Posted in My Student Life, Uncategorized, Zilko's Life

#999 – Update this Week in Triple Nine

ENGLISH

Okay, the numbering order of this entry is quite nice: 999. It means that this particular entry will be the last entry of mine with triple-digit numbering order!! Wow!! I have almost written down one thousand entries!! Anyway, in this last triple-digit entry, I would like to share a bit of my life this week:

Manic Monday

My Monday was truly a crazy Monday for me. As I mentioned here, my thesis supervisor arranged a meeting for me with an expert to ask any questions (related to her expertise of course) regarding the internship stage I am now right now. The meeting would be held starting at 6.15 PM (originally at 6) because I had a Dutch course I could not miss at 5 to 6 as there was a small written exam during this particular class.

Yes, this test, this small written Dutch test only took like 10 – 15 minutes but I had to prepare myself for freaking TWO DAYS for it!! Why? Well, it was a gatentekst (fill in the blanks) test and for this particular test, the materials were 9 chapters from this current level (second level) I am in and freaking 11 chapters from the first level; bringing a total of 20 chapters for me to study!!!  And let me tell you this, studying 20 chapters sure takes A LOT OF TIME especially while I actually also have something else to do: like my project for the internship and a paper about Uncertainty Analysis that I have to submit before the end of this year!

Anyway, so I used my Monday from morning to afternoon preparing myself for this little test. I did quite okay in the test though, I got 90 . And one of the mistakes I made was just a 50/50 chance as I knew the answer would either be “de” or “het” and it just happened that I picked the wrong one, hahaha😦 (note: there was no formula to tell whether a singular Dutch noun goes with “de” (like “de supermarkt“) or “het” (like “het station“), we just have to memorize it😦 ).

After the course, I then went to my supervisor’s office to have the meeting. The meeting went really nice btw; and it ended at almost 9 PM!! Then I went back home and finally I could coke some (late) dinner, hahaha.

Young Apprentice

I just realized last weekend that the second season of the spin-off show of The Apprentice UK, Young Apprentice was premiered about a month ago. And so I caught myself up last weekend.

I think this series is still as interesting and exciting as ever. And my favorite contestants this season are Harry H., Zara, Gbemi (but she was already fired in Week 5), and Hayley (but she was also fired this week in Week 6); and also to some degree Harry M.

Uncertainty Analysis Project

As mentioned above, I have to work on an uncertainty project and write a paper about if before the end of this year. Well, actually I already worked on the research last summer and even presented my findings last June. Hence, actually, in principal, all I needed to do is just to write the freaking paper down. However, in that presentation my lecturer asked me to check one extra case and run a simulation with it to test the robustness of the method I researched in extreme condition. And this extra simulation (and rechecking my previous simulations to avoid the effect(s) of bug(s) [if any] in the outcome of the program) was one of the biggest topic of my life this week.

Last Wednesday, however, I got a very strange result. I was sure there was no bug in my program and it worked perfectly fine for the simplest case. But when I turned the case to be more complicated, I got contradicting conclusions from the two statistics tests that I performed in my study. Well, the thing is, contradicting (different) conclusions in statistics tests is not a surprising phenomenon to observe; but in my case, I think it is quite astonishing as the p-value I got from one test is 0.9999… and from the other is 0.0000… over the same subject!  Basically, one test tells me: “Don’t you dare to even think about saying NO to this hypothesis“; and the other one is like: “Don’t you dare to think about saying YES to this hypothesis“. And both of them are extremely strong in their “opinions”, as reflected in those two p-values above. See, confusing? No?? Note: I found a way to deal with it btw, but I don’t think it is necessary to write it down here, agree?? hahaha😛

Anyway, back to non-math thing now : you might say: well, but you had like six months since last June to work on the paper and extra simulation, why did you do it just now? Well, as I am sure you also know, it was not that I was lazy and procrastinated this project before. I was super busy with other courses and projects with deadlines before this project; and so I had to prioritized them first before this Uncertainty Analysis project. And now is the [perfect] time for me to work on it.

BAHASA INDONESIA

Oke, nomor urut posting ini cantik juga yah: 999. Ini artinya, posting ini adalah posting terakhir dengan nomor urut tiga digit dong ya!! Wow!! Tiba-tiba saja aku sudah hampir menulis seribu posting!! Ngomong-ngomong, di posting tiga digit terakhir ini, aku ingin menulis sedikit tentang hidupku minggu ini:

Senin Gila

Hari Seninku beneran melelahkan sekali deh. Seperti yang sudah aku sebutkan disini, pembimbing tesisku telah mengaturkan sebuah meeting untukku dengan seorang ahli untuk menanyakan segala pertanyaan yang ada di kepalaku (yang berhubungan sama bidang ahlinya ini tentunya ya). Meeting-nya akan dimulai jam 6.15 sore (awalnya sebenarnya sih jam 6) karena aku ada kelas bahasa Belanda dari jam 5 sampai jam 6 yang tidak bisa aku lewatkan karena ada sebuah ujian kecil gitu deh di kelas yang satu ini.

Ya, ujian ini, satu ujian kecil bahasa Belanda yang tesnya berlangsung hanya 10 – 15 menit gitu deh tapi aku harus mempersiapkan diriku selama DUA HARI loh buatnya!! Mengapa? Yah, tes yang kemarin ini modelnya adalah tes gatentekst (mengisi titik-titik yang kosong gitu) dan untuk tes yang satu ini, materinya itu 9 bab dari level sekarang ini (level dua) dan ditambah 11 bab dari level satu dulu; sehingga totalnya ada 20 bab gitu deh buat dipelajari!!!  Dan aku kasih tahu nih ya, belajar 20 bab itu memakan BANYAK SEKALI WAKTU yang berharga loh apalagi kayak sekarang ini, dimana aku juga ada banyak hal lain yang harus dilakukan kan: misalnya proyek magangku dan sebuah paper yang harus aku tulis dalam lingkup Uncertainty Analysis yang harus aku kumpulkan sebelum akhir tahun ini!

Jadi, aku menggunakan waktuku di hari Senin dari pagi sampai siang untuk mempersiapkan diriku untuk ujian kecil ini kan. Akhirnya nilaiku lumayan juga sih, aku dapat 90 . Dan satu dari kesalahan yang aku buat sebenarnya tuh 50/50 loh karena aku tahu jawabannya itu “de” atau “het” dan aku memilih yang salah aja, hahaha😦 (catatan: nggak ada rumusnya untuk mengatakan apakah sebuah kata benda tunggal dalam bahasa Belanda itu berpasangan dengan “de” (kayak misalnya “de supermarkt“) atau “het” (kayak misalnya “het station“), jadi ya memang mesti dihafalin gitu deh😦 ).

Setelah kelasnya selesai, aku terus pergi ke kantornya pembimbingku untuk kemudian mengikuti meeting-nya. Meeting-nya berjalan dengan lancar sih btw; dan berakhirnya hampir jam 9 malam loh!! Jadilah kemudian aku baru pulang ke rumah jam 9 dan kemudian memasak dan makan malam jam segitu, hahaha.

Young Apprentice

Aku baru sadar wiken lalu bahwa musim kedua dari acara tambahannya dari The Apprentice UK, Young Apprentice, mulai tayang sekitar satu bulan yang lalu. Jadilah aku terus maraton nonton mengejar episodenya wiken lalu.

Aku masih merasa bahwa serial ini menarik banget yah. Dan kontestan favoritku musim ini adalah Harry H., Zara, Gbemi (tapi dia sudah dipecat di Minggu 5), dan Hayley (tapi dia dipecat minggu ini di Minggu 6); dan sedikit juga Harry M.

Proyek Uncertainty Analysis

Seperti yang aku singgung di atas, aku harus mengerjakan sebuah proyek yang berkaitan dengan uncertainty (‘ketidak-pastian’) dan menulis sebuah paper tentangnya sebelum akhir tahun ini. Yah, sebenarnya risetnya sudah aku lakukan musim panas yang lalu ya, bahkan hasil yang aku temukan juga sudah aku presentasikan di bulan Juni. Jadi, sebenarnya, pada dasarnya apa yang harus aku lakukan ya tinggal menulis paper-nya aja sih. Tapi, di presentasi itu, dosenku memintaku untuk mengecek satu kasus ekstra dan menjalankan simulasi dengannya untuk mengetes robustness dari metode yang aku teliti dalam kondisi ekstrim. Dan simulasi ekstra ini (dan mengecek ulang simulasiku yang lalu untuk menghindari adanya efek buruk dari bug(s) [yang mungkin ada] di hasil dari programku) adalah satu topik besar untukku minggu ini.

Rabu kemarin, tapinya, aku justru mendapatkan suatu hasil yang aneh deh. Aku yakin deh nggak ada bug di kode programku dan programku juga bekerja dengan sempurna untuk kasus paling sederhana. Tapi ketika aku mengganti kasus menjadi agak lebih rumit sedikit, aku mendapat hasil yang kontradiktif banget dari dua tes statistik yang aku lakukan di penelitianku. Yah, sebenarnya ya, hasil yang kontradiktif (berbeda) dari tes statistik yang berbeda itu bukanlah sesuatu yang mengejutkan kok; hanya saja, dalam kasusku, ini mengejutkan saja karena p-value yang aku dapat dari satu tes adalah 0.9999… dan dari tes yang lain adalah 0.0000… padahal keduanya mengetes hal yang sama!  Gampangnya, satu tes berkata kepadaku: “Jangan berani-beraninya ya kamu berpikir untuk MENOLAK hipotesa ini“; dan tes satunya bilang: “Jangan berani-beraninya ya kamu berpikir untuk MENERIMA hipotesa ini“. Dan keduanya itu kekeuh banget sama “opini” mereka, seperti yang terrefleksikan dari kedua p-values di atas. Nah coba, bingung nggak tuh? Note: aku akhirnya menemukan cara untuk mengatasinya sih, tapi aku rasa ini nggak penting deh untuk ditulis disini, setuju?? hahaha😛

Ngomong-ngomong, kembali ke pembicaraan non-matematika nih : mungkin pada mau berkata: yah, kamu kan sebenarnya punya waktu semenjak Juni lalu untuk menulis paper-nya dan mengerjakan simulasi ekstranya, lantas kenapa kok kamu baru ngerjainnya sekarang? Yah, pasti pada tahu juga dong, aku bukannya malas atau menunda-nunda pekerjaan yah. Hanya saja, aku sudah sibuk banget dengan kelas lain dan proyek-proyek lain dengan deadline sebelum paper ini;  dan tentu aku harus memprioritaskan mereka lebih dulu dong sebelum mengerjakan proyek Uncertainty Analysis ini. Dan sekaranglah saat [yang sempurna] untuk mengerjakannya.

27 thoughts on “#999 – Update this Week in Triple Nine

  1. wah yang “de” atau “het” itu mirip2 sini, tapi bedanya di bahasa Swedia untuk ngafalin penggunaan kata 1 “en” atau “ett” disini ngaruh kesemua bentuk katanya. Misalnya rumah, dalam bahasa Swedia nyebutnya Hus, 1buah rumah = ett hus, trus kalau bilang the house = huset.. Sementara kalau yang pakai “en” misalnya mobil, yang dalam bahasa Swedia disebut Bil.. 1 buah mobil = en bil, the car = bilen.. dan itu semua harus dihafal. Jadi ga ada rumus pastinya… kadang suka keder sendiri mana yang mana..

    wuiiih panjang banget replynya.. hahahaha…

    1. Yoi. Kalau Belanda ‘de’ sama ‘het’ ini cuma kalau kata benda tunggal aja sih. Kalau udah majemuk semua pake ‘de’. Jadi walau kata ‘station’ itu pasangannya ‘het’, tapi kalo bentuk majemuk jadi ‘de stations’ gitu deh, hehe.

      Tapi masih gak seribet bahasa Jerman ya. Bahasa Jerman kan ada tiga tuh kata sandangnya, die, der, sama das, hahaha. Tapi emang sih, yang gini ini bikin stress orang yg mau belajar ya. Kenapa nggak kayak English aja sih ya? Semua pake satu kata “the” gitu aja, susah-susah amat? hahahaha😛

  2. widihhh keren “Proyek Uncertainty Analysis”, tiba tiba cinta gw atas mati matika keluar kembari.

    tapi gw udah lupa semua rumus waktu kulah dan SMA. hihihi.
    entar ajarin gw ya bro, tapi pake bahasa belanda

    1. Hahahahaha😆 Ah, rumus sih gak usah dihafalin. Kalau memang dibutuhin pas mengerjakan proyek ya tinggal lihat di buku ato cari di internet aja kan. Dan lama-lama kalau keseringan dipake jadi hafal, wkakakakaka😆 Ah, bhs Belanda aja masih belajar dasar gini gimana bisa nerangin matematika, wkwkwkw😆

  3. dear God … belum setahun sudah posting hampir 1000! damn …😀 … congrats … you are trully blogger produktif😆 … semoga setelah tesis kelar, dapet kerja, kaya raya ini blog masih bisa merasakan 10.000 posting hehehehe

    1. Haha, itu ngitung nomor postingnya dari semenjak pertama kali nge-blog tahun 2005, di blog di blogspot. Kalau di blog ini sih baru 100 lebih dikit kok😛

      Amiiiin😀 Terima kasih buanyak atas doanya🙂

  4. kagak komen dah untuk proyeknya, gk mudeng soalnya.. cuma mo nitip pesen Ko, ntar kalo no urut postingan kamu udah 9191, itu berarti di postingan kamu, kamu harus ngebahas tentang dhe.. hahahaha #maksa😀

    1. Yoi😀 Tenses-nya nggak sebanyak English sih. Dan disini present perfect sama pas tense itu artinya sama persis. Makanya waktu pertama belajar agak bingung di ‘feel’-nya gitu😛 Cuma yang ribet lagi ya strukturnya aja gitu. Kalo kalimat dimulai dengan keterangan atau anak kalimat pengganti keterangan, predikat sama subjeknya dibalik, dsb, hehehe😛

      Yoi, 999

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s