Posted in Long Trip, Travelling, Vacation

#1311 – 2013 South Korea Trip (Part V: KL Transit)

ENGLISH

So earlier today I landed at Yogyakarta coming back from all those trips in Asia. I am so exhausted now! Hahaha๐Ÿ˜† .

But anyway, I am going to start writing the story of those trips now. I will divide the trips into two series of post: the Indonesian series and the South Korean series. If usually I do the travelling posts chronologically, I will do something slightly different now. So I will actually start with the very last part of the trip, which was the ending part of the South Korean series: the transit part in Kuala Lumpur.

***

Previously on 2013 South Korea Trip: After spending one full week in South Korea, now Zilko was transiting in Kuala Lumpur and would spend two days there in the Malaysian capital.

***

Day 9 (Monday, 18 November 2013)

At around 5 PM Kuala Lumpur time.

After taking our luggage at the LCC Terminal (LCCT) of Kuala Lumpur International Airport (KLIA), we took a taxi to go to our hotel in Bukit Bintang in Kuala Lumpur. And then I was reminded how far the airport was from the city, hahaha๐Ÿ˜† . It took us about one hour (without traffic jam) to get there.

After putting our bags in the hotel, we headed to Berjaya Times Square to have dinner. Going to Berjaya Times Square was a little bit nostalgic because nine years ago, when Berjaya Times Square was still very new, we also went there. At that time, we watched a movie in the cinema (The Polar Express) and my dad, my brother, and I actually rode the indoor roller coaster there. And the indoor roller coaster was still there, and I still remember that ride nine years ago! Anyway, in the end we decided to have dinner at Kenny Rogers.

After going around for a little bit, we walked back to our hotel as we were still so tired after the 6.5 hours flight from Busan to Kuala Lumpur earlier that day.

Day 10 (Tuesday, 19 November 2013)

We left our hotel in the morning and had breakfast at a small restaurant nearby (our hotel reservation did not include breakfast). After that, we went to a new mall called VIVA. But it was rather uninteresting so we just went to KLCC, hahaha๐Ÿ˜† .

Long story short, after going around in Suria KLCC and found no restaurant that caught our attention for lunch, we left KLCC and went to Jalan Petaling (Petaling Street) and the Central Market. Unfortunately, it was raining (quite hard) when we arrived at Pasar Seni station. So we decided to kill time by having lunch at a restaurant nearby.

Then, we walked to Jalan Petaling once the rain stopped (and after we finished our lunch obviously). What was special for me was that I found a bakpao kacang hitam (black-pea bakpao)! You know, I have been wanting a bakpao kacang hitam for ages, as I cannot find this variant in the Netherlands. So to finally have the chance to have it again was so wonderful!๐Ÿ˜€

We left Jalan Petaling and went to the Central Market. The concept of the Central Market was very interesting by the way. And it was modern enough because it was far from being a stereotypical old-fashioned market, as it was cool with good air-conditioning and appeared to be very well-managed.

We left Central Market and walked (quite far away) to Maharajalela monorail station to get back to our hotel. We took a rest for quite a bit before heading for dinner time in Bukit Bintang. We stayed in Bukit Bintang until around 10 PM where we went back to our hotel.

Day 11 (Wednesday, 20 November 2013)

After having breakfast at another restaurant nearby our hotel and checked out at around 11:30 AM, we took our ordered taxi to go to the LCCT of KLIA to catch our flight back to Yogyakarta. We arrived at the airport at around 12:30 PM.

After a rather inconvenient checking-in experience at the counter (it was the worst flight check-in experience I had ever had in my entire life, and the rude attitude of the check-in lady was, of course, did not help the case (okay, rude is relative, but in this case, I personally found her very rude towards us as the passengers)), we finally got to our gate at the departure lounge.

At 14:55, the boarding call was made and we walked to our airplane today: an AirAsia’s Airbus A320-216 reg code 9M-AQU as flight AK 1320. By the way, I was so excited because it was one of AirAsia’s new aircraft, which was fitted with the new sharklets!

We took off from the departure runway of KLIA, runway 32R. The flight was quite uneventful though, but it was quite cloudy along the way so it was a little bit bumpy at times. I decided to buy a meal on board: a roasted chicken with cream sauce package which turned out to be very nice.

The flight route map from Kuala Lumpur to Yogyakarta
The flight route map from Kuala Lumpur to Yogyakarta

If my previous flight to Adisucipto Airport did not land at my favorite landing runway of Adisucipto Airport (runway 09), this flight made up for that as it landed at runway 09, yay!๐Ÿ˜€ Here is the landing video:

Then it was a standard procedure. We went to the International Terminal and went through immigration. We took two taxis to go back home.

And here the ten day South Korean trip officially ended.๐Ÿ˜€

THE END.

BAHASA INDONESIA

Jadi, hari ini tadi aku mendarat di Yogyakarta dan kembali dari perjalanan-perjalanan di Asia itu. Rasanya sekarang capek banget dah! Hahaha๐Ÿ˜† .

Tapi ngomong-ngomong, ceritanya sekarang aku akan memulai menulis cerita dari perjalanan-perjalanan itu. Aku akan membagi cerita perjalanan ini menjadi dua seri posting-an: seri perjalanan di Indonesia dan seri perjalanan di Korea Selatan. Jika biasanya aku menulis cerita perjalananku secara kronologis, kali ini aku akan melakukan sesuatu sedikit berbeda. Jadi aku malah akan memulai ceritanya dari bagian paling akhir dari rangkaian perjalanan ini, yang mana merupakan akhir dari seri perjalanan di Korea Selatan: transit di Kuala Lumpur.

***

Sebelumnya dalam 2013 South Korea Trip: Setelah menghabiskan satu minggu di Korea Selatan, kini Zilko sedang transit di Kuala Lumpur dan akan menghabiskan waktu dua hari di ibukota Malaysia ini.

***

Hari 9 (Senin, 18 November 2013)

Sekitar jam 5 sore waktu Kuala Lumpur.

Setelah mengambil bagasi kami di Terminal LCC (LCCT) Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), kami naik taksi menuju hotel kami di kawasan Bukit Bintang di Kuala Lumpur. Dan jadilah aku diingatkan dengan betapa jauhnya bandaranya dari kotanya, hahaha๐Ÿ˜† . Butuh waktu sekitar satu jam deh (tanpa macet) hingga sampai di hotel.

Setelah meletakkan tas-tas bawaan kami di hotel, kami pergi ke Berjaya Times Square untuk makan malam. Pergi ke Berjaya Times Square ini agak bikin nostalgia juga karena sembilan tahun yang lalu, ketika Berjaya Times Square-nya masih baru buka, kami juga pergi kesana loh. Waktu itu, kami nonton film di bioskopnya (nonton The Polar Express) dan aku, adikku, dan papaku naik roller coaster indoor-nya disana, dan aku masih ingat loh ketika menaiki roller coaster-nya itu! Ngomong-ngomong, akhirnya kami memutuskan untuk makan malam di Kenny Rogers.

Setelah berkeliling sedikit, kami kembali ke hotel kami karena rasanya masih lelah setelah penerbangan selama 6,5 jam dari Busan ke Kuala Lumpur di siang harinya itu.

Hari 10 (Selasa, 19 November 2013)

Kami meninggalkan hotel kami di pagi hari dan kemudian makan pagi di sebuah restoran kecil di dekat hotel (reservasi hotel kami tanpa sarapan gitu deh). Setelahnya, kami pergi ke sebuah mall yang namanya VIVA. Tapi karena rasanya kurang menarik, kami memutuskan untuk pindah ke KLCC aja deh, hahaha๐Ÿ˜† .

Singkat cerita, setelah berkeliling-keliling di Suria KLCC dan kok nggak menemukan restoran yang rasanya menarik untuk didatangi, kami meninggalkan KLCC dan pergi ke Jalan Petaling dan Central Market. Sialnya, tiba-tiba hujan deras turun tepat ketika kami tiba di Stasiun Pasar Seni. Jadilah kami memutuskan untuk membuang waktu sekalian makan siang di sebuah rumah makan di dekat situ.

Lalu, kami berjalan ke Jalan Petaling begitu hujannya berhenti (dan setelah makannya selesai tentunya ya). Yang spesial untukku adalah aku menemukan bakpao kacang hitam loh! Tahu kan, kan ceritanya aku sudahย lama banget ingin makanย bakpao kacang hitam ini soalnya aku nggak bisa menemukannya di Belanda. Jadi ketika akhirnya ketemu ya rasanya senang banget dong ya!๐Ÿ˜€

Kami meninggalkan Jalan Petaling dan pergi ke Central Market. Konsepnya Central Market ini menarik juga lho. Jadi konsepnya cukup modern gitu dimana amat jauh dari stereotip sebuah pasar kuno, karena di dalamnya adem banget dengan sistem AC yang oke dan penampilannya nampak bagus teratur.

Kami meninggalkan Central Market dan berjalan (agak jauh) ke stasiun monorail Maharajalela untuk kembali ke hotel. Kami beristirahat sebentar sebelum pergi ke Bukit Bintang untuk makan malam. Kami berada di Bukit Bintang hingga sekitar jam 10 malam dan kemudian pulang ke hotel.

Hari 11 (Rabu, 20 November 2013)

Setelah makan pagi di sebuah rumah makan di dekat hotel dan check out sekitar jam 11:30 pagi, kami menaiki taksi yang sudah kami pesan untuk pergi ke LCCT-nya KLIA untuk mengejar pesawat kami kembali ke Yogyakarta. Kami tiba di bandara sekitar jam 12:30 siang.

Setelah melalui sebuah pengalaman check-in pesawat yang kurang menyenangkan (tadi itu adalah pengalaman check-in terburuk yang pernah aku alami loh, dan sikap petugas check-in-nya yang kasar jelas tidak membantu (oke, kasar kan relatif ya, tetapi bagiku tadi sikapnya itu sudah tergolong kasar terhadap kami yang merupakan pelanggan)), akhirnya tiba juga kami di ruang keberangkatan.

Jam 14:55, pengumuman untuk boarding dibuat dan kami berjalan ke pesawat kami hari ini: sebuah Airbus A320-216-nya AirAsia dengan kode registrasi 9M-AQU nomor penerbangan AK 1320. By the way, aku merasa excited loh dengan penerbangan ini soalnya pesawat ini kan salah satu armada terbarunya AirAsia, yang dilengkapi dengan sharklets-nya yang baru itu!

Pesawatnya lepas landas dari landasan pacu keberangkatannya KLIA, runway 32R. Penerbangannya biasa-biasa aja sih tadi, walaupun cuacanya berawan di sepanjang jalan jadi agak bumpy gitu penerbangannya. Aku memutuskan untuk membeli makanan di pesawat: ayam panggang dengan saus krim yang mana ternyata enak loh.

The flight route map from Kuala Lumpur to Yogyakarta
Peta rute penerbangan dari Kuala Lumpur ke Yogyakarta

Jikaย penerbanganku sebelumnya ke Bandara Adisuciptoย tidak mendarat di landasan pacu pendaratan favoritku di Adisucipto (runway 09), ini ditebus penerbangan tadi loh soalnya pesawatnya mendarat di runway 09, yes!๐Ÿ˜€ Ini dia video pendaratannya:

Setelahnya ya prosedur biasa aja sih. Kami pergi ke Terminal Internasional dan melalui meja imigrasi. Lalu kami naik dua taksi untuk kembali ke rumah.

Dan disinilah perjalanan ke Korea Selatan selama sepuluh hari resmi berakhir.๐Ÿ˜€

SELESAI.

18 thoughts on “#1311 – 2013 South Korea Trip (Part V: KL Transit)

    1. Iya, crowded banget. Sewaktu berangkat ke arah Seoul juga kayak gitu crowded-nya, gak nyaman banget, hehehe๐Ÿ˜€ . Iya tuh, padahal bukan musim liburan kan, hmmm… . Iya, overall tetap seru kok!๐Ÿ™‚

  1. pas baca judulnya aku bingung kok gak dapet email perjalanannya dari 1-4 tiba-tiba langsung aja 5 gitu, ternyata dibalik yak.. dan ntar kisah selanjutnya di busan dong yak, terus ke jeju, baru deh ke seoul? ;D

    1. Iya Niee, kali ini agak dibalik sedikit jadi justru mulainya dari cerita bagian akhir. Tapi berikutnya sepertinya bakal maju kronologis kok, jadi dari yg paling awal aja, hehehe๐Ÿ˜€ . Jadi sedikit mirip model ceritanya Star Wars gitu deh.

    1. Seru lho Na, hahaha๐Ÿ˜† . Iya, kalau lempeng-lempeng aja agak bosan juga sih ya (kecuali fasilitas hiburan on board-nya lengkap dan oke banget, hahaha๐Ÿ˜† ). Soalnya kalau bumpy banget dan keseringan serem juga kan๐Ÿ˜€ .

    1. Huahahaha๐Ÿ˜† . Banyak memang ya yang nonton Korea gitu. Kemarin pas disana petanya juga isinya lokasi syuting film A, serial B, serial C, dll gitu, hahaha๐Ÿ˜† .

      Iya, perginya sama keluarga aja, hehehe๐Ÿ™‚

  2. Ngebayangin pesawatnya bumpy gitu langsung mengkerut..haha.. Susah deh orang parno gini :p

    Seruu jalan2 ketempat yg pernah dikunjungi sebelumnya.. Bisa sambil nostalgia..๐Ÿ˜€

    1. Hahaha, tapi ya yang namanya terbang di saat musim hujan begini ya begitu kan Py. Banyak awan dan lebih sering ada turbulensi, hehehe๐Ÿ˜€ .

      Iya, pergi ke tempat yang pernah dikunjungi ada serunya juga memang, karena bisa nostalgia itu. Tapi bakal seru kalau jarak antar kunjungannya agak panjang sih ya, hahaha๐Ÿ˜€ . Kalo misalnya cuma seminggu gitu doang kan malas nostalgianya, hahaha๐Ÿ˜† .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s