Posted in My Interest, Tennis, Zilko's Life

#926 – 2011 Wimbledon

ENGLISH

About two weeks ago I made a prediction about this year’s edition of Wimbledon. It turned out that my prediction was kinda off, even though some minors ones were correct🙂 Let us see

Gentlemen’s Singles

I predicted that Roger Federer would win the title. However, he lost in the quarterfinals to Jo-Wilfried Tsonga, after leading two sets to love! It was the first match ever Federer lost in a grandslam after winning the first two sets in his whole career! Wow, I am even more sure now that maybe Federer’s era has started to fade away. Anyway, this made the semifinals to be consisted of three of the top four, and Tsonga.

In Andy Murray vs Rafael Nadal’s match, I really hoped Andy would win (I do think the time for him to win a major has come, he has everything he needs to win one!). I was so thrilled when Andy took the first set. However, somehow, his level dropped alarmingly from the second set onwards! Somehow. I don’t know what was wrong though, he just started to make so many unforced errors! Too much pressure? Not strong enough mental strength? Maybe. I just really hope he will work on this soon and fast!

The final was between Rafael Nadal and Novak Djokovic. Novak Djokovic’s appearance in the final guaranteed that since February 2004, finally we will have a new world no.1 other than Federer or Nadal when the rankings is updated this Monday. Novak then made an even stronger statement by defeating Rafa 6-4, 6-1, 1-6, 6-3 in the final, thus, capturing his 3rd grandslam title, and extending his win-loss record to be 48-1 this year. He started brilliantly, dominating Rafa in the first two sets. Rafa then stepped his level up (while Nole’s went down a bit, probably due to nerve (?)) in the third set, claiming it 6-1. In the fourth set, however, Rafa made some unforced errors in key points to give a break, and thus a victory, to Nole. Overall, it was an impressive run from Novak Djokovic this year!

Congratulations Nole!

Ladies’ Singles

Two weeks ago I predicted that Venus Williams would win the championships. It turned out I was wrong. It was true that Venus had showcased superb form prior to Wimbledon. However, her lack of matches played in the last one year took its toll as her consistency was still a bit missing. To make things worse, she lost in the round of sixteen, again to Tsvetana Pironkova (she also lost to her last year) with the exact same score: 2-6, 3-6. Here is the thing, I do not think Tsvetana Pironkova is a great player. I mean, sure, she is a good player as she is in the top 50 in the world ranking. But looking at her style of play, well, I think it is safe to say that she is ordinary. As for Venus, the interesting thing is that, everytime she played Tsvetana, she always played her worst game! Weird, no? A friend of mine had a theory about this incident, saying that maybe somewhere deep in Venus’ mind, her previous losses to Tsvetana due to playing badly played its roll strongly. Thus, psychologically, Venus had already lost even before the match started. This sounds like a good theory for me.

In the other side of the draw, Serena Williams also lost in the fourth round to Marion Bartoli. So, this marked the first time since 2006 where no Williams would be in the final, and only the second one since 2000. Serena played and performed well with her fighting spirit trademark. However, she still had a lot of rusts to get off and this backfired her. Caroline Wozniacki, the current world no.1, also dropped in the fourth round. This one, I already predicted, right?🙂 As for Maria Sharapova, she made it all the way to her second Wimbledon final since 2004, defeating German rising star Sabine Lisicki en route.

Sharapova was facing Czech Petra Kvitová in the final, a first time grandslam finalist. Many (including me) predicted Sharapova would win the match, given that it was Kvitová’s first final, Sharapova’s current form, and her relative experience to the younger Czech. However, Kvitová proved that she was more than that as she crushed Sharapova 6-3, 6-4 in the final! She became the first player born in the 1990s to win a grandslam in both gender! Last year, during Kvitová’s run to the semifinal where she lost to Serena Williams, I kinda had a feeling she would be a really good player. But I never thought that one year later she would actually win Wimbledon! Wow! She is a power to reckon’ with! Hopefully she will be able to maintain her level.

So, congratulations Petra!

Gentlemen’s Doubles

I know I did not really discuss gentlemen’s doubles in my prediction. But it was just that my favorite men’s doubles team won their eleventh grandslam title together last Saturday: twins Bob and Mike Bryan. With this victory, they equaled The Woodies’ record of most team grandslam title.

Congratulations Bob and Mike!

2011 Wimbledon Champion: Novak Djokovic and the runner up: Rafael Nadal
2011 Wimbledon Champion: Petra Kvitová and runner up: Maria Sharapova
2011 Wimbledon Champions: the Bryan bros

note : all pictures were taken from Wimbledon’s official website.

BAHASA INDONESIA

Kira-kira dua minggu yang lalu aku membuat prediksi tentang edisi tahun ini dari Wimbledon. Ternyata prediksiku lumayan salah ya, walau ada beberapa prediksi minor yang benar juga🙂 Mari kita lihat.

Tunggal Putra

Aku memprediksi bahwa Roger Federer akan menjuarai turnamen ini. Ternyata dia malah kalah di perempat-final dari Jo-Wilfried Tsonga, setelah memimping dua set lawan kosong! Ini adalah pertandingan pertama dalam kariernya Federer dimana ia kalah setelah memimpin dua set loh! Wow, aku makin yakin nih eranya Federer sudah mulai lewat. Yah, ini berarti semifinalnya terdiri atas tiga dari pemain empat besar dunia, dan Tsonga.

Di pertandingannya Andy Murray vs Rafael Nadal, aku berharap Andy akan memang nih (menurutku sih sudah waktunya ya baginya untuk menjuarai satu grandslam, dia kan sudah memiliki segalanya yang diperlukan!). Aku senang sekali ketika Andy memenangi set pertama. Hanya saja, entah kenapa, level permainannya menurun dengan sangat mengkhawatirkan mulai dari set kedua! Entah kenapa. Nggak tahu ya apa yang salah, hanya saja ia mulai membuat sangat banyak unforced errors! Terlalu banyak tekanan? Kekuatan mental yang kurang kuat? Mungkin saja. Aku hanya berharap ia akan memperbaikinya segera dan dengan cepat!

Finalnya adalah antara Rafael Nadal dan Novak Djokovic. Tampilnya Novak Djokovic di final menjamin bahwa semenjak Februari 2004, akhirnya kita akan memiliki pemain peringkat 1 dunia selain Federer dan Nadal ketika peringkat dunianya di-updateSenin ini. Novak kemudian membuat pernyataan yang lebih kuat dengan mengalahkan Rafa 6-4, 6-1, 1-6, 6-3 di final, dan artinya memenangi gelar grandslam ketiganya, dan memperpanjang rekor menang-kalahnya menjadi 48-1 tahun ini. Ia memulai final dengan brilian, mendominasi Rafa di dua set pertama. Rafa kemudian meningkatkan level permainannya (sementara levelnya Nole turun dikit, mungkin karena grogi (?)) di set ketiga, memenanginya 6-1. Di set keempat, Rafa membuat agak terlalu banyak unforced errors di poin penting, sehingga servisnya dipatahkan dan praktis memberikan kemenangan ke Nole. Secara keseluruhan, Nole telah tampil dengan sangat luar biasa tahun ini!

Selamat Nole!

Tunggal Putri

Dua minggu yang lalu aku memprediksi Venus Williams akan memenangi kejuaraan ini. Ternyata aku salah. Memang benar Venus menunjukkan performa yang hebat sebelum Wimbledon. Hanya saja, sedikitnya pertandingan yang ia mainkan selama setahun terakhir ternyata berefek cukup buruk baginya karena konsistensinya jadi belum terjaga. Parahnya lagi, ia kalah di enam belas besar, lagi-lagi dari Tsvetana Pironkova (tahun lalu ia juga kalah darinya) dengan skor yang sama persis: 2-6, 3-6. Masalahnya gini, aku nggak merasa bahwa Tsvetana Pironkova itu pemain yang sangat hebat. Maksudku, jelas ia adalah pemain yang bagus, kan bisa masuk 50 besar dalam peringkat dunia. Hanya saja, dari gaya permaiannya, hmm, aku rasa bisa lah ya kita bilang ia itu biasa saja. Untuk Venus, menariknya adalah, setiap kali ia bermain melawan Tsvetana, ia selalu bermain sangat buruk! Aneh kan? Seorang temanku memiliki teori tentang insiden ini, bahwa mungkin jauh di dalam benaknya Venus, kekalahannya terhadap Tsvetana sebelumnya ternyata berpengaruh lumayan juga. Artinya, secara psikologis, sebelum bermain pun Venus sudah kalah. Yah, teori ini lumayan masuk akal juga.

Di sisi lain dari undian, Serena Williams juga kalah di babak keempat dari Marion Bartoli. Jadi, untuk pertama kalinya semenjak 2006 tidak akan ada Williams di final, dan hanya kedua kalinya semenjak tahun 2000. Serena bermain dan tampil dengan baik sebenarnya, dengan ciri khas fighting spirit-nya. Namun, di permaiannya masih banyak karat yang harus dibuang dan ini menjadi bumerang baginya. Caroline Wozniacki, pemain peringkat 1 dunia saat ini, juga kalah di babak keempat. Yang ini, sudah aku perkirakan kan?🙂 Untuk Maria Sharapova, ia berhasil menembus final kedua Wimbledon-nya semenjak tahun 2004, mengalahkan bintang baru Jerman, Sabine Lisicki dalam perjalanannya.

Sharapova menghadapi pemain Ceko Petra Kvitová di fnal, seorang yang baru pertama kali menembus final grandslam. Banyak orang (termasuk saya) memprediksi Sharapova akan memang, berdasarkan karena ini adalah final pertamanya Kvitová, penampilannya Sharapova belakangan ini, dan pengalamanannya yang lebih banyak dari si pemain Ceko yang masih muda ini. Namun, Kvitová membuktikan bahwa ia lebih dari itu dan ia mengalahakna Sharapova 6-3, 6-4 di final! Ia menjadi pemain pertama yang lahir di tahun 1990an yang menjuarai grandslam, baik putra maupun putri! Tahun lalu, dalam perjalanannya Kvitová mencapai semifinal dimana ia kalah dari Serena Williams, aku rada bisa menebak Kvitová ini akan menjadi pemain yang hebat. Tapi nggak menyangka juga bahwa sethaun kemudian ia akan menjuarai Wimbledon! Wow! Beneran deh ia ini patut dipertimbangkan! Hanya saja mudah-mudahan ia bisa mempertahankan levelnya.

Jadi, selamat Petra!

Ganda Putra

Memang aku tidak membahas ganda putra di prediksiku. Hanya saja, satu tim ganda favoritku memenangi gelar juara grandslam kesebelas mereka nih Sabtu kemarin: si kembar Bob dan Mike Bryan. Dengan kemenangan ini, mereka menyamai levelnya the Woodies dalam hal gelar juara grandslam per tim terbanyak.

Selamat Bob dan Mike!

5 thoughts on “#926 – 2011 Wimbledon

  1. bahwa mungkin jauh di dalam benaknya Venus, kekalahannya terhadap Tsvetana sebelumnya ternyata berpengaruh lumayan juga. Artinya, secara psikologis, sebelum bermain pun Venus sudah kalah. Yah, teori ini lumayan masuk akal juga.

    >> kalah sebelum bertanding gitu ya? kasian….😦

    1. haha, sepertinya begitu Bu. Cuma anehnya, Venus ini pemain top lho, yang namanya mungkin berada di eselon paling tinggi di tenis putri saat ini, pemain kaliber tinggi gitu. Makanya aneh aja kalo bisa seperti itu yah, hehe🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s