Posted in PhD Life, Zilko's Life

#1130 – Intake Interview

ENGLISH

Intake Interview

While I had a welcoming meeting at my faculty for the new PhD candidates earlier this week, this morning I had a more substantial meeting with the Graduate School of TU Delft. They called it the “intake interview”. Well, just like previously, I don’t think the materials of the meeting were of importance (nor interest) to write here; but I had been looking forward for this intake interview because it was a chance for me to clear a lot of things up about all the things I have to do during my PhD time in TU Delft.

So, this Graduate School (GS) thing is a new thing in TU Delft. They started implementing it at all faculties earlier this year, and for some faculties since the start of the previous academic year. Beforehand, all PhDs didn’t have to follow the GS. And this is the point. Because it is still very new, not a lot of people really know about it; and obviously the PhDs who started their position prior to the implementation of this GS do not really know about it as well. So there is basically noone I can go to or ask, except for the people in the GS themselves; but of course not that I can ask them before I have my intake interview, which is like the formal starting point of my admission to the GS (note: my intake interview had been set up on 28 September since August even though technically I have started working per 1 September (well, actually 3 September since 1 September was a Saturday :D). . So basically, in the past month, I had a lot of open questions but I had to wait patiently to get the answers, hahaha😆 ).

And they were really important questions btw, as the answers would influence and shape my “strategy” and “plan” for my PhD work. And that is why I am really glad now that I have had the meeting. At the very least, it is much more clear for me now about what are the mandatory things (more to the details) that I have to do and fulfil, especially in the first year, to complete the degree. Although apparently, the conclusion that I got from the answers of my questions and their explanation is that I have to work really hard, again, hahaha😆 .

Anyway…

Speaking of PhD position, actually earlier this week I also got my first salary (from this position)! Yay!! Well, it was actually not the first salary I have ever got in my life, as I worked part time as a student assistant last year and also as a lecturer assistant while I was still in Bandung; and I received full-scholarship for my two-year of Master study at TU Delft (if that being categorized as ‘salary’; though officially it is not, haha). But still, it was nice! Because the last scholarship money that I got (for August) was transferred to my account in July and my September salary was only transferred earlier this week, I had to use my savings to cover my living expense for most part of September, hahaha😆 . But well, now, whatever…

BAHASA INDONESIA

Intake Interview

Jika awal minggu ini aku menghadiri meeting selamat datang di fakultasku untuk semua kandidat PhD (S3) yang baru, pagi tadi aku menghadiri sebuah meting yang lebih mendalam lagi dengan Graduate School-nya TU Delft. Mereka menyebutnya “intake interview” gitu deh. Yah, seperti sebelumnya, aku rasa materi dari meeting ini nggak terlalu penting (ataupun menarik) untuk ditulis disini lah ya; cuma yang jelas sih aku bisa bilang bahwa aku sudah amat menantikan intake interview ini karena ini adalah kesempatan emasku untuk menanyakan beberapa pertanyaan (mengenai posisi PhD-ku di TU Delft ini) yang telah mengganjal di pikiranku selama beberapa waktu.

Jadi, Graduate School (GS) ini adalah hal baru di TU Delft. Mereka baru mulai mengimplementasikannya di semua fakultas awal tahun ini, dan di beberapa fakultas semenjak awal tahun akademik yang lalu. Sebelumnya, semua PhD tidak mengikuti GS gitu deh. Dan disinilah masalahnya. Karena masih sangat baru, nggak banyak orang yang benar-benar mengetahui tentang GS ini; dan tentu saja PhD-PhD yang sudah lebih lama disini yang memulai posisi mereka sebelum GS diimplementasikan juga nggak tahu apa-apa tentangnya. Akibatnya, ada banyak informasi dan pertanyaan yang berseliweran. Dan pada dasarnya nggak ada yang bisa ditanyai gitu deh, kecuali orang-orang dari GS itu sendiri ya; yang mana tetapi tentu saja nggak mungkin juga dong aku bertanya ke mereka sebelum intake interview-ku, yang mana merupakan permulaan resmi posisiku di GS gitu deh (catatan: intake interview-ku sudah ditentukan tanggal 28 September semenjak Agustus gitu deh walaupun sebenarnya kan posisiku ini sudah dimulai per 1 September ya (eh, sebenarnya 3 September sih karena 1 September kan hari Sabtu :D). Jadi pada dasarnya, sebulan belakangan ini, ada banyak sekali pertanyaan yang berkecamuk di pikiranku yang mana aku harus bersabar untuk mendapatkan jawabannya, hahaha😆 ).

Dan pertanyaan-pertanyaan itu penting loh, karena jawabannya akan mempengaruhi dan membentuk “strategi” dan “rencana” pekerjaan PhD-ku ini. Dan inilah mengapa aku sekarang lega telah mengikuti meeting ini. Setidaknya sekarang sudah jelas untukku apa saja hal-hal yang wajib kukerjakan (secara lebih mendetail) dan kupenuhi, terutama di tahun pertama, untuk menyelesaikan program ini. Walau ternyata, kesimpulan dari jawaban-jawaban dan penjelasan yang kuterima adalah aku harus bekerja keras, lagi, hahaha😆 .

Ngomong-ngomong…

Ngomongin posisi PhD ini, sebenarnya awal minggu ini aku mendapatkan gaji pertamaku loh (dari posisi ini)! Yay!! Eh, sebenarnya sih ini bukan gaji pertama dalam bentuk apapun yang kuterima seumur hidup lah ya, karena tahun lalu toh aku bekerja paruh waktu sebagai student assistant gitu dan dulu juga pernah menjadi asisten dosen sewaktu masih di Bandung; dan juga aku menerima beasiswa penuh selama dua tahun masa studi S2ku di TU Delft (kalau ini mau dilihat sebagai ‘gaji’; walau secara resmi bukan sih, haha). Tapi masih aja, senang gitu rasanya! Soalnya kan uang beasiswa terakhir yang kuterima (untuk bulan Agustus) ditransfer bulan Juli tuh dan gajiku bulan September baru ditransfer awal minggu ini, jadi ya aku harus menggunakan tabunganku gitu deh untuk meng-cover pengeluaranku selama sebagian besar bulan September, hahaha😆 . Ah, tapi, udahlah…

15 thoughts on “#1130 – Intake Interview

    1. Iya, masih di TU Delft kok Lung, hehehe🙂 Yaa, soalnya PhD kan bukan kuliah gitu deh, walau semester ini aku ambil kelas di jurusan teknik sipil sih. Tapi secara umum PhD itu lebih ke risetnya gitu. Cuma memang sih tahun pertama ini biasanya isinya ya ‘pengayaan’ diri gitu deh dengan ilmu-ilmu yang bakal berguna untuk risetnya, hehe😀 *ini kayaknya agak ngelantur ya😛 *

    1. Ya soalnya S3 ini di Belanda kan dihitungnya kerja Bu. Posisi legal resminya juga kerja (makanya sekarang izin tinggalku disini keluar dengan alasan kerja gitu deh🙂 ).

      Yoi. Semangat kok Bu, asyik dan enjoy soalnya, hahaha😆 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s