#1289 – Weekend Story

ENGLISH

All I can say is that I am really glad the stupid rain has stopped, hahaha ๐Ÿ˜† . Even though the entire weekend was gloomy (as in it was cloudy pretty much the whole time), but at the very least, it was not raining, hahaha ๐Ÿ˜† . So that is why on Sunday I was really glad I could finally do some exercises. I mean, now I kinda feel guilty if I don’t do exercise quite regularly though. There is already one reason that kinda reduces the opportunity for exercise (Workload, ๐Ÿ˜† . But hopefully after this week my workload will be more managable, in the sense that the stress level gets down. How? Well, we will see, stay tuned! ๐Ÿ˜‰ ), so obviously the last thing that I need now is another reason (terrible weather (translation: rain ๐Ÿ˜† )). Yeah…

Work

I decided to bring some of my work home to finish them during the weekend. It was not really an overwhelming ammount of work though, just grading the first assignment of the Master course that I am helping the professor this semester. Okay, it was not really “grading” as in I would have to give grades by the end of it, but it was more of a correcting work where I gave feedbacks to the students’ work; like what and where they did wrong, how they could improve, giving compliments if they did a good job, etc.

Tipp-Ex

So to do the job, I needed to buy a correction pen (because I forgot to bring one from my office when I got back home on Friday). So when I was grocery-shopping in the centrum on Saturday, I also stopped by at a store to buy one. And it caught my attention that the correction pen brand that the store had was “Tipp-Ex”. What is so special about it? Well, in Indonesia (okay, maybe I cannot really generalize this as in THE ENTIRE Indonesia; but at least it was true in the part of Indonesia where I lived ๐Ÿ˜‰ ), the Indonesian word of “correction pen” is very unknown and unused, and people refer to it as “Tipp-Ex”; even though the brands that were available there were not Tipp-Ex! Hahaha ๐Ÿ™‚ So it was quite funny that now I finally saw the REAL “Tipp-Ex”! ๐Ÿ˜†

A "real" Tipp-Ex

The “real” Tipp-Ex

BAHASA INDONESIA

Yang bisa aku bilang sekarang adalah aku lega bahwa setidaknya hujan tidak turun di akhir pekan kali ini, hahaha ๐Ÿ˜† . Walaupun sepanjang akhir pekan cuacanya gloomy banget sih (dalam artian mendung tebal terus sepanjang waktu), tapi setidaknya nggak hujan lah ya, hahaha ๐Ÿ˜† . Itulah mengapa akhirnya di hari Minggu aku bisa juga berolahraga ringan. Maksudku, sekarang aku ada perasaan bersalah apabila tidak berolahraga secara reguler gitu deh. Sudah ada satu alasan yang membuat kesempatan berolahraga agak menyedikit (Kerjaan di kantor, huahaha ๐Ÿ˜† . Tapi mudah-mudahan sih setelah minggu ini beban kerjaannya jadi bisa lebih teratur deh, maksudnya dalam hal tingkat stres-nya sih yang seharusnya menurun. Bagaimana? Ya, tunggu saja ceritanya deh ya! ๐Ÿ˜‰ ), sehingga tentu saja hal yang tidak aku butuhkan adalah keberadaannya alasan lain (cuaca buruk (baca: hujan ๐Ÿ˜† )). Ya…

Kerjaan

Aku memutuskan untuk membawa sedikit pekerjaanku ke rumah untuk diselesaikan di akhir pekan kali ini. Nggak banyak-banyak amat sih, hanya harus menilai tugas pertama dari kelas di level Master (S2) yang mana dosennya aku bantu semester ini. Oke, pekerjaannya memang bukan “menilai” sih karena toh aku tidak perlu memberikan nilai setelahnya, tetapi lebih ke pekerjaan mengoreksi gitu dimana aku memberikan feedback mengenai pekerjaannya mahasiswa; misalnya apa yang salah, dimana, mereka membuat kesalahan, bagaimana mereka bisa mengerjakannya lebih baik, memberikan pujian kalau pekerjaannya bagus, dll.

Tipp-Ex

Nah, untuk mengerjakan itu, aku harus membeli sebuah tipex/tinta putih koreksi (soalnya aku lupa membawa pulang punyaku di kantor ketika aku pulang di hari Jumat). Jadilah ketika aku berbelanja di centrum di hari Sabtu, aku sekalian mampir di sebuah toko untuk membeli satu. Dan yang menarik perhatianku adalah merk tipex yang mereka jual. Jadi merknya adalah “Tipp-Ex” loh. Huahaha ๐Ÿ˜† . Oke, lucu juga ya soalnya di Indonesia kan (oke, mungkin aku tidak bisa menggeneralisir ini berlaku di SELURUH Indonesia; tetapi setidaknya ini benar di daerah dimana aku tinggal dulu ๐Ÿ˜‰ ) walaupun disebutnya “tipex” tetapi merk-nya kebanyakan bukan “Tipp-Ex” kan! Hahaha ๐Ÿ™‚ Makanya lucu aja gitu bahwa sekarang aku melihat “tipex” yang SEBENARNYA! ๐Ÿ˜†

Advertisements

21 thoughts on “#1289 – Weekend Story

    1. Iya! Penggunaan majas metonimia yang sangat populer di Indonesia, hehehe ๐Ÿ˜€ . Kalau dipikir-pikir, justru istilah aslinya rasanya nggak begitu dikenal ya? Apakah istilahnya “tinta koreksi” gitu? Hehehe

    1. Iya Be, kayaknya aslinya sih dari merk “Tipp-Ex” ini. Mungkin dulu merk “Tipp-Ex” terkenal banget jadi orang-orang pada menyebutnya “tipex” gitu deh. Walau sekarang sih (setidaknya sampai sebelum aku pindah ๐Ÿ˜› ) rasanya justru merk-nya ada banyak dan kebanyakan bukan “Tipp-Ex” ya, hehehe ๐Ÿ™‚ .

    1. Bukan Dev, ini yang kayak plester gitu jadi cara pakainya tinggal ditekan sambil digeser di area yang mau ditimpa, hehehe ๐Ÿ˜€ . Enak banget jadi gak perlu nunggu tintanya kering soalnya modelnya kayak plester/lakban/isolasi gitu. Tapi disini juga ada sih yang pakai kuas. Jadul banget ya. Dan dulu aku pernah pakai. Lucu juga, jadinya kayak mau mewarnai gitu, hahaha ๐Ÿ˜† .

    1. Iya, enak yang kayak isolasi ya Na. Nggak harus menunggu kering dan bisa langsung dipakai gitu, hahaha ๐Ÿ˜€ . Kalau yang pakai kuas rasanya jadi kayak pelajaran mewarnai dah waktu dipakai, hahaha ๐Ÿ˜† .

  1. itugasnya itu memang gak pernah dinilai dan diberi feedback atau kadang di nilai juga zil? seru juga yak kalau tugas seperti itu ada feedbacknya, soalnya kadang kita dapet nilai rendah tapi gak tahu apa salah dan yang benarnya itu seperti apa kan..

    1. Tergantung dosennya Niee kalau feedback-nya. Kalau nilai sih biasanya ada. Tapi semester ini dosennya lagi bereksperimen dimana nilai nggak diberikan di tugas, tapi bakal ada semacam ulangan kecil gitu sebagai sumber nilai, hehehe ๐Ÿ˜€ . Jadi di tugas PR semacam ini sih hanya feedback aja. Iya, oke sih karena jadi tahu salahnya dimana, dsb kan ๐Ÿ™‚ .

  2. hihihi klo di surabaya sih pake yg model bolpen gitu. dan arek suroboyo nyebute: ‘STIPO’ ๐Ÿ˜† padahal stipo itu klo dicari di google images mah yg keluar gambare lemari ๐Ÿ˜›

    1. Model bolpen jadi yang isinya cair itu kan Bu? Trus kita mesti nunggu sampai cairannya kering? Hehehe ๐Ÿ˜€ . Ternyata istilahnya di Surabaya Stipo ya, bukan tipex, hahaha ๐Ÿ˜€ .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s