Posted in EuroTrip, My Interest, One Week Trip, Travelling, Vacation, Zilko's Life

#938 – 2011 Germany-Switzerland Summer Trip (Part I b)

catatan : bagi yang belum membaca bagian sebelumnya, aku sarankan sebaiknya membaca bagian pertama dulu deh jadi ceritanya bisa lebih mengalir dengan oke๐Ÿ™‚

Cerita sebelumnya: Zilko bersama teman-temannya pergi ke Jerman. Di hari kedua, mereka bepergian naik kereta dari Bonn menuju Koblenz. Ketika kereta sudah berjalan, mereka menyadari bahwa mereka berada di kereta yang salah (tidak sesuai dengan tiket). Ketika itulah sang kondektur datang memasuki gerbong untuk memeriksa tiket.

=====

Apa yang ada di pikiranku saat itu? Jelas deg-degan lah ya. Rasanya tuh seperti mangsa yang sedang bersembunyi dari pemangsanya tetapi si mangsa tahu bahwa tinggal menunggu waktu saja sampai “ditangkap”. Tapi kami juga nggak senaif itu dong. Kami berpikir langkah-langkah apa yang bisa kami lakukan:
1. Kabur ke gerbong lain : koq kayaknya nggak mungkin ya? Soalnya kan kami bawa beberapa tas bawaan tuh. Mencurigakan dong kalau kami tiba-tiba pindah ke gerbong lain?
2. Bersembunyi : bersembunyi dimana coba? Di bawah kursi? Malah mencurigakan juga dong ya. Di toilet? Masak banyak orang langsung masuk toilet? Dikira mau ngapain lagi kan, huahahaha๐Ÿ˜†

Jadi, ya sepertinya memang tidak ada pilihan lain selain menghadapi sang kondektur face to face. Namun, kami masih punya satu strategi terakhir: akting dan sok cool aja๐Ÿ˜Ž.ย Iya dong, kan dulu waktu zamannya SD-SMA di kelas bahasa Indonesia ada kan tuh pelajaran drama? Ternyata pelajaran itu penting juga loh, biar bisa akting dikit-dikit di saat yang dibutuhkan, huahaha๐Ÿ˜†. Kami bisa berpura-pura nggak tahu kan kalau kami salah naik kereta? Toh juga andaikan aku nggak iseng mengintip ke luar jendela kereta sewaktu kereta mulai berjalan, kami juga nggak bakalan tahu kalau kami salah kereta. Kami hanya tahu kereta ini bergerak menuju Koblenz, begitu saja. Ditambah lagi, posisi kami juga nggak buruk-buruk amat, karena:

1. Kami punya tiket, hanya salah naik kereta. Jadi bukannya kami berniat naik kereta sebagai penumpang gelap yah, enggak sama sekali. Buat Lรคnder Tickets itu kan kami bayar juga.
2. Kereta ini kan kereta yang terlambat yang kebetulan tujuannya sama dengan tujuan kami, dan berangkat dari peron yang sama dari kereta yang seharusnya kami naiki (yang berangkatnya mungkin sekitar 5 menit setelah kereta ini).
3. Kami kan hanyalah turis yang bukan orang Jerman. Wajar lah kalau nggak memperhatikan detail seperti ini, haha๐Ÿ™‚

Kira-kira itulah argumen yang telah aku siapkan, sekalian buat menenangkan diri sendiri, haha.๐Ÿ˜‰

Lalu, sang kondektur tiba di kursi tempat kami duduk dan meminta tiket kami. Deg-degan juga loh waktu menyerahkan tiket itu ke kondekturnya. Langsung deh kepikiran untuk merelakan banyak uang yang nggak tahu berapa jumlahnya untuk dibayarkan sebagai denda. Tapi nggak papa deh kehilangan uang sebagai denda, mudah-mudahan yang penting data kami nggak dimasukin catatan kriminal itu aja. Duh, deg-degannya. Sang kondektur lalu melihat dan membaca tiket kami dengan seksama, dan kemudian percakapan berikut berlangsung:

Kondektur : “Kalian mau kemana?
Kami : “Koblenz.”
Kondektur : “Oh, Koblenz. Itu adalah pemberhentian selanjutnya, ya kira-kira 10-15 menit lagi kita tiba disana.”
Kami : “Oke.”
Kondektur : “Terima kasih. Have a nice day” *sambil mengembalikan tiket trus berpindah ke kursi selanjutnya*

*Duar duar duar!!* Ternyata cuma GITU DOANK!?!?!?!? Muahahahahaha๐Ÿ˜† Beneran deh setelah itu langsung kami merasa legaaaaa!! Leganya dobel karena: (1) masih memiliki clean record; (2) gak harus bayar denda. Dan langsung deh komentar kami akan kejadian yang baru terjadi adalah: “that was exciting“.๐Ÿ˜†

Koq nggak diapa-apain ya sama kondekturnya? *tapi memang nggak berharap diapa-apain, hahaha :P*ย Dugaan kami adalah, karena tujuan kami tidaklah terlalu jauh (Koblenz, dari Bonn), sehingga masih bisa ditolerir lah kesalahan yang kami buat itu. Ditambah lagi dengan kondisi dimana kereta itu adalah kereta yang terlambat yang tujuannya sama dan berangkat dari peron yang sama, makin bisa dimaafkan deh kesalahan yang kami buat. Nggak tahu juga sih, ini hanya dugaan kami saja. Yang penting sih: semuanya lancar dan terkendali, dan kami nggak terkena masalah apa-apa, haha. Itu membuat kami merasa sangat bersyukur dan lega!๐Ÿ™‚

Tapi bukan berarti kami malah berniat akan melakukan kesalahan yang sama lagi. Menurut kami, “keuntungan” dari kesalahan seperti itu tidaklah worth it sama sekali dibanding risiko yang ada (bukan dendanya yang menjadi masalah, tapi catatan kriminalnya itu lho). Kami mengetahui dimana kesalahan yang kami buat, dan kami memantapkan diri untuk tidak membuat kesalahan yang sama lagi, supaya clean record itu tetap terjaga.

Dan aku tidak menyarankan pembaca untuk sengaja melakukan kesalahan yang sama lho ya. Kalau pada ngeyel tetap melakukan kesalahan yang sama dan tertangkap, ya itu salah kalian sendiri koq malah sengaja bermain-main dengan api, huahahaha…๐Ÿ˜†.

BERSAMBUNG …

Di edisi selanjutnya: jalan-jalan di Koblenz, menyusuri kota Rรผdesheim dan Bingen, dan perjalanan menuju Stuttgart.

10 thoughts on “#938 – 2011 Germany-Switzerland Summer Trip (Part I b)

  1. hehe untung kondekturnya baik ya… tapi ya mungkin emang dia gak sampe bakal gimana2 amat karena tujuannya toh bakal dilewati ya… dan toh kalian beli tiket ini…๐Ÿ˜€

    1. hahaha, iya. Padahal udah deg-degan banget loh, ternyata kondekturnya baik, haha. Yup, memang tuh, mungkin karena tujuannya bakal dilewatin dan memang dekat kan sama Bonn. Harga tiket aslinya paling juga berapa, ga beda jauh kali ya sama harga Lander yang dibeli, hahaha๐Ÿ™‚

    1. hahaha, memang. Waktu dia ngomong gitu juga reaksi kami antara lega dan ada sedikit banyak disbelief juga, koq bisa seberuntung itu, hahaha๐Ÿ˜›

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s