Posted in EuroTrip, My Interest, Travelling, Vacation

#952 – Austria Trip (Preambule)

ENGLISH

Hello people, I am now back from my ten day vacation to Austria! I know you are missing me! hahaha๐Ÿ˜›๐Ÿ˜Ž. I just landed at Rotterdam Airport this afternoon at around 4 PM and that is why I am kinda so tired now. But hey, it does not prevent me to share a little bit of my experience during the trip. Well, I am not writing down the detail about the trip now, I will do that later. I just want to share something more general related to the trip!

Austria vs Australia

So, before the trip began, I had some talks with some friends here and I told them that I was going to Austria mid August. And the reaction from some of them were like: “What? You are going to Australia? But that is so so so far away!” or “What? Isn’t that the country in a big island [read: continent] that is very very far away from Europe and is to the south of Indonesia? Why are you going to a place which is like a million km far?”๐Ÿ˜†

It is quite funny that they mistakened Austria and Australia, hahaha๐Ÿ˜› But apparently people, this kind of mistake is quite common, apparently! It is indicated in this kind of souvenir that I found everywhere in Austria:

"No Kangaroos in Austria"

“No Kangaroos in Austria”.๐Ÿ˜† I guess this kind of thing happens all the time!

Super Hot and Sunny!

During my whole stay in Austria, the weather was very consistent, and it was consistent for being: super hot and very sunny! Well, actually there was one day where it was raining, but the rain only lasted for like one hour. After that, the cloud went away and it became sunny again. Also, it was super hot that the temperature was constantly around 33 – 36 Celsius!! And it was crazy!! It forced me not to wear my jacket *obviously* (well, in the Netherlands, even though it is summer, I still prefer to wear jacket, except on some special days). As a result: I got extremely tanned!! hahaha๐Ÿ˜› In fact, maybe I am kinda overtanned now๐Ÿ˜†๐Ÿ˜Ž . One day I got sunburnt in my neck and a bit on my hands, but luckily it was fine. Well, the good news is that even though it was extremely hot, it was not really humid so it was still fine to do outdoor activities.

p.s: but one thing sucked. I went back to Holland today, on Friday. According to the weather forecast, the weather in Vienna was predicted to be around 25 Celsius starting this Saturday! Damn! It seemed that I stayed in Austria only when the temperature was peaking!๐Ÿ˜ก๐Ÿ˜ฅ

Budget?

Well, actually, I don’t think Austria is an expensive country, to live in. I mean, the living cost, especially in Vienna, is very okay as I found a lot of cheap restaurants, including in the main and crowded area. However, as a tourist, it will cost you a lot of money to see the attractions, mainly the museums! Btw, Vienna Card was pretty much useless when you were still a student under 26 year old just like me, haha๐Ÿ˜›. It was because the student discount was still bigger when you were a student under 26 than when you were a holder of the Vienna Card. Of course it is not optional. As a tourist or traveller, I believe you prefer to see what is unique about the city. I don’t think (at least this is from my point of view) it is wise to choose not to see the attraction just to “save” some euros. It is not like you spend money to go to a city and choose to just stay in the hostel because you don’t want to spend more money on the attraction, no? Well, CMIIW.

The point is, this was my case. It totally kept me off guard and shocked me in the end that I spent unexpectedly a bit more than I anticipated before. So, what did I do? Well, don’t call me Zilko if I do not anticipate the unexpected thing beforehand๐Ÿ˜›๐Ÿ˜Ž . Everytime I travel, I always bring some extra money in my bag, worth one or two days or maybe three for living, just for the scenario where the unexpected thing happens (like when I am totally running out of money in my bank account). I never touch this money in a non-emergency situation. So, this was exactly the time to use that money, haha. And so I was able to go back to the Netherlands today sweet and sound, haha๐Ÿ˜€. I was kinda lucky though that this happened just two days before my schedule to go back home, so that amount of emergency money was still more than enough to cover my expenses.

A Very Beautiful Country!

But still, I have to admit that Austria is such a very beautiful country!! To see more details, wait for my next entries about this trip!

But here are some pictures that you can expect from this trip:

The Alps as seen from one top of the mountain near Innsbruck
The Alps as seen from one top of the mountain near Salzburg
The city of Salzburg

BAHASA INDONESIA

Halo semua, aku baru balik nih dari liburan selama sepuluh hari di Austria! Aku tahu deh pasti pada kangen ya! hahaha๐Ÿ˜›๐Ÿ˜Ž *dilarang muntah* Aku mendarat di Bandara Rotterdam sore tadi sekitar jam 4 sore dan itulah mengapa aku merasa lelah sekarang. Eh, tapi itu bukanlah alasan bagiku untuk tidak ingin berbagi sedikit pengalaman sepanjang perjalanan ini. Ya, aku belum akan menulis perjalananku dengan detailnya sih, itu nanti saja. Kini aku ingin menulis sesuatu yang lebih umum aja deh yang berkaitan dengan acara jalan-jalanku! e

Austria vs Australia

Jadi, sebelum aku mulai jalan-jalan, aku kan ngobrol dengan beberapa teman tuh, dan aku ngomong ke mereka kalau aku akan pergi ke Austria di pertengahan Agustus. Dan sebagian reaksi mereka adalah: “Apa? Kamu mau ke Australia? Tapi itu kan jauuuh banget!” atau “Apa? Itu bukannya negara yang berada di sebuah pulau besar [baca: benua] yang lokasinya jauuuuh banget dari Eropa dan ada di selatannya Indonesia itu ya? Ngapain sih kamu perginya ke tempat yang jauh amat gitu?”๐Ÿ˜†

Lucu juga ya mereka mencampur-adukkan antara Austria dan Australia, hahaha๐Ÿ˜› Eh, tapi ternyata ya, kesalahan semacam ini tuh sepertinya agak umum loh! Seperti yang nampak di souvenir semacam ini yang aku temukan dimana-mana di Austria:

"No Kangaroos in Austria"

No Kangaroos in Austria“.๐Ÿ˜† Kayaknya yang seperti ini sering banget terjadi ya!

Panas dan Cerah Banget!

Ceritanya, di sepanjang waktuku di Austria, cuacanya itu konsisten banget loh, dan cuacanya itu konsisten di: super panas dan sangat cerah! Ya, sebenarnya ada sih sehari yang hujan, tapi hujannya juga cuma sejam aja. Dan habis hujannya beres juga awannya pergi dan jadi cerah lagi. Dan lagi, suhunya tuh puanas banget dan konsisten berada di 33-36 derajat Celsius loh!! Gila kan!! Cuaca kaya gini memaksaku untuk nggak make jaket *iyalah* (habisnya kalau di Beland, walau musim panas, aku biasanya masih lebih suka pake jaket sih, kecuali di beberapa hari tertentu saja). Dan hasilnya: kulitku jadi tanned!! hahaha๐Ÿ˜› Malah ya, mungkin agak terlalu tanned deh sekarang๐Ÿ˜†๐Ÿ˜Ž . Di satu hari malah kulitku di sekitar leher dan sedikit di lengan terbakar sinar matahari, tapi untungnya nggak parah sih. Ya, berita baiknya sih walaupun panasnya nggak kira-kira, tapi untungnya nggak terlalu lembab, jadi masih okelah untuk beraktivitas di luar ruangan.

p.s: tapi satu hal menyebalkan ding. Kan aku balik ke Belanda hari ini kan, hari Jumat. Nah, menurut ramalan cuaca, cuaca di Vienna diprediksi berada di sekitar 25 derajat Celsius loh mulai hari Sabtu! Sial! Kayaknya aku berada di Austria ketika temperaturnya sedang panas-panasnya nih!๐Ÿ˜ก๐Ÿ˜ฅ

Budget?

Ya, sebenarnya ya, aku rasa Austria bukanlah negara yang mahal, untuk ditinggali. Maksudku, biaya hidupnya, terutama di Vienna, masih oke banget lah soalnya aku juga nemuin banyak rumah makan yang murah, termasuk di area yang utama dan ramai. Namun, sebagai turis nih, yang bakal menghabiskan banyak uang itu adalah biaya untuk melihat atraksinya, terutama museumnya! Btw, Vienna Card juga nggak berguna loh ternyata kalau kita masih mahasiswa yang berumur di bawah 26 tahun kayak aku, haha๐Ÿ˜›. Soalnya diskon dari kartu mahasiswa lebih besar daripada diskon untuk pemegang Vienna Card. Tentu saja ini bukan pilihan ya. Soalnya sebagai turis ato yang lagi jalan-jalan kan aku rasa kita lebih prefer untuk melihat apa yang unik dari kotanya kan. Aku rasa (setidaknya menurut pendapatku saja yah) bukanlah hal yang bijak untuk memilih untuk nggak melihat apa-apa hanya untuk “menghemat” sekian euro. Kalo gitu buat apa kan bayar duit untuk pergi ke suatu tempat kalau di situ kitanya cuma tinggal di hostel aja nggak kemana-mana soalnya nggak mau mengeluarkan uang untuk melihat atraksinya? Ya, CMIIW.

Jadi, intinya adalah, ini adalah kasusku kemarin ini. Benar-benar nggak nyangka deh aku dan aku akhirnya mengeluarkan uang agak lebih banyak dari yang aku persiapkan sebelumnya. Jadi, apa yang kulakukan? Ya, jangan panggil aku Zilko kalau aku tidak mempersiapkan diri untuk hal yang tak terduga sebelumnya๐Ÿ˜›๐Ÿ˜Ž . Setiap kali aku jalan-jalan, aku selalu membawa sedikit uang ekstra di tas, yang mungkin nilainya cukup lah untuk hidup satu atau dua hari, atau mungkin malah tiga, untuk skenario dimana hal yang tak terduga terjadi (misalnya ketika aku kehabisan uang dan nggak ada uang sepeser pun di rekening ATM saat itu). Uang ini tidak pernah aku sentuh dalam situasi non darurat. Dan, inilah saat yang tepat untuk memakai uang itu. Akhirnya, aku kini bisa balik ke Belanda hari ini dengan aman, hahaha๐Ÿ˜€. Aku agak beruntung juga sih kejadian ini terjadinya hanya sekitar dua hari sebelum jadwalku pulang, jadi uangnya masih cukup lah buat membiayai pengeluaranku.

Negara yang sangat indah!

Tapi, aku masih harus mengakui bahwa Austria adalah negara yang sangat indah loh!! Kalau penasaran sama seberapa indahnya negara ini, tunggu deh posting-ku selanjutnya tentang perjalanan ini!

Kalo penasaran banget, di atas sudah aku attach sedikit foto dari perjalanan ini yang bisa dilihat di posting-posting nantinya๐Ÿ™‚

9 thoughts on “#952 – Austria Trip (Preambule)

    1. di Indonesia bukannya di 28-32an yah? Soalnya waktu itu pernah ada anomali sampai 35 sampai masuk koran segala koq๐Ÿ™‚ Cuma masalahnya di Indonesia juga lembab sih jadi panasnya lebih terasa, hehehe๐Ÿ™‚

  1. Waahh.. jadi ada tempat dimana kita bs lihat dari atas pegunungan gt tanpa mendaki ya zil.. keren banget deh sepertinya..

    Btw aku kirain yg gak bs membedakan autria dengan australia itu cuma orang indonesia.. ternyata sampai disana juga sama aja yak. hahahaha

    1. yoi. Tapi kalo kitanya mau mendaki juga bisa sih, ada jalurnya sendiri, tapi aku sih ogah, wkwkwkw…๐Ÿ˜† Naiknya pakai cable car gitu. Tunggu deh ceritanya๐Ÿ™‚

      hahaha, iya, ternyata banyak kejadian kayak gitu, mencampur-adukkan Austria dan Australia, hahaha๐Ÿ˜›

    1. hahaha, bener. Lucu bgt kalo ngerti maksudnya apa, wkwkwkw๐Ÿ˜† Wah, kalo itu kayaknya sama aja koq orang dimana-mana. Mungkin orang Eropa lebih familier dengan Austria daripada orang-orang non Eropa kali ya. Tapi tetep aja gitu ada beberapa yang salah denger dan mencampur-adukkan Austria dan Australia, hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s