Posted in Long Trip, Vacation

#1306 – Back in Indonesia After 1168 Days

ENGLISH

I was so jetlagged that it was like 4 AM when I was typing the previous post in my hotel in Singapore,๐Ÿ˜† . I think it was the first time ever I was jetlagged this bad. It made sense though as it was the first time in my life I was flying from west to east in a long-haul flight (I have read multiple times that this direction was actually the ‘worst’ one because it was against our body clock). It felt a little bit weird because I was dead tired at around 8 PM the day before and went to bed at 9 PM. I woke up at midnight (maybe my body, who was probably still in European time, thought I was having a nap,๐Ÿ˜† , as 9 PM Singaporean time was 2 PM Dutch time at that time), but managed to force myself to sleep until 3 AM. But after that I gave up as I felt so fresh at 3 AM (but with knowing that I would feel tired by the afternoon or so).

Anyway, I checked out from my hotel at 7 AM. The day before, I checked the weather forecast and it said it would be raining again in the morning today; and after my experience the day before, I did not want to walk through the rain one more time. But I decided to stop by at their restaurant to enjoy the free breakfast because it was included in my room rates. The breakfast was very nice though: Singaporean hainan rice buffet.

After having my quick breakfast, I walked to the MRT station and went to Changi Airport. I had to wait for quite a long time for my connecting metro at Tanah Merah station (and as a result, a lot of passengers were flocking in the station). But long story short, I managed to arrive at Changi at around 8:20 AM.

I already checked in online for my flight so I just went to the baggage drop-off counter to drop my luggage off. After that, I went through the immigration desk and walked towards my gate. My flight to Yogyakarta was scheduled at 11:15 AM so there was plenty of time to kill. But then, it was rescheduled to 11:30 AM because of the busy traffic at Changi Airport!

The flight route map from Singapore to Yogyakarta
The flight route map from Singapore to Yogyakarta

Long story short, at around 11 AM, the airplane arrived at my gate: an Indonesia AirAsia Airbus A320-216 reg code PK-AXG. At 11:10 AM, the boarding process started. At around 11:40 AM, the flight departed from Changi Airport and took off from runway 02C. The 2 hours and 20 minutes QZ 8103 flight was quite uneventful that day so there is much to write down here. At 12:40 PM, the flight landed at runway 27 of Adisucipto International Airport (damn I was hoping it would land at runway 09, my favorite runway of Adisucipto Airport, hahaha๐Ÿ˜† ). Here is the landing video btw:

After that it was the usual thing. I went to the International Terminal and went through the immigration desk. There was one remarkable thing though. For some reasons, the immigration officer put the arrival stamp next to my departure stamp from Soekarno-Hatta Airport in Jakarta more than 3 years ago! So they are side by side now, and it made me realize that finally, after 1,168 days, I was back in Indonesia!๐Ÿ™‚

BAHASA INDONESIA

Aku mengalami jetlag parah sehingga waktu itu sedang sekitar jam 4 subuh loh ketika aku mengetik posting sebelumnya ini di hotelku di Singapura,๐Ÿ˜† . Aku rasa ini adalah kali pertama aku terkena jetlag sedemikian parahnya deh. Masuk akal juga sih, soalnya kan ini kali pertama seumur hidup aku terbang jarak jauh dari barat ke arah timur (aku baca-baca memang arah ini adalah arah yang ‘terburuk’ karena berkebalikan dengan jam biologis tubuh). Rasanya aneh juga karena aku merasa lelah banget sekitar jam 8 malam semalam sebelumnya dan jam 9 malamnya sudah tidur loh. Tetapi aku terbangun di tengah malam (mungkin badanku, yang masih berada di waktu Eropa, mengira aku sedang tidur siang kali ya, huahaha๐Ÿ˜† , soalnya jam 9 malam waktu Singapura kan sama dengan jam 2 siang waktu Belanda waktu itu), tetapi akhirnya aku bisa memaksakan diri untuk tidur sampai jam 3 pagi. Tapi setelahnya aku menyerah deh soalnya rasanya segar banget jam segitu (tetapi dengan mengetahui bahwa aku akan merasa lelah di siang harinya).

Anyway, aku check out dari hotelku jam 7 pagi. Sehari sebelumnya, aku mengecek ramalan cuaca dan katanya sih akan hujan lagi di pagi harinya; dan setelah pengalamanku sehari sebelumnya itu, aku nggak mau banget dong berjalan menembus hujan deras lagi. Tetapi aku memutuskan untuk mampir sebentar di restoran hotelnya untuk makan pagi yang disediakan hotel (sarapannya sudah termasuk harga kamar hotelnya euy). Menu makan paginya enak juga loh: buffet nasi hainan ala Singapura. Lumayan kan.

Setelah makan pagi dengan kilat, aku berjalan ke stasiun MRT dan pergi ke Bandara Changi. Aku harus menunggu lama untuk MRT lanjutanku di stasiun Tanah Merah (sebagai akibatnya, banyak banget penumpang jadi menumpuk di stasiunnya). Singkat cerita, tibalah aku di Bandara Changi sekitar jam 8:20 pagi.

Aku sudah check in online untuk penerbanganku jadi aku tinggal memasukkan bagasiku di loket baggage drop off-nya. Setelahnya, aku masuk ke bandaranya dengan melewati meja imigrasi dan berjalan ke gateย penerbanganku. Penerbanganku ke Yogyakarta dijadwalkan berangkat jam 11:15 pagi jadi ada banyak waktu untuk dibuang gitu deh. Tapi kemudian, pesawatnya dijadwal ulang jadi jam 11:30 dong karena sibuknya lalu lintas di Bandara Changi!

The flight route map from Singapore to Yogyakarta
Peta rute penerbangan dari Singapura ke Yogyakarta

Singkat cerita, sekitar jam 11 pagi, pesawatnya tiba di gate-ku: sebuah Airbus A320-216-nya Indonesia AirAsia dengan kode registrasi PK-AXG. Jam 11:10 pagi proses boarding-nya dimulai. Jam 11:40 pagi, pesawatnya berangkat dari Bandara Changi dan lepas landas dari landasan pacu 02C. Penerbangan QZ 8103 selama 2 jam 20 menit itu biasa-biasa saja sepanjang perjalanan jadi nggak banyak yang bisa ditulis disini. Jam 12:40 siang, pesawatnya mendarat di landasan pacu 27 Bandara Internasional Adisucipto (sial, padahal aku berharap pesawatnya bakal mendarat di landasan pacu 09, landasan pacu favoritku di Bandara Adisucipto, huahaha๐Ÿ˜† ). Ini video mendaratnya btw:

Setelahnya sih seperti biasa ya. Aku masuk ke terminal internasionalnya dan melewati meja imigrasi. Eh, ada sesuatu yang unik juga lho. Entah bagaimana, petugas imigrasinya mengecap cap kedatanganku tepat di sebelah cap keberangkatanku dari Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta lebih dari 3 tahun yang lalu! Jadi capnya bersebelahan gitu! Dan aku jadi sadar bahwa akhirnya setelah 1.168 hari, aku berada di Indonesia lagi!๐Ÿ™‚

32 thoughts on “#1306 – Back in Indonesia After 1168 Days

  1. oh jetlag itu rasanya gimana sih ko? pusing atau cuma gak bisa tidur? welcome to indonesah dehh yaaa…..wah musim hujan lohh sekarang, semoga bisa enjoy yahh jalan2nya nanti

    1. Aku sih untungnya nggak sampai pusing atau sakit gitu. Cuma rasanya ngantuk aja gitu di saat-saat yang seharusnya nggak ngantuk, dan sebaliknya, hahaha๐Ÿ˜† . Trims!

      Iya nih musim hujan, ini baru beberapa hari di Jogja juga kayaknya ada hujannya terus setiap hari, hahaha๐Ÿ˜† . Mudah-mudahan pas jalan-jalan cuacanya lebih bersahabat ya๐Ÿ˜€ .

  2. kak ….. mau tanya, sebelumnya sudah kursus bahasa belanda atau tidak? ketika pertama kali datang ke belanda ada masalah dalam berbahasa?… terima kasih seblumnya๐Ÿ™‚

    1. Untuk saya dulu sebenarnya kemampuan berbahasa Belanda itu tidak perlu karena untuk studi S2 saya, semuanya sudah dalam bahasa Inggris. Plus, orang Belanda hampir semuanya jago berbahasa Inggris kok. Jadi untuk kehidupan sehari-harinya tidak bermasalah.

      Hanya saja, saya dulu sih juga mempersiapkan diri dengan sedikit belajar bahasa Belanda dulu, karena bagaimanapun juga kalau kita bisa sedikit-sedikit bahasa lokal pun bakal cukup membantu kan๐Ÿ˜‰ . Dan banyak banget kok orang asing di Belanda yang nggak bisa bahasa Belanda sama sekali, hehehe๐Ÿ™‚ .

        1. Wah, saya kurang tahu untuk semua jenis scholarships ya, yang jelas scholarship saya dulu sih tidak perlu karena program saya dalam bahasa Inggris๐Ÿ™‚ . Cukup dengan IELTS (bahasa Inggris) saja.

  3. Welcome homee๐Ÿ˜€ Kalo udah 1,168 hari gak di tanah air jetlag2 dikit mah gpp yah๐Ÿ˜€ Selamat menikmati waktu di Indo yah.. Jgn lupa Punthuk Setumbu nya dikunjungin biar bisa ikut mempromosikan pas balik di rantau lagi.๐Ÿ˜€

    1. Trims๐Ÿ™‚ . Hahaha, iya. Jetlag kayaknya sih memang muncul kalau bepergian cepat (naik pesawat) dengan melompati beberapa zona waktu gitu deh, dan kalau terbangnya dari barat ke timur semakin parah efeknya, hahaha๐Ÿ˜† .

      Hahaha, iya ya, belum pernah ke Puthuk Setumbu๐Ÿ˜€ .

  4. Iya bener tuh, jetlag dari barat timur lebih susah dibandingkan sebelumnya. Dari yg aku baca, beberapa hari sebelum terbang disaranin banget buat tidur cepet, biar jetlag nya ga parah. Aku juga kemaren jetlag parah, masa jam 1 malem bersihin dapur rumah saking ga tau harus ngapain lagi :)))

    1. Iya kan, hehehe. Dulu sewaktu berangkat gak kena jetlag soalnya. Mungkin kena ding, tapi nggak parah sama sekali gitu.

      Iya, aku baca juga gitu. Tapi kan susaah mau tidur cepatnya, nyahahaha๐Ÿ˜† . Tapi akibatnya ya gini sih, jetlag nyebelin jadinya, haha…

  5. ih, aku kelewatan postingan ini, jadi dia ngecapnya setelah agustus 2010 gitu ya zil, rajin amat tuh petugasnya milih diantara sekian banyak cap๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s