Posted in General Life, Zilko's Life

#1246 – Earphone

ENGLISH

Earlier this week, my earphone started to have the symptom that I needed to have a new one to replace it: one of the two plugs started to have trouble producing sound. Well, it is about time though, as I bought this earphone at this time, or exactly one year ago, in Bergen, Norway.

Based on my experience, this earphone was the best one because it lasted very long and the quality of the sound was really good! But obviously all of them came with a price though. I did not mention it in that post one year ago (because I focused on the amazing day I had that day in the fjord near Bergen๐Ÿ˜€ ), but it was the most expensive earphone I had ever bought! Huahaha๐Ÿ˜†๐Ÿ˜Ž .

At that time, I was in a shopping centre in the city centre of Bergen; so obviously I had very little knowledge about the area and the shops and everything. I found a small shop that sold earphones but all they had were quite pricey for me (but I was thinking maybe it was because it was Scandinavian price (which is higher, even in European standard), haha๐Ÿ˜† ). The cheapest one was, unsurprisingly, a product of a less-known company while there was another one which was a bit more expensive and it was a Sennheiser. I decided to take the Sennheiser one, considering Sennheiser was a well-known headphones/earphones/etc company, for 400 NOK. Btw, at first I was very shocked with the price because I was thinking in euro. “Four hundred EURO for an earphone?๐Ÿ˜ฏ Are you crazy?”๐Ÿ˜† . But then I realized it was Norwegian Krone so it was roughlyย โ‚ฌ50, huahaha๐Ÿ˜† . Still quite pricey though, but at least not likeย โ‚ฌ400๐Ÿ˜› .

And the product turns out to have lived up to its price. One year for an earphone is quite a good lifetime, at least based on my experience and my use. So, yeah, it is true that quality comes with a price๐Ÿ˜€ . Sometimes it is “annoying” paying a little bit more in advance when buying stuffs, but the quality and durability sometimes come along as well๐Ÿ™‚ .

Btw, so did I buy a new earphone to replace that one? Well, no. My “new” Samsung Galaxy SIII that I bought last September (as a present for myself๐Ÿ˜› ) came with an earphone as well that I have never used because I already had an earphone. So I think it is now a good time to use that one. The sound quality is not as good as the Sennheiser one though, but it is still okay and it is still comfortable.

BAHASA INDONESIA

Awal minggu ini, earphone-ku mulai menunjukkan gejala-gejala bahwa ia minta digantikan olehย earphone baru: suara dari salah satu plug-nya itu mulai bermasalah. Yah, memang sudah waktunya sih, karena aku membeli earphone ini pada waktu ini, atau tepat satu tahun lalu, di Bergen, Norwegia.

Berdasarkan pengalamanku, earphone ini adalah yang terbaik yang pernah kupunya karena bertahan lama banget dan kualitas suaranya juga bagus banget! Tetapi tentu saja semuanya itu ada harganya dong ya. Tidak aku sebutkan di posting satu tahun lalu itu (karena aku fokus pada cerita satu hariku yang keren dan seru banget di fjord di dekatnya Bergen itu๐Ÿ˜€ ), tetapi ini adalah earphone paling mahal yang pernah aku beli! Huahaha๐Ÿ˜†๐Ÿ˜Ž .

Waktu itu, aku berada di sebuah mall di pusat kotanya Bergen; jadi jelas aku nggak tahu apa-apa tentang areanya dan juga toko-tokonya dan semuanya lah. Aku menemukan sebuah toko kecil yang menjual earphone tetapi semua barangnya agak mahal, menurutku sih (awalnya aku kira ini karena harganya itu harga Skandinavia gitu sih (yang memang mahal kan, termasuk untuk ukuran Eropa loh), haha๐Ÿ˜† ). Yang paling murah, tidak mengejutkan, adalah produk dari sebuah perusahaan yang nggak terkenal dan ada produk lain yang sedikit lebih mahal tetapi merupakan produknya Sennheiser. Aku memutuskan untuk mengambil yang Sennheiser, karena Sennheiser kan memang perusahaan yang terkenal membuat headphones/earphones/dll kan, seharga 400 NOK. Btw, awalnya aku shock banget loh dengan harganya soalnya aku berpikir dalam euro. “Empat ratus EURO (sekitar Rp 5.200.000,- dengan kurs โ‚ฌ1 = Rp 13.000,-) hanya untuk sebuah earphone?๐Ÿ˜ฏ Gila apa?”๐Ÿ˜† . Tetapi kemudian aku ingat bahwa harganya itu dalam Kroner Norwegia sehingga, dalam euro, sebenarnya adalah kurang lebih โ‚ฌ50 (sekitar Rp 650.000,- dengan kursย โ‚ฌ1 = Rp 13.000,-) lah, huahaha๐Ÿ˜† . Masih mahal sih, tapi setidaknya nggak โ‚ฌ400 lah ya๐Ÿ˜› .

Dan barangnya ternyata memang beneran sesuai dengan harganya lah. Satu tahun untuk sebuah earphone kan bagus banget lah ya, setidaknya berdasarkan pengalamanku dan pemakaianku sih. Jadi, ya, jelas bahwa kualitas datang dengan harga๐Ÿ˜€ . Memang awalnya “menyebalkan” harus membayar agak lebih mahal di depan ketika membeli barang, tetapi itu akan terbayar dengan kualitas dan masa pakainya๐Ÿ™‚ .

Btw, apakah terus aku sudah membeli earphone baru untuk menggantikannya? Enggak dong. Samsung Galaxy SIII “baru”-kuย yang kubeli September lalu (sebagai hadiah untuk diriku sendiri๐Ÿ˜› ) kan datang dengan sebuah earphone yang belum pernah aku pakai karena waktu itu aku sudah punya earphone. Jadi rasanya sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai menggunakannya deh. Kualitas suaranya tidak sebaik yang Sennheiser sih, tetapi masih oke lah. Dan dipakainya nyaman juga.

ย 

18 thoughts on “#1246 – Earphone

    1. Yoi. Tapi biasanya earphone lebih murah daripada headphone kan. Kalau headphone memang harganya kebanyakan (disini) sekitar 1 jutaan (rupiah) gitu sih, hehehe๐Ÿ˜€ .

  1. Aku jarang pake earphone. Tp earphone bawaannya Samsung ku ini enak kok. Bukan kualitas suaranya ya. Tp enak krn ujungnya kayak silikon gitu. Jd ga sakit di lubang kuping๐Ÿ˜€ aku ga terlalu bs ngebedain kualitas suara.

    1. Aku juga baru merasakan perbedaan kualitas ya pas masa pergantian gini kok Bu, hahaha๐Ÿ˜† . Kalau enggak ya rasanya udah biasa aja gitu๐Ÿ˜€ . Biasanya kalau kualitas suaranya beda, begitu pakai yang “baru” langsung berasa deh apakah lebih enak atau enggak, hehehe๐Ÿ™‚ .

      Ah, bener banget! Ujungnya itu penting banget ya. Yang murah biasanya ujungnya yang bulat besar gitu jadi dipakai di telinga kaga enak, nyahahaha๐Ÿ˜† . Yang bawaan Samsung SIII ini untung yang ujungnya enak dipakai๐Ÿ˜€.

  2. pake Samsung juga to, Ko?? dhe juga pake samsung sih, tapi masih versi yang jadul, Samsung Galaxy Ace. eh, kamu pake whatsapp gk?? dhe whatsapper lho๐Ÿ˜€

    hmm, kayaknya tampilan baru nih blognya.

    1. Iya, pakai Samsung Galaxy SIII Dhe. Wah, nggak pernah pakai Whatsapp Dhe, hehe๐Ÿ™‚ .

      Iya, beberapa hari lalu lagi pengen ganti theme blog, ya udah aku ganti yang baru๐Ÿ˜€ .

  3. wahhh mahaaall amat kalo sampe 5,2 jt demi sebuah earphone…kaagak relaaaa….biasa sih emang pakai yang bawaan aja dari bb/smartphone nya

    1. Huahaha, kalau 5,2 juta juga aku tidak relaa, hahaha๐Ÿ˜† . Iya, waktu itu aku butuh beli yang baru karena yang lama tiba-tiba rusak pas aku lagi ada acara konferensi (plus extend buat jalan-jalan sendiri, huahaha๐Ÿ˜› ) di Norwegia. Jadilah mesti beli yang baru, hmmm.

    1. Iya, nggak pernah pakai whatsapp Dev, hehe๐Ÿ™‚ . Biasanya sih kita koneksi via internet aja kok. Kalau butuh sms/telepon juga nggak masalah sih karena aku beli Samsung-ku kan pakai abonemen. Jadi harga dicicil per bulan dan ini termasuk jatah telepon per bulan, sms (dalam negeri) gratis tak terbatas, dan internet 1 GB, hehehe๐Ÿ™‚ . Jadilah stuck pakai cara yang lebih “sederhana” deh kalau berkomunikasi, hahaha

  4. Ah…lucky you, youare having Samsung Galaxy III while I am here still keep the money in my pocket for Samsung Galaxy S4, he he he
    Nah, mau beli HP nya aja masih mikir gmn cuma buat earphone….aku emang pelit banget ya…:mrgreen:

  5. aku gak pernah pake earphone ko, jadi buatku gak penting banget sih. hehe.. cuma kalo beli barang mending yang bagus sekalian, tapi mahal didepan. kan org bilang ada rupa ada harga๐Ÿ˜› yg penting awet + kwalitas ok kan ya๐Ÿ™‚

    hmm… aku lagi pengen samsung S4 nih.. S3 ok juga kan ya buat jepret2 nya?

    1. Yoi. Aku setuju. Mending beli yang bagus sekalian ya (tapi harga juga masih masuk akal lah. Kalau earphone 5,2 juta kan udah kaga masuk akal, wkwkwkw๐Ÿ˜† ), soalnya aku suka keawetan dan ketahan-lamaannya itu.

      Iya, S3 juga sudah oke kok menurutku. Buat jepret-jepret ya lumayan lah. Tapi kalau foto-foto biasanya aku pakai kamera digital-ku deh, hehehe๐Ÿ™‚ .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s