Posted in General Life, Zilko's Life

#1106 – Moving Story

ENGLISH

First of all, it may be important to state that the word ‘moving’ in the title above is not an adjective, it is a noun๐Ÿ™‚ .

Anyway, so, as you all know, my contract at my now-old apartment ended on July 31st. Earlier in July, fortunately, I already got a new place to live for the next one year. And here I would like to write about the story of me moving from my old apartment to my new current apartment, which location is just actually 300 meter away from my old apartment, hahaha๐Ÿ˜† .

Here was the thing: my contract at my new apartment would start on August 1st, while I must leave my old apartment on July 31st. So, I would, basically, be homeless on July 31st evening. Well, me having no place to sleep at for one night was not a big deal actually, we would get to this later. But the problem was: what should I do with all my stuffs??? Well, I had a good answer for that: my office. This made me even more grateful for getting my own office for the entire duration of my Master study here. I could store most of my stuffs there during this “transition” period, hahaha.

Side-note: Well, of course, IF I had not been given my own office, I would not have started the new contract on August 1st; I would have started it a bit earlier, maybe somewhere in July. Sure I would pay “double” for rent in July, but with this, I had a lot of time to move my stuffs from my old apartment to the new one without having to endure the “transition” period.๐Ÿ˜‰

Anyway, so, starting from last week, I started storing some stuffs from my old apartment to my office. Well, I didn’t rush doing it though, of course, as I had plenty of time. I just brought some stuffs along with me every time I was going to the office. And last Monday, most of my stuffs were already in my office and my room felt so ’empty’. At the same time, my office looked like this:

Stuffs in my office

huahaha๐Ÿ˜† .

Btw, you know it is a “moving” season if the mailbox room looks like this:

A lot of free stuffs during moving season

So many free, unused stuffs from the moving residents!๐Ÿ˜€

Tuesday morning, I had to leave my apartment before 11 AM. After taking a look of it for the very last time, I closed the door and returned the key. I felt like I was in the last scene of Friends though, when the characters left Monica and Chandler’s apartment for the last time. Sure, there were some incidents during my stay there which were not really pleasant, like this first one, the leakage problem, and lately, the mice problem; but no matter what, I had lived there for two years and this small apartment was my first “home” in the Netherlands. But, well, maybe I am making a too big deal about this though, hahaha…

Anyway, so, I became officially homeless for one night. I was originally thinking about staying in a hostel or a hotel (I found one which was within my budget range in Rotterdam) for one night; but then Dan offered me his room in Rotterdam. He would not be in the Netherlands during this time, so his room would be unoccupied. Okay, I accepted the offer and so I could save some more money. Thanks a lot Dan!๐Ÿ™‚

Tuesday afternoon, I went to Rotterdam at around 6 PM. For dinner, I decided to take away some KFC chicken, huahaha๐Ÿ˜† . At around 7.30 PM, I arrived at his place. Btw, he shared the three bedroom apartment with two friends, who I also know both of them well, so it was not ‘awkward’ to stay there, you know what I mean? Hmmm… . Long story short, I had my dinner there (it was still true btw that KFC chicken tasted better if we ate it in the restaurant :D) and stayed for one night.

Wednesday morning, I left at around 9.45 AM. I arrived at Delft at around 11 AM; and at 1 PM I went to the apartment’s office to get the room key of my apartment. As I said, the location of my new apartment was not that far from my old apartment; and because my old apartment was also very close to my office, so my office was also not that far from my new apartment๐Ÿ˜€. Therefore, I was planning to just bring all my stuffs by walking there. Well, of course not that I could do that in one go; it took me four go’s, I think; and in the end, I was so exhausted!!๐Ÿ˜ฏ hahaha….

Anyway, my new apartment is on the 11th floor (with floor 0 as the ground floor); and it provides a really good view!! huahaha๐Ÿ˜† This apartment is the first time in my life where I actually live this ‘high’ above the ground. Well, my room at my parents’ house is on the first floor (assuming the ground floor is floor 0), I was staying on the ground floor at my boarding house while I was in Bandung, and so was my old apartment here in Delft. And so far, I like it.๐Ÿ™‚

Goodbye, my old small apartment
KFC as my dinner
My new room at my new apartment
One view from my room: one of TU Delft’s football fields…
Another view from my room, overlooking sunset

BAHASA INDONESIA

Pertama-tama, mungkin penting untuk disebutkan bahwa kata ‘moving‘ di judul posting ini adalah kata benda ya, bukan kata sifat๐Ÿ™‚ .

Anyway, jadi, seperti yang sudah pada tahu, kontrakku di apartemen lamakuย berakhirย 31 Juli yang lalu. Awal Juli ini, untungnya, aku sudah mendapatkan tempat baru untuk ditinggali selama satu tahun ke depan. Dan di posting ini aku ingin menceritakan proses pindahan dari apartemen lamaku ke apartemen baruku sekarang ini, yang mana lokasinya sebenarnya cuma sekitar 300 meter deh dari apartemenku yang lama, hahaha๐Ÿ˜† .

Ini nih masalahnya: jadi kontrak apartemen baruku itu baru dimulai per 1 Agustus, sementara aku sudah harus meninggalkan apartemen lamaku tanggal 31 Juli. Jadi, pada dasarnya aku akan menjadi tuna wisma selama semalam gitu deh di 31 Juli malamnya. Yah, nggak punya tempat tinggal gitu untuk semalam bukanlah masalah yang besar-besar amat lah sebenarnya, ini akan aku bahas kemudian. Yang lebih bermasalah adalah: trus barang-barangku harus ditaruh dimana??? Aku memiliki jawaban untuk itu: kantorku. Ini membuatku semakin bersyukur karenaย mendapatkan kantorku sendiriย selama masa studi S2-ku disini. Aku jadi bisa menyimpan kebanyakan barang-barangku disana deh selama masa “transisi” ini, hahaha.

Catatan samping: Eh, tentu saja ya, ANDAIKAN aku tidak memiliki kantor sendiri, aku tidak akan deh memulai kontrak yang baru tanggal 1 Agustus; aku akan mulai lebih awal gitu, mungkin di bulan Juli. Ya, memang jadinya aku harus membayar sewa apartemen dobel sih di bulan Juli, tapi dengan begini kan aku jadi ada banyak waktu gitu untuk memindahkan barang-barang dari apartemen lamaku ke apartemen baru tanpa harus melewati masa “transisi”-nya.๐Ÿ˜‰

Anyway, jadi, mulai minggu lalu gitu, aku mulai memindahkan beberapa barangku dari apartemen lama ke kantorku. Yah, aku nggak buru-buru ya melakukannya, tentu saja, karena kan ada banyak waktu. Aku hanya membawa barang-barang itu sekalian ketika aku berangkat ke kantor. Dan Senin lalu, akhirnya sebagian besar barangku sudah berada di kantor dan kamarku jadi berasa ‘lengang’ gitu deh. Di waktu yang sama, kantorku terlihat kayak gini:

Barang-barangku di kantor

huahaha๐Ÿ˜† .

Btw, kita tahu bahwa suatu waktu itu sedang musim “pindahan” jika ruang mailboxย di apartemen terlihat kayak gini:

Banyak barang-barang gratisan di musim pindahan

Ya, ada banyak barang-barang gratisan tak terpakai dari penghuni-penghuni yang pindah!๐Ÿ˜€

Selasa pagi, aku harus meninggalkan apartemenku sebelum jam 11 pagi. Setelah melihat ruang apartemenku untuk terakhir kalinya, aku menutup pintu dan mengembalikan kunci. Aku merasa seperti sedang berada di adegan terakhirnya Friendsย nih, dimana karakter-karakternya itu meninggalkan apartemennya Monica dan Chandler untuk terakhir kalinya. Eh, tentu saja ya ada beberapa insiden kurang menyenangkan selama aku tinggal disana, sepertiย yang pertama ini,ย masalah pipa bocor, dan yang terbaru,ย masalah tikus; tetapi biarpun begitu, bagaimanapun juga aku kan sudah tinggal disana selama dua tahun dan apartemen kecilku ini adalah “rumah” pertamaku gitu di Belanda. Eh, memang sih kayaknya aku terlalu membesar-besarkan hal ini deh ya, hahaha…

Anyway, jadilah aku secara resmi seorang tuna wisma selama semalam. Awalnya aku berencana menginap di hostel atau hotel gitu (aku menemukan satu hotel yang harganya oke di Rotterdam) selama semalam; tapi kemudian Dan menawarkan kamarnya di Rotterdam. Jadi ceritanya ia akan berada di luar negeri gitu deh di waktu ini, jadi kamarnya juga sedang tidak dipakai. Oke, jadilah aku terima tawarannya, dan lumayan lah ya bisa ngirit. Trims banyak Dan!๐Ÿ™‚

Selasa sore, aku berangkat ke Rotterdam sekitar jam 6 sore. Untuk makan malam, aku memutuskan untuk membeli KFC dan dibawa pulang (take away), huahaha๐Ÿ˜† . Sekitar jam 7.30 malam, tibalah aku di apartemennya. Btw, ia tinggal di sebuah apartemen tiga kamar bersama dua orang teman, yang mana aku juga kenal baik keduanya, oleh karenanya nggak terasa ‘awkward‘ gitu menginap disana, tahukah maksudku? Hmmm… . Singkat cerita, aku makan malam disana (ternyata masih benar loh ayamnya KFC itu lebih enak kalau dimakan di restorannya, masih panas soalnya sih ya :D) dan menginap selama semalam.

Rabu pagi, aku berangkat sekitar jam 9.45 pagi. Aku tiba di Delft sekitar jam 11 pagi; dan jam 1 siang aku pergi ke kantornya manajemen apartemen untuk mendapatkan kunci apartemenku. Seperti yang kubilang, lokasi apartemen baruku ini tidaklah terlalu jauh dari apartemen lamaku; dan karena apartemen lamaku berada amat dekat dengan kantorku, artinya kantorku juga tidaklah terlalu jauh dari apartemen baruku๐Ÿ˜€. Oleh karenanya, aku memang berencana membawa barang-barangku dengan berjalan-kaki deh kesana. Tentu saja tidak dalam sekali jalan ya; aku harus empat kali jalan deh kalau nggak salah; dan di akhir hari kemarin, aku capek banget!!๐Ÿ˜ฏ hahaha….

Anyway, apartemen baruku berada di lantai 11 (dengan lantai 0 itu adalah lantai dasar gitu); dan pemandangannya oke loh!! huahaha๐Ÿ˜† . Apartemen ini adalah kali pertama seumur hidup dimana aku tinggal segini ‘tinggi’-nya di atas permukaan tanah nih. Kamarku di rumahnya orangtuaku berada di lantai 1 (kalau lantai dasar adalah lantai 0), lalu kamar kosku selama tinggal di Bandung berada di lantai dasar, juga apartemen lamaku di Delft itu. Dan sejauh ini, aku menyukainya.๐Ÿ™‚

25 thoughts on “#1106 – Moving Story

  1. Enak tuh Bang Zil dapet di lantai 11, jadi bisa liat view yang indah. Kalo saya sih kayaknya udah pusing hahaha๐Ÿ˜†
    Moga betah di apartemen barunya, Pak Calon Ph.D๐Ÿ˜€

    1. Iya, pemandangannya oke memang. Berasa kayak nginep di hotel-hotel yang gedungnya pencakar langit gitu, wkwkwkw๐Ÿ˜† .

      Amin. Tapi disini hanya boleh setahun nih El, tahun depan harus pindah lagi, hahaha

  2. Itu cuma bajunya aja kah zil yg dipindahin? kalau peralatan masak atau makan dapat/disediain dari apartemennya?

    Btw pemandangannya bagus tuh apartemen barunya.. luasnya juga 2x lipat mungkinnya dari yg lama.. semoga betah dan gak ada masalah seperti di apartemen lama deh yak๐Ÿ˜€

    1. Baju sama barang-barang pribadi aja sih Nie. Beberapa alat masak memang aku tinggal karena bikin berat dong, hehehe๐Ÿ˜€ Dan di apartemen barunya, karena apartemennya shared gitu, jadi udah ada alat masaknya gitu deh๐Ÿ™‚ Tapi aku juga bawa beberapa piring, garpu, pisau, sendok, dll gitu deh; untuk jaga-jaga andai jumlahnya gak cukup, hahaha๐Ÿ˜€

      Luas sih kurang lebih sama Nie, tapi memang yang baru ini bentuknya memang membuatnya nampak lebih gede. Dan lagi, karena ini apartemen shared, jadi ya kamarnya lebih lapang gitu deh, bahagia saya, hahaha๐Ÿ˜† . Amiin…๐Ÿ™‚

    1. Yoi, hemat ongkos Dev. Tapi dimana pun asal masih di dalam lingkup Delft, kemana-mana (termasuk ke kantor tentunya) naik sepeda juga oke kok๐Ÿ™‚ Jadi gak harus selalu jalan kaki gitu, hahaha๐Ÿ˜€

    1. Ho oh, memang bagus. Dan ini gedung baru pula, baru belum ada setahun gitu deh mulai dibuka, hehehe๐Ÿ™‚ Makanya aku tertarik pindahan kesini, hehehe๐Ÿ™‚

  3. Wow! You’ve almost finished your master and soon gonna do your Ph.D! I feel old somehow. Back then I read about your highschool days, and suddenly you’re there, gonna do your Ph.D. How time flies. Way to go, Zil! From the photos shown, I like your old apartment better. Maybe it’s the white paint with a minimalist design, and small๐Ÿ˜€
    Btw, ayam KFCnya perasaan lebih gede-gede di Delft ya drpd di sini? Rasanya beda ngga sama di Indo? Soalnya perasaanku, KFC rasanya di Sg sama Indo aja udah beda. Walaupun katanya standar sih (seharusnya).. Tapi gimana juga rasanya gak sama. Apalagi kalo masalah saos sambal heehehehe..

    Great to hear you’ve done so well. Really deserve a pat in the back, Zil.

    1. Thank you!๐Ÿ™‚ Yeah, time does fly, really fast, hahaha๐Ÿ™‚ Yea, well, for me, I kinda like the new one much better because it is more like a “proper” apartment, hahaha๐Ÿ˜€

      Ukuran ayamnya menurutku justru di Eropa ini agak lebih kecil loh dibandingin di Indo. Makanya paket ayam disini isinya 3 potong ayam, kalau di Indo kan 2 potong aja, hehehe๐Ÿ™‚ Yang itu nampak besar karena efek angle kayaknya ya. Kalau masalah rasa sih menurutku hampir sama kok; hanya memang ada sedikit perbedaannya: yang KFC Indo rasanya agak lebih kriuk-kriuk gitu ayamnya, hehehe๐Ÿ™‚ Dan bener, disini nggak ada saus sambal. Tapi kalau beli gitu bisa milih mau pakai saus tomat atau mayonnaise, hehehe๐Ÿ™‚

  4. Zilkooooooo.. bikin pengen ayam KFC yang crispy aje niiiih.. masa aku musti keluar negeri lagi buat beli ayam doang.. uhuk uhuk..

    view dari apartemen barunya keren abiiiisss. bentuk jendelanya ngadep dua arah itu bagus banget. Enaknya kalau tempat tinggi sih itu yaa.. pemandangannya kalo dapet yang bagus, jadi bagus bangeeet..

    1. huahaha, aku juga harus ke luar kota nih Be kalau mau ayam KFC (eh, tapi mendingan ya daripada harus ke luar negeri, huahaha๐Ÿ˜† *dikeplak* ).

      Iya kan, keren memang. Apartemen yang baru ini memang disainnya begitu, dindingnya gak lurus rata gitu tapi memang siku-siku seperti sisik ikan. Katanya sih ini disain buat ngurangin efek polusi suara atau angin atau apa gitu, pokoknya supaya yang tinggal di dalamnya lebih nyaman, hehehe๐Ÿ˜€ . Nah, jendelanya pas berada di “sisik”-nya ini makanya jadi dua arah, hehehe๐Ÿ™‚

      Yoi, ternyata enak bener tinggal di tempat tinggi, huahaha๐Ÿ˜† .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s