Posted in My Interest, Tennis, Zilko's Life

#1177 – 2013 Australian Open

ENGLISH

So, the first grand slam tournament of 2013 has just been concluded today. And as usual, I am going to make a short review about it.🙂

Women’s Singles

Even since before the first match of the tournament was played, the title had already been “given” to one player. She was, interestingly enough, not the number one player in the world; but had been in dominating form for the second half of 2012 and this form seemed to continue to 2013 as she won the title in Brisbane, which had a strong field (9 of the top 10 players competed there), easily. She was, obviously, the heavy favorite. She was none other than Serena Williams.

Nevertheless, tennis is a sport and someone still needs to win seven matches to get the singles trophy. Anything can happen, anything. And something did happen. In her first round match, Serena rolled her right ankle, badly. But she still won that match, devastatingly as well, with 6–0, 6–0 scoreline. She appeared fine by putting together devastating performance to reach the quarterfinals. There, however, another injury was exposed: a back injury. She lost in the quarterfinals through a tough three-setter.

Meanwhile, on the other side of the draw, the second-seed, Maria Sharapova, also put together impressive performance. She reached the semifinals just by losing nine games along the way!😯 So, with Serena’s loss, the title was automatically “given” to her. But again, this is tennis. Sharapova had to win two more matches if she wanted that title. And she didn’t. The sixth-seed, Li Na from China, put together a very impressive performance, destroying Sharapova 6–2, 6–2 in the semifinals.

The defending-champion and world no.1, Victoria Azarenka, had tougher road along the way. But nevertheless, she managed to go through it all and reached the final. The final was another dramatic match. Li Na took the first set 6–4 before rolling her left ankle mid-way in the second set. Azarenka then took the second set 6–4. In the third set, Li Na, again, rolled the same ankle and fell down, and her had banged the court.😯 I was like “What the hell” when it happened. So weird! Azarenka took the third set 6–3 and won her second grandslam title.

By doing so, Azarenka maintains her world number 1 status (if she had lost, Serena Williams would have replaced her as number 1). Serena raised to number 2 and Sharapova stepped down to number 3.

Anyway, congratulations Victoria Azarenka! You definitely deserve it!

Men’s Singles

One of the headlines before the start of the tournament was the absence of Rafael Nadal. So, this grand slam was the second in a row which he missed due to the prolonged injury. But still, the rest of the top four in the men’s game were still the favorite, with the world number 1, Novak Djokovic, as the defending champion.

Djokovic made his way to the final, after overcoming an epic fourth round encounter against Stanislas Wawrinka. He cruised through his semifinals match against the fourth-seeded, David Ferrer. On the other side of the draw, the second and third seeds, Roger Federer and Andy Murray, were on collision track and they did meet in the semifinals. Coming to the match, Murray was 10–9 against Federer but 0–5 in grand slam. This time, it was Murray’s time. He beat Federer in five set to reach his third Australian Open final.

In the final, Andy Murray made the first move, taking the first set 7–6(2) despite having no break point along the set (while Djokovic had some). Things were kept on level in the second set which forced another tiebreak to be played. This time, Murray was a little unlucky serving at 2–3 in the tiebreak when a bird feather fell down disturbing his concentration. He double-faulted at that point and it seemed the momentum heavily swayed to Djokovic afterwards, and the rest of the match. Djokovic won the tiebreak 7–3, and the last two sets 6–3, 6–2. He won his fourth Australian Open title, and third in a row. By doing so, he became the first man in the Open Era to win three consecutive Australian Open title.

Congratulations Novak Djokovic!!

Fans-Friendly Grandslam

Just like last year, what I really like about this grandslam is their interaction with fans. The same Pick Em Game that was introduced last year was run for the second time in a row this year. Even, the game expanded to not only cover the Australian Open itself, but also three of the warm-up tournaments leading up to it: Brisbane (men and women), Sydney (men and women), and Hobart (women).

I finished the game ranked 164th (out of 4808 participants) last year. So it made sense that my target was to finish within the top 100 this year, huahaha😆 . There were 3207 participants this year. I was quite in a good position coming in to the final stage of the tournament. I think I was sitting somewhere inside the top 50. But then I was so unfortunate in the final where I made some wrong predictions, causing my position to drop, hahaha😆 . In the end, I ended the game ranked 65th overall. Not bad, I guess.

Victoria Azarenka successfully defended her title. Photo credit: Michael Dodge/Getty Images AsiaPac
Victoria Azarenka successfully defended her title. Photo credit: Michael Dodge/Getty Images AsiaPac
Novak Djokovic won his fourth Australian Open title. Photo credit: Julian Finney/Getty Images AsiaPac
Novak Djokovic won his fourth Australian Open title. Photo credit: Julian Finney/Getty Images AsiaPac

BAHASA INDONESIA

Jadi, turnamen grand slam pertama tahun 2013 baru saja berakhir. Dan seperti biasa, aku ingin menulis sebuah review singkat tentangnya.🙂

Tunggal Putri

Bahkan semenjak sebelum pertandingan pertama di turnamen ini dimainkan, titelnya telah “diberikan” ke satu orang pemain. Ia, menariknya, bukanlah pemain berperingkat satu dunia; hanya saja ia berada dalam form yang sangat mendominasi di setengah tahun 2012 dan form ini nampak berlanjut ke tahun 2013 dimana ia menjuarai turnamen pemanasan di Brisbane, yang mana field-nya kuat (9 dari 10 pemain 10 besar bermain disana), dengan amat mudah. Tentu saja ia adalah yang difavoritkan untuk juara. Ia, tak lain dan tak bukan, adalah Serena Williams.

Walaupun begitu, tenis adalah sebuah olahraga permainan dan seorang pemain harus menang tujuh pertandingan sebelum mendapatkan piala juara tunggal. Apa saja bisa terjadi, apa saja. Dan sesuatu beneran terjadi. Di pertandingan babak pertamanya, Serena mencederai pergelangan kaki kanannya, dengan amat parah. Tetapi ia masih memenangi pertandingan ini, dengan amat meyakinkan malah, dengan skor 6–0, 6–0. Ia nampak baik-baik saja dengan bermain secara meyakinkan sehingga ia mencapai perempat-final. Hanya saja, disana, sebuah cedera lain mulai menampakkan dirinya: cedera punggung bawah. Ia kalah di perempat-final melalui pertandingan tiga set.

Sementara itu, di sisi lain undiannya, unggulan kedua, Maria Sharapova, juga bermain dengan impresif. Ia mencapai semifinal hanya dengan kehilangan sembilan game saja!😯 Jadi, dengan kalahnya Serena, titel-nya otomatis “diberikan” kepadanya. Tapi sekali lagi, ini adalah tenis. Sharapova harus menang dua pertandingan lagi kalau ia mau mendapatkan titel itu. Dan ia gagal. Unggulan keenam, Li Na dari China, bermain impresif dengan menghancurkan Sharapova 6–2, 6–2 di semifinal.

Sang juara bertahan dan peringkat satu dunia, Victoria Azarenka, harus menjalani jalan yang lebih berbatu. Walaupun begitu, ia berhasil melalui semuanya dan mencapai final. Finalnya adalah final yang dramatis lagi. Li Na memenangi set pertama 6–4 sebelum mencederai pergelangan kaki kirinya di tengah set kedua. Azarenka memenangi set kedua 6–4. Di set ketiga, Li Na, lagi-lagi, mencederai pergelangan kaki kirinya yang sama dan jatuh, dan kepalanya menghantam permukaan lapangan.😯 Waktu nonton itu, reaksiku “Gila, apa-apaan sih ini“. Aneh banget! Azarenka memenangi set ketiga 6–3 dan memenangi gelar grandslam keduanya.

Dengan begitu, Azarenka mempertahankan peringkat 1 dunianya (andaikata ia kalah, Serena Williams akan menggantikannya sebagai nomor 1). Serena naik ke nomor 2 dan Sharapova turun ke nomor 3.

Anyway, selamat untuk Victoria Azarenka! Kamu benar-benar berhak mendapatkannya!

Tunggal Putra

Satu berita utama sebelum turnamen dimulai adalah mundurnya Rafael Nadal. Jadi, ini adalah grandslam kedua dimana ia absen karena cedera berkepanjangan. Walaupun begitu, pemain empat besar lainnya masihlah favoritnya untuk juara, dengan peringkat 1 dunia, Novak Djokovic, sebagai juara bertahan.

Djokovic berhasil masuk ke final, setelah melewati pertandingan epik di babak keempat melawan Stanislas Wawrinka. Ia memenangi pertandingan semifinalnya melawan unggulan keempat, David Ferrer, dengan mudah. Di sisi lain undian, unggulan kedua dan ketiga, Roger Federer dan Andy Murray, terus melaju dan saling berhadapan di semifinal. Masuk ke pertandingan ini, rekornya Murray melawan Federer adalah 10–9 tetapi 0–5 di grand slam. Kali ini adalah waktunya Murray. Ia menang dari Federer dalam lima set dan mencapai final Australian Open ketiganya.

Di final, Andy Murray membuat gebrakan pertama, memenangi set pertama 7–6(2) walaupun tidak mendapat kesempatan untuk mematahkan servis Djokovic di sepanjang set (sementara Djokovic memiliki beberapa kesempatan). Pertandingan berlangsung imbang di set kedua sehingga tiebreak harus dimainkan lagi. Kali ini, Murray agak kurang beruntung ketika sedang akan servis di posisi 2–3 di tiebreak ketika satu bulu burung jatuh dan mengganggu konsentrasinya. Ia melakukan double-fault di poin ini dan karena itu, nampaknya, momentum beralih ke sisi Djokovic setelahnya, dan sepanjang sisa pertandingan. Djokovic memenangi tiebreak itu 7–3, dan dua set selanjutnya 6–3, 6–2. Ia memenangi gelar Australian Open keempatnya, dan yang ketiga berturutan. Dengan begitu, ia menjadi petenis putra pertama di Era Terbuka yang memenangi tiga Australian Open berturutan.

Selamat Novak Djokovic!!

Grandslam yang Ramah Fans

Seperti tahun lalu, yang aku suka dari grandslam ini adalah interaksi mereka dengan fans. Game Pick Em yang sama yang diperkenalkan tahun lalu diadakan lagi tahun ini untuk kedua kalinya. Bahkan, game-nya dikembangkan tidak hanya mencakup Australian Open-nya saja lho, tetapi juga tiga turnamen pemanasan ke Australian Open ini: Brisbane (putra dan putri), Sydney (putra dan putri), dan Hobart (putri).

Tahun lalu, aku menyelesaikan game ini berperingkat 164 (dari 4808 peserta). Jadi, wajar dong kalau targetku tahun ini adalah selesai dengan masuk ke peringkat 100 besar, huahaha😆 . Ada 3207 peserta tahun ini. Aku berada dalam posisi yang baik sebenarnya ketika masuk ke final. Kalau nggak salah aku berada dalam posisi 50 besar deh. Tapi kemudian aku sial di final dimana aku membuat beberapa prediksi yang salah, sehingga posisiku turun deh, hahaha😆 . Akhirnya, aku beraada di peringkat 65 secara keseluruhan. Lumayan lah ya.

16 thoughts on “#1177 – 2013 Australian Open

  1. udah lama nggak ngikutin nonton grand slam, di tv sini siarannya bola mulu sih
    walau nggak bisa tennis tapi suka nonton aja…
    dulu jagoinnya Stefan Edberg, hi..hi… jadul banget

    1. Iya ya. Dulu sewaktu masih di Indo juga agak susah kalau mau nonton tenis, hahaha😀 .

      Wah, Stefan Edberg kan pemain tahun 80-awal 90an ya?? Hahaha😀

  2. Zilko.. di atas tulisan tahun 2013 ada dua kali ‘dipertengahan’ dan ‘diawal’

    btw.. aku juga suka mikir kalau ada pemain yg memaksakan kondisi suatu ruang yg seharusnya gak bisa menjadi bisa. kalau sukses seh kita kagum. kalau gagal itu loh. kayak gak sayang sama tubuh sendiri yak..

    1. Trims Nie! Salah ketik, maksudnya itu di setengah terakhir tahun 2012, huahaha😆 .

      Ya, namanya itu adalah hidupnya Nie. Yang di level profesional gitu kan biasanya mereka sudah dari kecil hidupnya didedikasikan untuk itu. Makanya di event besar biasanya mereka lebih berani all out dan ambil risiko walaupun sedang cedera. Dan beberapa kali mereka berhasil loh. Kayak Serena Williams ini di tahun 2010 juara tunggal dan ganda Australian Open di waktu ketika kedua lututnya sedang cedera apa gitu, hmmm… .

      Memang sih mungkin bukan pilihan terlogis (kalau kalah kan ‘rugi’ gitu ya. Sudah capek-capek dan merisikokan tubuh, eh kalah); tapi pilihannya bisa dipahami lah, hehe😀

  3. aku kok antusias sekali ya baca blog mu about tennis😛 – telat mengenalmu. huahaha.. kasian juga si wawrinka ya, kalah tragis, sampe nangis. sedih juga ngeliatnya😛

    tahun lalu tahunnya Djokovic, tapi federer gak kalah bagus kok. cuma kasian sama nadal yang cedera berkepanjangan. ntah kenapa, tanpa 4 org pemain top ( djokovic, federer, nadal dan murray) aku ngerasa pertandingan itu kurang seru.. sedikit tak bersemangat. kemarin sempet kaget nadal mundur di australian open, makanya kali ini aku sangat antusias nyambut rolland Garros, soale 4 pemain top itu hadir,*mudah2an* walaupun gak mengaharapkan nadal jd juaranya, semoga RF bisa mencuri kemenangan ini.

    walahh.. koment nya puanjang benerr… seneng baca post muyg berbau tennis !!!
    wah.. semoga taun ini kamu menyelesaikan game nya dengan baik, dan dapet tiket gratis ke london deh.. *didoaken*

    1. Menurutku tahunnya Djokovic itu tahun 2011 sewaktu dia menang terus dari awal tahun sampai SF French Open, huahaha😎 . Tahun lalu dia juga oke sih tapi prestasinya tidak segemilang tahun 2011 kan😀 .

      Btw, Juni nanti aku akan ke Paris untuk nonton French Open loh. Sudah dapat tiketnya nih untuk weekend pertama, jadi seharusnya pas sekitar babak keempat ya, huahaha😛 .

      Btw, kalau untuk French Open, menurutku Nadal tetap akan jadi favorit juara kok. Dua minggu terakhir dia sudah comeback di dua turnamen clay di Amerika Selatan, dan di dua-duanya masuk final. Minggu depan dia akan main di Acapulco🙂 . Untuk Indian Wells dan Miami jelas dia bukanlah favorit juara, tapi untuk clay menurutku kans-nya oke juga. Walaupun performa dia di musim clay April – Mei nanti bakal lebih menentukan sih ya, hmmm… .

      Btw, iya nih kenalnya telat!! Huahahaha😆 . Ini baru pertama kali lho ketemu blogger yang antusias dengan tenis juga!!😀

  4. setuju, tahun 2011 emank tahunnya djokovic, hampir semua granslam dibabat abis, kecuali france open, tetep jadi milik nadal😛 sedangkan 2012 granslam nya dibagi2 seorang dapet 1 ya kalo ndak salah😛

    wah, kamu lebih hebat, kayaknya lebih banyak hapalnya, aku kalo uda atp 500 itu milih2 turnamen, ndak semua kuikuti. apalagi 250. blass gak kutonton😛 kalo 1000. dan Granslam itu da kudu, jam 3 pagi pun bisa bangun kalo uda perempat final sampe final.😀
    nadal itu emank super hebat ya, bener2 ” king of Clay ” aku sebenernya lebih suka nonton clay loh dari pada hard court, saole hard court itu, bolanya kenceng, banyak ace. jadi jarang ada really2. cepet abisnya😛 huahaha
    dan nadal itu, lambat panas, dia kudu main di banyak turnamen, makin banyak main, makin jago menurutku. makanya nih dia banyak main di atp 500, buat pemanasan menuju france open kali ya..

    wahh… beruntung banget bisa nonton di france open, babak ke 4 ya uda mantapp surantabb, pasti mihill itu tiketnya. ditunggu updaten dan foto2 yang keren abis dari lapangan tanah liat langsung darimu yaa…

    demen nihh punya temen doyan tennis, apalagi kamu nonton langsung. jadi foto2nya lebih nyata dan keren2.. huahaha..

    eh, ntah kenapa loh, kalo comment tentang tennis, puanjang nya kayak rel kereta apii.. ndak capek nulisnya.. harap maklum ya, lagi excited dapet temen yg sama hobbynya😛
    pelan2 ya, aku cicil baca blog mu tentang tennis..gak bosen bacanya.. senengg soale ngerti ceritanya hahaha…

    Btw, siapa pemain favorite mu yg cinta abiss??😀

    1. Hahaha, aku juga fokusnya ke turnamen besar aja sih sebenarnya. Kadang ngikutin hasil turnamen yg level lebih rendah kalau ada pemain top atau favorit yang main😀 . Dan aku juga ngikutin yang tur WTA (putri). Nggak kalah seru soalnya😀 (dan lebih banyak “drama”-nya daripada tur putra, huahaha😆 ).

      Ah, kalau surface aku lebih suka hard court deh. Soalnya pemain favoritku kebanyakan bukan dikenal pemain yang hebat di clay, hahaha😆 . Kadang kalau clay agak nyebelin karena pukulan winner-nya agak lebih jarang karena kesempatan lawan untuk defense lebih besar. Kalau hard court kan lebih seru soalnya lebih sering banyak pukulan-pukulan winner yang keren banget, hehe😀 Grass aku juga suka sih tapi kan turnamen grass setahun cuma 5 doang dan dalam 4 minggu aja, hahaha😀 .

      Favoritku banget (paling favorit) kalau putra Andy Murray; kalau putri Serena dan Venus Williams, hahaha😀 . Kalau ganda putra Bob & Mike Bryan. Pemain favoritnya siapa nih btw?😀

  5. iya sih, Hard court pukulan winnernya lebih keren ya.. kalo Grass lebih banyak ace nya ya, soalnya cepet banget bolanya melaju.😀

    wahh andy Muray?? skrg Murrayy lagi keren banget loh, terutama sejak menang olympic 2012.gile menang melulu dan Murray skrg lebih stabil ya permainannya. sayang tuh, kemaren kayaknya kecapekan dia di australian open, aku juga uda ngarapin Murray yang menang, ternyata Djokovic. dan yg kusalut si Mama murray, bener2 tim sukses di balik si kemenangan murray, btw, mamanya kok jarang nongol ya skrg?

    wahh.. pemain topp semua yg didemeni.. ya iyalah ya, kalo jelek mainnya gimana mau suka. huahahha…
    kalo aku paling demen sama Roger Federer, yg kedua sih nadal. makanya aku lumayan kehilangan waktu dia istirahat cedera berkepanjangan😦
    Tapi RF kan da tua ya.. paling juga gak lama lagi, uda mau pensiun. beberapa tahun lg. hikss hikss..
    kalo cew aku demen sama Maria sarapova. Btw, si Maria baru dateng ke indo loh nov kemaren. ke candi borobudur dan ke NTB, dan edisi maret, dia jadi cover sebuah majalah rusia, background nya si candi borobudur. kota kelahiranmu kan kalo ndak salah?😛

    kalo ganda nya sama, sih duo bryan, emank dia sih yang paling hebat.. huahaha. kalo ganda putrinya aku gak ada yg fav. gak ngikutin.
    setuju, emank drama di WTA lebih banyak, dan lebih mengejutkan, gak ketebak siapa yang lolos di final. sedangkan ATP kita uda banyak yang tau, pasti hampir si 4 org itu kan yaa… hehehe..

    ei zilko, tennis yang 1000 uda mau main lagi nihh Indian wells tgl 7 Mar. miami 20 Mar…seruu.. seruu pasti ceritanya.. uda ada konco buat bahasin Tennis😛

    1. Iya, grass itu lapangan cepat tapi pantulannya agak lebih sulit diprediksi, hahaha😆 .

      Iya, Murray itu pemain yg amat berbakat tetapi lahir di era yang “salah”, karena lahir di era dominasi Federer – Nadal dan kemudian Djokovic, hahaha😆 . Banyak yang bilang kan dia sebenarnya sudah berhak juara grandslam semenjak dulu (berdasarkan kemampuan dan bakat) tetapi baru dapat satu tahun 2012 lalu. Itupun menurutku karena dia didongkrak rasa percaya diri dengan menang Olimpiade, hehehe🙂 . Keputusannya untuk meng-hire Ivan Lendl sebagai pelatih memang keputusan yang tepat dan amat berani deh😀 . Kelihatan kan peningkatan performanya dalam hal mental😀 . Sebelum dengan Lendl kan sepertinya hambatan terbesarnya Murray ada di mental tuh. Setiap masuk final grand slam, nggak pernah perform dengan maksimal. Alhasil kalah terus deh.

      Mamanya Murray ini sudah mendedikasikan dirinya untuk tenis semenjak Andy (dan kakaknya, Jamie) masih kecil lho. Hebat deh. Sekarang dia ditunjuk jadi pelatih tim Fed Cup-nya Inggris kan😀 . Salut sama dia memang, dedikasinya total banget!

      Iya, Sharapova memang akhir tahun lalu sering upload foto di FB waktu dia lagi liburan di Indo, hahaha😀 . Aku juga suka sih sama Sharapova, tapi masih lebih suka Williams bersaudara deh. Masih lebih hebat Williams menurutku😀 .

      Bob & Mike Bryan itu juga ramah banget sama penonton lho. Tahun lalu sewaktu ke French Open, aku nonton pertandingan babak pertamanya mereka. Dan aku dapat tanda-tangan dua-duanya; dan di satu lembar kertas yang sama!! Huahaha😆 Langsung aku pigura deh buat kenang-kenangan.

      Ganda putri WTA sangat nggak stabil. Menurutku sih ini karena ganda putri agak “dianak-tirikan” sih. Contohnya, masa cuma EMPAT tim aja yang lolos ke turnamen tutup tahun (di ATP delapan tim). Ya akhirnya banyak yang mencar-mencar kan pemainnya. Begitu kesempatan lolos ke turnamen akhir tahun hilang, langsung kurang niat main ganda dan fokus ke tunggal, hmmm. Ganda putri yg hebat menurutku sih Serena sama Venus Williams deh, hahaha😆 . Cuma biasanya mereka main ganda di grandslam atau turnamen-turnamen besar aja sih, jadi nggak terlalu reguler😀 .

      Iya, WTA lebih nggak bisa diprediksi. ATP sih bisa ditebak kalau turnamen grandslam atau Masters 1000 yang menang ya empat besar itu deh, atau kadang pemain ranking 5 (Ferrer) mungkin bisa menang sekali-sekali, hahaha😆 .

      Yup, Indian Wells mulai minggu depan kan😀 Miami tiga minggu lagi. Bakal seru sepertinya. Tapi pemain top paling baru main akhir minggu depan soalnya dapat bye di babak pertama😀 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s