Posted in EuroTrip, Travelling, Vacation, Weekend Trip

#1382 – Side Stories from My 2014 Easter Weekend Trip

ENGLISH

ERJ 190 to Fokker 70

One of the reasons (aside from its nice schedule) I chose the KL 1130 flight to go back to Amsterdam from Copenhagen was that when I booked the ticket, it was said this flight would be operated with an Embraer ERJ 190 aircraft. And it would have been around two years since the last time I was flying with an ERJ 190; where the last time was in April 2012 when I was flying from Amsterdam to Glasgow for the start of my 2012 Scotland Spring Trip.

KLM Cityhopper's Embraer 190 reg code PH-EZE was ready for early morning departure to Glasgow as KL 1471
A KLM Cityhopper’s Embraer 190 reg code PH-EZE which took me to Glasgow as KL 1471 in 2012
A KLM Cityhopper's Fokker 70 reg PH-KZE in Copenhagen Airport.
A KLM Cityhopper’s Fokker 70 reg PH-KZE which took me back to Amsterdam from Copenhagen in this trip.

So a few weeks before the trip when I found out they changed the aircraft to a Fokker 70, I was feeling a little bit disappointed; but this was only because I just flew with a Fokker 70 four months ago when I was flying from Amsterdam to Bristol for the start of my 2013 Year-End Trip to West England, hahaha😆 . But then I immediately remembered reading a news that KLM had started retiring its Fokker 70 fleet; so it was actually not bad at all that now I got another chance to fly with a Fokker 70, before they are all retired! Hahaha😛 .

Øresund Bridge

Anyway, as I said in the part II post of the trip, I took the train that crossed the Øresund Bridge on my way from Copenhagen to Helsingborg. Well, actually, from a little research I did prior to going, I found out that the total one-way ticket price from Copenhagen to Helsingborg would be (much) cheaper if I took the train to Helsingor, then crossed the strait taking the frequent ferry ride.

But I decided to still take this more expensive train ride. And the very reason was this Øresund Bridge; because I wanted to cross the bridge! Huahaha😆 Yes, as simple as that!😉

A few years ago (I can’t pinpoint exactly when though), I saw a documentary on the National Geographic Channel about the construction of this bridge. So in a way I had quite a little bit of “emotional” bound with the bridge (well, if I may say it like that, haha😆 ). And also generally I am easily fascinated with this kind of marvels human being has constructed on the Earth too though; so it was a no brainer decision for me.

It was a nice good 10 minutes (approximately) experience of passing the bridge (and the tunnel). Btw, here is a 30 seconds video of that:

Holding a baby for the first time ever in my life

During our lunch at the Asian tapas restaurant in Helsingborg, Bubu asked me if I wanted to hold Baby Jo in my arm. I was astounded because I literally had never held a baby in my arm in my entire life before; so I told him that. And he was like “Well at some point you will do it anyway so why don’t start now?“. Fair enough, I thought, so I did.

Holding Baby Jo
Holding Baby Jo

So there it was, for the first time ever in my life I held a baby in my arm! Hahaha😆 . See how awkward I was? Well, I literally had zero experience, hahaha😛; and so I did not know what to do while at the same time I didn’t want to hurt the baby. I held her for about one minute (I guess) before I passed her back to Bubu. Thank you for letting me have this experience Bubu and Bebe!🙂 It was such an experience to hold a baby in my arm!

BAHASA INDONESIA

ERJ 190 ke Fokker 70

Salah satu alasan (selain jadwal yang oke tentunya) aku memilih penerbangan KL 1130 untuk kembali ke Amsterdam dari Kopenhagen adalah karena ketika aku membeli tiketnya, tulisannya penerbangan ini akan dioperasikan dengan pesawat Embraer ERJ 190. Ini artinya akan nyaris tepat dua tahun semenjak terakhir kali aku terbang dengan ERJ 190; yang mana terakhir kali yaitu di bulan April 2012 ketika aku terbang dari Amsterdam ke Glasgow untuk memulai acara Perjalanan Musim Semi 2012-ku ke Skotlandia.

KLM Cityhopper's Embraer 190 reg code PH-EZE was ready for early morning departure to Glasgow as KL 1471
Sebuah Embraer 190 milik KLM Cityhopper dengan registrasi PH-EZE yang menerbangkanku ke Glasgow sebagai KL 1471 di tahun 2012
A KLM Cityhopper's Fokker 70 reg PH-KZE in Copenhagen Airport.
Sebuah Fokker 70 milik KLM Cityhopper dengan registrasi PH-KZE yang membawaku pulang dari Kopenhagen di perjalanan ini.

Nah, jadilah ketika beberapa minggu sebelum perjalanan ini aku melihat bahwa pesawatnya diganti menjadi Fokker 70, aku sedikit merasa kecewa dong; tetapi ini hanya dikarenakan aku baru saja terbang dengan Fokker 70 empat bulan yang lalu sih ketika aku terbang dari Amsterdam ke Bristol untuk memulai acara Perjalanan Akhir Tahun 2013-ku ke Inggris Barat, hahaha😆 . Tetapi kemudian aku langsung teringat akan sebuah berita yang aku baca yang memberitakan KLM telah mulai memensiunkan armada Fokker 70-nya; sehingga sebenarnya justru bagus dong ya aku mendapatkan kesempatan untuk terbang dengan sebuah Fokker 70 lagi, sebelum semuanya pensiun kan! Hahaha😛 .

Jembatan Øresund

Anyway, seperti yang aku bilang di posting perjalanan bagian II, aku naik kereta yang melewati Jembatan Øresund di perjalananku dari Kopenhagen ke Helsingborg. Yah, sebenarnya sih, dari riset kecil-kecilan yang aku lakukan sebelum berangkat, aku menemukan bahwa total harga tiket satu arah dari Kopenhagen ke Helsingborg akan (jauuh) lebih murah apabila aku naik kereta ke Helsingor, kemudian dilanjut dengan naik ferry ke Helsingborg.

Tetapi toh pada akhirnya aku tetap memilih naik kereta yang lebih mahal ini. Dan alasannya tidak lain dan tidak bukan adalah Jembatan Øresund ini; soalnya kan aku ingin nyobain menyebrangi jembatannya ya! Huahaha😆 Iya, sesederhana itu alasannya!😉

Beberapa tahun yang lalu (aku nggak ingat sih persisnya kapan), aku menonton sebuah dokumenter di National Geographic Channel tentang proses pembangunan jembatan ini. Jadi di satu sisi aku memiliki ikatan “emosional” dengan jembatan ini deh (oke, agak lebay memang deskripsiku ini, hahaha😆 ). Dan juga pada dasarnya aku ini selalu kagum dan suka dengan hasil konstruksi manusia yang megah-megah di Bumi ini; jadi ini adalah keputusan yang sangat mudah untukku.

Pengalaman selama sekitar 10 menit menyebrangi jembatan ini menyenangkan deh. Btw, berikut ini video singkat sepanjang 30 detiknya:

Menggendong bayi untuk pertama kalinya seumur hidup

Sewaktu makan siang di restoran tapas Asia di Helsingborg, Bubu bertanya apakah aku ingin menggendong Baby Jo gitu. Nah, aku kaget karena aku belum pernah loh seumur hidup yang namanya menggendong bayi; jadilah ini aku katakan kepadanya. Dan jawabannya Bubu “Yah, suatu saat toh kamu akan melakukannya juga kan jadi kenapa nggak dari sekarang aja?“. Eh, benar juga ya, pikirku, jadilah aku menerima tawarannya.

Holding Baby Jo
Menggendong Baby Jo

Nah, begitulah cerita dimana aku untuk pertama kalinya seumur hidup menggendong bayi! Hahaha😆 . Nah, lihat betapa masih awkward-nya aku saat itu sewaktu menggendong Baby Jo? Ya habis gimana, pengalaman nol besar gitu, hahaha😛; jadi aku nggak tahu mesti bagaimana sementara pada saat yang sama aku juga takut kan kalau nggak sempurna menggendongnya dan takutnya menyakiti bayinya. Aku menggendongnya selama kurang lebih semenit (kayaknya) sebelum Baby Jo kembali ke gendongan papanya. Terima kasih ya Bubu dan Bebe yang telah memberikan aku pengalaman menggendong bayi ini!🙂 Benar-benar sebuah pengalaman ya yang namanya menggendong bayi itu!

6 thoughts on “#1382 – Side Stories from My 2014 Easter Weekend Trip

  1. itu jembatan membelah laut atau cuma ada di samping laut ko…?
    wah kamu gendong baby nya bebe and bubu masih kaku😀 tapi tak apalah yang penting sudah merasakan🙂

    1. Jembatannya membelah laut.

      Iya kan ceritanya ini pertama kalinya seumur hidup menggendong bayi jadilah masih kaku dan awkward gitu, hahaha😆 .

  2. Hahahaha.. dan kejadian gendong2 ini aku ga liaaat.. huhuhuhu..😦
    Tapi setidaknya udah ngerasain gendong bayi ya Ko..😀

    Btw, pas sebelum pindah ke Swedia aku juga nonton tuh yang tentang pembangunan si jembatan. Makanya pas sampe sini dan ngelewatin jembatannya beneran langsung ngerasa “whoaaaa”.. ahahahaha..😀

    1. Hahaha, yang gendong itu kalau nggak salah pas dirimu sedang bayar makan siang di kasirnya Be. Soalnya itu kalau nggak salah pas kita baru sampai di restorannya kok, hehehe😀 .

      Iyaa banget! Sama Be! Hahaha. Makanya kemarin pas kesana dan nyari cara untuk ke Helsingborg, aku berniat pokoknya sekali mesti ngelewatin jembatannya itu! Hahahaha😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s