Posted in About Myself, Awards and Blog Homeworks, Miscellaneous

#997 – Sebelas

note: due to its content, this entry will only be published exclusively in bahasa Indonesia (Indonesian). I apologize in advance for the inconvenience.

*

Jadi ceritanya aku mendapatkan PR tentang sebelas ini dari Sulung. Oke deh Lung, sesuai janjiku, PR ini sekarang aku kerjakan deh…

***

Di PR ini aku harus menjawab sebelas pertanyaan seperti yang telah ditentukan di posting-nya Sulung di atas. Nah, kesebelas pertanyaan, beserta jawabanku, aku jawab berikut ini ya:

Sebelas Tanda Tanya

1. Kapan saat terberat dalam hidup anda dan bagaimana anda melaluinya?

Untuk pertanyaan ini, jujur, aku merasa beruntung karena (seingatku sih) aku belum (dan mudah-mudahan tidak akan :P) pernah mengalami suatu masa yang aku kategorikan sebagai “berat” dalam hidup ini. Well, bukan berarti aku tidak pernah menghadapi masalah ya; bukan, tentu saja aku pernah menghadapi yang namanya masalah. Tapi aku selalu berusaha untuk “enjoy” dalam menghadapi semua itu. Mungkin inilah penyebab aku merasa belum pernah merasakan suatu masa yang aku sebut sebagai masa “berat” .🙂

Mungkin ada yang heran: nggak “berat” apa meninggalkan Indonesia untuk kemudian pindah ke tempat asing yang jaraknya puluhan ribu kilometer dari Indonesia? Hmm, gimana ya, sejak aku kecil (sejak SD), aku sudah ingin banget yang namanya bersekolah / kuliah di luar negeri. Makanya ketika aku mendapat kesempatan ini, perasaan bahagia dan excited di dalam diriku rasanya lebih mendominasi dari perasaan takut atau cemas, dsb. Malah, aku nggak ada perasaan takut atau cemas sama sekali lho waktu berangkat, hehehe.

Nggak berat apa harus hidup sendiri dan mandiri di Belanda? Ah, enggak tuh. Malah aku enjoy-enjoy aja. Masalah hidup jauh dari orangtua: ah, sebelum ini juga aku sudah hidup jauh dari orangtua ketika aku berkuliah di Bandung. Jadi aku sudah terbiasa dengan hidup sendiri ini. Nah, ini jadi mengingatkanku: mungkin masa yang cukup berat adalah ketika aku pertama kali tinggal sendiri jauh dari orangtua, yaitu ketika aku baru pindah ke Bandung untuk berkuliah lima tahun yang lalu. Seperti yang sempat aku tuliskan disini, fase pertama waktu itu adalah fase terberat karena aku harus menyesuaikan diri dengan kehidupan yang berbeda. Tapi, sekali lagi, aku nggak merasakan fase itu berat-berat amat karena aku berusaha menikmatinya dan memang waktu itu ada beberapa teman yang juga berkuliah di Bandung.

Jadi ya gitu deh. Itulah mengapa aku merasa sejauh ini aku belum pernah merasakan yang namanya fase “berat” dalam hidupku🙂 .

2. Pada usia berapa anda mengalami jatuh cinta pertama kali dan kepada siapa (identitas boleh dirahasiakan)?

Masalah ini aku rahasiakan aja ah. Nggak mood buat mengumbarnya di blog *halah, apasih :P*

3. Pernahkah anda memakan masakan Padang selain rendang? Jika pernah, apa nama makanan tersebut?

Pernah dong. Tentunya: sate padang!! Ah, jadi ingin makan sate padang nih. Tapi di Belanda ini dimana nyarinya coba?? hahahaha. Ah, kau harus tanggung-jawab nih Lung😛.

4. Apa hobi/kebiasaan anda yang anda anggap biasa saja namun orang lain anggap aneh?

Seperti yang pernah aku singgung disini, aku rasa aku memiliki sedikit sifat OCD. Nah, kebiasaanku ini adalah: aku enggan banget memegang makanan (segala jenis makanan ya, termasuk roti) yang akan aku makan dengan tanganku sendiri! Kalau makan, sedapat mungkin aku akan berusaha menggunakan alat-alat yang ada (sendok, garpu, pisau, sendok teh, tusuk gigi, tisu, dll) supaya bisa memasukkan makanan ke mulutku ini tanpa harus menyentuh makanan itu dengan tanganku secara langsung. Kalau sudah terpaksa banget, baru deh aku menggunakan jari-jariku ini langsung untuk makan.

Tambahan: Keterpaksaan ini (memakai tangan) biasanya bisa dilakukan kalau aku berada di tempat yang nggak jauh dari wastafel / tempat cuci tangan gitu. Jadi aku tahu kalau setelah selesai bisa langsung mencuci tangan deh, hehehe🙂

Sewaktu SD, seorang temanku (Angga namanya) mengatakan bahwa aku ini gengsi tanganku kotor, hahaha. Ah, mungkin benar juga?😆 Tahun lalu ketika travelling ke Italia bersama beberapa temanku, mereka sampai menyemangatiku supaya aku mau makan dengan menggunakan tanganku langsung loh di restoran (padahal waktu itu cuma mau makan kentang goreng aja dan aku mengambil kentangnya dengan garpu, huahahaha😆 ).

5. Jika diberi kesempatan bertemu dengan seorang penulis, siapakah penulis yang ingin anda temui dan apa alasannya?

Satu penulis novel yang aku sukai adalah Dan Brown. Entah kenapa, aku selalu suka saja sama karya-karyanya (mungkin karena karyanya itu mengombinasikan antara ilmu pengetahuan dengan misteri mungkin ya). Hanya satu karyanya yang aku kurang suka: Digital Fortress; sementara lainnya aku suka.

6. Pernah baca majalah Bobo? Jika disuruh untuk memilih, karakter manakah yang akan anda pilih antara Bobo, Coreng, Upik, Bapak, Emak, dan Paman Gembul, disertai alasannya!

Kalau pernah atau tidak, jawabannya adalah pernah. Masalahnya, aku dulu nggak langganan majalah Bobo. Jadi, sekarang aku sudah lupa deh sama karakter-karakternya, hahahaha.

7. Apa film yang paling anda sukai dan apa alasannya?

Aku menyukai banyak film, bisa film action, film komedi, animasi, dsb (tapi bukan film drama atau horor/thriller yah :P). Hanya saja, kalau pertanyaannya adalah mengenai film yang paling bisa membuat kesan di dalam benakku, biasanya film-film tersebut adalah film dengan pesan dan cerita yang mendalam. Banyak lah film bagus di dunia ini, tapi yang sekaligus memiliki pesan mendalam, rasanya nggak sebanyak itu deh. Satu film yang sangat berkesan bagiku adalah film animasi Lion King dari Walt Disney yang dirilis tahun 1994. Waktu kecil, entah berapa kali aku menonton film ini🙂 . Mengapa aku sukai? Well, karena film ini sarat makna. Satu makna paling dalam yang aku kagumi dari film animasi ini adalah the circle of life : lingkaran kehidupan. Aku masih ingat banget papaku dulu yang menjelaskan makna mendalam ini kepadaku (yang masih berumur belum ada 10 tahun :D); bagaimana kehidupan ini bak sebuah siklus. Ah, film ini memang film yang bagus banget ya.

8. Apa impian terbesar anda yang belum tercapai?

Ingin hidup mapan dan bahagia. Klise? Ah, enggak juga koq menurutku. Mengapa? Karena semakin bertambahnya usia *hoek, sok bijaksana nih ceritanya*, aku merasa apa yang aku sukai dan ingin lakukan itu terjawab semakin jelas. Jadi, pernyataan yang terlihat klise ini menjadi tidak klise karena ada arah real yang ingin aku tuju. Sebagian besar “jawaban” ini muncul beberapa bulan belakangan ini sih, ketika aku dengan intens-nya bertanya pada hatiku yang paling dalam dan memintanya menjawab dengan sejujurnya mengenai apa yang sebenarnya ingin aku lakukan. In a way, jawabannya mungkin terdengar sedikit idealis sih, tapi ya kita lihat saja deh nanti. Kapan-kapan mungkin aku akan menulis tentang ini dengan lebih detail deh, tapi bukan sekarang karena kini belumlah waktu yang tepat untuk menuliskannya.😛

Anyway, jadi tujuan itu belum tercapai saat ini memang (ya iyalah), tapi aku sedang mengusahakan diriku untuk berjalan mengarah ke sana. Mohon doa dan dukungannya ya.🙂

9. Jika anda punya kemampuan melihat hal-hal gaib, apa yang akan anda lakukan?

Wah, serem banget dong ya kalau bisa melihat hal-hal gaib .

10. Deskripsikan diri anda dalam satu paragraf namun tidak lebih dari empat kalimat! (Wah, tanda seru nyempil satu)

Aku adalah seseorang yang (kini) berumur 23 tahun dan sedang hidup di Belanda. Seorang yang serius sekaligus bersemangat. Seorang yang introvert, cenderung pendiam, dan pemalu (terutama di lingkungan yang “asing”). Seorang yang suka bekerja keras tapi juga mengimbanginya dengan berusaha menikmati hidup dan bahagia *halah*.

11. Bagaimana pendapat anda tentang blog saya, Catatannya Sulung?

Blog “Catatannya Sulung” menurutku adalah blog yang bagus dan menarik banget. Gaya penulisannya runtut dan rapi banget (jelas lah ya, mahasiswa jurusan bahasa Indonesia gitu :P), tapi sekaligus tidak terlalu baku/kaku. Inilah yang menjadi kekuatan dari blog itu. Hebat kamu Lung, jago menulis. Lanjutkan!😛

***

Yup, PR-nya sudah selesai ya Lung!😀

Dan karena sepertinya PR ini sudah tersebar di dunia per-blog-an lumayan lama, jadinya aku stop sampai disini saja deh. Aku nggak akan menyebarkannya lagi *alasan nih, padahal juga lagi males untuk membuat 11 pertanyaan lagi, huahahaha😆 *.

36 thoughts on “#997 – Sebelas

  1. eh mana 11 tentang dirinya tuh zil?😛

    Ah, pemikiran kita sama deh, aku juga belum pernah merasakan hidup ini berat, ya emang kadang2 situasi gak sesuai dengan keinginan aku seh, tapi yak gak termasuk kategori ‘hidup berat’ deh.. Masih banyak orang yang hidupnya lebih berat dari aku aja rasanya😀

    Soal makanan, emang aneh zil! Sampe kentang juga gak mau pake tangan? Terus kalau lo masak juga gak mau pegang bahan makanan gitu gak? Kalau aku seh emang gak suka makan pake tangan, tapi ya tetep aja kalau ngemil aku ya pake tangan *eh jadi inget, kalau makan kue sejenis snack juga gak mau pake tangan? *penasaran😀

    dan aku setuju dengan keinginan hidup mapan dan bahagia. Karena aku merasa aku gak akan sanggup klo hidup aku terlalu berkekurangan. Karena itulah soal penghasilan aku lumayan bekerja keras yang membuat aku kadang sebel dengan orang yang meminta2 tanpa berusaha dengan keras buat mencari penghasilan >.<

    1. Lho, yg 11 tentang diri kan nggak termasuk pertanyaannya Sulung Nie? Jadi nggak aku kerjain deh, huahahahaha😆

      Iya, makanya tuh Nie aku juga merasa begitu😀 Banyak orang yang hidupnya lebih berat. Dan makanya aku bersyukur dan berusaha tidak pernah mengeluh kalau menghadapi masalah atau harus kerja keras🙂

      Iya, kentang juga malas kalau pakai tangan. Kalau masak ya pakai tangan lah, mau gimana lagi, hahaha. Kebiasaan ini cuma muncul kalau pas makan aja kok. Iya, kalau kue gitu biasanya aku pakai tisu, wahahaha😆 Kecuali kalau terpaksa banget loh ya (ga ada tisu/apa pun dan lapar banget dan mau ga mau harus makan snack).😀

      Yup, semua juga rasanya ingin mapan dan bahagia ya. Pembedanya, apakah ada keinginan dan usaha untuk mewujudkan itu *halah*😛

    1. Iya, pake sendok garpu atau pisau, wahahahahaha😆 Kecuali kalau sudah terpaksa banget ya (misalnya nggak berhasil motong dagingnya pakai semua alat, hehehe🙂 ). Dan keterpaksaan ini bisa dilakukan kalau aku berada di tempat yang nggak jauh dari wastafel/tempat cuci tangan gitu deh. Jadi setelah selesai bisa segera cuci tangan, hehe

    1. Iya, biar lebih nyambung sama suasana winter, hahaha🙂

      Lho, itu kayaknya bukan bagian PR-nya dari Sulung deh Dhe, makanya nggak aku kerjain, hahaha😀

    1. Iya nih pertanyaannya Sulung. Bikin jadi pengen masakan Padang kan, hahaha😛 Ah, kalau ayam pop aku kok kurang suka ya. Enak sih, tapi bukan favoritku gitu, hehehe😛

      1. Wajar kalo kalian kangen masakan Padang. aku aja patah hati waktu tau warung Padang favoritku (yg dilewatin ama bemo langganan) pindah jauuuuh bgt. Warung Padang lainnya mah banyak, tapi yg ENAK itu loh yg susah😦

        1. Hahaha, kalo disini sih jadi berubah deh kriterianya. Kalau nemu warung Padang udah bahagia nih (dan tentu yang harganya juga masih masuk akal gitu yah, wkwkwkw😆 ).

  2. Bujug dah 11 bijik….buanyaknya rek ! Untung gak kau lempar bah

    Itu yg no 1, belum tuh..msh muda hahhaa ntar lu kalu dah punya anak😛

    Eh aku juga gak suka makan pake tangan, cenderung jijik mau nyentuh. Bukannya apa, bauknya itu gak ilang2x hahaha and kebiasanya anehku klu jariku bauk makanan, bisa tiap menit aku ciumin😀

    1. Iya, banyak ya, wkwkwkw😆 Tapi ada loh yg pertanyaannya bisa beranak jadi 33 biji, gile deh .

      Hahaha, iya nih. Tapi mudah-mudahan ntar kalo dah punya anak juga nggak berat deh hidupnya. Amiin😀

      Wah, sama dong ya kita, haha. Aku juga “jijik” gitu, tapi alasannya kayaknya bukan karena baunya sih. Ya karena enggan aja gitu😛

    1. Aku cek bisa sih pakai header, tapi header-nya kecil bgt, tingginya cuma 100 px dan kayaknya nanti headernya jadi “background” judul blognya gitu; jadi kesannya gimanaa gitu. Aku belum bereksperimen sih, nanti kapan kalau pas ada waktu aku coba eksperimen dan lihat hasilnya gimana, hehehe

    1. Iya, jarang-jarang nih nemu template gratisan di WP yang bagus dan cocok sama saya, hahaha😛 Makanya begitu ada di news feed template baru, aku selalu cek dan aku coba preview-nya. Nah, yang ini kok ok juga dan kebetulan warnanya cocok untuk menggambarkan winter, ya udah deh aku pakai, huahahahaha😆 .

    1. Yoi, dunia internet kan tidak mengenal batas kebanyakan negara Mel (nggak semua karena ada beberapa negara yang meregulasi website apa saja yang bisa diakses di negara mereka :P).

  3. waaaaah, thnk you very much Zil udah dikerjain prnya
    tapi bener tuh kata Mbak Nie, 11 hal ttg kamu nya g ada. Padahal itu masuk di Rules nya lho.
    berarti kamu g baca baik2. hihi

    oh, ya. mengenai OCD. Menurut gua wajar kok. soalnya ya kan kita maunya makan yang bersih2. hehe
    dan mengenai banyak yang ngomongin soal masakan padang, nih. jadi kepikiran buat bikin restoran padang di luar negeri. kayaknya bakal laris manis? ahahahha

    sekali lagi, makasih banyak ya Zil🙂

    1. O iya ya? Berarti bagian itunya terlewatkan deh, hahahaha😛

      Yoi, bisa laris tuh. Eh, tapi mesti ngerti juga luar negrinya dimana. Kalau di Singapore kayaknya udah ada beberapa restoran Padang tuh😀.

      Sama-sama Lung. Asyik juga kok ngerjain PRnya😀

  4. Hohoho… Ngga bilingual ya postingannya….
    Unik juga, ya kalo tangannya ngga boleh kotor. Tapi ngga apa-apa juga sih. Seenggaknya sekarang kita tau kalo Zilko itu terjamin kebersihannya. Hehehe….

    1. Yoi, karena kontennya agak sulit kalau mau ditulis dalam dwibahasa nih, hehehe🙂

      Hahaha, iya seh. Kadang memang terasa sebagai penghambat gitu. Tapi mau gimana lagi deh, hehehe😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s