Posted in Contemplation, Thoughts

#1272 – Three Years in Europe

ENGLISH

Three years ago, I was flying on a Garuda Indonesia’s Airbus A330-243 reg code PK-GPI with flight number GA 88.  Today three years ago, this flight landed smoothly and safely on runway 27 of Schiphol Airport in Amsterdam. This marked the beginning of my life in Europe.

And now here we are, three years later…

Since this time last year, my life has been relatively eventless compared to the previous year. Well, this is unsurprising because last year I started my PhD research so this past year has also coincidentally been the first year of my PhD life in TU Delft; while the previous year, I was in the process of not only finishing my Master degree, but also deciding what I would do next. That is why the past year has kinda been smooth-smailing compared to the previous😆 .

Travelling-wise, I feel that my travelling frequency has dropped a little bit than before. Only two new countries that I added to my “been there” list: Monaco and Spain. But well, after visiting 14 new European countries during my first two years in Europe, I think I was also kinda running out of options too, no?😆 .

Anyway, yeah, not so much to be written down here now but I just want to acknowledge this moment🙂 .

A new bike

BAHASA INDONESIA

Tiga tahun yang lalu, aku terbang dengan pesawat Airbus A330-243 milik Garuda Indonesia dengan kode registrasi PK-GPI nomor penerbangan GA 88. Hari ini tiga tahun yang lalu, penerbangan ini mendarat dengan mulus dan selamat di landasan pacu 27 Bandar Udara Schiphol di Amsterdam. Ini menandai dimulainya kehidupanku di Eropa.

Dan disinilah kita sekarang, tiga tahun kemudian…

Semenjak waktu yang sama tahun lalu, kehidupanku relatif lebih mulus dan biasa-biasa saja dibandingkan setahun sebelumnya. Ya, ini tidak mengherankan juga mengingat tahun lalu aku memulai riset PhD-ku sehingga satu tahun belakangan ini juga bertepatan dengan satu tahun pertama kehidupan PhDku di TU Delft; sementara setahun sebelumnya, aku sedang dalam proses tidak hanya menyelesaikan thesis S2 (Master)-ku, tetapi juga memutuskan apa yang ingin aku lakukan selanjutnya. Inilah mengapa setahun belakangan ini relatif lebih mulus dibandingkan sebelumnya😆 .

Ngomongin acara jalan-jalan, aku merasa frekuensi jalan-jalanku kok agak menurun ya dibandingkan sebelumnya. Hanya dua negara baru yang aku tambahkan ke daftar “sudah pernah kukunjungi”: Monako dan Spanyol. Ah, tapi setelah mengunjungi 14 negara Eropa untuk pertama kalinya di dua tahun pertamaku di Eropa, ya rasanya pilihannya semakin berkurang pula? Huahaha😆 .

Anyway, ya, memang nggak banyak yang bisa aku tulis sekarang; hanya saja aku ingin tetap memperingati momen ini🙂 .

20 thoughts on “#1272 – Three Years in Europe

    1. Trims! Ah, kalau ke Eropa, sekalinya kesini gak mungkin mengunjungi satu doang deh. Pasti ntar borongan ngunjunginnya. Negaranya kecil-kecil sih soalnya, huahaha😆 .

        1. Yoi, soalnya negara Eropa kan kecil-kecil. Ibaratnya pergi dari Surabaya ke Jakarta itu lebih jauh daripada dari Belanda ke Paris loh, hahaha😀 . Dan transportasinya keren bener memang, ada high-speed train juga, hehe

    1. Ingat dong Dev, hahaha🙂 . Kan ceritanya momen besar dalam hidup gitu, #tsaaah…😆 . Iya, dua tahun pertama memang produktif bener jalan-jalannya, huahahaha😆 .

    1. Iya, udah tiga tahun, hehehe😀 . Masih belum tahu deh. Yg jelas sekarang sih untuk S3 ini dulu. Selanjutnya bagaimana ya lihat kesempatan nanti, hehehe😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s