Posted in General Life, Life in Holland, Zilko's Life

#1033 – Winter Activity

ENGLISH

Tennis

You all now know that I like snow. However, this week has given me one thing (finally) on why probably I shouldn’t, haha😛.

As I have mentioned over and over, I am taking three tennis lessons per week this quarter. Yes, I am now on fire!🙂 Well, I did mentioned this time that one of the course will be held on one of the outside courts (outside of the balloon). And you all also know that last week, it was snowing heavily here in Delft. Just like usual, the snow stays on the ground for quite some time. It has been eight days now and this past one week has also been sunny, but snow is still pretty much everywhere (not that I am complaining😛 ). This concerned me a little bit because lately the outdoor tennis courts look like this:

How the outdoor tennis courts in TU Delft look like lately: they now have snow surface!

Yes, the outdoor courts are now pretty much tennis courts with snow surface,😆 (well, actually they are all clay courts :P).

On Wednesday, the scheduled day for that outdoor course, I went to the sport center. And because of that snow, I thought the course was (automatically) moved to the ballooned courts. Inside the balloon, I met one trainer (who was training one more advanced class) and he said that the class I was taking was cancelled because of that snow!  And because I was there, it was clear to him that I did not receive any email nor phone call nor sms about the cancellation. So I went to the service desk and it turned out that they failed to notify me, weird. Damn, because of the snow so I only had two lessons this week!! hahaha😛 (yes, I am still on fire :D)

Ice-Skating

I mentioned it this time that because of the subzero temperature, most pools around the campus are frozen. By frozen, I mean “frozen” that the frozen surface becomes strong enough to support weight, like human’s. And Dutch people are crazy about ice-skating (proof: read Elfstendentocht: an ice skating competition (or for leisure) held on a 200-km long track  conducted on frozen canals, rivers, lakes, pools, etc when the ice is thick enough to support people (the last it was held was in 1997 though)), so the Sport & Culture Center facilitated ice-skating on one of the frozen pools in the campus for students (we can borrow the ice skating shoes for free, muahahahaha😆 ).

My friend, Dan, initiated an idea to go ice skating. Well, the thing was, I had done ice-skating only ONCE in my life before, at this time, which was like five and a half years ago; back in August 2006 just after I moved to Bandung. I did not write it in more detail there, but as I said, it was VERY DIFFICULT! And after that one trial, I never did it anymore in my life, huahaha😆 . And what I did at that time was not really ice-skating anyway as there was no proper instructor and I did not really pay attention to learn it, haha. So probably actually it could be counted as “none”, haha. In fact, I think I promised myself to never do it again in my life. Yeah, it was that bad😆 . But screw that “promise” and I decided to give it another try yesterday😛.

So after we finished all the works, at 5 PM we went to the designated pool. Oh, we went there in a quite bigger group (about 1o people); this was also one reason why I decided to go as it would be more “fun” with more people, haha😛. It turned out there were not enough ice-skating shoes for everyone (not surprising as it was free so a lot of people would be interested to borrow them) so we decided to just share the ones that we got, which was fine.

And then the ice-skating time. When we arrived there, some other people had been there doing skating and making it looked very easy; but I knew it would not be that easy based on my experience, so I was not falling to that trap, huahaha😆 . I finally got my turn and put the shoes on. I tried to stand, and then I was reminded why I found it difficult in the first time and promised myself not to do it again: because it was indeed difficult,😆 . But it was different this time, some friends already knew how to skate and they taught me the technique. Plus, because we did it on a frozen pool, not on a designed-for-skating arena, of course there was no railing on the side which I could hang on to, so I had to do it in the middle already. In the end, I think I was improving, haha. Well, no, I still cannot do ice-skating to the level where I can just skate and move freely (and with higher speed); but at least I am steadily improving. That is the important point, haha🙂

After that, we had dinner at the Sport Centre cafe and I had schnitzel. Well, I don’t know, but I think I have fallen in love with schnitzel, huahaha😆 . It is definitely one of my favorite European meals now😀 And after playing foosball after the dinner, we went back home.

BAHASA INDONESIA

Tenis

Pasti pada sudah pada tahu kalau aku suka salju. Namun, minggu ini memberiku sebuah alasan (akhirnya) tentang mengapa sebaiknya aku agak sebal dengan salju, haha😛.

Seperti yang sudah aku sebutkan berkali-kali kan, aku mengambil tiga les tenis per minggu kuarter ini. Ya, aku sangat bersemangat!🙂 Nah, waktu ini aku sebutkan bahwa salah satu lesnya itu diadakannya di lapangan yang di luar (di luar balon maksudnya). Dan tahu dong, kalau minggu lalu bersalju lebat gitu di Delft. Nah, seperti biasanya, salju ini ya tetap eksis di tanah gitu selama beberapa waktu. Sudah delapan hari semenjak salju turun dan bahkan seminggu belakangan ini cuacanya cerah terus, tapi salju masih ada dimana-mana (aku nggak komplain sih😛 ). Ini agak membuatku khawatir sedikit karena akhir-akhir ini lapangan tenis yang ada di luar itu penampakannya kayak gini:

Penampakan lapangan tenis outdoor di TU Delft belakangan ini: permukaannya sekarang permukaan salju!

Ya, lapangan yang ada di luar telah menjadi lapangan tenis dengan permukaan salju,😆 (sebenarnya sih permukaannya itu permukaan tanah liat gitu deh :P).

Di hari Rabu, hari dimana les tenis outdoor itu diadakan, aku pergi ke sport center gitu kan. Dan karena salju itu, aku kira kelasnya (otomatis) dipindah ke dalam balon dong. Di dalam balon, aku bertemu seorang pelatih (dia lagi melatih kelas lain yang lebih advance) dan dia berkata bahwa kelas untuk hari itu dibatalkan karena salju!  Dan karena aku berada disana, jelas lah aku tidak menerima notifikasi melalui email atau telepon atau sms gitu mengenai pembatalannya. Jadilah aku pergi ke service desk-nya dan ternyata mereka nggak berhasil menghubungiku gitu, aneh. Damn, karena salju aku jadi cuma les dua kali aja nih minggu ini!! hahaha😛 (ya, ya, ya, aku memang masih bersemangat sekali :D)

Ice-Skating

Aku sebutkan pula waktu ini bahwa karena suhu udara yang di bawah nol derajat, kebanyakan kolam di kampus itu membeku. Dengan membeku, maksudku adalah “membeku” sampai-sampai permukaannya yang membeku itu menjadi cukup kuat untuk menopang lebih banyak berat gitu, termasuk berat manusia. Dan karena orang Belanda itu hobi banget main ice-skating (buktinya: baca deh Elfstendentocht: sebuah kompetisi ice skating (atau untuk sekedar refreshing) yang diadakan di jalur sepanjang 200 km  yang mana jalurnya itu berupa kanal, sungai, danau, kolam, dll yang membeku dengan ketebalan es yang cukup untuk menopang manusia (acara ini terakhir kali diadakan tahun 1997)), jadilah Sport & Culture Center-nya kampus memfasilitasi ice-skating di salah satu kolam yang membeku di kampus buat mahasiswa (lumayan loh, kami bisa meminjam sepatu ice-skating dengan gratis, muahahahaha😆 ).

Temanku, Dan, memiliki ide untuk main ice-skating. Oke, begini deh situasinya, aku hanya pernah melakukan yang namanya ice-skating itu SEKALI saja seumur hidup, yaitu pada waktu ini, alias lima setengah tahun yang lalu; pada bulan Agustus 2006 ketika aku baru saja pindah ke Bandung. Aku nggak menulisnya dengan detail memang waktu itu, tapi seperti yang kubilang, waktu itu main ice-skating rasanya SUSAH BANGET! Dan setelah yang sekali itu, aku nggak pernah melakukannya lagi, huahaha😆 . Dan yang aku lakukan waktu itu juga bukan ice-skating juga sih sebenarnya soalnya kan nggak ada pelatihnya dan aku juga nggak niat-niat amat buat belajar, haha. Jadi mungkin sebenarnya bisa dibilang aku belum pernah main kali ya, haha. Malahan, aku rasa aku berjanji pada diriku untuk nggak akan pernah main ice-skating lagi loh. Ya ya, waktu itu memang separah itu😆 . Ah, tapi peduli amat sama “janji” kayak gitu, dan kemarin aku memutuskan untuk mencobanya lagi😛.

Lalu, setelah semua pekerjaan hari itu selesai, jam 5 sore kami pergi ke kolam yang ditunjuk. Oh iya, kami perginya itu dalam grup yang agak besar gitu ya (sekitar 10 orang gitu); dan inilah juga satu alasan mengapa aku memutuskan untuk ikutan; kan lebih banyak orang bakalan lebih “rame” dan asyik, haha😛. Ternyata, sepatu ice-skating-nya sudah hampir habis waktu kami tiba disana (iyalah, gratis gitu pasti banyak yang mau minjem deh) dan kami meminjam beberapa saja dan kemudian gantian memakainya, yang mana bukanlah sebuah masalah.

Dan tibalah waktu ice-skating. Waktu kami tiba disana, sudah ada beberapa orang yang lebih dulu disana bermain ice-skating dan membuat permainan ini seakan-akan tampak sangat mudah; tapi aku tahu ini tidak semudah penampakannya berdasarkan pengalamanku, jadi aku tidak jatuh dalam jebakan itu, huahaha😆 . Akhirnya giliranku tiba juga dan aku memakai sepatunya. Aku mencoba berdiri, dan langsung ingatlah aku mengapa waktu pertama kali dulu aku merasa ini adalah permainan yang sulit dan sampai-sampai aku berjanji untuk nggak main lagi: ya karena memang beneran susah,😆 . Tapi kali ini berbeda deh, beberapa temanku sudah pada jago mainnya jadilah mereka bisa mengajariku beberapa teknik dasarnya. Di samping itu, karena kami mainnya di kolam biasa yang membeku, bukan di arena yang didisain buat main ice-skating, tentu saja nggak ada yang namanya railing alias pegangan di pinggirnya, jadi aku harus langsung mencobanya di tengah-tengah gitu deh. Akhirnya, aku rasa kemampuanku main ice-skating meningkat loh. Eh, belum sampai level dimana aku bisa main skating dengan bebas (dan dengan kecepatan yang lebih tinggi) gitu ya; tapi setidaknya perlahan-lahan meningkat deh. Dan itulah yang penting, haha🙂

Setelah itu, kami makan malam di cafe-nya Sport Centre dan aku memesan schnitzel. Nggak tahu ya, kayaknya aku sudah jatuh cinta sama schnitzel gitu, huahaha😆 . Beneran deh schnitzel ini adalah salah satu makanan Eropa favoritku sekarang😀 Setelah main foosball setelah makan malam itu, pulanglah kami ke rumah masing-masing.

37 thoughts on “#1033 – Winter Activity

  1. aku dulu (hasil membaca novel: OLGA) sempet ngotot minta dibeliin sepatu roda (jaman blm ada inline skate ya). Boro-boro meluncur ya. Berdiri tegak pun aku tak berani, hahaha….. Jadi kurasa, kalo one day ke Belanda, aku pilih tiap hari makan Schnitzel deh instead of tiap hari main ice skating😀

    1. Iya, kata temanku mirip-mirip gitu deh rasanya main sepatu roda sama ice skating, hahaha😛 Iya, kalau pertama-tama gitu berdiri aja rasanya susah dan harus konsentrasi gitu ya, wkakakaka😆 Btw, kata temanku memang sebenarnya kalau main gitu berdirinya nggak boleh tegak loh, kecuali kalau memang mau jatuh terduduk gitu ya😛

      Wahahaha, memang kayaknya lebih nikmat makan schnitzel gitu ya Bu daripada main ice skating?😆

  2. juheee ice skating gratisaaann :p

    daku belom pernah ice skating *sedih deh* tadi di danau yang beku itu “ice skating” nya pake sepatu biasa. ga punya sih sepatunya dan ga ada peminjamannya juga, hihihi😀

    1. Iya, lumayan banget gratisan dan sepatunya gratis pula minjemnya😛

      Hahaha, beda banget rasanya kalau pakai sepatu ice-skating-nya itu, langsung berasa susahnya😛 Lah disana orang-orangnya ya cuma jalan-jalan mondar-mandir di permukaan danaunya? Nggak ada yang main ice-skating gitu??

      1. banyaaakk.. mereka yang punya sepatu ice skating pada bawa sendiri-sendiri. yang punya seluncuran juga pada bawa. sisanya bernasib seperti aku, mondar mandir pake sepatu biasa, hihihi.. :p

        1. O iya, pada bawa sepatu sendiri-sendiri ya, hahaha. Lucu juga ya nggak ada tempat penyewaannya gitu😛 Eh tapi disini juga nggak tahu sih kalau di tempat yang lebih umum gimana. Ini ada penyewaannya mungkin karena buat students kali ya, hihihi😆

  3. kalau lapanganya ketutup salju bola tenisnya diganti sama bola salju aja zil :p

    waahhh ice skating.. aku belom pernah maen .. pengen nyoba waktu ke jakarta. but, klo ke jakarta kan aku selalu sibuk terus yak.. jd gak sempet2😦

    1. hahaha, jadi malah sekalian main snowball fight gitu aja ya😆

      Ice skating susah loh kalau baru pertama kali *nakut-nakutin ceritanya :P* Eh kecuali kalau sudah bisa main sepatu roda sih. Kalau udah lancar main sepatu roda harusnya sih nggak masalah dah main ice-skating, haha😛

  4. Seru total!!! Salju dan ice sakting … dua hal yang cuma saya bisa saya bayangkan saat ini. Salju palingan liat gumpalan es di freezer hahaha😀

    Have a great winter, Bang Zilko😀

  5. Ice skating itu pengalaman yang seru banget, dulu pernah pas di Jakarta, berkali-kali datang ke tempatnya selama berhari-hari sampai ketagihan. Seru banget, enak, dan mendebarkan!:mrgreen:

    Ah, saya gak jago main tenis. Mungkin kalau main bulutangkis akan lebih pas buat saya.😀

    1. Wah, berarti sudah jago dong mainnya, nggak kayak saya sekarang ini, hahaha😆 . Berarti enak tuh ntar kalau ke negara 4 musim ketika winter dan kebetulan danau atau kanal atau sungainya lagi membeku, bisa tuh langsung main ice-skating, hehehe🙂

      Ya ya ya, di Indo memang bulutangkis lebih populer ya🙂

  6. hari ini Helsingborg bersalju loooooh… walaupun ga tebel2 banget.. ^__^

    waaa, enaknya ice skating… sama disini juga tempat ice skating cuma beberapa bagian dari taman ada yang dikasih air supaya bisa buat ice skating, jadi ga pake railing gitu.. Kadang serem juga sih ngebayaninnya… Tapi aku belum nyoba, padahal udah beli sepatunya dari tahun lalu.. >__< Abis diluar dingiiiin… *ya iyalaaaah*

    1. Disini bersalju kayaknya ya sekali yang minggu lalu itu doank. Tapi mungkin karena waktu itu banyak saljunya jadi sampai sekarang masih banyak gitu ya, hahaha😆 .

      Iya, kadang serem ya ngebayangin gimana kalau es-nya nggak tebel-tebel amat trus pecah gitu, haha😛 Tapi nggak papa sih, biasanya tempat yang memang dibilang bisa dimainin ice-skating gitu udah dicek bahwa aman untuk dibuat main😀 Huahaha, sepatunya sekarang jadi pajangan dong. Tapi keren sih sepatu ice-skating gitu, ada pisaunya, hahaha😆

    1. iya, tapi yang dingin sampai ekstrem gitu kalau nggak salah di Eropa yang lebih timur dan utara sih. Kalau Belanda dinginnya masih baik-baik saja kok, hehehe🙂

    1. Iya, tapi untungnya aku ambil 3 kelas minggu ini jadi at least minggu ini masih main 2 kali lah (walau pengennya main 3 kali sih, tapi setidaknya ini lebih baik daripada tidak sama sekali, huahaha😆 ).

      Ya gitu deh, butuh tekad dan niat supaya mulai main ice-skating memang, hahaha😆

    1. Iya, memanfaatkan apa yang ada kan, hehehe🙂

      Kalau tiba-tiba mencair nggak mungkin deh, mencairnya kan butuh waktu alias pelan-pelan gitu, hehe🙂 Yang mungkin adalah kalau tiba-tiba esnya pecah. Tapi biasanya ini sudah dicegah dengan cara diperiksa kira-kira ketebalan esnya berapa, cukup kuat atau tidak buat dipakai ice-skating, begitu, hehehe🙂

  7. hahahahaha… hebatt!! Masih mau nyoba lagi buat maen ice skating.🙂
    Seru tuh kalo bisa ikut ice skating race, kalo taun ini udah mulai lancar taun depan jangan-jangan udah bisa ikutan racenya…😉
    Aku sendiri udah trauma ma ice skating, sekali nyoba pulangnya memar-memar hahahaha…

    1. Soalnya diajakin seh, hahaha😆 Tahun ini aja belum tentu latihan lagi, wkakakaka😆 , jadi tahun depan kalau main lagi juga paling masih segitu-segitu doank kemampuannya, hahaha😛 Dan itu race-nya nggak diadakan tiap tahun loh, karena tiap tahun dinginnya (sehingga ketebalan es yang terbentuk) kan berbeda-beda. Dan seringnya sih esnya nggak mencapai ketebalan yang “aman” gitu, jadi nggak diadakan race-nya. Terakhir kali diadakan tahun 1997 tuh🙂

      Iya, pertama kali (dan beberapa kali pertama) memang susah ya, hahaha😀

  8. Hihihiks gak ada pegangannya ya..kebayang licin. Gampangan ski. Tp klu lurus aja hwahhaha

    Aku suka salju klu sehari or dua hr doank. Lbh dr itu, menghambat. Nyetir jd 5 mph dr yg hrsnya 55, sekolah pd tutup, toko2x pd tutup, listrik mati dll dah.

    1. Aku malah belum pernah ski nih. Dan sedang berpikir buat ikutan tur ski gitu winter ntar, tapi yang ada kelasnya jadi bisa diajarin dulu, wkakakaka😆 Gampangan ski ya? Jadi tambah tertarik saya😛

      Iya, kalau saljunya turun terus menerus sih memang bikin masalah banget ya, hmmm

      1. Oh iya, utk pemula, hrs ikut yg ada kelasnya jd tau gimana cara ngerem, belok dll. Mumpung lg di negara 4 musim hehehe….

        Eh WP br bisa ngeliat disudut kanan atas ya klu komen kt direply hihihi trus ini ngereplynya juga aku tak pahay buka blogmu. Mantap dah

        1. Iya, aku mikirnya juga gitu. Ogah lah langsung main sruduk main, hahaha😆

          Yoi, fasilitas baru nih, notification, kayak Facebook aja ya, wkakakaka😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s