Posted in Contemplation, Thoughts

#1370 – The Act of Kindness

ENGLISH

I think, there is a very small probability (if not zero) that we can be wrong in attempting to be nice to people.

Some time ago, my roommate’s parents visited him here in the Netherlands to celebrate his Master’s graduation ceremony. They stayed here for a few weeks and obviously in between they made some trips in the Netherlands.

At that time I had a pair of dagkaartjes, a one-day ticket that allows us to take any train (well, not actually “any” as there are still some restrictions, but basically this ticket is valid in most trains) in the Netherlands. These tickets would expire really soon. And as I only had plan to use one of them, I was going to give the other one to my roommate as he told me he would take his parents to Roermond; so that the ticket would not be unused and, thus, wasted.

But he had already arranged everything for the trip, including the tickets to Roermond. But then, instead, upon knowing that my dagkaart would expire soon and he knew a friend who would need and use a dagkaart very soon (before my dagkaart‘s expiration date); he offered me to exchange my dagkaart to one of his, which expiration date was at a much later date.

See? I really was intending to help him but in the end I was the one who got a help. I wanted to give him my definitely-going-to-be-unused-before-the-expiration-day dagkaart so that it would not go to waste, instead this dagkaart was exchanged with another one whose expiration date was much later!

Interesting…

BAHASA INDONESIA

Aku kira, hanya ada peluang kecil (kalau tidak mau menyebut nol) bahwa kita akan rugi ketika kita berusaha berbuat baik untuk orang lain.

Ceritanya, beberapa waktu yang lalu, orangtuanya roommate-ku berkunjung ke Belanda dalam rangka menghadiri acara wisuda S2-nya disini. Mereka tinggal disini selama beberapa minggu dan tentu saja dalam beberapa kesempatan mereka sekalian jalan-jalan di Belanda.

Pada waktu itu, kebetulan aku memiliki sepasang dagkaartjes, sebuah tiket yang memberikan akses naik kereta api apa pun tak terbatas selama satu hari (eh, nggak “apa pun” juga sih sebenarnya karena ada beberapa syarat dan ketentuan juga, tetapi pada dasarnya tiketnya sih valid di sebagian besar kereta api kok) di Belanda. Nah, tiket-tiket ini akan segera habis masa berlakunya. Sementara itu, karena aku juga hanya memiliki rencana untuk menggunakan hanya satu saja di antaranya, jadilah aku ingin memberikan salah satu tiketnya untuk roommate-ku itu karena ia bercerita ia ingin mengajak orangtuanya jalan-jalan ke Roermond; jadi setidaknya tiketnya nggak akan hangus tidak terpakai dan terbuang sia-sia kan.

Tetapi ia sudah merencanakan semuanya untuk perjalanan itu, termasuk tiket ke Roermond. Tetapi kemudian, ketika ia tahu bahwa dagkaart-ku sudah hampir habis masa berlakunya dan kebetulan dia punya seorang teman yang membutuhkan dan akan segera memakai dagkaart (sebelum tanggal habis masa berlakunya dagkaart-ku) , ia malah menawarkan untuk menukar dagkaart-ku dengan salah satu miliknya, yang mana tanggal habis masa berlakunya masih nanti-nanti.

Nah kan? Aku sebenarnya hanya ingin membantunya loh tetapi kok akhirnya malah aku yang dibantu ya? Aku ingin memberikan dagkaart-ku yang sudah pasti nggak akan aku gunakan sebelum hangus supaya nggak terbuang sia-sia, eh malah dagkaart ini ditukar dengan dagkaart lain yang masa berlakunya masih lama!

Menarik ya…

13 thoughts on “#1370 – The Act of Kindness

  1. kamu kan memberikanay dengan iklas ko, so di balas dengan kebaikan juga yang jauh lebih indah…good man.

    ingat apa yang kita tanam akan kita tuai hasinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s