Posted in Awards and Blog Homeworks, Miscellaneous

#1018 – Award

ENGLISH

So, apparently I got an award from Ellalae. Thank you so much! I am so flattered!😛

Anyway, so the recipient of this award should answer five questions for receiving it. So, here we go:

***

Favorite Teacher?

If I have to rate myself, I think I would say that I had always been a good student when I was in school, hahaha😎 . That is why it is quite hard for me to pinpoint one teacher as my favorite, as I (mostly) liked them all. They all had their own styles and strengths, along with their ‘weaknesses’. And I think I was quite good in adapting with each of their style; and so I could enjoy all lessons that they taught us (me and my schoolmates), hmmm.

But anyway, from all teachers, the one (kind) that I had most trouble “enjoying” his/her class was mostly gym teachers. I don’t know, I never quite excelled in gym class, maybe that was why, hahaha😆 . In the other hand, I got along quite well with maths teachers, while many of my friends hated them, hahaha😆 . You know, many students hated maths (and so automatically the teachers) in secondary school; but I was not one of them. Ah, maybe that is why I am studying and pursuing mathematics now. There had been signs for that since years ago, hahaha🙂

Favorite Food?

Ah, there are a lot of food that I love; and the range of food that I like is so wide! From Eastern Asian delicacy (well, except for sushi and kimchi. I don’t know why but I just cannot enjoy sushi, hmmm) to Italian Food; from (some) Indonesian speciality to French cuisine. But maybe it is also worth to mention the type of food that I don’t like: I cannot eat spicy food!! Every time I eat something too spicy (for my standard), I will sweat (a lot) and I cannot enjoy my meal anymore. Coming from Indonesia, this might be a strange thing, but it is true! But still, having spent 21 years of my life in Indonesia, perhaps the environment had trained me with the level of spiciness though, hahaha😆 . My tolerance level for spiciness might be categorized as very low in Indonesia, but apparently for European standard, it is already quite high, huahahaha😆 .

Unforgettable Memory?

I have a lot of unforgettable memory; but one of the most unforgettable so far is probably when I got the news that I got this master scholarship in the Netherlands in early March 2010. It was such a dream comes true for me as this was what I had been wanting since I was a kid: to get an opportunity to study and live abroad. To make things sweeter, this news came just two days after my bachelor graduation from Unpar!🙂

I think it was a life-changing experience, and it might have been one turning point of my life🙂

First Love?

Ah, pass, hahaha🙂

Best Friend?

Most of my best friends are my closest friends from childhood I think, hahaha🙂 And now we are living in different part of the world, hmmm. Quite funny how life brings people to different places I guess.

***

Yup, now I am done with this award slash homework. And apparently, the rule says to reward three bloggers I know with this award. Okay, I decide not to stop it from spreading now, hahaha😆 , and so the lucky people are *drumroll playing* :

1. Dian
2. Ndutyke
3. Niee

So, congratulations for the award!😀

BAHASA INDONESIA

Jadi, ternyata aku mendapatkan award dari Ellalae. Terima kasih ya! Jadi tersanjung nih!😛

Anyway, jadi ceritanya penerima award ini harus menjawab lima pertanyaan gitu. Jadi, mari kita mulai saja:

***

Guru Favorit?

Kalau aku harus menilai diriku sendiri, aku rasa waktu sekolah dulu aku adalah siswa yang baik loh, hahaha😎 . Makanya rasanya cukup sulit gitu ya untuk menunjuk satu guru sebagai favoritku, karena aku menyukai (hampir) semuanya sih. Kan mereka masing-masing memiliki gayanya dan kekuatannya sendiri, dan juga kelemahannya tentunya ya. Dan kayaknya aku cukup baik dalam beradaptasi dengan gayanya mereka masing-masing deh; jadilah aku bisa menikmati pelajaran yang mereka berikan kepada kami, hmmm.

Tapi, dari semua guru, satu macam guru yang paling sulit bagiku untuk “menikmati” kelasnya adalah guru olahraga. Nggak tahu kenapa sih, tapi mungkin karena aku jarang unggul aja gitu di pelajaran olahraga, hahaha😆 . Di sisi lain, aku cukup akrab dengan guru-guru matematikaku, padahal banyak temanku yang membenci mereka, hahaha😆 . Tahu lah, banyak siswa yang membenci matematika (jadi sekalian sama gurunya gitu) kan di SMP-SMA; dan aku bukanlah salah satu di antara mereka. Ah, mungkin inilah mengapa kok aku sekarang malah belajar dan mendalami matematika gitu ya. Ternyata sudah ada pertandanya dari dulu, hahaha🙂

Makanan Favorit?

Ah, ada banyak sekali macam makanan yang aku suka; dan range-nya luas juga loh! Dari masakan ala Asia Timur (ya, kecuali sushi dan kimchi ya. Entah kenapa aku nggak bisa deh menikmati yang namanya sushi, hmmm) sampai masakan Italia; dari (beberapa jenis) masakan Indonesia sampai hidangan Prancis. Ah, tapi mungkin perlu juga disebut bahwa aku nggak bisa makan yang namanya masakan pedas!!  Tiap kali makan masakan yang terlalu pedas (untuk standarku ya), aku akan berkeringat banyak dan jadi nggak bisa menikmati makanannya deh. Ya, sebagai orang dari negara yang bernama Indonesia, ini mungkin hal yang aneh, tapi beneran loh! Tapi memang sih ya, karena tinggal di Indoensia selama 21 tahun, bagaimana pun juga lingkungannya sepertinya telah melatih lidahku terhadap level kepedasan, hahaha😆 . Level toleransiku terhadap pedas mungkin termasuk rendah sekali di Indonesia, tapi ternyata untuk standar Eropa, sudah lumayan tinggi loh, huahahaha😆 .

Pengalaman Tak Terlupakan?

Ada banyak banget pengalaman tak terlupakan; tapi mungkin satu yang paling tak terlupakan sejauh ini adalah ketika aku menerima berita bahwa aku mendapatkan beasiswa S2 di Belanda ini di awal Maret 2010.  Benar-benar seperti mimpi yang dikabulkan deh karena ini kan adalah sesuatu yang sudah aku impikan semenjak kecil: mendapatkan kesempatan untuk belajar dan hidup di luar negeri. Manisnya lagi, berita ini datang dua hari saja setelah aku diwisuda sarjana di Unpar!🙂

Aku rasa ini adalah pengalaman yang merubah hidup, dan mungkin telah menjadi satu titik balik dalam hidupku🙂

First Love?

Ah, lewat ah, hahaha🙂

Best Friend?

Kebanyakan teman terbaikku adalah teman dekatku dari masa kecil deh kayaknya, hahaha🙂 Dan kini kami semua hidup di belahan dunia yang berbeda, hmmm. Lucu juga ya bagaimana kehidupan membawa masing-masing orang ke tempat yang berlainan.

***

Ya, akhirnya selesai juga nih award sekaligus PR ini. Dan ternyata, aturannya adalah aku juga harus menganugerahkan award ini ke tiga blogger. Oke, aku lagi nggak mau menyetopnya untuk tersebar nih, hahaha😆 , jadilah aku sebar ke beberapa orang yang beruntung ya *bunyi genderang ditabuh* :

1. Dian
2. Ndutyke
3. Niee

Nah, selamat menikmati award-nya ya!😀

18 thoughts on “#1018 – Award

  1. kayanya klo zilko sempet diajar sm mamaku, bakal ngefans sm mamaku jg deh..
    soalnya si mama guru matematika..😀
    kalo kenal kayanya bakal nyambung deh.. bahas integral… kkkk😀

  2. aakuuu juga gak tahan dengan pedas zil.. jadi aku juga cocok deh sepertinya tinggal di belanda *gak nyambung* hahahaha…

    waaahh.. maret lo udah wisuda zil? itu masa2 aku baru mau nulis bab 3!! *merenungi kemalasan*

    eh eh. itu nama aku kan yak? ntar aku tulis yak di postingan.. udah lama neh gak dapet award.. hehehe

    1. Wah, banyak juga ya yang nggak suka pedas ternyata, huahahaha😆 Cocok Nie sama masakan Eropa, nggak pedas soalnya, hehe🙂

      Iya, wisudanya waktu itu sih akhir Februari. Cuma aku sudah sidang semenjak Desember sih, jadi Januari – Februari gitu tinggal ngurus administrasi dan segala macam prosedurnya itu lah🙂

      Yoi, itu namamu, hehe🙂 Oke deh, ditunggu PR-nya😀

  3. Alhamdulillah, dapat award juga ya, Gan. Selamat…….🙂
    Bagian terberat-nya menurut saya adalah saat kita harus membagikan award lagi kepada orang lain. Sumpah…. itu membuat saya merasa seperti Dajjal……….

  4. saya juga gak bisa makan pedes, bukan gka suka pedes sebenernya
    tapi gak suka rasa cabe, klo olahannya saya suka
    saya suka tabasco loh, sampe makan mie instan aja pake tabasco
    * kok ngomongin makanan gini >__< *

    1. Oh, ya ya. Kalau aku lebih ke pedasnya itu sih. Dan memang benar banget, rasa pedas itu (ternyata) beda-beda tergantung apa yang dimakan. Dan beberapa negara punya khasnya masing-masing lho. Pedasnya India beda, pedasnya Meksiko beda, pedasnya Jepang (wasabi) beda, dan pedasnya Prancis (mustard yang pedas) juga beda, hehehe🙂 Dan tetep aja aku nggak suka semuanya (yang pedas-pedas) itu, hahaha😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s