Posted in General Life, Zilko's Life

#1233 – Weekend Story

ENGLISH

Den Haag

Feeling a little bit bored and somehow wanting to buy something, I went to Den Haag on Saturday. But after going around for about two hours, I ended up buying nothing there, lol๐Ÿ˜† . Instead, after getting back home, I bought a pair of training pants, a long-sleeve sport t-shirt, and a t-shirt online (the last one I bought to make my total order exceeded the minimum order so the delivery cost would be waived๐Ÿ˜€ ). I said some time ago that I actually don’t really like buying clothes online because it is too risky. So yeah, this is definitely a risk but hopefully it works just fine๐Ÿ™‚ .

The Apprentice Asia

I also watched the first episode of an Asian adaptation of the reality show, The Apprentice: The Apprentice Asia. The boss is Tony Fernandes, mostly well-known as the owner of AirAsia. There are 12 candidates originating from several Asian countries (even though one of them is actually French but he is representing China (but he speaks fluent Mandarin btw)), including two from Indonesia.

Overall, I think it was a nice episode. The editing could have been better, I think; and the packaging was so original US version oriented. Plus, the women’s team name, Apex, was exactly the same name of the women’s team of the second season of The Apprentice US. I am not sure if it was purely a coincidence though. I mean, maybe the women loved the show and liked the name so they named themselves Apex as well, lol๐Ÿ˜† .

Anyway, in the first episode, the men’s team, led by the Indonesian man (Hendi), lost. At first, I thought Hendi had no idea how it worked in The Apprentice as he made some “strange” statements and decisions during the boardroom. For instance, he did not want to name the weakest member of his team, he only praised every team member, and when being asked to bring in two other candidates whom he thought were also responsible for the failure of the task, he brought back the two strongest candidates instead who had nothing to do with their loss. But when these three candidates were called back, his intention became very clear and I understood his reasoning. As the leader, he felt responsible and therefore he felt like he was the one that should be fired. Hence, by bringing the two strongest candidate, Tony Fernandes would have no other option than firing him; plus, he got the chance to mention to him that these two were indeed the strongest candidates.

Wow. Admirable? Yes. Foolish? Well, not really. I mean, sure, The Apprentice game-wise, it might be a foolish decision; but in my opinion, it showcased his integrity as a leader, and as a person. However, I think it is fair to say that even so, he didn’t “fit” in The Apprentice and therefore, he deserved to get fired๐Ÿ˜‰ .

Dinner

On Sunday night, I decided to cook dinner for my roommates because I had some extra ingredients that I should cook soon (otherwise it would become bad and I would have to throw them away; and if so, I think it would be such a waste). I decided to cook fried noodle and chicken + chicken liver with sweet and sour sauce. Plus, I also made a pudding for the dessert. Yeah, it was fun…๐Ÿ™‚

What I cooked for dinner
What I cooked for dinner

BAHASA INDONESIA

Den Haag

Merasa sedikit bosan dan entah kenapa rasanya ingin membeli sesuatu, aku pergi ke Den Haag di hari Sabtu. Tapi setelah berkeliling selama sekitar dua jam, akhirnya aku nggak membeli apa-apa, huahaha๐Ÿ˜† . Malah, ketika sudah di rumah, aku membeli satu celana training baru, satu kaus olahraga lengan panjang, dan satu kaus online loh (yang terakhir itu aku beli supaya total pesananku melebihi batas minimal agar ongkos kirimnya gratis๐Ÿ˜€ ). Seperti yang kubilang beberapa waktu yang lalu, sebenarnya aku agak kurang suka membeli pakaian online karena menurutku ini riskan sekali. Jadi, ya, ini memang sebuah risiko sih tetapi mudah-mudahan semuanya pas deh๐Ÿ™‚ .

The Apprentice Asia

Aku juga menonton episode pertama dari adaptasi Asia dari acara TV realita, The Apprentice: The Apprentice Asia. Bosnya adalah Tony Fernandes, yang terkenal sebagai pemiliknya AirAsia. Ada 12 kandidat yang berasal dari beberapa negara di kawasan Asia (walaupun salah satunya sebenarnya orang Prancis sih tetapi dia mewakili China (tetapi bahasa Mandarinnya memang lancar banget dong)), termasuk dua kandidat dari Indonesia.

Secara keseluruhan, menurutku episode pertamanya lumayan oke lah. Editing-nya bisa lebih baik sih, menurutku; dan rasanya pengemasannya berkiblat banget ke versi asli Amerikanya. Plus, nama tim wanitanya, Apex, sama persis dengan nama tim wanita di musim kedua The Apprentice versi Amerika. Nggak tahu sih apakah ini murni kebetulan belaka atau tidak. Maksudku, mungkin aja kan para kandidat wanitanya memang nge-fans terhadap acara ini dan suka nama ini makanya mereka sekalian menamai tim mereka Apex, hahaha๐Ÿ˜† .

Anyway, di episode pertama ini, tim pria, yang dipimpin oleh satu kandidat dari Indonesia (Hendi), kalah. Awalnya, aku merasa bahwa Hendi ini nggak terlalu mengerti bagaimana sistem di The Apprentice bekerja karena ia membuat beberapa pernyataan dan keputusan yang “aneh” di boardroom. Misalnya saja, ia tidak mau menyebutkan siapa kandidat terlemah di timnya, ia hanya memuji semua anggota timnya, dan ketika diminta untuk membawa kembali dua kandidat lain yang dirasa paling bertanggung jawab terhadap kekalahan mereka, ia malah membawa dua kandidat terkuat yang sama sekali tidak menyebabkan mereka kalah. Namun, setelah ketiga kandidat ini masuk ke boardroom lagi, barulah aku menyadari tujuannya dan memahami pikirannya saat itu. Sebagai pemimpin, ia merasa bertanggung-jawab sehingga ia merasa bahwa ialah yang seharusnya dipecat. Oleh karenanya, dengan membawa dua kandidat terkuat, Tony Fernandes tidak memiliki pilihan lain selain memecat dirinya; plus, ia juga jadi mendapatkan kesempatan untuk menyebutkan bahwa dua kandidat yang ia bawa adalah kandidat yang terkuat ke Tony Fernandes.

Wow. Mengagumkan? Iya. Bodoh? Hmm, nggak juga sih. Maksudku, oke, untuk sekedar permainan di The Apprentice, keputusannya mungkin adalah sebuah keputusan bodoh; hanya saja, menurutku ini menunjukkan integritasnya sebagai pemimpin, dan sebagai seseorang. Namun, aku rasa cukup fair untuk dibilang bahwa ia tidak “cocok” untuk berada di The Apprentice dan oleh karenanya, ia layak dipecat๐Ÿ˜‰ .

Makan Malam

Minggu malam, aku memutuskan untuk memasak makan malam sekalian untuk roommates-ku karena aku ada beberapa bahan masakan yang harus segera aku masak (kalau enggak, bahannya akan jadi buruk dan harus dibuang; kan sayang dong ya). Aku memutuskan untuk memasak mi goreng dan ayam + hati ayam dengan saus asam manis. Plus, aku juga membuat puding untuk sajian penutup. Ya, menyenangkan juga…๐Ÿ™‚

16 thoughts on “#1233 – Weekend Story

  1. sepertinya kamu sering ke den Haag ya ko, tapi emank belanja online ntah kenapa penampakannya jauh lebih menarik, apa karena fotonya yang bagus ya? ntah lah.. aku juga suka tertarik belanja online, tapi deg2 an sihh.. riskan sama size nya. hehhe

    Makananmu menarik ko, tapi mana foto puddingnya ?penasaran.com hahhaa O.O

    1. Iya, soalnya kota besar yang paling dekat dari Delft ya Den Haag. Eh, sebenarnya ada Rotterdam juga sih yang jarak dan waktu tempuhnya kurang lebih sama, tapi entah kenapa aku lebih sering ke Den Haag memang, hmmm.

      Iya, biasanya memang aku lebih sreg kalau belinya nggak online. Kan bisa dicoba dulu jadi beneran kelihatan kan, hehe. Kalau online kan kadang barangnya suka nggak cocok gitu. Ya mudah-mudahan ini pas barangnya cocok deh soalnya pesen dari merk besar, hehehe๐Ÿ™‚ .

      Trims.๐Ÿ™‚ Aku lupa foto pudingnya, huahaha๐Ÿ˜† . Roommate-ku malah yang ada fotonya kayaknya, tapi aku nggak ada file-nya, hahaha๐Ÿ˜† .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s