Posted in Life in Holland, Zilko's Life

#1007 – Hail

ENGLISH

So, yesterday evening I was walking around doing light exercise because the weather seemed to be quite nice (even though few days before, there was a forecast about a storm striking Holland in the weekend; but nothing happened, hahaha :D). Well, during the exercise, suddenly it rained! On top of that, from the street lights, it was visible that it was quite a hard rain and not just a drizzle!  But then I got confused: why didn’t my jacket get wet fast absorbing all the water that was pouring down? And so, I looked up to the sky and I realized that the thing that was falling down was not water, but ICE!!  Why not money?😆

Yes, for the first time in my life, I was experiencing a hail. Well, actually, when I was in Bandung, it was also hailing a few times. But in all those occasions I was always indoor. And apparently, in a way, hail was quite similar to snow, but because hail was heavier than snow, it fell down much faster (while because of its lightness, the snow fell down slowly just like a feather falling down to the ground). And once the hail hit the ground, it melted quite fast.

Btw, what was my first spontaneous reaction upon realizing that it was not just a rain, but a hail? Well, out of several available reasonable actions (examples of reasonable actions : (1) taking the umbrella (if having it); (2) looking for a shelter), the first thing that came to my mind was: “Wow, I have to videotape it“, :lol: . And so I videotaped the hail. The very short video can be watched below. You can see the hail falling down from the sky and how it bounced upon hitting my arm.

Anyway, don’t think that the size of the hail was the size of a block ice as it would have been crazy if it was in the size of a block ice. How many people would have been injured and how many cars would have been destroyed by it?😆 . The hail was in the form of very small granules. And so it was fine being outdoor during a hail.

How a car parked outside looked like after hailing

BAHASA INDONESIA

Jadi, ceritanya kemarin malam aku olahraga jalan kaki keliling muter-muter gitu karena cuacanya nampak cerah (padahal beberapa hari sebelumnya ada ramalan kalau bakalan ada badai wiken lalu di Belanda; ternyata enggak kejadian, hahaha :D). Nah, di tengah jalan, tiba-tiba hujan dong! Udah gitu, dari lampu jalanan terlihat bahwa hujannya deras loh!  Tapi aku heran, kok jaketku nggak cepat basah menyerap air padahal hujannya deras gitu ya. Lalu, menengoklah aku ke atas, dan ternyata yang jatuh itu bukan air tapi ES dong!!  Kenapa bukan uang aja ya yang jatuh? wkakakaka😆

Yak, untuk pertama kalinya dalam hidup, akhirnya aku merasakan yang namanya hujan es. Eh, sebenarnya dulu waktu di Bandung pernah sih hujan es gitu beberapa kali. Tapi di semua kesempatan itu aku pasti sedang berada di dalam ruangan gitu deh. Dan ternyata ya, hujan es itu sebenarnya mirip-mirip salju gitu loh, cuma esnya lebih berat daripada salju jadi jatuhnya juga cepat sih (kalau salju kan ringan jadi jatuhnya juga pelan-pelan gitu deh, kayak bulu yang jatuh ke tanah). Dan begitu menyentuh tanah, esnya cepat banget mencair.

Btw, apakah reaksi spontan pertamaku setelah aku menyadari bahwa saat itu bukan sedang hujan biasa tapi hujan es? Hmm, dari beberapa pilihan masuk akal yang sebenarnya bisa dipilih (contoh pilihan masuk akal: (1) ambil payung (kalau bawa); (2) cari tempat berteduh), yang pertama kali aku pikirkan adalah: “Wah, harus di-video nih“, wuakakakakaka😆 . Ya udah deh akhirnya aku video aja hujan es itu. Video singkatnya bisa dilihat di atas. Bisa dilihat deh es-esnya yang jatuh dari langit di video itu dan bagaimana es-es itu memantul ketika menumbuk tanganku.

Eh, jangan dibayangin kalau es yang jatuh itu seukuran kayak es batu gitu ya gila aja kalau yang jatuh es seukuran es batu. Berapa banyak orang yang cedera dan berapa banyak mobil-mobil yang rusak karenanya?😆. Esnya itu hanya berupa butiran-butiran kecil gitu yang ukurannya kecil banget. Makanya deh nggak papa walau kita ada di luar juga.

28 thoughts on “#1007 – Hail

    1. hahaha, iya nih, sebelum ini juga belum pernah ngerasain hujan es. Waktu di Bandung pernah sih hujan es gitu, tapi berhubung akunya di dalam ruangan aja, jadi ya gak “ngerasain” langsung gitu ya, hehehe🙂

  1. waaah.. pernah sekali ngerasain hail disini… edan perih banget pas kena badan.. Padahal setelah diliat2 bentuknya bulet2 kecil kayak kalo kita mainan gabus putih dari kotak elektronik itu.

    1. hahaha, untung kemarin aku keluar pas pakai jaket dengan hood dan pakai sarung tangan, jadi esnya nggak kena kulit deh, hehehe😛 Iya, esnya cuma kecil-kecil gitu ya padahal, hmmm. Dan itu dia, berarti kalau esnya lebih besar berbahaya banget dong ya *iyalah*, hahaha😀

    1. Yoi, di beberapa daerah di Indonesia memang beberapa kali pernah hujan es memang ya🙂 Yup, bunyinya juga memang beda. Dan setelah itu, kalau jalan juga di setiap langkah kaki akan terasa “kress.. kress..” ketika menginjak esnya (yang belum sepenuhnya mencair); mirip dengan situasi ketika bersalju, hehehe🙂

  2. Walaupun gak bisa ngerasain langsung hujan esnya, tapi bisa liat videonya. ternyata seperti itu ya hujan es. beruntung banget ya mas bisa liat langsung hujan esnya.

  3. oh iya di Bandung pernah hujan es? 3,5 tahun di Bandung belum pernah nih kayaknya ngerasain😛
    kalo hujan es dan bukan salju gitu, jalanan jadi licin nggak?

    1. Pernah lah pasti, mungkin nggak sadar aja, hehe. Toh hujan di Bandung biasanya kan lokal banget tuh. Di Otista hujan, eh di Ciumbuleuit terang, hahaha😆 .

      Wah, nggak tahu deh kalo itu karena kemarin pas nggak lagi sepedaan. Cuma kayaknya memang nggak terlalu licin sih, hmmm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s