Posted in EuroTrip, Half Week Trip, Vacation

#1069 – Scotland Spring Trip (Part II)

ENGLISH

Previously on Scotland Spring Trip: Zilko went solo-travelling to Scotland for a weekend getaway. He flew to Glasgow and after a one day trip there, he went to Edinburgh, the base-city for this trip of his.

Note: At first I was thinking of combining the story of Day 2 and Day 3 here at one post but then I decided to split them up, due to its length and the amount of details I want to write, hehehe🙂

***

Day 2 (Saturday, 21 April 2012)

Because I went to bed quite early the day before, I got up early this day (read: 7 AM, mahahaha😆 ). After shower and breakfast at the hostel, I started my adventure. I had a few things to do/visit for the day, all arranged following what I thought would be the most efficient way to make use of my three full days in Edinburgh. The first thing on my list was to book a one-day tour to the Highlands. I had already done quite some surveys since a month prior and I concluded that I would take a one-day tour to Loch Ness. Again, for my trip to be efficient, I should take this tour on Monday (23 April). It was perfect as it was still two days before Monday and I was sure some tour companies opened their offices on Saturday (or even Sunday) to get some customers.

Long story short, I booked one for £38 (after a £3 student discount) which included a complimentary lunch. There was a small incident btw where the staff said if I paid with my bank card, they would charge me like £1.50 or something. So I ran to the nearest ATM to take some cash. But when I came back to the office, she said she was mistaken that I would not have been charged anyway had I paid with card. Damn! But since I already took some cash, so I just paid with cash, hahaha.

One business done, now it was time to explore the city. The first thing I did was walking the High Street all the way down until I reached the Scottish Parliament Building and the Palace of Holyrood at the end of the street. There were not so many people because it was still quite early in the day. I then remembered that one point of interest in Edinburgh was the Arthur’s Seat which was located in the Holyrood Park, quite close to where I was at that time. But to get there, I had to HIKE this hill:

Holyrood Park. The Arthur’s Seat was on top of the hill

Yes, hiking was the only option; no cable car, no funicular, no anything, just a path to get up there. And so I was like: “Meh,  I am good“, huahaha😆 .

After a while (and eavesdropping what the tour guide of a group of tourists explained about the Palace of Holyrood,😆 ), I continued my exploration of the city. That was pretty much what I did until about 11.30 AM. I walked a lot, visited some spots of interest, including passing by a cafe J.K. Rowling used to go to when writing the first Harry Potter book, and so on. After that, I decided to visit the Edinburgh Castle. The weather did not look really good btw, as it was showering very little when I queued for the entrance ticket (which had no student discount😦 ).

Okay, here is why I would say I was very very lucky that day. April 21st is (apparently) Queen Elizabeth II’s birthday (I did not know this before coming to the castle, hahaha😆 ). Therefore, of course there was a celebration and this celebration was also taken place at the castle, just at the time while I was there!!😯 See how lucky I was? I did not know 21 April was Queen Elizabeth II’s birthday and yet somehow one and a half month ago I booked plane ticket to go to Scotland covering this date. And further, somehow, I put Edinburgh Castle on my agenda for 21 April because I thought this would be the most efficient use of my time. Even further, somehow, I came to the castle at the time the ceremony was taking place!! I mean, WOW!!😯

Anyway, so, there was an official Scottish ceremony. There was a group of people playing some Scottish music with some instruments wearing traditional Scottish outfits; and there were some officers (maybe they were from the army? I don’t know) running the ceremony. And here is the coolest part: they fired the siege-guns!! Yes, I repeat, they fired the siege-guns!😯 So awesome, right? When we visit a fort, we usually see some siege-guns, right? Well, this time, they DID use the friggin’ siege-guns!! Okay, just to experience a little bit how overwhelmed I was, here is a short video of the ceremony:

Actually in total they fired 21 times but because each firing was kinda similar anyway so I only recorded the first nine, huahaha😆 .

The ceremony took probably 40 minutes (I am not sure exactly). After it was concluded, I continued my exploration of the castle and finally left at around 2.30 PM. At this point, I just wandered around the city randomly as I was quite done with the old town. As I said, the weather was not that nice that day that forced me to buy a £3.50 umbrella (I kinda regretted not buying a £1 umbrella at a £1 store in Glasgow the day before, damnit).

After awhile, my legs started killing me. But it was still like 3.15 PM and so I got an idea (which I was surprised did not come to my mind earlier that day): I would buy a one-day bus-ticket for £3.50 and just hopped in any bus and saw where it brought me to, huahaha😆 . I executed this idea (though I did not pick the bus randomly). I picked bus no. 26 which ran to Portobello and Joppa, the beaches in Edinburgh. It took me probably around 25 minutes to get to Portobello. After strolling around the beach a little bit, I took the next bus to Joppa. At 5.15 PM, I decided to get back to the city centre.

It was still quite a young evening, so after resting a little bit at the hostel, I decided to walk around the area. I did not feel hungry btw so I did not buy any substantial dinner, though I forced myself to eat a sandwich just for a precaution so that later on that night I would not starve, hahaha😀.

And that sums up Day 2 of my Scotland trip.

To Be Continued…

Next on Scotland Spring Trip:
1. Royal Yacht Britannia
2. The magnificent Rosslyn Chapel
3. Scotland Highlands

BAHASA INDONESIA

Sebelumnya dalam Scotland Spring Trip: Zilko pergi solo-travelling ke Skotlandia untuk jalan-jalan di akhir pekan. Ia terbang ke Glasgow dan setelah seharian disana, ia pergi ke Edinburgh, kota base di perjalanannya kali ini.

Catatan: Awalnya aku berencana menggabungkan cerita di hari kedua dan hari ketiga di satu posting ini tetapi kemudian aku memutuskan untuk memisahnya karena panjangnya cerita dan banyaknya detail yang ingin aku tulis, hehehe :) 

***

Hari 2 (Sabtu, 21 April 2012)

Karena aku tidur agak awal malam sebelumnya, jadilah aku bangun pagi deh di hari ini (baca: jam 7 pagi, mahahaha😆 ). Setelah mandi dan sarapan di hostel, aku memulai petualanganku hari ini. Ada beberapa tempat yang ingin aku kunjungi, semuanya telah aku susun mengikuti jadwal yang menurutku paling efisien untuk menghabiskan waktu tiga hari penuhku di Edinburgh. Yang pertama dalam daftarku hari ini adalah memesan tur satu hari ke Highlands. Sebelum berangkat aku sudah melakukan riset yang mana pada akhirnya aku berkesimpulan bahwa aku ingin mengikuti tur satu hari ke Loch Ness. Sekali lagi, agar perjalanan ini efisien, aku akan mengambil tur yang berangkat di hari Senin (23 April). Sempurna kan, karena hari ini masih dua hari sebelum hari Senin dan aku yakin pasti ada beberapa perusahaan tur yang membuka kantor mereka di hari Sabtu (bahkan Minggu) untuk menggaet pelanggan.

Singkat cerita, akhirnya aku memesan satu tur seharga £38 (setelah diskon pelajar sebesar £3) yang mana turnya termasuk makan siang gratis. Ada insiden kecil btw dimana kasirnya bilang bahwa jika aku membayar dengan bank card-ku, aku akan kena charge sebesar sekitar £1.50. Jadilah aku kemudian mencari mesin ATM terdekat dan mengambil uang tunai. Namun, ketika aku kembali ke kantornya, ia bilang bahwa ia salah dan sebenarnya aku nggak akan kena charge andaikata aku membayar memakai bank card. Sial! Gimana sih. Tapi ya udah deh, berhubung udah terlanjur mengambil uang tunai, ya aku bayar tunai aja deh ya, hahaha.

Satu urusan beres, kini adalah saatnya untuk kembali menjelajahi kota. Hal pertama yang kulakukan adalah berjalan sepanjang High Street turun terus sampai aku tiba di Gedung Parlemen Skotlandia dan Palace of Holyrood di ujung jalan. Waktu itu nggak ada terlalu banyak orang karena masih agak pagi gitu deh. Nah, kemudian aku ingat bahwa ada satu tempat menarik di Edinburgh yang namanya Arthur’s Seat yang lokasinya ada di Holyrood Park, alias tidak jauh dari tempat dimana aku berada saat itu. Tapi ternyata, untuk kesana, aku harus MENDAKI bukit ini:

Holyrood Park. Arthur’s Seat berada di puncak bukit ini

Ya, mendaki adalah pilihan satu-satunya loh; kaga ada deh kereta gantung, funicular, atau apa gitu, cuma ada jalan setapak ke atas sana. Dan jadilah reaksiku adalah: “Meh,  nggak kesana juga nggak menyesal ah“, huahaha😆 .

Setelah beberapa saat (dan nguping penjelasannya tour guide satu grup turis tentang Palace of Holyrood,😆 ), aku melanjutkan penjelajahanku. Ini yang aku lakukan sampai kira-kira pukul 11.30 pagi. Aku banyak berjalan kaki deh, mengunjungi beberapa tempat menarik, termasuk melewati sebuah kafe tempat J.K. Rowling mengetik naskah buku pertamanya Harry Potter loh, dll. Setelah itu, aku memutuskan untuk mengunjungi Kastil Edinburgh. Cuaca pada saat ini sedang kurang baik btw, agak-agak gerimis gitu ketika aku mengantri membeli tiket masuknya (yang mana nggak memberikan diskon buat pelajar😦 ).

Oke, inilah mengapa aku berkata bahwa di perjalanan kemarin aku ini beruntung sekali. Ternyata 21 April adalah tanggal ulang tahunnya Ratu Elizabeth II loh (aku nggak tahu ini sebelum berkunjung ke kastilnya, hahaha😆 ). Oleh karenanya, tentu saja ada perayaan dong ya; dan perayaan ini pas diadakan pula di kastilnya loh, pas ketika aku berada disana!!😯 Nah, beruntung banget kan aku? Aku nggak tahu bahwa 21 April adalah tanggal ulang tahunnya Ratu Elizabeth II tetapi entah bagaimana satu setengah bulan yang lalu aku memesan tiket pesawat ke Skotlandia yang meng-cover tanggal ini. Lebih jauh, entah bagaimana, aku memasukkan Kastil Edinburgh dalam agendaku di tanggal 21 April semata-mata demi alasan efisiensi waktu. Lebih jauh lagi, entah bagaimana, aku berkunjung ke kastilnya pas upacaranya berlangsung!! Maksudku, WOW!! :shock: 

Anyway, jadi, perayaannya itu berupa upacara resmi ala Skotlandia gitu deh. Ada satu grup pemain musik yang memainkan beberapa musik Skotlandia dengan beberapa instrumen dan mereka mengenakan pakaian tradisional Skotlandia; dan juga ada beberapa petugas (nggak tahu deh apakah mereka dari army?) yang menjalankan upacaranya. Dan ini nih yang paling penting: mereka menembakkan meriam di bentengnya itu loh!! Ya, aku ulangi, mereka menembakkan meriam!!😯 Keren banget kan!?!? Bayangin aja deh kalau kita ke benteng-benteng gitu kan suka ada meriamnya kan; nah ini meriam itu BENERAN dipakai loh!! Oke, untuk sedikit merasakan bagaimana excited-nya saya, inilah sepotong video upacaranya:

Sebenarnya totalnya mereka menembak 21 kali sih tapi karena setiap penembakan ya gitu-gitu aja, jadilah aku merekam sembilan yang pertama aja, huahaha😆 .

Upacaranya berlangsung mungkin sekitar 40 menit (nggak ingat pastinya deh aku). Setelah upacaranya selesai, aku melanjutkan eksplorasiku akan kastilnya dan kemudian meninggalkan kastil sekitar jam 2.30 siang. Pada titik ini, aku kemudian berjalan keliling kota nggak jelas gitu deh karena aku sudah merasa cukup mengitari kota tua. Seperti yang kubilang, cuaca waktu itu sedang kurang baik sehingga terpaksa aku harus membeli sebuah payung seharga £3.50 (aku agak menyesal mengapa sehari sebelumnya aku nggak membeli payung seharga £1 di toko serba £1 di Glasgow, sial).

Setelah beberapa waktu, kakiku mulai capek banget deh. Tapi waktu masih menunjukkan pukul 3.15 sore. Jadilah aku mendapatkan sebuah ide (yang mana aku cukup kaget karena kok ide ini nggak muncul di pikiran lebih awal gitu): aku akan membeli sebuah tiket bus one-day seharga £3.50 dan kemudian naik bus apa pun secara acak dan pasrah kemana bus itu akan membawaku, huahaha😆 . Aku kemudian menjalankan ide ini (tapi aku nggak memilih bus dengan acak sih). Aku memilih bus no. 26 yang beroperasi menuju Portobello dan Joppa, daerah pantai di Edinburgh. Total perjalanan sekali jalan mungkin memakan waktu sekitar 25 menit deh sampai tiba di Portobello. Setelah berkeliling pantainya, aku naik bus selanjutnya tujuan Joppa. Jam 5.15 sore, aku memutuskan untuk kembali ke pusat kota.

Waktu itu hari masih sore banget, jadilah setelah rehat sejenak di hostel, aku memutuskan untuk jalan-jalan keliling sedikit. Aku nggak merasa lapar btw sehingga aku nggak membeli makan malam yang berat deh, walaupun aku tetap memaksa diriku memakan satu buah sandwich sih untuk jaga-jaga supaya malamnya aku nggak kelaparan, hahaha😀.

Dan itulah cerita Hari 2 dari perjalananku ke Skotlandia.

Bersambung…

Selanjutnya dalam Scotland Spring Trip:
1. Royal Yacht Britannia
2. The magnificent Rosslyn Chapel
3. Scotland Highlands

28 thoughts on “#1069 – Scotland Spring Trip (Part II)

  1. Ziiiii aku mau naik vintage bussss aaa itu keren banget! Pleus iri sekaleee, kamu ke cafe tempat dimana buku pertama Harpot tercipta *uhuk* anyway, suka deh sama suasana Hollyrood, adem ngeliatnya😀

    1. Bus vintage-nya itu bus tur gitu deh, jadi bukan bus umum. Kalau mau naik bus itu harus beli paket penyedia layanannya deh, hehehe🙂 Bus umumnya juga bagus sih, bus tingkat gitu (dan aku selalu duduk di lantai atas dong, huahaha😆 ) tapi nggak vintage, hehehe🙂

      Iya, Holyrood memang dipakai warga sana untuk rekreasi atau berolahraga (jogging) gitu deh, hehehe🙂

  2. waaahhh emang beruntung banget yak zil bisa pas gitu dapet ngelihat perayaannya.. dan musik inggris raya itu aku suka banget deh.. terdengar khas dan sangat kerajaan tempo dulu.. hmm..

    dan kok gak masuk ke kafenya JK rowling itu zil? kali2 aja dapet wangsit bisa jadi penulis setenar JK Rowling kan yak.. hahahaha..

    1. Iya, pas banget kan, bisa beruntung gitu, hehehe🙂 Iya, musik yg dimainin khas Scottish kan. Trus yang orang main bagpipe itu beneran Scottish banget deh, hehehe🙂 Keren!!🙂

      Iya ya, harusnya mampir siapa tahu dapat inspirasi, trus kaya deh, wkakakakaka😆

  3. wah iya pas banget ya bisa menyaksikan perayaan hari ratu…🙂

    iya kok gak masuk ke cafe tempat JK rowling nulis? btw gimana taunya ko kalo cafe itu tempta jk rowling nulis harry potter?

    1. Iya, bisa pas beruntung banget gitu kan😛

      Bisa tahu soalnya di kafenya ada tulisannya, dan sudah aku konfirmasi dengan googling sedikit, hehehehe😀

  4. Sebenarnya totalnya mereka menembak 21 kali sih

    karena ultahnya tgl 21? wah kalo ultahnya tgl 1, berarti meriam ditembakkan cuma satu kali domzzz, hehehe….

    1. Hahaha, bener Bu. Untung ga pas tanggal 1 ya. Kalau meriamnya cuma ditembakin satu kali aja mah kurang greget lah ya, huahahaha😆

  5. Akkk, seharusnya di awal postingan ditulis, postingan ini akan membuat pembacanya iri tudemak, hati-hati!😆

    Lihat foto-fotonya langsung ngiler, kapan bisa menjelajahi Eropa.

    Zilko perhitungan juga ya, beli payung dari yang harusnya £1 jadi £3.50 aja nyeselnya ampe ditulis di blog, hehehe…

    1. Hehehehe🙂

      Yang payung itu habisnya payung £3.50 sama yang £1.00 kayaknya kualitasnya sama aja gitu deh, jadi ya gitu deh, hahahaha😀 Kalau yang £3.50 memang lebih bagus mendingan lah ya🙂 hahaha, itu sih buat cerita sampingan aja kok, siapa tahu ntar bisa bikin senyum sendiri di masa depan ketika membaca ulang posting ini #halah, hahaha😆

  6. Pas pertama kali liat foto yang ada caption Horywood-nya aku kira Hollywood loh (doh)… Ternyata salah.. hahaha..

    Wah, busnya kereeeen.. Mirip Night Bus di film Harry Potter..

    Yah Ko.. ga masuk ke cafenyaa?? pingin liat dalemnya gimana… hihihi

    Masih menunggu kisah loch ness.. dudududu…

    1. Iya, awalnya aku kira Hollywood juga tapi ternyata Holyrood, mirip-mirip gitu ya, wuakakakaka😆 . Ho oh, busnya Inggris banget, mana didominasi warna merah gitu, hahahaha🙂

      Iya, nyesel nih gak nengok dalamnya barang sebentar, hahaha. Loch Ness ada di cerita hari ke-empat deh😀

    1. 😛

      Banyak atau tidaknya hostel tergantung tujuan sih ya. Kalau tujuannya kota yang agak kecil dan cenderung terpencil gitu ya lebih sedikit dibanding kota besar dan tujuan jalan-jalan banyak orang, hehehe🙂

      Kalau masalah harga, harga per kamar-nya menurutku sih nggak terlalu beda jauh ya sama hotel biasa (tergantung jenis hotelnya juga dah, kalau hotel bintang lima kelas diamond ya tetep beda lah ya, wkakakaka😆 ). Hanya saja, kalau kita di hostel kan bayarnya per kasur tuh, bukan per kamar. Makanya kalau pergi sendiri atau dalam grup kecil hostel jadi lebih murah, hehe🙂 Aku kalau pergi sama beberapa orang juga biasanya juga ngebandingin sama harga hotel kok. Kalau total per orangnya nggak beda jauh sama hostel, ya mending hotel lah ya, hehe🙂

    1. Hahaha, enggak sih Lung, soalnya di Eropa kan relatif lebih aman. Tapi juga bukan berarti trus kita bisa santai sih, waspada dan hati-hati juga perlu lah ya; cuma setidaknya lingkungannya juga sudah lebih aman gitu😀 (tapi tergantung juga sih travelling-nya pas ke kota mana, hehe🙂 Beberapa kota di Eropa juga ada yang terkenal rawan pencopetan gitu deh)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s