Posted in Travelling, Zilko's Life

#1142 – Back in Holland

ENGLISH

Yesterday evening I arrived safe and sound in the Netherlands. My flight from Basel landed at Schiphol Airport at around 20:45. After taking my parents to their hotel in Den Haag, I finally arrived at my apartment at around midnight, huahaha😆 . That is why I feel quite tired today while I have a lot of works to do (including going to a tennis lesson later on tonight, muahaha😆 (never too tired for tennis😀 )).

Anyway, here is a few recap of my almost two weeks trips to southern France and Austria. I will write the more in detail story about the trip later on while I am not as this tired and I have more time. So, here we go:

(1) Hot and Cold

As you may be able to see from the picture I posted in this post, it was blazing hot while we were in Monaco. Well, I don’t think it ever reach beyond 30°C though (so it was still bearable); but still, with the Mediterranean Sea’s humidity (and the fact that I don’t like heat), I found it soo hot!! The problem was, about a week later, we went to Austria and in the middle of the trip there, it was snowing!!🙄 The presence of snow meant that we were experiencing sub-zero temperature.🙄

So, yeah, in our trip to southern France and Austria, we experienced very hot and very cold weather!! huahaha😆 .

(2) Language Barrier

Hearing some stories and experiences of people travelling to southern France, at first I was a little bit worried about this leg of our trip. It was the reputedly inability of (many) southern-French people to speak English and the fact that I currently could not really speak French. If I was travelling alone, I wouldn’t really care. However, because I was with my parents, I feared this might potentially become quite a bigger problem; especially given the quite tight schedule we had during our stay there.

However, it turned out very fine. We basically found almost no language barrier during our stay there. Well, obviously we met some people who didn’t speak English (so they kept speaking French even though after we expressed that we did not understand them) but we could always find other people who did (at least on the understandable level). So people, don’t worry if you want to go to France and you don’t speak French; it is okay🙂

(3) Experiencing to be a refugee

Here is a little teaser of the upcoming travelling story: during our stay in Lourdes, a big flood struck the village and we all had to be evacuated to a higher place (than the banks of the river). I think you can easily google this news and a lot of links will appear with pictures.

What I want to say right now is: I was amazed by how quick and efficient the Red Cross team and other related parties (police, hospital, etc) reacted and worked during the disaster. For example: when we left the hotel, a tourist bus was already ready to evacuate us; at the evacuation site (which was a cinema in Lourdes), all we had to do was sit and do nothing (well, except registering ourselves of course) as they took care of everything, like providing hot beverages, lunch (Italian pizza, bread, soup, etc), blanket, seats and tables, etc.

Yeah, it was indeed quite an experience.

BAHASA INDONESIA

Kemarin malam aku tiba kembali dengan selamat di Belanda. Penerbanganku dari Basel mendarat di Bandara Schiphol sekitar jam 20:45. Setelah mengantar orangtuaku ke hotel mereka di Den Haag, aku akhirnya tiba di apartemenku sekitar tengah malam, huahaha😆 . Makanya hari ini aku merasa cukup lelah gitu deh padahal ada banyak sekali yang harus dikerjakan (termasuk latihan tenis nanti malam, muahaha😆 (nggak pernah terlalu lelah untuk tenis deh😀 )).

Anyway, inilah sedikit rekap dari perjalananku selama hampir dua minggu ke Prancis selatan dan Austria. Aku akan menulis ceritanya secara lebih detail nanti ketika aku sudah tidak selelah ini dan ada lebih banyak waktu. Jadi, mari kita mulai:

(1) Hot and Cold

Seperti yang mungkin bisa dilihat dari gambar yang kuunggah di posting ini, waktu itu panas banget ketika kami berada di Monako. Yah, rasanya sebenarnya temperaturnya nggak melebihi 30°C sih (jadi masih bisa ditahan gitu ya); tapi ya, dengan kelembabannya Laut Mediterania (dan fakta bahwa aku nggak suka panas), aku merasa panaas banget!! Masalahnya adalah, sekitar seminggu kemudian, kami berada di Austria kan. Dan di tengah-tengah perjalanan kami itu, eh bersalju dong!!🙄 Adanya salju artinya kami mengalami temperatur di bawah nol kan.🙄

Jadi ya gitu deh, di perjalanan kami ke Prancis selatan dan Austria, kami merasakan cuaca yang amat panas dan amat dingin!! huahaha😆 .

(2) Hambatan Bahasa

Setelah mendengar beberapa cerita dan pengalaman orang-orang yang bepergian ke Prancis selatan, awalnya aku agak khawatir dengan bagian ini dari perjalanan ini. Ini adalah cerita bahwa konon, kebanyakan orang Prancis selatan kan nggak bisa bahasa Inggris gitu dan aku sendiri kan nggak bisa bahasa Prancis. Kalau aku perginya sendirian sih, aku bakal cuek saja ya. Hanya saja, karena aku perginya bersama orangtuaku, aku agak khawatir ini akan menjadi masalah yang lebih besar gitu; terutama juga karena jadwal yang cukup ketat selama kita disana.

Eh tapi ternyata nggak masalah sama sekali loh. Pada dasarnya kami nggak mengalami hambatan bahasa selama kami disana. Ya tentu saja ada lah orang-orang yang sama sekali nggak bisa berbahasa Inggris gitu (jadi mereka tetap aja ngomong pakai bahasa Prancis walau sudah kita kasih tahu kalau kita nggak ngerti, huahaha) tapi bisa lah mencari orang lain yang bisa (setidaknya bisa dimengerti gitu). Jadi, nggak usah khawatir deh kalau pergi ke Prancis dan nggak bisa berbahasa Prancis; nggak masalah kok🙂

(3) Menjadi Pengungsi

Ini sedikit cuplikan dari cerita jalan-jalan yang akan kutulis kemudian nih: ketika kami berada di Lourdes, banjir bandang (dalam artian sebenarnya lho ini) menyerang Lourdes dan kami semua harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi (dari bantaran sungainya). Aku rasa bisa deh berita ini di-google dan akan ada banyak links ke beritanya lengkap dengan gambar-gambarnya.

Nah, yang ingin kutulis sekarang adalah: aku kagum dengan bagaimana cekatan dan cepatnya tim Palang Merah dan semua pihak yang terkait (polisi, rumah sakit, dll) bereaksi dan bekerja selama bencana ini terjadi. Misalnya ya: ketika kami meninggalkan hotel, bus turis sudah siap sedia di depan hotel untuk mengevakuasi penghuni hotel loh; dan di lokasi evakuasinya (yang mana sebuah bioskop di Lourdes), yang harus kami lakukan ya duduk aja dan nggak ngapa-ngapain gitu (eh, kecuali mendaftarkan diri ya) karena mereka sudah mengatur semuanya, seperti menyediakan minuman panas, makan siang (pizza Italia, roti, sup, dll), selimut, kursi dan meja, dll.

Ya, memang sebuah pengalaman yang tak terlupakan dah.

25 thoughts on “#1142 – Back in Holland

  1. baru bisa blogwalking lagi setelah kesibukan kantor yang cukup padat… Wah sampe ngerasain kena banjir bandang segala yah Ko… Tapi panik gak sih sewaktu evakuasi ? Kalo di Indonesia kan biasanya suka ada yang histeris gitu kalo evakuasi bencana

    1. Sama dong kita, aku juga baru sempat posting tadi. Malah belum sempat bw nih, huehehe😀 . Yoi, sampe ada banjir bandang segala. Gila banget dah pengalaman kemarin🙂 Panik sih enggak soalnya semuanya terkontrol dan semua pihak yang terlibat (PMI, polisi, ambulans, dll) bekerja dengan cekatan gitu jadi rasanya tenang🙂

  2. Seru banget kayanya, mulai dari pengalaman ngerasain suhu yang berbeda dalam hitungan hari, language barrier *yang sukses bikin aku ragu buat liburan ke Jepang*, plus ada bencana alam pula!!
    Nggak sabar nunggu cerita lengkap plus foto-fotonya Ko…🙂

    1. Yoi, lengkap bener pengalamannya kemarin ini Chit, nggak cuma tempat jalan-jalannya aja, hehehe🙂 Iya nih, denger-denger Jepang juga “serem” karena language barrier itu, wkwkwkw😆 .

  3. Italian pizza, huh? never try before or maybe yet. Now still courious how does it look like..😀. Share the picture please, really wanna see the picture..

  4. mana poto-potonyaaaah?? *ga sabaran..
    baidewei, om tante masih di belanda berarti?
    wah,, asik,, pasti seneng banget yaa. kan jarang2 bisa ketemu.. salam ya kak “D

    1. Nanti Mel dijadiin satu sama posting ceritanya seperti biasa. Tapi baru nanti kapan gitu ngetiknya. Minggu ini dan minggu depan cukup padat nih acaranya, hehehe😀 Yup🙂

  5. yah ampun ko…ini extreme trip yah..dr panas banget..sampe dingin banget..dikasih bonus banjir pula…seruu pastinya..ditunggu fotonya yah …ehh masih sempet tenis pula? tepok ji dat dah…btw, aku ngelink blog mu yahh..

    1. Iya, ekstrim banget deh, lengkap dah, huahaha😆 . Oke deh, foto-fotonya nanti jadi satu sama postingnya😀 Iya dong, nggak pernah terlalu lelah deh buat tenis, hihi🙂

      Oke, aku link balik juga🙂

  6. Ini aku udah baca dikantor tapi kelupaan buat komen.. hihihi..

    Waahh.. pengalaman yg seru dong yak zil.. gak bawa baju winter.. krna banjir bandang pula.. bener bener ditunggu cerita seru liburannya😀

    1. Yoi, nanti diceritain kok; menunggu adanya waktu buat nulis nih, wkwkwkw😆 .

      Iya, drastis banget kan. Gila dah kemarin. Dari di Nice/Monaco yang panas banget trus ke Austria yang dingin banget, huahaha😆 .

  7. Waaah sampe kena banjir segala? Tapi untungnya sigap yah bantuan dari pihak2 terkaitnya.

    Di sini kan sempet salju Ko.. tapi dibagianku ga kena dooong.. sebel deh..😦

    1. Iya, sampai kena banjir segala. Nanti kutulis di posting-nya deh, hehehe🙂 Iya, untuk mereka sigap dan cekatan sekali🙂

      Hahaha, di Belanda juga belum salju kok kayaknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s