Posted in General Life, Zilko's Life

#1046 – Second Weekend of March

ENGLISH

Busy Weekend

As I said, this latest weekend of mine was quite hectic. I had to run several simulations over the weekend to get some results by Monday morning. It was fine though, as most that I had to do was (after editing the code a little bit, updating some variables, and clicked “run”) not to forget not to turn my laptop off when the simulation was running (some simulations took about 14 hours to complete; so for this kind of simulations, I just let it run when I had my night sleep), hahaha😆 . And the good news was that everything finished on time (or a little earlier than I expected), just as I planned.

Aside from that, the reason I call this weekend ‘busy’ was because I also had other things to do, like cleaning my apartment and doing my laundry, huahaha😆 . I also had a Skype conversation with my parents in between. So yeah, I really had to exploit my time-management skill this latest weekend, hahaha😆 .

Den Haag on Saturday

Anyway, as I also promised in the previous post (link above), I went to Den Haag to have cheesecake there last Saturday. I already described how good the cheesecake was in that post, so it is now time to write about the activity.

So, a friend of mine just came back from Japan for a 2 month research there for a project (damn, I so envy all the students who have projects (for their course(s) in TU Delft) abroad. By abroad, well, I know some (all of them were from other departments though) went to South America, USA, Africa, other European countries (not surprising), and Asia (including Indonesia) for their projects. Why don’t I have one?😥 ). Anyway, she was so excited and would like to share her experience to some friends (including me). So, we decided to meet in Den Haag in that cheesecake cafe for the chat.

Listening to the story made me WANT TO GO TO JAPAN BADLY!!! Arrrrggghhh. From her story, it seemed that Japan was indeed so awesome, super cool, culturally interesting to see, and a very important factor: the food was SUPER DELICIOUS!! Hmm, I guess I have to start planning now though. Well, not the details of course, but at least putting the idea of going to Japan in my mind so I can probably slide it in in my schedule in the future somewhere; and maybe also opening a savings for a trip there, hahaha😆 .

Pempek Trial 1: Fail

In the weekend, I also did an experiment in my kitchen: I tried to cook pempek (a fish-based Indonesian delicacy from South Sumatra). But it failed, badly, huahaha😆 . I guess I will leave the next trial until after my scholarship and my part-time job salary for next and this month (respectively) are transferred to my account (because the price of fish is crazy here: much more expensive than chicken/pork/beef! Hmmm…).

In the end, I just fried the dough and made a “fish and chips without chips”, huahaha😆 . It was good though, but the dough was definitely not pempek material, hmmm.

Green Tea KitKat from Japan. It was unique, and delicious!

BAHASA INDONESIA

Weekend Menyibukkan

Seperti yang kubilang, weekend-ku yang lalu ini sangat menyibukkan loh. Aku harus menjalankan beberapa simulasi sepanjang weekend untuk mendapatkan beberapa hasil Senin pagi. Sebenarnya ini nggak masalah sih, toh yang harus aku lakukan sebenarnya adalah (setelah meng-edit kodenya, meng-update beberapa variabel, dan mengeklik tombol “run”) untuk tidak melupakan untuk tidak mematikan laptopku selama simulasinya sedang berlangsung (beberapa simulasi bisa memakan waktu sampai 14 jam loh sampai beres; makanya untuk simulasi yang kayak gini, aku menjalankannya ketika waktuku tidur malam aja deh), hahaha😆 . Dan berita baiknya adalah semuanya selesai tepat waktu (sebenarnya malah agak sedikit lebih awal dari jangkaanku sih), seperti yang sudah kurencanakan.

Di samping itu, alasan aku menyebut weekend lalu itu ‘menyibukkan’ jugalah karena aku harus melakukan hal-hal lain, seperti misalnya bersih-bersih apartemen dan me-laundry pakaian, huahaha😆 . Aku juga ngobrol bareng orangtuaku di Skype loh di sela-selanya. Ya gitu deh, aku beneran harus menggunakan kemampuan manajemen-waktuku deh weekend kemarin, hahaha😆 .

Den Haag di hari Sabtu

Ngomong-ngomong, seperti yang kujanjikan di posting sebelumnya (tautan di atas), kan aku pergi ke Den Haag untuk makan cheesecake tuh Sabtu kemarin. Sudah kudeskripsikan bagaimana enaknya cheesecake-nya di posting itu, nah sekarang waktunya menulis tentang aktivitasnya deh.

Jadi, seorang temanku baru kembali dari Jepang dalam rangka riset 2 bulan disana untuk sebuah proyek (huh, iri deh saya sama mahasiswa-mahasiswa yang memiliki proyek (untuk kelasnya di TU Delft) di luar negeri. Maksudnya luar negeri itu ya, hmm, aku tahu beberapa (semuanya dari jurusan lain sih) yang harus pergi ke Amerika Selatan, USA, Afrika, beberapa negara Eropa lainnya (ini nggak mengejutkan sih), dan juga Asia (termasuk Indonesia) loh untuk proyek-proyeknya. Kenapa aku tidak??😥 ). Anyway, jadi ceritanya temanku ini sangat bersemangat sekali dan ingin berbagi cerita gitu ke beberapa temannya (termasuk aku). Jadilah kita ketemuan di Den Haag di kafe cheesecake itu buat ngobrol.

Mendengarkan ceritanya itu, aku kok jadi INGIN BANGET PERGI KE JEPANG ya!!! Arrrrggghhh. Dari ceritanya itu, sepertinya Jepang itu memang beneran keren banget, hebat, kulturnya menarik, dan faktor yang penting: makanannya ENAK-ENAK!! Hmm, sepertinya aku harus mulai membuat perencanaan nih ya. Hmm, bukan perencanaan yang men-detail sih, tetapi setidaknya memiliki ide di kepalaku untuk pergi kesana jadinya mungkin ntar kapan siapa tahu aku bisa menyelipkan acara jalan-jalan ke Jepang di suatu jadwalku gitu; atau setidaknya juga mulai menabung deh untuk pergi kesana, hahaha😆 .

Pempek Percobaan 1: Gagal

Weekend lalu, aku juga melakukan sebuah eksperimen di dapurku: aku mencoba memasak pempek. Tapi gagal deh, dan gagalnya parah loh, huahaha😆 . Nah, aku rasa percobaan selanjutnya akan aku tunda sampai setelah uang beasiswa dan gaji kerjaan part-time untuk bulan depan dan bulan ini (berturutan) cair deh ya (soalnya harga ikan disini gila nih: lebih mahal daripada daging ayam/daging sapi/daging babi loh! Hmmm…).

Akhirnya, adonannya malah aku goreng saja dan aku buat “fish and chips tanpa chips“, huahaha😆 . Dibikin ini rasanya enak juga loh, tapi memang adonannya itu nggak cocok sama sekali buat pempek sih, hmmm.

30 thoughts on “#1046 – Second Weekend of March

      1. Iya, kalau nyari yang murah katanya juga ada kok. Nasi bento gitu satu boks yang mana masakannya enak juga sekitar 3 – 4 euro; trus katanya ada nasi dengan daging sapi apa gitu (dimasak ala Jepang pokoknya :D), dikasi ocha (teh hijau) hangat unlimited, sup miso, totalnya 2.8 euro, haha😛 Kalau di-rupiah-in lumayan sih, tapi harga segitu mah hampir sama lah kayak makanan yang murah di Eropa, huahaha😆 .

        Ayo dong Nie, direalisasikan. Ke Scandinavia gitu, ato ke Jepang deh, hyahahahaha😆

    1. Iya, kayaknya bagus banget, kulturnya menarik, dan makanannya enak-enak!!! Iya sih, kalau denger Jepang memang image-nya ‘mahal’ gitu ya, hehe🙂 Cuma denger-denger sih mahalnya ya mirip-mirip deh sama Eropa gitu. Katanya sih yang mahal banget juga ada, cuma nyari yang murah (murah maksudnya affordable, bukan murah yang harganya rendah banget gitu) juga katanya ada kok. Cuma memang hitungannya memang nampak mahal kalau dibandingin negara-negara Asia lainnya, hehehe🙂

      Dan disana lebih murah beli makanan daripada masak sendiri, nggak kayak di Eropa, huahaha😆

  1. kalau aku irinya sama mahasiswa gg dapet beasiswa kuliah ke eropa seperti lo zil.. hahahahaha..

    dipemerintahan banyak seh beasiswa yg dikasih.. tahun lalu temen satu ruangan double deegre ke belanda, ada yg full ke ausie.. paling anyar temen sma satu angkatan (dari pemerintah kota ptk juga) sekarang lulus kukiah ke jepang.. daaannn aku?? masih blm boleh ambil beasiswa dong.. coz harus masa bakti 2-3 tahun dulu😦

    1. Aduh, jadi malu saya diiriin😳 , hahaha😛

      Iya, denger-denger dari pemerintah memang banyak beasiswa, tapi memang mesti ada pengalaman kerja atau masa bakti gitu ya. Aku sih beruntung dapatnya bukan dari pemerintah, tapi dari Belanda; jadi dulu setelah lulus S1 bisa deh langsung berangkat, hehehe😛 .

      Sabar aja Nie, toh pengalaman kerja 2-3 tahun juga lumayan kan. Asal menargetkan diri aja setelah 2-3 tahun itu bakal ngejar beasiswanya, hehehe😀

    1. Iya, mana kalau denger ceritanya, jadi tambah pengen loh, hahaha😛 Apalagi kalau pernah nonton acara-acara/komik-komik Jepang, tambah pengen deh, huahaha😆

      Haha, itu soalnya kemarin aku sok tahu dan sok berimprovisasi tanpa mengikuti resep dan tanpa berpikir panjang. Akhirnya nasi sudah menjadi bubur, adonannya kacau deh, hehehe😛

  2. Saya juga pengen ke Jepang!
    Di Asia, menurut gue salah satu negara yang layak dikunjungi ya Jepang😀
    Kalo lihat di film2 yang ada Jepangnya, suka ngebayangin sendiri, “Kapan ya ke Jepang? Kapaaaaan?” Hhahaha… 😆
    Btw, mungkin ikannya mahal karena lagi susah dicari kali ya😀

    1. Iya, Jepang memang kayaknya menarik banget ya, hehehe🙂 Mana makanannya kan juga kayaknya (dan katanya) enak bener tuh. Di Indo banyak sih masakan Jepang, tapi kan pengen nyoba aslinya juga, wkakakaka😆

      Justru itu, Belanda kan dekat pantai gitu ya, dan pelabuhan Rotterdam kan salah satu pelabuhan tersibuk di dunia gitu, jadi kadang image-nya di Belanda itu harga seafood nggak mahal gitu lah. Ternyata enggak lho, memang secara rata-rata harganya selalu lebih mahal daripada harga daging-daging lain di setiap waktu…

  3. waahhh, kok mendadak masak pempek?? emang ada acara apa Ko?? kangen dhe yaa?? wakakakkakaka #plak😛

    kitkat nya menggoda imaaann.. kok disini nggak ada sih yang green tea, coklat semua.. mauuuuu, bagi dong satu untuk dhe.. eh, tapi itu kan oleh2 dari Jepang yaa.. yowes ganti aja, kalo beneran mo ke Jepang ajak2 yaa.. dhe udah bisa perkenalan pake bahasa Jepang, cuma itu doang tapi.. hahahahha

    1. Hahahaha, rasanya pengen makan pempek tapi terlalu pelit buat pesen Dhe *yoi, disini ada yang jual sebenernya😀 *, wkakakaka😆

      Iya. Waktu makan di kafenya itu yang punya kafenya juga nanya: “Eh, saya bisa beli KitKat itu dimana?”. Sama temanku dijawab: “Di Jepang”, wkakakakaka😆 . Hahaha, aku dulu pernah ambil kuliah bahasa Jepang selama satu semester sebenernya, tapi sudah 3,5 tahun yang lalu jadi kebanyakan sudah lupa deh. Salah satu yang aku inget: Watashi wa Ziruko desu, hahaha😛

    1. Iya, dengar cerita teman jadi semakin ingin kesana deh, huahahaha😆

      Ya gitu deh, karena tidak mengikuti resep dan sok tahu dan sok berimprovisasi gitu ketika bikin adonannya, sehingga adonannya agak “kacau” deh untuk pempek, wkakakaka😆 .

        1. Yoi, itu dia. Aku bikin fish and chips (tapi nggak pake chips sih, cuma fish-nya aja, wkakakaka😆 ) enak juga kok. Cuma memang adonannya jadi nggak cocok buat pempek sih, huehehehe😆

  4. weekend seru itu kalau jam 7 sarapn di indonesia, pukul 12.00 luch di italia, lalu dinner di jepang…
    really nice, isn’t it?

  5. alo ko , long time ga maen2 kesini😀
    gw juga pengen ke jepang .. okt ini kalo ga ada aral melintang bakalan kesana , hahaha

    ga ada rotan akarpun jadiya , pempek gagal fish and chip pun oke😛

    1. Waa, iya nih, long time no see!!! hehehe😛

      Wah, mau ke Jepang?? Pengen jugaa!!!😯 Nanti cerita-cerita ya!! hehehe🙂 Aku sih saat ini fokus di Eropa dulu aja deh, huahaha😆

      Yoi, daripada dibuang sayang, ternyata adonannya oke dibuat fish and chips, lumayaaan, hahaha😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s