliki rencana yang lebih baik untuk menyesuaikan gaya hidupku untuk mencapai hidup yang lebih sehat. Nice …

    Salam kenal dan silahkan mampir ya😀

  2. Wah, kalau saya mah kalau sudah empat tahun tidak menyetir itu bakalan gak bisa ngapa2in(Takut)..
    Baca ini, saya jadi mau melakukan check-up karna beberapa waktu ini pola makan saya tidak terkendali sama sekali.

    1. Iya, awalnya saya juga khawatir begitu. Tetapi ternyata untuk kasus saya tidak masalah, hehehe🙂 .

      Ah, sebaiknya memang reguler check-up ya🙂 .

  3. belom pernah nih check up full, takut jarum suntik soanya, terus takut liat hasilnya kalo ada yg jelek ntr byk pantangan makan yg enak2 hahahah.. parah yah padahal pengen hidup lebih sehat tapi masi pengen makan sebebasnya😛
    pasti dulu km udah nyetir lamaaa sblm ke europe, jadi kemampuannya ga berubah meskipun udah 4 tahun.. malah nambah skill bawa sepeda yah di jogja hahaha

    1. Hahaha, iya tuh. Kadang memang yang bikin takut check-up itu justru hasilnya ya. Padahal sih itu percuma aja kan. Karena ada hasil tertulis atau engga, kenyataannya di dalam tubuh kan tetap ada. Dan kenyataannya itu yang menentukan apakah kita sehat atau tidak😀 .

      Iya, dulu sebelum pindah ke Eropa memang selalu nyetir terus, hehehe🙂 .

  4. mungkin faktor U juga ko…masih muda jadi metabolisme masih oke…mau makan jorok2 juga hasil test darah tidak ada yang perlu dikhawatirkan jadinya..

    1. Masih berusaha saja sih, dan masih ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dari hasil tes kemarin ini, hehehe🙂 .

      Iya, kalau sudah lama nggak nyetir cuma perlu penyesuaiannya aja ya😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s