Posted in General Life, Zilko's Life

#996 – Update of This Week

ENGLISH

Meeting for My Internship

There has been some good progress in my internship work. Well, not that I have currently touched the area of my research of the internship, but I am currently in the latter stage of preparing myself for that. And I think this stage is the crucial and in a way, might be the most difficult one. I have a lot of questions about it and my supervisor has arranged a meeting with an expert in this area next Monday.

Fooled on Wednesday

The only thing is that the aforementioned meeting will be held at 6 PM: exactly right after my Dutch course schedule (5 – 6 PM). I cannot miss this particular class next Monday as there will be a small test and this test can only be taken that Monday. I have told my supervisor that I will be available at around 6.15 PM (as it takes time for me to go from the classroom to my supervisor’s office where the meeting will be held), and she said that is fine.

But there is still another problem. After each meeting of the Dutch course, there is a listening test in the computer room. This means that I will miss this test next Monday, which is fine btw as I can take this listening test anytime I want (as long as the computer room is ready). This quarter, however, the listening test schedule is a bit weird because instead of being held on Monday and Thursday (in continuation with the classes), it is held on Monday and Wednesday. This quarter I don’t usually go to the test on Wednesday and opt to have all tests at once on Monday. However, because of this meeting (which will cause me to miss the test on Monday), if I did not do the test this Wednesday, the materials would pile up in the end and I would have to do a lot of tests at once. Something that is still doable in my opinion, but of course (much) more stressful.

And hence I chose to have a listening test last Wednesday. This meant that I had to prepare myself for the test first. Practically, I “lost” the whole Wednesday for this preparation as I also had my part-time job to do. But I thought it was okay as it was for the “greater good” of my life and progress next week.

At the specified time (6 PM), I went to the computer room but noone was there (well, there were some other students but there was no assistant or someone responsible for the test), something that was quite weird. I met my friend Donghua there (who was also going to take the test). Someone then said maybe it would be held at 7 PM or so. So Donghua and I decided to go to the aula to have dinner (as I was in NO mood to go back home, cook, and had dinner, for sure).

Well, it was the first time I had dinner at the aula though, hahaha😛 The choice of meal was fried rice with some salad and sauce (medium for 3.4 euro and large for 5 euro) or chicken cordon bleu with potatoes and salad (3.6 euro). The medium-sized rice seemed very small compared to the chicken cordon bleu. And because the price was not so much different, I decided to pick the chicken, huahahaha😆 .  Yes, quantity is always important, agree??😛

At 7 PM we went back to the computer room. But the one who was supposed to be there (the assistant I mean) was still not there. And so I checked the schedule of my Dutch course with the public computer and I realized that this week was a special week as the listening test would be held on Thursday, NOT Wednesday! Arrrrggggghhhhh!!! Damn! I had spent some hours that day to prepare for the test and it would not be held that day!? I mean, should I have just followed my usual pattern of studing Dutch on Thusday (before the class) to also prepare for the test, it would have been alright and perfect. Now I “sacrificed” my Wednesday for nothing. I could have used the time I used that Wednesday for Dutch for something else like, well, my internship maybe? hahahaha.

My First Tennis Lesson

So, earlier today I had my first tennis lesson. I was so excited of course! Well, actually the first meeting was last week but I could not come because I had this planned dinner. Anyway, so there are 14 clay courts in TU Delft. And because now it is already approaching winter, four of the courts are covered with a big “balloon”. For this tennis lesson, we of course get the priority to use the ballooned courts, huahahaha😆 .

How was it? Well, it went well in my opinion, but I was still terrible; something that was expected because it was my first time. It was a beginner course but maybe I should have enrolled at the introduction course instead (but unfortunately the schedule for the introduction level is not friendly enough for me this quarter). Today I only learned mainly the super basic thing like my forehand and backhand hit; and hence I was kinda behind. Surprisingly (for me though), my backhand was better than my forehand! hahaha😛. But still, I still need A LOT OF practice to be able to play well. Tennis is quite a unique sport anyway as we cannot just play once we start learning a little bit. We have to practice a lot first, and then we can play, hmmmm. That is why I plan to take at least two tennis lessons (per week) next quarter (I hope I can take three though), huahahaha😀.

Anyway, inside the balloon, I thought it would be warmer. But no, it was not warmer at all. But at least there was no wind that might disturb the play, hahaha😛

My 3.6 euro chicken cordon bleu and my friend's 3.4 euro medium-sized rice stuff. Of course I picked the chicken!! hahaha😛
Clay courts inside the balloon in TU Delft🙂

BAHASA INDONESIA

Meeting untuk Internship-ku

Ada kemajuan yang cukup baik di kondisi internship-ku (magang). Yah, bukan berarti aku sudah masuk area riset untuk internship ini ya, belum, tapi kini aku sedang berada di fase terakhir dalam hal persiapan diriku untuk itu. Dan menurutku, fase ini adalah fase yang sangat krusial, dan bisa dikatakan mungkin adalah fase yang tersulit untuk proyekku ini. Aku ada banyak sekali pertanyaan tentangnya dan pembimbingku telah mengaturkan sebuah meeting dengan seorang ahli di bidang ini hari Senin nanti.

Dikerjain di hari Rabu

Masalahnya, meeting yang disebutkan di atas itu akan diadakan jam 6 sore: tepat setelah kelas bahasa Belandaku (jam 5 – 6 sore). Nah, masalahnya lagi, aku nggak bisa melewatkan kelas Senin depan karena akan ada tes kecil yang hanya bisa diambil Senin besok itu. Aku sudah bilang ke pembimbingku kalau mungkin aku baru bisa hadirnya jam 6.15an sih (kan butuh waktu juga gitu dong untuk pergi dari ruang kelas ke kantor pembimbingku dimana meeting akan diadakan), dan untungnya sih katanya nggak papa.

Tapi ada masalah lain. Setelah setiap kelas bahasa Belanda, ada ujian listening gitu di ruang komputer. Ini artinya, aku akan melewatkan ujian listening hari Senin besok ini, yang sebenarnya nggak masalah karena ujian listening bisa diambil kapan pun kok (selama ruang komputernya siap gitu aja). Namun, kuarter ini, jadwal ujian listening-nya agak aneh karena diadakan di hari Senin dan Rabu; bukannya hari Senin dan Kamis (bersamaan dengan jadwal kelasnya gitu). Nah, kuarter ini sih aku biasanya nggak pernah ambil ujian listening di hari Rabu deh dan memilih ujiannya disekalianin aja semua bahan setiap hari Senin gitu. Namun, karena adanya meeting ini (sehingga aku harus melewatkan ujiannya di hari Senin), kalau aku nggak mengambil ujian listening hari Rabu kemarin, artinya materinya akan menumpuk banget dong dan pada akhirnya aku jadi harus menyelesaikan banyak banget bahan dalam sekali tes. Hmm, masih bisa dilakukan sih menurutku, tapi ya tentu saja (jauh) lebih bikin stress lah ya.

Oleh karenanya, aku memutuskan untuk mengambil ujian listening deh Rabu kemarin. Ini artinya sebelum itu aku harus mempersiapkan diri dulu dong. Nah, praktis, aku jadi “kehilangan” seluruh hari Rabu untuk persiapan ini dan juga kan aku ada kerjaan paruh waktu yang harus aku lakukan di hari Rabu gitu deh. Ah, tapi nggak papa kok, toh ini semua demi kelancaran hidupku dan kemajuan proyek minggu depan.😛

Di jam yang ditentukan (jam 6 sore), aku pergi ke ruang komputernya tapi kok nggak ada siapa-siapa ya disana (yah, ada sih beberapa mahasiswa lain tapi nggak ada asisten atau orang yang bertanggung-jawab akan tesnya gitu), sesuatu yang sangat aneh. Aku bertemu temanku, Donghua, disana (ia juga berencana mengambil ujian itu Rabu lalu). Lalu ada siapa gitu yang ngomong kalau mungkin tesnya baru dimulai jam 7 malam. Ya udah akhirnya aku dan Donghua memutuskan untuk makan malam dulu di aula (males banget dong ya kalau aku pulang dulu, trus masak, trus baru makan malam).

Eh, ini kali pertamaku makan malam di aula loh, hahaha😛 Waktu itu menu pilihannya adalah nasi goreng dengan salad dengan saus apa  gitu (porsi mediumnya 3,4 euro dan porsi besarnya 5 euro) dan chicken cordon bleu dengan kentang dan salad (3,6 euro). Karena porsi mediumnya nasi kelihatan kecil banget dibandingin chicken cordon bleu-nya, ditambah lagi karena harganya nggak beda jauh, ya udah akhirnya aku memilih ayamnya aja, huahahaha😆 .  Ya, kuantitas lebih penting dong, setuju??😛

Jam 7 malam, kami kembali ke ruang komputernya. Tapi masih nggak ada siapa-siapa disana (asisten maksudnya). Jadilah aku kemudian mengecek jadwal kelas bahasa Belandaku lewat komputer umum, dan barulah aku sadar bahwa minggu ini adalah minggu spesial karena tes listening-nya akan diadakan di hari Kamis, BUKAN Rabu! Arrrrggggghhhhh!!!  Sial! Udah capek-capek mempersiapkan diri buat tes selama beberapa jam eh kok tesnya nggak diadakan di hari itu sih!? Maksudku, andaikan aku mengikuti jadwalku kayak biasa, yaitu belajar bahasa Belanda buat persiapan kelas sekaligus tes listening di hari Kamis, semuanya masih oke-oke saja deh. Ini sudah mengorbankan hari Rabu ternyata malah sia-sia. Maksudku, kan bisa tuh sebenarnya aku menggunakan waktu tersebut untuk hal lain, kayak misalnya internship-ku? hahahaha.

Les Tenis Pertamaku

Jadi, sore tadi aku mengikuti les tenis pertamaku. Aku sangat bersemangat tentunya! Yah, sebenarnya pertemuan pertamanya itu minggu lalu dan aku bolos dong😳 , hahahaha😆😳. Ah, tapi bolos itu karena aku sudah ada rencana buat makan malam ini sih. Ngomong-ngomong, ada 14 lapangan tenis tanah liat di TU Delft. Dan karena sekarang ini sudah mendekati musim dingin, empat lapangannya ditutupi dengan sebuah “balon” besar. Dan untuk les tenis ini, tentu dong kami mendapatkan prioritas untuk menggunakan lapangan yang di balon, huahahaha😆 .

Bagaimanakah lesnya? Yah, berjalan dengan baik sih menurutku, tapi tentu saja dong ya aku masih payah banget; sesuatu yang sudah diduga karena kan tadi itu adalah kali pertamaku. Lesnya tadi adalah level beginner sih dan mungkin seharusnya aku ikutan di kelas introduction deh (tapi masalahnya jadwal kelas introduction nggak cocok sih sama jadwalku kuarter ini). Tadi aku belajar yang dasar-dasar banget sih kayak forehand dan backhand gitu; dan artinya aku agak ketinggalan dibanding yang lain. Eh, tapi mengejutkan ya (mengejutkan buatku sih), ternyata backhand-ku relatif lebih bagus daripada forehand-ku loh! hahaha😛. Tapi tetap aja ya, aku masih butuh BANYAK BANGET latihan supaya bisa bermain dengan baik. Tenis itu kan olahraga yang unik dimana nggak bisa deh kita belajar sebentar trus bisa main. Kita harus berlatih banyak dulu, baru kemudian bisa main deh, hmmmm. Makanya aku berencana untuk mengambil setidaknya dua les tenis (per minggu) kuarter depan (kalau bisa tiga sih), huahahaha😀.

Anyway, di dalam balonnya, aku kira kan bakal hangat gitu ya. Eh, ternyata enggak loh, masih sama aja dingin gitu. Cuma memang setidaknya nggak ada angin yang mengganggu permainannya sih, hahaha😛

26 thoughts on “#996 – Update of This Week

  1. Huaaaaah.. ada ya di dalem balon gitu lapangannya.. Enak ya setidaknya dingin2 gini masih bisa latihan. Aku sendiri ga bisa main tenis.. Sempet musim semi kemarin diajarin suami malah kesian sama dia yang musti lari bolak balik ngejar bola yang aku pukul asal2an..😀

    1. Iya. Balonnya cuma sementara aja sih karena kalau sudah nggak musim dingin gitu balonnya juga dibongkar dan lapangannya jadi outdoor semua, hehehe😀 Iya, cuma akhirnya kelasnya juga jadi lebih sedikit sih. Kuarter ini cuma dibuka 3 kelas aja (buat satu level maksudnya). Dan sayangnya jadwal 2 dari 3 kelas itu bentrok sama kelas bahasa Belandaku😦 Padahal kan pengen gitu latihan lebih sering…😀

      Iya, main tenis awal-awalnya susah tuh, hehehe🙂

    1. Itu dia, aku kira di dalamnya ada heater jadi hangat gitu. Ternyata enggak juga loh, tetep aja lumayan dingin, hahaha😛 Tapi memang jadi nggak ada anginnya sih. Angin musim dingin kan menyebalkan😀

    1. dan ada kerja part time, hahahaha😛

      Iya, main tenis awal-awalnya lumayan susah. Makanya ini aku pengen lebih sering latihannya jadi progresnya lebih cepat😀. Wah, enak tuh sebenarnya kalau udah banyak punya raket tenis. Raket tenis mahal loh, hahaha

    1. Iya, tapi akhirnya aku milih chicken cordon bleu-nya aja, huahahaha😆 .

      Grip kayaknya sih aku nggak ada masalah. Cuma lagi latihan mengontrol forehand dan backhand dulu nih. Kadang kurang “lemes” jadi pukulannya terlalu ‘bertenaga’ (paced) gitu deh, hahaha.

    1. Kalo main baru belajar nih, hahahaha😛

      Yoi, soalnya itu kan memang kantin makan buat mahasiswa gitu deh. Jadi harganya ya lumayan lah. Tapi menu masakannya juga gitu-gitu aja sih sebenernya, hmmm…

    1. Menurutku sih nggak susah, hehe. Kalau vocab ya memang gitu deh ya, dihafalin, hehe😀 Kalau listening sama speaking juga banyak-banyak latihan aja. Reading juga gitu. Kalau grammar-nya sih agak-agak tricky karena ada aturan-aturannya yang khas gitu. Kayak misalnya gini (contoh dalam bahasa Indonesia):

      Kalimat biasa kan model gini: “Saya pergi ke Amsterdam hari ini” (Subyek – Predikat – Keterangan Tempat – Keterangan Waktu). Nah, misalnya kita pengen Keterangan Waktunya di depan (jadi kalimatnya dimulai dengan “hari ini”), susunan yang benar itu jadi kayak gini: “Hari ini pergi saya ke Amsterdam” (Keterangan Waktu – Predikat – Subyek – Keterangan Tempat). Subyek sama Predikatnya jadi bertukar posisi gitu.

      Ada aturan-aturan lain juga, jadi ya gitu deh, hehehe.

      Bagian bahasa Belanda yang mungkin “sulit” bagi pemula itu adalah bagaimana melafalkan “G”, soalnya “unik” bgt sih “G”-nya Belanda, wkwkwkkww😆

    1. Yoi. Aku juga awalnya penasaran di dalam balonnya kayak apa sih. Ternyata unik juga loh karena beneran berasa kayak di dalam gedung gitu. Padahal balon, hahaha😛

      Amiiin. Makasih Mel😀 Semester depan pokoknya mau latihan lebih rutin nih😛

    1. Sebenarnya ini lapangan outdoor Lung. Tapi karena winter, jadi ditutupin balon gitu deh. Jadinya berasa kayak di dalam ruangan, hahaha😛. Justru bukan berpanas-panasan sih, tapi biar nggak terlalu dingin gitu, kan sekarang musim dingin😀.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s