Posted in EuroTrip, General Life, My Student Life, Vacation, Zilko's Life

#929 – Summer Trip (I), Part Time Job, and Pangsit

ENGLISH

Summer Plan (I)

Okay, it is confirmed now that I have already arranged a trip for this summer, as I think it is not healthy to just stay all the time in my apartment all summer, right? haha…😆 So, where am I planning to go? Mainly I will go to two countries but technically I will step my feet on three different countries (well, four with Holland if that counts). What are those countries? Well, just some neighboring countries, as I will take train ride from Holland to the first destination. What? Just tell you what the countries are? Haha, okay okay, I am going to Germany and Switzerland, and the “third” country I mentioned earlier will be France. What is France doing there? Well, because the last city I will visit in this trip is Basel, and Basel is a city which is located in three different countries at once: Switzerland (main part), Germany, and France. I am taking an easyJet flight from Basel to get back home, and Basel Airport is located in the French part of the city. So, technically I will also be in France, hahaha…

I felt so lucky to be able to make this trip, as somehow I could plan this trip to end in Basel in the right time. What do I mean by that? Well, the day I am coming back to Holland is the only day the flight ticket is (relatively) not that expensive compared to other days, where the price is already like around 70-100 euro per person. I would not say the ticket I got is a cheap one (it is around 41 euro), but considering I just booked it less than one month since departure during summer in the peak season, I think it is quite an attractive price, no?

Btw, this trip also makes me realize even more that Switzerland is a freaking expensive country! I have been surveying for the hostels and how to get around, the cost is way higher than other European countries I have ever visited! Wow!!

Anyway, my general plan overview is like this: Delft – Cologne – Rüdesheim/Bingen – Stuttgart – Friedrichshafen/Konstanz – Zürich – Basel – Delft.

Part-Time Job and Schedule

I felt pretty lucky lately. After getting an internship last June, some days ago there was an offer to me to take a part-time job in TU Delft as a student assistant. Well, I see this as a wonderful opportunity as “assistanceship” will look good in my CV and some extra money is never a bad thing in the world, right? So, today I went to my professor to ask about the details of the assistanceship for example regarding the workload, schedule, materials, etc. He explained everything and I (not surprisingly) decided to take the job.

This assistanceship will have quite a hectic schedule in the first quarter, and therefore I have to rethink about my plan for that first quarter. At first I planned to take the second level of my Dutch Language Course in the first quarter. Now I am thinking about moving it to the second quarter, as I know this class will be very demanding. And with this part-time job and that internship, I have to be careful with my schedule, no?🙂

Pangsit

Anyway, after eating pangsit goreng last weekend in Amsterdam, somehow I felt like trying to make ones myself. So I bought the skin earlier this week in the oriental market, and I tried to make the fillings myself. Well, apparently people, making pangsit is tiring! It is because I had to take the skin out piece by piece, put a little filling in the middle, and fold them one by one! It sure took a lot of time just to do that!! My pangsit still did not look like a real one after I fried them, but it tasted quite okay. And I think I made the sauce better than the pangsit sauce I had last weekend in Amsterdam, hahaha🙂

My handmade pangsit, still uncooked of course😀

BAHASA INDONESIA

Rencana Musim Panas (I)

Oke, sudah terkonfirmasi nih kalau aku sudah merencanakan satu trip musim panas ini. Kan nggak sehat juga dong ya kalau cuma ngendon aja di apartemenku sepanjang waktu di musim panas ini, ya nggak? haha…😆 Jadi, kemanakah aku berencana pergi? Secara garis besar sih aku akan pergi ke dua negara tapi secara teknis aku akan menginjakkan kaki di tiga negara (empat sih sama Belanda kalo mau dihitung). Nah, negara-negara mana aja? Ya, hanya negara-negara tetangganya Belanda aja koq, soalnya kan aku bakal naik kereta berangkatnya. Apa? Sebenarnya negaranya mana aja? Haha, oke oke, aku akan pergi ke Jerman dan Swiss, dan negara “ketiga” yang kusebutkan di atas adalah Prancis. Koq ada Prancis disitu? Ya ini soalnya kota tujuan terakhirku di trip kali ini adalah kota Basel, sebuah kota yang terletak di tiga negara pada waktu yang bersamaan: Swiss (sebagian besar), Jerman, dan Prancis. Aku akan naik penerbangannya easyJet dari Basel buat pulang, dan bandaranya Basel kan terletak di bagian Prancis dari kota itu. Jadi, secara teknis, aku juga akan ke Prancis dong ya, hahaha…

Aku merasa beruntung bisa membuat trip ini, karena entah bagaimana aku bisa membuat rencana perjalanan yang berakhir di Basel pada waktu yang tepat. Apa maksudnya? Yah, aku akan balik ke Belanda di hari dimana harga tiket pesawatnya (relatif) nggak mahal dibandingkan hari-hari lain dimana harganya bisa mencapai 70-100an euro loh buat seorang. Aku nggak bilang tiket yang aku dapat ini murah ya (sekitar 41 euro seorang), tapi mempertimbangkan aku baru memesannya sekitar sebulan sebelum keberangkatan dan lagi ini adalah perjalanan di waktu musim panas dan musim liburan, harganya lumayan menarik juga kan?

Btw, trip ini juga membuatku semakin menyadari bahwa Swiss adalah negara yang muahal banget loh! Aku kan ceritanya udah survey juga tentang hostel-hostelnya dan bagaimana cara bepergian disana, dan biayanya itu lebih tinggi dari negara-negara Eropa lain yang pernah kukunjungi loh! Wow!!

Eniwei, rencana kasarku adalah seperti ini: Delft – Cologne – Rüdesheim/Bingen – Stuttgart – Friedrichshafen/Konstanz – Zürich – Basel – Delft.

Kerja Paruh-Waktu dan Jadwal 

Akhir-akhir ini aku merasa beruntung. Setelah mendapatkan magang Juni lalu, beberapa hari lalu aku mendapatkan tawaran untuk mengambil kerja paruh waktu di TU Delft sebagai student assistant (semacam asdos gitu kalo di Indonesia kali yah). Aku melihat ini sebagai kesempatan emas karena kan “asistensi” itu akan terlihat bagus di CVku dan toh sedikit uang ekstra itu bukanlah hal yang buruk kan ya? Jadi, hari ini aku pergi ke kantornya profesorku untuk menanyakan detail mengenai asistensi ini, ya hal-hal semacam beban kerja, jadwal, materi, dll. Beliau menjelaskan semuanya dan aku (nggak mengherankan) mengambil pekerjaan ini.

Asistensi ini akan memiliki jadwal yang sibuk nih di kuarter pertama besok, dan artinya aku harus memikirkan kembali rencanaku untuk kuarter depan. Awalnya sih aku ingin mengambil kelas level dua dari Kelas Bahasa Belandaku di kuarter pertama besok ini. Tapi sekarang aku jadi sedang mempertimbangkan untuk menundanya ke kuarter kedua nih, soalnya aku tahu kelas ini akan demanding banget. Dan dengan pekerjaan paruh waktu dan magang ini, aku harus berhati-hati dengan jadwalku, ya kan?🙂

Pangsit

Ngomong-ngomong, setelah makan pangsit goreng wiken lalu di Amsterdam, koq tiba-tiba aku jadi ingin mencoba bikin sendiri ya. Jadi, aku membeli kulit pangsitnya awal minggu ini di oriental market, dan aku membuat isinya sendiri. Nah, ternyata saudara-saudara, membuat pangsit itu merepotkan loh! Ini karena aku kan harus mengambil kulitnya lembar demi lembar, lalu menaruh adonan isi di tengah-tengahnya, lalu melipatnya satu-satu! Yah, beneran memakan waktu yang lama deh untuk melakukan itu!! Pangsitku terlihat nggak asli dan otentik sih habis digoreng, tapi rasanya lumayan juga loh. Dan aku rasa aku memasak sausnya lebih enak daripada saus pangsit yang kumakan wiken lalu di Amsterdam itu, hahaha🙂

16 thoughts on “#929 – Summer Trip (I), Part Time Job, and Pangsit

  1. iya swiss emang mahal dah setau gua… gua pengen banget ke swiss.. moga2 someday ya..
    kayaknya swiss bagus banget dah.. ditunggu ya liputannya…😀

    1. iya nih, mana biaya buat makan, dll disana juga konon mahal, huahaha…😆 Tapi memang, katanya oke banget. Sayang nih aku cuma 3 malam aja di Swiss, jadi sepertinya nggak sempat untuk keliling negara itu (misal ke Titlis atau Luzern yang katanya indah banget).

      Oke deeh. Ditunggu aja!! hehe🙂 Perginya masih dua minggu lagi tapinya, haha😛

  2. hehe iya swiss mahal banget. yg lalu sempet mau ke swiss n paris jadi satu, tp swiss mahal banget hotel n transportnya. Ga jadi deh ke swiss. kapan2 kali ya hehehe

    1. iya nih, Swiss memang gila mahalnya. Eh, kalo transport, kalo kereta, mereka kadang jual super savers ticket loh, jadi harga tiket keretanya didiskon gitu bisa sampai 50-70% dari harga normal, huahaha…😀 Cuma jadwal keretanya kita jadi nggak bisa bebas sih, huehehe…😀 Kalo hotel memang gila deh, di Zürich susah cari hostel yang harganya ok. Di Basel sih masih mendingan harganya, hahaha…

    1. tergantung juga luar negri-nya dimana Nis, hehehe🙂 Kalo di Eropa barat sih biasanya oke tuh, dan keretanya bagus-bagus (apalagi naik yang mahal, keren loh keretanya, hehe). Kalo di Amerika/Canada setahuku kereta kurang populer, lebih populer pesawat, hehehe🙂 Iya, di Indo sih keretanya ya gitu deeh, haha.

  3. Swiss??Pengen ikoootttt!! *nangis di poojokan kamar* kapan ya aku ke sana kayaknya musti nabung beneran nih….oya pangsitnya bikin ngiler…telaten juga ya kamu bikinnya…jd malu,aku blm pernah bikin sendiri hehehe

    1. huahaha, ya ayo🙂 Tapi aku di Swissnya cuma tiga malam nih. Kayanya nanti kapan2 harus balik kesana lagi deh buat ke area alamnya, hahaha…😀

      Makasiih🙂 Haha, awalnya ngelipetnya masih niat, dibuat sebagus mungkin. Tapi lama-lama jadi capek dan yang penting terlipat aja, toh cuma buat konsumsi sendiri, wkakakaka…😆

  4. haaah sebel, komenku di postingan ini, ternyata kemaren gak masuk.
    ya udah komen lagi😀

    aku jg pernah bikin pangsit goreng sendiri, dan ngelipetnya juelek banget! LOL.

    1. lha, iya ya Bu? Koq bisa nggak masuk yah? Hmmm… . Kalo di blogger emang kadang2 gitu, tp baru tau di wordpress juga bisa ya, hehe😀

      Anyway, iya, bikinnya repot bgt ya, mesti ngelipetin satu-satu gitu, hahaha…😀

  5. Gaya lo gak sehat ngendon dirumah doank saat summer wakakkak😛 Tp bener ruy mumpung di schengen country.

    Wah kesempatan emas tuh jd asst student. Klu di Indo, asst dosen ya hehe terksesan dosennya selfish hihihi minta dibantu mulu klu di LN asst student karena yg dibantu adalah students hehhe tp terkesan dosennya bersembunyi dibalik si asst ini karena lbh memfokus pd students pdhl dia yg dibantu pekerjaannya. GW NGOMONG APA SIH !?!?

    1. hahaha, habis ngapain coba waktu summer kalo gak kemana2? Kan nggak ada kerjaan (sebenernya ada sih beberapa tugas, tapi ga mood ah bikin sekarang, butuh istirahat nih otak setelah selalu diperas, hahaha :D).

      Ho oh, kalo di Indonesia sebutannya asdos. wkakaka…😆 Bener juga ya, jadi sebenernya emang asisten ini ada kaya di tengah2 gitu ya antara dosen dan mahasiswanya. Jadi susah juga ngasi nama yang “netral”,😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s