Posted in Travelling, Zilko's Life

#1196 – Finalizing Paris and KLM

ENGLISH

Finalizing Paris

You know, there is pretty good chance that I am going back to Paris for a trip this summer because I have bought tickets to this year’s Roland Garros. And one thing I learnt from last year’s experience of preparing for the same trip is that it is better to arrange things regarding the trip in advance, way way in advance. Last year, except the Roland Garros tickets, I was arranging everything around one month before the trip. And in my opinion, it was too late; and I had to pay the price for “procrastination” there, lol😆 .

Last year, because I was too “late”, the train ticket price was already soaring high (more than €110 return). As a result, I ended up taking bus to go to/from Paris. The tickets were really cheap though, even the non-promo tickets were still cheaper than promo tickets for train. But of course it came with a price, which was less convenience and comfort.

Therefore, this year, I decided to book the train tickets since the earliest days they go on sale. For Thalys, they start selling tickets about four months prior to departure. And four months prior to my trip to Paris was last weekend. So, I already looked for the return train tickets earlier this week. I successfully got the cheapest promo return tickets for the date and time-schedule I wanted. Yesss!!

I also decided to book the hostel as well. It turned out there would be no significant difference if I booked now or later. But because I was already finalizing my train tickets so I thought it would be more convenient for me if I just booked the hostel as well so I wouldn’t have to worry about it anymore.

KLM’s Decision

Speaking of travelling, a few weeks ago I got a newsletter from KLM stating that they will start charging their passengers with baggage fee if the passengers want to check-in luggage on European flights. There are a few exceptions though, one of them is for all tiers of the Flying Blue members (KLM’s frequent flyer programme) which for whom it will still be free of charge.

Well, I am a Flying Blue member, so this new policy will not affect me. However, I still find this news quite strange. I mean, for me, one reason I choose to fly with a full-service airline would be the convenience, and that includes the inclusive luggage allowance. Wouldn’t scrapping this feature off make your airline any less different than flying with a low cost airline? Yeah, I know this might have something to do with the crisis so airlines should also try to find a way to generate more income. But really? By scrapping this feature off? Hmmm…

BAHASA INDONESIA

Memfinalisasi Paris

Pada tahu kan, kemungkinan besar aku akan kembali ke Paris untuk sebuah acara jalan-jalan musim panas ini karena aku sudah membeli tiket Roland Garros tahun ini. Dan satu hal yang aku pelajari dari pengalaman tahun lalu dimana aku mempersiapkan diri untuk perjalanan yang sama adalah sebaiknya aku mulai mempersiapkan perjalanan ini di depan, jauh jauh di depan. Tahun lalu, kecuali tiket Roland Garros, aku baru mulai mempersiapkan semuanya sekitar satu bulan sebelum perjalanan. Dan menurut pendapatku sih, ini terlambat ya; dan aku harus membayar harga atas “penunda-nundaan” itu, lol😆 .

Tahun lalu, karena terlalu “terlambat”, harga tiket keretanya sudah terlanjur mahal (lebih dari €110 pp). Nah, jadilah aku akhirnya memutuskan untuk naik bus untuk pergi ke/dari Parisnya. Harga tiketnya memang murah sih, malah harga tiketnya yang nggak promo masih lebih murah daripada tiket kereta yang promo. Tapi tentu saja ada harga ada rupa ya, dalam hal ini, kenyamanannya ya agak kurang gitu.

Oleh karenanya, tahun ini, aku memutuskan untuk memesan tiket kereta semenjak hari-hari pertama tiket kereta mulai dijual. Untuk Thalys, tiket mulai dijual sekitar empat bulan sebelum keberangkatan. Nah, empat bulan sebelum perjalananku ke Paris itu akhir pekan yang lalu. Nah, jadilah aku mulai mencari tiket pp awal minggu ini. Dan aku dengan sukses mendapatkan tiket pp promo paling murah dengan tanggal dan jam keberangkatan yang aku inginkan. Yesss!!

Aku juga memutuskan untuk sekalian memesan hostel deh. Ternyata nggak ada perbedaan yang signifikan sih antara memesan sekarang atau nanti. Tapi karena aku sudah memesan tiket kereta, ya aku pikir sekalian aja hostelnya aku pesan jadinya aku sudah nggak harus memikirkan persiapan perjalanan ini nanti-nantinya.

Keputusannya KLM

Ngomongin tentang jalan-jalan, beberapa minggu yang lalu aku mendapat newsletter dari KLM yang mana intinya adalah mereka akan mulai mengenakan biaya tambahan bagasi jika penumpang mereka di penerbangan dalam Eropa ingin memasukkan bagasi. Ada beberapa pengecualian sih, salah satunya bagi semua anggota Flying Blue (program frequent flyer-nya KLM) di semua level; dimana bagi mereka, bagasi masih tetap gratis.

Yah, aku sudah menjadi anggota Flying Blue sehingga aturan baru ini nggak akan berefek bagiku. Hanya saja, menurutku berita ini agak aneh deh. Maksudku, untukku ya, satu alasan aku memilih untuk terbang dengan maskapai full-service adalah kenyamanannya, yang mana dalam hal ini termasuk layanan bagasi yang termasuk harga tiket. Nah, kalau layanan ini dihapus begitu aja, terus semakin nggak ada bedanya dong dengan terbang bersama maskapai low cost? Ya, aku tahu sih, mungkin ini ada hubungannya dengan krisis jadi maskapai penerbangan juga harus mencari cara untuk mendapatkan pendapatan ekstra. Tapi beneran nih? Harus dengan menghapus layanan ini? Hmmm…

15 thoughts on “#1196 – Finalizing Paris and KLM

    1. Sekarang sih belum Be, tapi mulai akhir April gitu katanya; dan ini untuk penerbangan dalam Eropa aja (iya lah ya, kalo sampe untuk penerbangan interkontinental ikut-ikutan mesti bayar bagasi, bisa-bisa nggak laku lah ya, hahaha😆 ). Aneh kan, masalahnya KLM ini kan maskapai full-service gitu, hmmm… .

    1. Ho oh. Tapi tetap aja buat KLM menurutku ini aneh soalnya KLM kan maskapai full-service gitu. Lah kok ini bagasi jadi ikut-ikutan mesti nambah?? Hahaha😆 . Kalo untuk LCC sih nggak heran ya karena kan memang begitu, hmmm…

  1. ihh ..airlines sekarang kok suka aneh2 yah peraturannya….pada merugi kali yah, jadi mereka memikirkan apa yang bisa dicharge dari para penumpangnya gitu

    1. Ho oh, buat nambah-nambah income gitu kali yah. Cuma menurutku ini keputusan yang aneh dah soalnya KLM ini kan maskapai full-service. Ya kayak Garuda gitu deh kalau di Indo. Kan aneh kalau masukin bagasi mesti nambah, hmm. Padahal salah satu keenakan naik maskapai full-service kan bagasi yang sudah termasuk kan…

  2. Hmm.. Berarti flying member KLM termasuk lumayan ya ko, Blue itu kayaknya yg paling rendah ya, ( kalo ndak salah ya, karena mikirnya seperti GFF aja, dari blue, silver, Gold and Platinum ) tapi bisa ngasih fasilitas yang hampir sama seperti punya silver, dll.
    lumayan juga, meskipun punya blue jadi free bagage.

    Btw, bisa book seat gak seperti garuda? FYi, sekarang GFF garuda itu gak segampang dulu loh fasilitasnya. Kalo Blue, gak ada apa2nya, cuma ngumpulin point doank, supaya kita cepet2 bisa upgrade ke silver. gak ada fasilitas lebih.

    jadi kalo mau book seat lebih dulu, mesti punya GFF yg silver, atau kita mesti beli kelas yang lebih mahal. kalo promo2 gak bisa. hmm.. makin ruwet aja nih.. mesti sering2 terbang naik Ga, baru bisa nikmati fasilitasnya😛 sorry, soalnya aku suka book seat, apalagi bawa baby. hehe..

    tapi emank keliatan aneh sih ya. KLM itu setara dengan Garuda, dll yang full service, beda seperti air asia, Jet star, dll. dia ngelakuin seperti ini, kesannya jadi Low cost airlines, jadi kurang exclusive ya menurutku🙂

    ngomongi rolland Garros, hmm.. hebat planningmu menuju ke rolland Garros,, bener2 perencanaan yg sangat matang, aku jd bertanya sendiri, apa kamu nonton sendirian di rolland Garros atau sama teman? haha.. karena mesti org penyuka tennis yg bisa nonton ke situ, gile boo… brp duit sisihkan dana buat nonton Grand slam?? mesti bener2 suka yaaa..

    aku gak minta jauh2, mintanya di asia aja. nonton di australian open aja, semoga aku bisa terealisasikan bisa nonton disitu. tahun 2010 sebenernya pengen nonton, kebetulan dapet visa australia multiple yg setahun, karena abis keguguran jadi gagal deh, padahal abang iparku uda antusias lohh ngajakin. huhuhu..

    Panjang komennya ko, karena yg ditanya semuanya. uda kayak nulis blog huahahha..😀

    1. Agak beda. Di Flying Blue level paling rendahnya bukan Blue tapi Ivory. Tapi trus ke atasnya sama sih, Silver, Gold, trus Platinum, huahaha😆 . Tapi Ivory juga sebenarnya nggak terlalu banyak ngasih keuntungan kok, ya kecuali free baggage itu sih😀 . Cuma kalau silver free baggage-nya jadi dua dong. Jadi boleh bawa maksimal 46 kg (kalo nggak salah baca), huahaha😆 . Tapi segini juga ada syarat dan ketentuannya juga sih. Kalau GA dulu kan ekstranya 5 kg aja ya kalau silver? Hehe🙂 .

      Btw, dulu GFF-ku naik ke kelas silver lho gara-gara tahun 2010 banyak pergi. Tapi waktu membership-ku silver aku sudah di Eropa jadi nggak pernah terbang dengan GA lagi. Akibatnya jadi nggak merasakan benefit-nya deh, wkwkwkw😆 .

      Aku belum pernah book seat sih soalnya selama ini biasanya kalau KLM belinya via internet; dan kalau buat perjalanan dari kantor sih udah diurusin semua, huahaha😆 . Kalau KLM, kita bisa check-in online kan. Nah pas check-in online ini kita bisa milih sendiri kursi kita gitu. Cuma bener sih, kayaknya ada beberapa orang yang bisa book seat deh, hmmm. Soalnya waktu itu pernah check-in online 1 menit begitu check-in online dibuka dan beberapa seat udah diambil orang lain gitu. Cuma aku belum tahu caranya gimana.

      Makanya, aneh banget kan maskapai yang selevel KLM ini jadi ngasih charge kalau mau bawa bagasi. Kalau maskapai LCC sih nggak heran deh memang.

      Hahaha, ini ke Roland Garros kayaknya pergi sendiri kok😀 . Bener, kalau pergi dalam rangka beginian kalau mau rame-rame ya mesti sama yang suka tenis juga. Soalnya alamat di kompleks turnamennya sehari penuh kan. Aku biasanya sudah datang 2 jam sebelum pertandingan pertama dimulai. Lumayan, bisa lihat-lihat para pemain top latihan dan pemanasan. Seru lho, hehehe🙂 . Nah kalau nggak demen tenis pasti bakal bosan abis kan😀 .

      Kalau berapa duitnya menurutku sih tergantung kitanya juga ya. Aku sih ntar nginep di hostel aja soalnya hotel di Paris mahal euy, hahaha. Hostelnya juga nyari yang standar nggak mahal di Paris. Tiket kereta juga dapat yang promo ini. Jadi menurutku sih nggak akan keluar banyak deh😀 .

      Iya tuh Australian Open seru banget!! Mana kalau dari Indo, turnamen besar yang paling dekat Australian Open itu atau Shanghai Masters di Shanghai kan. Tapi ngeliat levelnya, jaraknya juga hampir sama, mending nonton AO kali yah, hehehe🙂 . Soalnya atmosfer turnamen grandslam itu beda banget lho dari turnamen “biasa”!😀 Mudah-mudahan ntar bisa kesampaian ya.

      Aku sih ada keinginan buat pergi ke empat turnamen grandslam trus ngoleksi merchandise-nya nih, terutama payungnya. Sejauh ini udah dapat dua: dari French Open sama Wimbledon. Masih dua lagi yang perlu dikunjungi, huahaha😆 .

      1. Ko, sedih soalnya gak berapa bisa nonton Indian wells kalo mainnya siang. tapi seru ya 8 besarnya bagus-bagus. gak adil RF ketemu nadal di perempatan final. huhu.. sedih, RF harus tersingkir lebih dulu😦

        Nonton siaran RF vs NAdal? nadal emank bagus sih.. gak nyangka abis cedera bisa come back..
        Moga2 Murray menang ya lawan delpotro.🙂

        Btw, Kok niat amat sih berangkat sendiri, hebatt kamu. hehe.. oh 2 lagi ya yang belum dikunjungi? australian Open and USA. gak di europe sih ya, jd agak jauh. hehe.. kapan2 post dunk payungnya itu. kalo bolanya kan uda di post kemaren ya yg wimbledon kalo gak salah.

        pengen cerita seputar indian wells nih, gk tau nulis dimana, supaya nyambung disini aja deh😀

        1. Huahaha, jamnya nggak enak ya. Disini malah kalau mainnya siang masih bisa ditonton (soalnya pas malam jam 10an gitu), dan kalau mainnya malam nggak bisa nonton deh (subuh waktu sini)😀 . Makanya kemarin nggak bisa nonton Rafa vs Fed😥 .

          Hahaha, ya mau gimana lagi kan. Rafa ranking 5, jadi bakal ketemu satu di antara empat teratas di QF😀 . Posisinya Rafa agak nggak enak karena dia defend cukup banyak poin sampai French Open. Kecuali kalau dia bisa masuk final atau juara di Indian Wells/Miami dan David Ferrer nggak perform terlalu bagus di dua turnamen ini, Rafa bakal stay di nomor 5 deh, hmmm.

          Iya, ini lagi Djokovic vs Tsonga nih. Entah kenapa agak malas nonton. Nunggu Murray aja dah, hahaha😆 .

          Hahaha, ya niat niat aja. Toh solo-travelling juga asyik kok, sudah pernah beberapa kali, hehehe:) Iya, masih dua lagi yang belum pernah dikunjungi: US Open sama Australian Open. Kalau US Open entah kenapa nggak terlalu khawatir dan ada feeling dalam beberapa tahun ke depan kayaknya bisa dikunjungi deh (kan New York relatif deket gitu dari Eropa, hahaha😆 ). Kalau Australian Open deh yang nggak tahu kapan😀 .

          Kalo cerita payung kayaknya pernah kutulis kok dulu banget sewaktu habis balik dari French Open, hehehe. Ada di posting ini: https://zilko.wordpress.com/2012/06/17/1089-paris-trip-roland-garros-the-experience/😀 .

    1. Ho oh, sama mungkin Mandala ya Bu kan sekarang udah gabung sama Tiger dia. Eh, tapi kalau Tiger bayar lebih gak ya kalau pakai bagasi? Lupa-lupa inget nih, hmmm. Dan ini anehnya KLM kan maskapai full-service gitu Bu, kalau di Indo ya kayak Garuda gitu deh. Dan ini kan agak aneh ya kalau mesti bayar bagasi juga, hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s