Posted in My Student Life, TV Show, Zilko's Life

#1005 – Free Books, Dutch Course, and TV Shows

ENGLISH

Free Books

So, effective from last November, the library in my faculty was shut down because the university wanted to cut some expenses in this recession time. And apparently, they did not think that the existence of a library in my faculty was important enough to still be retained. Anyway, not that now we do not have library anymore in the university. No. We still have the one and only central library and I do not think TU Delft will ever even think of shutting down this central library – whose cony architecture has sort of become one symbol of TU Delft in a way. Btw, FYI, before this closure, there were five libraries in the whole university, kinda quite a lot, no?😀

Anyway, so, apparently they also did not have enough space to store all the books from the closed library. And guess what they did? Giving all the books and collections away for FREE to all students and staffs!!😯 Well, of course not like they had staffs standing somewhere and giving random books away to random passing-by strangers. No. But interested students and staffs should come to the library in two predetermined sessions to pick up any books they liked. Also, to be fair to all students and staffs, each person could only take 10 books maximum. Plus, all people who came got free hot chocolate or coffee and some cookies, muahahahaha😆

See, a super rare golden opportunity, right??? And because they announced they would open two sessions (both were this week), one in Tuesday noon and another one in Thursday noon, last week I said to myself to come to the library on Tuesday noon. Of course: as early as possible as it was first-come-first-serve basis. So, the earlier you came, the wider array of available books you could take for free. And then, last Tuesday, I FORGOT to come by at the library!!!  Daammnn!!!! How could I do that?? But I calmed myself down saying it was still fine as there was still one more session on Thursday noon, even though it meant that the range of available books would have been reduced probably significantly.

So, this Thursday, I came to the library to pick up some books. I forced myself to not forget this one last opportunity, hahaha🙂 And of course because we were allowed to take maximum of 10 books, I planned to go back home with 10 books, muahahaha  . One thing, because this library was formerly my faculty’s library, the books they were giving away were also closely related to the faculty: they were books about mathematics, computer science, and electrical engineering; even though some magazines like National Geographic were also available. But of course I did not want to take the magazines as it seemed to be like wasting this opportunity if I only took magazines, right? hahaha🙂

Anyway, after spending like one hour in the crowded library (it was, without question, a very popular event among students and staffs) and both my arms were killing me after carrying ten books of my choice (10 books were quite heavy! I tell you this!! Look at the picture below, the books were huge), I had finalized my choice of those ten books. As expected, some books that I was initially looking for had been taken away; but I still managed to get some good books though in my opinion.

End of Dutch Course

This Thursday my second level (Elementary II) Dutch Course also ended. Finally! It was quite a relief! Well, you know, I have been extremely busy this quarter, and now I am very happy that I am able to finish this Dutch course  – which I must say “very demanding” in term of time consumed – that I started. And I passed this level also, , which means that I can continue to the third level (Intermediate I).

If you asked me three months ago whether I planned to continue to the third level next semester or not, I probably would have said ‘yes’. However, now, after knowing how demanding it really is and how frustrating it is to have to prepare myself for the course while I am also extremely busy with other things from campus, which I should prioritize more than this Dutch course for now, I will answer ‘no’. I mean, I definitely really want to continue to the third level. However, I don’t think it will be wise for me to do that next semester, the semester where I must focus on my thesis, right?😉 So, I plan to take the third level probably after I graduate, hmmm.

The Amazing Race 19 and Young Apprentice

Anyway, earlier this week, the newest season of two of my most favorite reality shows came to an end. The Amazing Race 19 ended beautifully (for me) as my favorite team: Ernie and Cindy won the race. Quite a different story for Young Apprentice, I was not that excited to see the final as the two finalists were just okay for me. I mean, I still think Harry H. should have been in the final, even though I also think Zara deserved to be there as well (and she did). Anyway, after James’ and Zara’s performances in the final task, I think James should have won. He impressed me with his idea of the game he developed, which frankly I thought was trash at first, hahaha. But in the end, Lord Sugar picked Zara as the winner, hmmm.

Students picking free books at the old EWI library
Students picking free books at the old EWI library
Books that I picked from the library. I think I got some good books there...
A stack of books that I took this Thursday from the library. They were (as one) heavy!!

BAHASA INDONESIA

Buku Gratis

Jadi, efektif mulai November tahun lalu, perpustakaan di fakultasku resmi ditutup karena universitas ingin memotong beberapa pengeluaran di masa resesi ini. Dan ternyata, mereka merasa bahwa keberadaan perpustakaan di fakultasku itu tidaklah terlalu penting. Eh, tapi ini bukan berarti jadi nggak ada perpustakaan di kampus gitu ya. Enggak banget. Masih ada perpustakaan keren kok yang aku rasa nggak akan pernah deh terbesit pikiran di benak petinggi TU Delft untuk menutupnya: perpustakaan pusat (central library) – yang arsitektur kerucutnya telah menjadi salah satu simbol kebanggan TU Delft. Btw, FYI nih, sebelum penutupan ini, ada lima perpustakaan loh di kampus ini, lumayan banyak kan?😀

Ngomong-ngomong, ternyata, mereka juga tidak memiliki tempat untuk menampung buku-buku yang dulunya jadi koleksi perpustakaan yang ditutup ini. Dan lalu apa yang mereka lakukan? Yang mereka lakukan adalah: membagikan buku-buku dan koleksi-koleksi itu DENGAN GRATIS ke semua mahasiswa dan staff! :shock:  Yah, tentu saja ya bukan berarti terus mereka ada staff yang berdiri dimana gitu membagi-bagikan buku secara acak ke setiap orang yang lewat. Tentu tidak. Tapi, mahasiswa dan staff yang tertarik bisa datang ke perpustakaan itu pada dua sesi yang telah ditentukan untuk mengambil buku apa pun yang mereka suka. Dan juga, supaya adil bagi semua mahasiswa dan staff, setiap orang hanya boleh mengambil maksimal 10 buku aja. Plus, semua yang datang juga dikasih minuman coklat hangat atau kopi dan kue gratis loh, muahahahaha😆

Nah, ini beneran kesempatan emas yang super langka kan??? Dan karena mereka membuka dua sesi (dua-duanya minggu ini), satu di hari Selasa siang dan satunya di hari Kamis siang, minggu lalu aku berkata pada diriku untuk datang pas hari Selasanya. Tentu saja dong seawal mungkin soalnya sistemnya kan siapa-cepat-dia-dapat gitu. Jadi, kalau datang makin awal, pilihan buku yang tersedia juga makin luas dan banyak kan. Dan lalu, Selasa kemarin, aku LUPA dong buat mampir di perpustakaannya!!  Siaaaall!!!! Kok bisa sih kelupaan gitu?? Ah, tapi aku kemudian menenangkan diriku dengan berkata bahwa toh masih ada satu sesi lagi di hari Kamis, walau ini berarti pilihan buku yang tersedia tentunya bakal lebih sedikit sih.

Jadilah Kamis ini aku pergi ke perpustakaannya untuk mengambil beberapa buku. Tentu saja aku memaksa diriku untuk tidak melupakan kesempatan terakhir ini, hahaha🙂 Dan tentu saja karena kami hanya diperbolehkan mengambil maksimal 10 buku, aku berencana untuk tidak pulang sebelum mendapatkan 10 buku, muahahaha  O iya, dan karena perpustakaan ini dulunya perpustakaan fakultas, buku-buku yang ada juga buku-buku yang berhubungan dengan fakultas ya: seperti tentang matematika, ilmu komputer, dan teknik elektro; walau ada juga beberapa majalah kayak National Geographic gitu sih. Tapi aku nggak mau dong mengambil majalah kayak gitu. Rugi banget lah kalau kesempatan ini malah dipakai cuma buat mengambil majalah (yang harganya paling berapa doank), ya nggak? hahaha🙂

Lalu, setelah menghabiskan waktu satu jam di perpustakaan yang ramai itu (pembagian buku ini, tentu saja, merupakan event yang sangat populer bagi mahasiswa dan staff) dan kedua lenganku sudah capek banget setelah membawa sepuluh buku (10 buku itu berat banget loh! Percaya deh!! Liat aja gambarnya di atas, bukunya gede-gede, hahaha :D), akhirnya aku sudah memilah sepuluh buku pilihanku. Seperti yang sudah kuduga, beberapa buku yang aku incar sudah diambil orang lain; tapi aku masih mendapatkan beberapa buku yang bagus sih menurutku.

Akhir Kelas bahasa Belanda

Kamis ini, kelas bahasa Belanda level duaku (Elementary II) juga berakhir. Akhirnya!  Agak lega nih aku! Yah, tahulah, aku kan kuarter ini sudah sibuk banget gitu ya, dan tentu sekarang aku senang banget dong akhirnya aku berhasil menyelesaikan kelas bahasa Belanda ini – yang harus aku katakan “sangat demanding” dalam hal waktu yang harus aku alokasikan untuknya – yang aku mulai. Dan aku lulus loh, , yang artinya aku bisa melanjutkan ke level tiga (Intermediate I).

Kalau pada bertanya kepadaku tiga bulan lalu mengenai apakah aku berencana melajutkan ke level tiga semester depan atau tidak, mungkin aku akan menjawabnya dengan ‘ya’. Namun, sekarang, setelah bener-bener merasakan bagaimana demanding kursus ini dan bagaimana stress-nya untuk harus mempersiapkan diriku untuk kursus ini ketika aku juga sangat sibuk dengan hal-hal lain dari kampus, yang harus aku prioritaskan lebih tinggi daripada kelas bahasa Belanda ini untuk sekarang kan, aku akan menjawabnya dengan ‘tidak’. Maksudku, tentu saja aku sebenarnya ingin banget untuk langsung melanjutkan ke level tiga gitu ya. Namun, aku rasa bukanlah keputusan yang bijak andaikata aku langsung mengambilnya semester depan, semester dimana aku harus fokus kepada tesisku, ya kan?😉 Jadi, rencanaku sih aku akan mengambil level tiganya mungkin setelah lulus nanti deh, hmmm.

The Amazing Race 19 dan Young Apprentice

Anyway, awal minggu ini, musim terbaru dari dua reality show favoritku berakhir. The Amazing Race 19 berakhir dengan keren (untukku) karena tim favoritku, Ernie dan Cindy, menang. Agak berbeda dengan Young Apprentice, aku nggak terlalu bersemangat nonton finalnya karena aku kurang sreg dengan finalisnya. Maksudku, aku masih merasa Harry H. seharusnya masuk final deh, walau Zara juga lumayan berhak sih di final (dan dia memang masuk final). Ngomong-ngomong, setelah melihat performanya James dan Zara di final, aku rasa James-lah yang seharusnya menang. Ia membuatku kagum dengan idenya akan game yang ia kembangkan, yang awalnya aku kira idenya jelek banget tuh, hahaha. Eh, tapi akhirnya Lord Sugar malah memilih Zara sebagai pemenangnya, hmmm. Ya udah deh.

25 thoughts on “#1005 – Free Books, Dutch Course, and TV Shows

  1. wah lumayan, apalagi kalau pinter milihnya bisa dapet buku yang mahal-mahal..
    emangnya resesinya parah ya mas? sampe tutup perpustakaan segala..
    kalau di Indonesia, mungkin karena dah biasa sama krismon tak menentu, resesinya ga terlalu lama dampaknya,. menurut saya pribadi sih..

    1. Iya, memang. Memang itu juga yang diincar Mel: carinya buku yang mahal-mahal dong, huahahahaha😆 Makanya majalah yang harganya paling berapa nggak masuk dalam daftarku, hahaha😛

      Ya, resesi ini parah dalam artian sampai-sampai negara mengurangi jatah subsidi ke universitas-universitas gitu. Alhasil, biaya kuliah juga naik lumayan banyak dari tahun sebelumnya *tapi menurutku sih biaya kuliahnya (bagi warga negara EU), walau udah naik, masih “murah” ya untuk standar penghasilan Eropa🙂 Cuma ada kenaikan lumayan gede, hampir 50% gitu*.

  2. Wah enak banget Ko bisa dapat buku gratis. Aku waktu kuliah dulu ya juga kemana2 sama teman2 ngincer buku gratis. Jadi kalo ada buku gratis tuch rasanya seneng banget. Maklumlah lah ya yang bagus itu kan mahal untuk ukuran kantong mahasiswa.😀

    1. Yoi, lumayan banget kan. Mana harga buku disini kan mahal gitu, apalagi buku-buku cetak (akademis) gitu, bisa sampe ratusan euro loh harganya😯 . Makanya lumayan banget kan buku-buku itu dibagiin gratis, huahahaha😆

    1. Kan snowboarders-nya gak masuk final, jadi ya gimana deh, hahaha😛 Ah, tapi Ernie & Cindy memang favoritku dari awal sih. Baru yang kedua snowboarders itu deh🙂

  3. Hahaha… lumayaaan, dapet buku gratis :p
    Itu buku2 di sana mahal-mahal mungkin karena copy right nya kali, ya. Kalau dari ongkos cetak, tentunya sama aja kan ya kayak di negara2 lain seperti Indonesia….

    1. Iya, lumayan banget. Ongkos cetak nggak seberapa lah ya, tapi yang mahal kan memang hak ciptanya itu🙂 Dan disini kan hak cipta gitu dihargai banget gitu ya, makanya bukunya asli-asli, hehehe🙂

  4. Waahh seru bener tuh zil bagi2 buku gitu.. buku diktat kuliah kan mahal banget yak.. apalagi yang susab dicari diluar.. klo aku dtg dulu ke perpus.sebelumnya dan ngelisting apa apa aja yg maymu aku bawa pulang *eh boleh kan yak? hahaha..

    Jadi.. klo kelas belandanha diambil.setelah tesis ada indikasi gak balik ke indonesia dong neh? :p asyiikk liburan ke belanda bs diajakin jalanjalan dong.. heehe

    1. Yoi, lumayan banget. Diktat kuliah memang mahal-mahal soalnya harus beli yang asli kan. Gile aja tuh kalau harus beli sendiri. Berat di modal, hahaha😆 Mendingan minjem perpus deh kalau pas bukunya ada🙂

      Lah, kan perpusnya udah ditutup Nie. Jadi ga bisa “dateng dulu” deh. Kecuali kalau datangnya dulu-dulu (sebelum November) ketika perpusnya belum ditutup, hehehe🙂 Ah, tapi beberapa bukunya juga “diselamatkan” ke central library dulu sih sebelum dibagi-bagiin gratis gitu. Jadi ada kemungkinan juga buku yg kita incar justru “diselamatkan” perpus ke central library, hehehe🙂

      Hahaha, jeli aja kamu Nie😛

    1. Yoi, beruntung kan, hehehe🙂

      Textbook nggak harus punya kok. Jadi minjem perpus juga nggak papa. Nah, masalahnya, perpus paling punyanya ya cuma 2 – 3 buku aja tuh (maksimal banget mungkin 5 deh) sementara mahasiswa sekelas kan bisa puluhan atau mungkin ratusan kalau kelas favorit gitu. Jadi ya nggak semua mahasiswa bisa minjem buku di perpus gitu deh, hehehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s