Posted in EuroTrip, Vacation

#1065 – Scotland Spring Trip (Prologue)

ENGLISH

Hi all, yesterday afternoon I came back from my weekend trip to Scotland!! I was so exhausted (and today I still, quite, am though, hahaha😛 ) but the trip itself was so much fun!! But before going into day-to-day details about my trip there, here are a few general things about the UK that I encountered or found during the trip. This, in a way, is like a prologue if you would like to, hehehe🙂 So here we go…

English Everywhere

One thing that I LOVE about travelling to the UK is that everyone there speaks English (of course😛 ). Let me specify that: I mean, they speak English on a daily basis (even though English is not the first language for a lot of Scottish though (a tour guide there told me this), as their mother tongue is Scottish). So, for example, I could just hop in to a public bus (or metro or tram or whatever) or go to somewhere public and, without much effort, I understood what others were speaking *eavesdropping mode on*, huahaha😆 . And trust me, it feels really really nice!! I mean, in the Netherlands, I can, sort of, understand what others are saying when they speak Dutch, but it requires more effort (yea, I need to practice and learn Dutch a lot more). And even so, maybe I just understand like 40 – 60% (but it depends on the topic though, sometimes it is more, but sometimes it is less, haha :P).

Some (including some native speakers :D) find Scottish accent (very) difficult to understand; but it was not really a problem for me. Well, it was probably because I have watched several British shows so I was not that completely unfamiliar with the accent😎 . But I could definitely see that difficulty point. I mean, it was definitely ‘different’ and they pronounced things differently; it was even so different from English (or London) accent, haha. But overall, I like the accent though, it is quite exotic (though (for now) I, personally, prefer London accent, hahaha😛 ).

Left-Hand Traffic

After living in the Netherlands and travelling to only mainland European countries in the past 20 months, I have been quite accustomed to seeing right-hand traffic (where people drive on the right-hand side of the road (hence the driver seat is on the left side of the car/bus/truck/etc)); but to (finally) see left-hand traffic feels good; and in a way, it feels more “right”, you know? hahaha😛 . Yes, the side of the traffic flow in the UK is the same as in Indonesia: it is left-hand traffic, so people drive on the left-hand of the road and the driver seat is, therefore, on the right side of the car/bus/truck/etc. Well, this means that, once again, the UK is different from the rest of Europe (hmm, now that I have mentioned it twice, I wonder why Britons like to do things differently from other European? Or is it the other way around? Hmmm…).

Imperial Units

On my first day of the trip, in Glasgow, I saw this sign:

Direction sign in Glasgow in imperial units

Okay, I knew Loch Lomond was one point of interest (of many) in Scotland but it was not in my agenda during this trip because of time constraint. But then I saw that it was “only” “20 m” away. When I saw the sign, I was automatically thinking: “That is close, I can just walk there” because I thought it was only 20 METER away. But then I realized that 20 meter was TOO FREAKING CLOSE!😯 I mean, if it was really only 20 meter, I could just walk for, like, 15 seconds and arrive there (and the loch (lake in Scottish) should have been visible by then)? That cannot be!! And then I immediately realized the “m” didn’t stand for “meter”, but for “mile” instead! Huahaha😆 . And it means I was about 32.19 km away from Loch Lomond…

BAHASA INDONESIA

Halo semua, kemarin sore aku baru aja pulang dari perjalanan akhir pekanku ke Skotlandia nih!! Capek banget loh (dan hari ini masih agak capek juga sih, hahaha :P) tapi perjalannya mengasyikkan banget loh!! Nah, sebelum mulai masuk ke cerita hari-per-hari-nya, berikut adalah beberapa hal umum tentang Inggris Raya (UK) yang aku alami selama perjalananku kesana. Posting ini, di satu sisi, mungkin bisa dianggap semacam prolog gitu deh, hehehe🙂 Ya udah, mulai aja deh ya…

Bahasa Inggris dimana-mana

Satu hal yang aku SUKA BANGET dari jalan-jalan ke UK adalah semua orang ngomong bahasa Inggris loh disana (ya iyalah :P). Hmm, gini deh, aku rincikan lagi: maksudku, mereka ngomong bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-harinya gitu (walau bahasa Inggris bukan bahasa pertamanya kebanyakan orang Skotlandia sih (seorang tour guide disana memberi-tahuku ini), karena bahasa ibu mereka adalah bahasa Skotlandia). Jadi, misalnya, aku bisa deh naik bus umum (atau tram atau metro atau apalah) atau pergi ke suatu tempat umum gitu, dan tanpa perlu banyak upaya, aku mengerti apa yang orang lain obrolkan *kepo mode on*, huahaha :lol: . Dan percaya deh, rasanya enak dan menenangkan banget!! Maksudku, di Belanda, aku bisa dibilang lumayan mengerti sih ketika orang-orang berbicara pakai bahasa Belanda, tapi kan membutuhkan lebih banyak upaya gitu ya dari akunya (ya, memang aku perlu berlatih dan belajar bahasa Belanda lebih banyak lagi sih). Dan walaupun begitu, paling aku mengerti sekitar 40 – 60% aja dari apa yang mereka obrolkan (tapi ini tergantung dari topiknya sih, kadang lebih mengerti, dan kadang kurang, haha :P).

Lalu, beberapa (termasuk penutur asli :D) merasa bahwa aksen Skotlandia itu (sangat) sulit untuk dipahami; tapi ini nggak begitu masalah sih bagiku. Hmm, mungkin karena aku beberapa kali menonton serial TV dari UK gitu ya sehingga aku nggak asing-asing amat sama aksennya😎 . Tapi aku mengerti kok mengapa beberapa orang merasakan kesulitan itu. Maksudku, memang terasa ‘perbedaannya’ dan pengucapan mereka juga berbeda sekali; dan bahkan berbeda banget loh sama aksen Inggris (London) gitu, haha. Tapi secara umum sih aku suka aksennya, karena terdengar eksotis gitu deh (walau (saat ini) aku lebih suka aksen London sih, hahaha😛 ).

Lalu Lintas di Kiri Jalan

Setelah hidup di Belanda dan kalau jalan-jalan juga ke beberapa negara Eropa daratan saja selama 20 bulan belakangan ini, aku sudah cukup terbiasa melihat lalu lintas di kanan jalan (dimana orang menyetir di kanan jalan (jadi supirnya duduk di sebelah kiri dari mobil/bus/truk/dll gitu)); tapi untuk (akhirnya) melihat lalu lintas di kiri jalan itu rasanya asyik loh; dan di satu sisi, terasa lebih “benar” gitu deh, ngerti nggak maksudku? hahaha😛. Ya, lalu lintas di Inggris itu sistemnya sama dengan di Indonesia: lalu lintas di kiri jalan, jadi orang menyetir di sebelah kiri jalan sehingga supirnya duduk di sebelah kanan mobil/bus/truk/dll. Yah, sekali lagi, ini berarti UK itu berbeda dari semua negara-negara Eropa lainnya dong ya (hmm, berarti ini sudah aku sebutkan dua kali nih, kira-kira kenapa ya kok orang UK suka melakukan sesuatu berbeda dari negara-negara Eropa lainnya? Atau sebaliknya? Hmmm…).

Satuan Imperial

Di hari pertama perjalananku, di Glasgow, aku melihat penanda arah ini:

Penanda Arah di Glasgow dalam satuan imperial

Oke, aku tahu bahwa Loch Lomond adalah salah satu (dari banyak) tujuan yang menarik di Skotlandia tetapi aku tidak memasukannya dalam agenda perjalananku kali ini karena keterbatasan waktu. Namun, kemudian aku melihat bahwa jaraknya “hanyalah” “20 m” aja dari tempat itu. Ketika aku melihat penanda ini, aku otomatis berpikir: “Eh, lokasinya kok dekat banget? Berarti aku bisa jalan kaki kesana dong” karena aku kira lokasinya berjarak 20 METER. Tapi kemudian aku langsung menyadari bahwa 20 meter itu TERLALU DEKAT dong ya!😯 Maksudku, kalau benar cuma 20 meter, aku bisa jalan kaki selama, sekitar, 15 detik untuk mencapai lokasi itu dong (yang mana loch-nya (danau dalam bahasa Skotlandia) seharusnya sudah terlihat di tempat itu)? Nggak mungkin kan!! Dan jadilah aku langsung menyadari bahwa “m” itu bukanlah singkatan dari “meter”, tetapi dari “mil”! Huahaha😆 . Dan itu berarti waktu itu aku berada sejauh 32,19 km dari Loch Lomond…

30 thoughts on “#1065 – Scotland Spring Trip (Prologue)

  1. iyaa.. aku juga merasa aneh.. kan orang barat gt ya aku twnya sebelah kanan jalannya.. kok UK bs veda sendiri yak¿ padahal belanda lama di indonesia, tapi indonesia bisa dibuat jalannya.beda juga sama belanda.. apa yg buat jalan pertama di indonesia dua jalur itu inggris bukan? hehehe..

    aahhh akhirnya akan ada postingan perjalanannya ke skotland😀

    1. Itu dia, haha. Kayaknya sih yang seperti ini ada sentimen sejarah gitu deh Nie. Kan zaman dulu (zamannya ksatria berkuda gitu deh) ceritanya Prancis sama Inggris (England) perang gitu kan. Jadi ya mereka saling nggak suka satu sama lain gitu. Waktu itu di Inggris sistem lalu lintasnya sama kayak sekarang, mereka naik kuda ya di kiri jalan. Nah, konon katanya, karena orang Prancis nggak suka sama orang Inggris, jadilah mereka nggak mau “sama” kayak mereka. Oleh karenanya, orang Prancis naik kudanya di kanan jalan. Gitu deh, hahaha😆 Nggak tahu sih ini bener atau enggak, aku juga cuma diceritain temen aja sih. Tapi kalau emang penasaran mestinya adalah lah ya artikelnya di internet dimana gitu, hahaha😀

      Yang masalah Indonesia – Belanda itu emang aku juga agak penasaran. Kok bisa beda gitu ya? Padahal Belanda kan lama banget di Indonesia jadi pengaruhnya harusnya kuat dong ya? Hmmm…

      Iya, nanti aku posting Nie, ditunggu aja, hahaha🙂

      1. nah,, aku juga dengernya gitu zil.. bahkan saking gak sukanya Prancis dengan Inggris jadinya satu-satunya negara di Eropa yang bahasanya gak pake bahasa inggris ya Perancis gitu yak (maksudnya sama sekali gak ada)..

        Bahkan sistem kelulusan bahasa perancis sangat beda dengan inggris yak (aku dengar dari temen aku yang mau ambil kuliah di perancis).. aaahhh lucu juga kalau belajar sejarah dari pengamatan kita sendiri yak zil😀

        1. Ho oh, bener banget. Di Prancis secara umum pada nggak bisa bahasa Inggris. Paris masih oke lah ya, kota internasional gitu jadi mau nggak mau orang-orangnya ya mesti belajar bahasa Inggris juga (tapi itu pun masih ‘ya gitu deh’, hehehe🙂 Cuma katanya itu pun sudah mending loh; kalau di luar Paris, wah, lebih nggak bisa bahasa Inggris lagi mereka, hehehe :D).

          Tapi orang Prancis memang pada dasarnya bangga banget sama bahasanya sih Nie, jadi ya gitu deh, hehehe🙂 Dan aksen Prancis itu unik banget, susah banget (buat yang nggak bisa atau baru belajar, hahaha😀.

          Kalau sistem kelulusan bahasa aku kurang tahu deh. Mungkin memang masing-masing bahasa berbeda kali yah? Hmmm.

          Ho oh, kalau dari pengamatan sendiri itu asyik dan lucu. Apalagi kalau dengernya dari cerita-cerita orang, hehehe🙂

  2. Finally brojol juga postingnya. Setauku kenapa Inggris beda sendiri karena emang mereka punya aturan main yang kebanyakan ga sama karena disesuaikan dengan sejarah masa lampaunya mereka. IMO. Btw Zil, logatnya british atau aksen berubah total? Penasaran. Lanjut yaaaa😉

    1. Yoi, baru balik kemarin nih, hehehe🙂 Ho oh, iya sih, aku dengar memang yang begini ini ada unsur sentimen sejarah juga sih, hehehe🙂

      Btw, itu maksudnya logatnya orang Scotland? Hmm, logatnya Scottish. Jadi aksen British itu kan macam-macam; kayak aksen Amerika gitu kan juga macam-macam banget (jauh lebih banyak macamnya malah, hehe :D). Nah, aksennya Scottish sama London itu berbeda. Jelas masih ada “kesamaannya” sih (kan sama-sama aksen British), tapi terasa kok perbedaannya. Aksen Irish juga beda, hehehe🙂

  3. lho jadi lu ke skotlandia atau ke UK? skotlandia itu bukannya negara tersendiri ya?

    gua rada susah lho denger orang UK ngomong inggris. suka gak nangkep. hahaha. paling serem kalo kudu telponan ama user gua di UK.😛 mendingan email2an aja. hahaha.

    ukuran jaraknya sama kayak di US. pake mile.

    1. Skotlandia itu termasuk dalam UK. Jadi UK (United Kingdom) itu terdiri atas empat negara: Inggris (England), Wales, Skotlandia (Scotland), dan Irlandia Utara (Northern Ireland). Jadi Skotlandia memang negara sendiri gitu deh; dan kurang lebih bisa dipandang mirip seperti states kalau di US gitu. Masing-masing states kan beda-beda tapi semuanya dibawah naungan US, hehehe🙂

      Kalau UK-nya bukan dari London emang mungkin agak gimana gitu ya, hehe. Kalau aksen London masih ok kok menurutku, hmmm… . Dan aksennya keren, aku suka😀

      Ho oh, satuan ukuran gitu UK sama US kan memang mirip-mirip. Padahal satuan imperial itu gimana gitu ya, dan susah ngafalinnya. Kayak 1 yard kurang lebih 3 feet, 1 feet itu 12 inch, dll. Kan nggak baku gitu. Beda sama sistem metriks. 1 meter ya 100 cm, 1 km ya 1000 meter, dll, hahaha🙂 Aku baca tapi sebenarnya UK sudah mulai beralih ke sistem metriks loh. Tapi ya susah dan butuh waktu lama lah ya supaya semua orangnya bisa ‘terbiasa’ dengan perubahan itu. Jadilah sekarang ya masih banyak yang pakai satuan imperial, hehehe🙂

      1. ooo baru tau gua.. kirain UK itu nama negara untuk negara inggris. hahaha. soalnya kita ada cabang di london ya kita nyebutnya mereka di UK. bukan di england.😀

        1. Hahaha, technically nggak salah kan. London ada di England dan England ada di UK, jadi London juga ada di UK, huahaha😆 . Lagian kayaknya lebih “enak” nyebut “UK” sih ya daripada “England”. Nyebut “England” lebih ribet gitu (daripada sekedar ngomong “UK”, huahaha😆 ).

  4. asik yang jalan2.. ngerti deh kak.. aku juga kalau liat film juga suka berasa aneh kalau kendaraannya di sebelah kanan..
    berarti mobilnya juga beda ya kak? kalau beda sendiri kek gitu, ga susah ya cari mobilnya orang skotland?

    1. Scotland, England, dan Wales kan ada di satu pulau gitu Mel. Dan keseluruhan pulau ini ada di UK. Jadi ya sepulau nyetirnya di kiri gitu deh. Yang beda tuh sama yang di Eropa daratan. Tapi kalau ke Eropa daratan kan mesti nyebrang laut dulu, jadi nggak masalah deh walau beda gitu (maksudnya nggak ribet di perbatasan), hehehe🙂

      Eh, aku pernah lho liat ada mobil di Indo yang setirannya kayak model Eropa (di sebelah kiri) gitu. Jadi kayaknya sih bisa-bisa aja ya, asal yang nyetir ngikutin aturan lalu lintas setempat aja, hahaha🙂

  5. gw pernah dengar orang skotlandia ngomong inggris. wihhh emang sulit di mengerti. rooming. ngak kayak USA. mungkin karna kita biasa nonton film amerika kalik yah. jadi biasa dengar nya.

    wahhh kalo urusan nyetir kiri. hmmmm gw ahli nya bro. heheh

    1. Hahaha, aksen USA (dan Canada) sih memang lebih nggak susah dah, hahaha🙂 Iya kali ya, karena lebih kebiasaan nonton film ato acara TV Amerika jadi lebih biasa sama aksennya gitu kali yah, hmmm… . Dan kayaknya memang patokan “standar”-nya ya aksen Amerika (khususnya Canada) deh kayaknya, iya nggak sih? Hmmm…

      Haha, aku belum pernah nyetir kiri nih. Penasaran sebenernya, huahaha😆

  6. hihihihi… masih nungguin cerita Loch Ness-nya..😛

    Ih apa rasanya ya kalau liat mobil yang balik lagi setir kanan.. sekarang udah mulai kebiasaan setir kiri gini..😛

    1. Hahaha, sabar yaa😀

      Kalau cuma ngeliat aja nggak masalah sih sebenernya. Cuma bakal lebih kerasa kalau udah kebiasaan nyetir di kiri kali yah, harus balik ke kanan lagi, hahahaha🙂

  7. Aku punya temen Ko, yang jago banget ngomong English dengan aksen British. Sumpah, itu keren banget! Sok-sok belajar kayak gitu masih susah euy😛

    Malah ada joke, semakin gak jelas aksen Britishnya maka tahta sosial dia semakin tinggi. Hahaha…

  8. aku udah baca postingan ini tp kok blom komen ya? beklah…

    Dan jadilah aku langsung menyadari bahwa “m” itu bukanlah singkatan dari “meter”, tetapi dari “mil”!

    ah itu kesalahan yang biasa terjadi padaku, hahaha. aku bahkan sampai umur segini, masih suka salah baca jam digital lho😆 11.00 aku bacanya: “Oh jam 1 siang….” *tepok jidat*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s