Posted in My Student Life, Zilko's Life

#1088 – Poster and Pants

ENGLISH

Poster

Earlier this week, I was busy preparing the material for my presentation in Bergen, Norway, next week. As you know, a few months ago I submitted an abstract about my thesis research for an international workshop in Norway and it got accepted. As a result, I have to go to Norway next week to present my research; and I don’t have to pay anything for the trip (except for the extension part of it), muahahaha😎 . Anyway, so, my research is accepted to be presented in the form of a poster. So, it will not be like a “normal” presentation where the presenter talks in front of the audience; instead I will stand next to my poster and be ready to explain it to the ‘guests’ or answer any questions the ‘guests’ may have about the contents. Well, this method of presentation is kinda ‘new’ to me and so I am looking forward to it🙂 .

Therefore, earlier this week, I was busy designing the poster. I already had in my mind about the contents that I wanted to put in my poster so it was not a problem. The question was: “How much space do I have?“. I asked my professor and he said that an A1 paper should be sufficient; and so A1 it was. However, the bigger problem was the design itself. After some time of serious thinking (no kidding!), I decided to just go with the official TU Delft presentation slide design. So, in a hindsight, my poster looks like as it is a clip or footage or one slide of a TU Delft oral presentation slides. It is maybe too formal, but I thought it would be best this way as I will be representing TU Delft there.

Btw, an A1 paper (four times an A3 paper, or eight times an A4 paper), even though looks huge, is apparently not that huge, hahaha. I only have enough room for the very general idea and results of my research. No detail at all!! The available room was just enough for these general stuffs only. Ah, had I got the normal presentation (oral), I think I could have put some analysis and results that were more in depth and detail. Hmm, but maybe this is indeed the essence of a poster; just displaying the general (surface) idea and not going too deep. The more in depth analysis should be given in the explanation or the Q&A session.

Ah, anyway, yes, I designed everything myself. For one year during my bachelor study in Unpar, I was the layout staff of one internal magazine of my department. Therefore, I have a little bit of basic background in poster or magazine design. Well, not the fancy one with fancy software though, it is just a very basic designing skill, hahaha🙂 . But it was more than enough to help me design this poster without any problem.

The poster was done, my supervisor was happy with it, and so I sent it to the secretary of the group to have it printed. This morning, finally I got the printed result. It looks nice, even though the color (of some graphs I have in it) is a little bit different from how it looks on screen; but it is still fine and I am happy with it, haha.

New Training Pants

Anyway, yesterday afternoon while playing tennis, I accidentally tore my training pants!😯 huahaha😆 . Well, it was indeed a cheap training pants which I bought in, if I am not mistaken, Mangga Dua (well, my mom bought it for me actually, huahaha😆 ).

Well, currently I have two training pants so I can wear them alternately. Because these pants are torn, I went to Den Haag this morning to buy new training pants. For the new ones, I thought it would be better for me to buy ones with better quality (read: automatically the price also adjusted that) because I wear them often anyway. After looking around, I decided to buy dark blue Nike training pants for €48. Btw, when I checked the pants, it turned out that the pants were made in: INDONESIA! huahaha😆 . Well, it is good though as it means that I am supporting Indonesian products? haha😛 And it reminds me of this other time where I bought a jacket in Roermond (the Netherlands) which was actually also made in Indonesia, hahaha.

Made in Indonesia…

BAHASA INDONESIA

Poster

Awal minggu ini, aku sibuk mempersiapkan materi untuk presentasiku di Bergen, Norwegia, minggu depan. Tahu lah, beberapa bulan yang lalu aku mengumpulkan sebuah abstrak tentang riset tesisku ke sebuah workshop internasional di Norwegia dan abstraknya diterima. Sebagai akibatnya, jadilah aku harus pergi ke Norwegia minggu depan untuk mempresentasikan risetku itu; dan aku nggak membayar apa-apa loh untuk perjalanannya (kecuali bagian ekstensinya ya), muahahaha😎 . Anyway, jadi, risetku ini diterima untuk dipresentasikan dalam bentuk poster. Jadi, presentasinya tidaklah seperti presentasi “biasa” gitu dimana pembicara berbicara di depan penonton; tetapi aku akan berdiri di sebelah posterku dan harus siap menjelaskan isinya ke para ‘tamu’-ku atau menjawab pertanyaan yang mereka miliki mengenai isi dari poster tersebut. Hmm, metode presentasi semacam ini adalah sesuatu yang cukup ‘baru’ sih buatku sehingga aku penasaran juga dan nggak sabar menghadapinya🙂 .

Nah, makanya itu awal minggu ini aku sibuk mendisain posternya. Aku sudah memiliki konsep mengenai isi yang akan aku masukkan di dalam posterku sih jadi ini bukanlah sebuah masalah. Pertanyaannya adalah: “Seberapa banyak ruangkah yang kumiliki?“. Aku bertanya ke profesorku dan katanya sih ukuran A1 juga sudah cukup lah; jadilah aku memilih ukuran A1. Nah, masalah besarnya itu terletak pada disainnya sendiri. Setelah memikirkannya dengan amat serius (beneran!), akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan disain slide presentasi resminya TU Delft gitu deh. Jadi, sekilas, posterku bakal nampak seperti cuplikan atau satu slide dari sebuah slide presentasi lisannya TU Delft gitu. Agak terlalu resmi memang, mungkin, tapi aku rasa memang harus begini deh karena disana nanti aku kan akan mewakili TU Delft gitu yah.

Btw, ukuran A1 (empat kalinya kertas A3, alias delapan kalinya kertas A4) itu walaupun nampak besar, ternyata nggak besar-besar amat loh, hahaha. Aku hanya memiliki ruang untuk menuangkan ide dan hasil risetku secara amat general saja. Tidak detail sama sekali!! Ruang yang ada sudah ngepas banget untuk hal-hal general-nya itu. Andai aku mendapatkan jatah presentasi biasa (lisan), rasanya bisa deh di slide-nya aku memasukkan beberapa analisa yang lebih mendalam (detail). Eh, tapi memang esensi poster itu memang begini sih ya; hanya memaparkan hal-hal general (permukaannya) saja dan tidak masuk terlalu dalam ke detail. Analisis yang lebih mendalamnya barulah diberikan di sesi penjelasan atau tanya-jawabnya itu kan.

Ah, anyway, iya, aku mendisain semuanya sendiri. Kan dulu sewaktu kuliah S1 aku menjadi salah satu staff layout sebuah majalah internal di jurusanku. Makanya aku memiliki sedikit pengalaman di bidang mendisain poster dan majalah. Yah, bukan pengalaman yang keren-keren amat dengan software keren yah, hanya kemampuan disain standar biasa aja kok, hahaha🙂 . Tapi pengalaman ini sudah lebih dari cukup untuk membantuku mendisain poster ini tanpa masalah.

Posternya beres, pembimbingku setuju dengannya, dan jadilah aku mengirim file-nya ke sekretaris grup untuk dicetak. Pagi tadi, akhirnya aku mendapatkan hasil cetaknya. Penampilannya oke juga sih, walau warna (dari beberapa gambar yang aku masukkan di dalamnya) agak berbeda sedikit dari penampakannya di layar komputer; tapi secara keseluruhan masih oke dan aku puas dengannya, haha.

Celana Training Baru

Ngomong-ngomong, kemarin siang aku bermain tenis dan tidak sengaja celana training-ku robek dong!😯 huahaha😆 . Yah, memang celana training itu celana training murah sih yang dulu belinya, kalau nggak salah, di sekitar Mangga Dua gitu deh (dibeliin sih tepatnya, aku mah boro-boro ke Mangga Dua, huahaha😆 ).

Jadi sebenarnya, aku punya dua celana training gitu jadi memakainya bisa bergantian. Karena yang satu ini robek, jadilah tadi pagi aku ke Den Haag untuk beli celana training yang baru. Untuk yang baru ini, aku pikir mending aku beli yang kualitasnya bagus sekalian lah ya (baca: harganya otomatis juga mengikuti kualitasnya) karena toh aku juga lumayan sering memakainya; jadi bisa lebih awet gitu. Nah, setelah melihat-lihat, aku memutuskan untuk membeli satu celana training merk Nike berwarna biru tua deh seharga €48. Dan btw, setelah aku cek, celana training yang kubeli itu ternyata diproduksi di: INDONESIA loh! huahaha😆 . Bagus dong ya, jadi aku kan membeli produk buatan Indonesia gitu, haha😛. Dan ini mengingatkanku pada kejadian ini dimana aku membeli jaket di Roermond (Belanda) yang mana jaketnya ternyata juga buatan Indonesia, hahaha.

21 thoughts on “#1088 – Poster and Pants

    1. Hahaha, sebenernya sempat dipertimbangkan buat dimasukin juga tadi foto posternya. Tapi akhirnya nggak jadi deh, hehe😛

      Iya. Aku juga baru pertama kali ini (seingetku sih) presentasi dengan poster, hehe. Amin, mudah-mudahan lancar🙂

        1. Huahahaha, bener banget Nie, kayaknya mesti nunggu setidaknya sampai selesai acara kan ya😛 Nanti aku upload kok di cerita tentang perjalanannya, hehe🙂

  1. Zi maap baru main ke sini lagi😀 biasa deh lagi kesusahan online inipun pake laptopnya deydo. nebeng hahahaha. btw serius celananya made in Indonesia? keren dong bisa sampe dikirim ke luar. kenapa yang di Indonesia malah made in luar? #tanyakenapa

    1. Hehehe, ya memang itu dia Lung kendalanya. Habis gimana lagi, nggak bisa milih nih mau presentasi lisan atau dengan poster. Hasil keputusan panitianya adalah aku mesti presentasi dengan poster gitu. Nggak papa sih, justru jadi tantangan juga kan, hehehe🙂

  2. Barang di Eropa emang banyak buatan Indonesia bukannya Ko.. aku sering banget liat.. sepatu, baju, celana.. hihihihi…

    Semoga lancar ya presentasinyaa… abis itu jalan2 dooong?😛

    1. Hahaha, iya sih; tapi ‘kecampur’ juga sama buatan negara lain kayak China (jelas lah ini) dan Vietnam gitu kan, hehehe😛

      Trims!🙂 Iya dong, hahaha. Dan enaknya lagi, acaranya kan tiga hari tuh, dan presentasiku dijadwalkan hari pertama loh, muahahaha😆 . Jadi hari kedua dan ketiga bisa lebih rileks deh (dan lebih menikmati spa resort-nya dengan hati tenang, wahahaha😆 ).

  3. Sayang gak diupload posternya, Bang Zil … Saya juga baru dengar tuh beberapa waktu lalu. Ada seminar internasional yang presentasinya bisa pake slide atau poster. Tapi belum ngeh posternya tuh kek gimana🙂

    1. Hahaha, iya nih El. Kemarin sebenarnya sempat dipertimbangkan apakah mau di-upload atau enggak dan aku putuskan untuk tidak di-upload, hehe🙂 Tapi nanti waktu presentasi (dengan posternya) kalau sempat foto ya aku foto deh ya, hihihi🙂

      Iya, aku juga baru dengar ketika mendaftar di workshop ini. Di workshop ini pembicaranya dibagi dua: sebagian presentasi biasa (pakai slide) dan sebagian lagi pakai poster. Si pembicara dapat jatah yang mana, yang menentukan panitianya gitu deh. Dan pas aku dapat yang poster, hehe. Makanya agak excited juga nih karena seingetku selama ini aku belum pernah deh presentasi dengan poster seperti ini, hehehe🙂

    1. Hahaha, iya. Setelah beberapa pertimbangan, fotonya nggak aku upload deh. Mungkin kapan-kapan di posting tentang perjalanan ke Norway kali ya, hehe🙂

  4. iiiihhh keren deh model presentasinya zil… aku baru denger loh… jadi sekalian bisa digunakan untuk ditempel ditempat2 umum gitu yak…

    boleh juga neh sebagai ide kalau ada yang mau presentasi pake poster aja gitu😀

    1. Iya, unik kan. Sebelum ini aku juga belum pernah dengar lho😀 Yup, bener banget. Setelah acaranya beres, posternya juga bisa ditempel dimana gitu, hehehe🙂 Kalau aku sih kayaknya mau aku tempel di kantor aja deh, isinya hasil kerja keras euy, hahaha😛

      Ho oh, buat variasi juga kan; jadi nggak cuma presentasi lisan aja, hehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s