Posted in My Interest, Tennis

#913 – 2011 French Open

ENGLISH

Exactly two weeks ago I made a prediction of this year’s French Open, the second grandslam of 2011. It turned out that my prediction was only partially correct. Let us see…

Men’s Singles

Two weeks ago I predicted that Rafael Nadal would win the title. In reality, YES, he indeed WON his sixth title in Paris! It was just that his opponent in the final was in a way, a little bit “surprising” for me: Roger Federer. I know, it might be weird to be “surprised” that Roger Federer made it to the final, but considering Novak Djokovic’s stellar performance this year, I think the surprise is a little bit understandable. Roger Federer somehow beat Novak Djokovic in the semifinal, ending Novak’s 41 matches winning-streak this year, just one shy of John McEnroe’s 42 matches winning streak back in 1984. I guess, this is purely just my opinion though, somehow Novak got in a little bit of disadvantage since his opponent in the quarterfinal, Fabio Fognini, withdrew due to injury. This surely messed his rhythm. Tennis is a game of rhythm. Skipping one match, even though ones might think that it is an advantage as a player can “save” their energy, can backfire in a grandslam, where matches are held usually once every two days. Skipping one match means a player will have three or four days “off” from matches, and this can disrupt his/her rhythm. I don’t know tho, this is just my opinion๐Ÿ™‚

Anyway, Rafa played an amazing match in the final against Roger Federer, beating the Swiss 7-5, 7-6(3), 5-7, 6-1. Rafa started a bit slow though, but then managed to turn the table. With this win, Rafa just accomplished two things: tying the record of most French Open singles titles (6 titles) with Bjorn Borg; and also this means that due to Novak’s loss in the semifinal, Rafa will still be number one in the world when the ranking is updated tomorrow, even though he only leads by 45 points ahead of Novak.

But again, congratulations Rafa!!

Women’s Singles

I did predict that Caroline Wozniacki would be the champion. Well, I think I had to much faith on her and forgot to consider one extra variable in my prediction making process: rhythm. Having said that rhythm is important in tennis, I think a player should be wise in “managing” them. True, that if a player plays too few matches, he/she will lose his/her rhythm. But the converse also holds: Playing too many matches is also not that good either. This year, Caroline Wozniacki participated in FIVE clay court tournaments prior to the French Open. Four of them were even in consecutive weeks: Stuttgart, Madrid, Rome, Brussels (just one week before the French Open). I am not sure if this was a wise strategy. But the result was clear: she lost (miserably) in her third round match against Daniela Hantuchova. Well, it was true that at that stage probably Daniela played one of her best match in her career as she made winner after winner. But the thing was, Caroline, as the world no.1, did not really put a strong fight back against Daniela. That was the problem. Well, I still have faith though that Caroline Wozniacki will win a grandslam title eventually, but maybe she needs to mature a little bit more first.

With the Williams sisters’ absence, Caroline Wozniacki’s loss, and Kim Clijsters’ loss in the second round (even though I want to say that I kinda knew it would be practically super difficult for Kim to win the title, but leaving Paris in the second round was still rather “early”, IMO. But this says that preparation is indeed important to perform well in a grandslam. Kim did not play any clay court matches prior to French Open due to injury), the field was extremely wide open. In the end, the defending champion, Francesca Schiavone repeated her run to her second French Open final. In the other side of the draw, Chinese player Li Na created a history by reaching the final, beating rising star, Victoria Azarenka, and star, Maria Sharapova, en route. Li Na then created another history by beating Francesca Schiavone 6-4, 7-6(0) in the final, becoming the first ever Asian woman to win a grandslam singles title! What an accomplishment by Li Na!!

So, again, congratulations Li Na!

This tournament ended the clay season, and now let the green starts! I can’t wait for Wimbledon which will start just in two weeks!

Roger Federer, the runner up, and Rafael Nadal, 2011 French Open Men's Singles Champion
Li Na, 2011 French Open Women Singles Champion, and Francesca Schiavone, the runner up

p.s : both pictures were taken from the official website.

BAHASA INDONESIA

Tepat dua minggu yang lalu aku membuatย prediksiย mengenaiย French Open,ย turnamenย grandslamย kedua di tahun 2011. Ternyata, prediksiku setengahnya tepat loh. Mari kita lihat…

Tunggal Putra

Dua minggu yang lalu aku memprediksi Rafael Nadal akan juara. Dan kenyataannya, YA, ia akhirnya MENJUARAI turnamen ini untuk keenam kalinya! Hanya saja lawannya di final, di satu sisi, agak mengejutkan untukku: Roger Federer. Yah, aku tahu, memang mungkin terasa aneh ya koq bisa “terkejut” dengan Roger Federer lolos ke final. Tapi, mempertimbangkan penampilan gilanya Novak Djokovic tahun ini, aku rasa keterkejutan itu bisa cukup dimaklumi kan. Roger Federer mengalahkan Novak Djokovic di semifinal, mengakhiri rekor kemenangan-beruntunnya Novak yang sudah mencapai 41 pertandingan, hanya selisih satu saja dari rekornya John McEnroe di tahun 1984 dimana ia memiliki rekor kemenangan beruntun sebanyak 42 kali. Yah, aku rasa sih, ini hanya pendapatku yah, setengahnya Novak agak tidak diuntungkan karena lawannya di perempatfinal, Fabio Fognini, mengundurkan diri karena cedera. Ini tentu mengacaukan ritme permainannya. Di dalam tenis, ritme itu kan penting. Meloncati satu pertandingan, walau sebagian orang mungkin berpikir kalau itu adalah keuntungkan karena seorang pemain jadi bisa “menyimpan” tenaganya, justru malah bisa menjadi bumerang lho, apalagi kalau di turnamen grandslam dimana pertandingan biasanya dimainkan setiap dua hari sekali. Dengan meloncati satu pertandingan, artinya seorang pemain akan tidak bermain selama tiga atau empat hari, dan ini bisa mengganggu ritmenya kan. Nggak tahu juga sih, ini hanya pendapatku saja๐Ÿ™‚

Yah, di final, Rafa dan Roger Federer memainkan pertandingan yang sangat indah. Rafa akhirnya menang dengan skor 7-5, 7-6(3), 5-7, 6-1. Rafa memulai pertandingan agak lambat sih, tapi akhirnya berhasil membalikkan situasi. Dengan kemenangan ini, Rafa meraih dua hal: menyamai rekornya Bjorn Borg dengan juara tunggal French Open terbanyak (6 gelar); dan juga karena kekalahan Novak di semifinal, Rafa akan tetap berperingkat satu dunia ketika peringkat dunia di-update besok, walau Rafa hanya akan unggul 45 poin sih di depan Novak.

Pokoknya, selamat Rafa!!

Tunggal Putri

Memang aku memprediksi Caroline Wozniacki akan menjadi juara. Yah, aku rasa aku agak terlalu percaya padanya dan lupa mempertimbangkan satu variabel dalam proses pembuatan prediksiku: ritme. Seperti yang sudah kutulis di atas, ritme itu penting dalam tenis, dan aku rasa seorang pemain harus bijak dalam “mengaturnya”. Benar, seorang pemain yang bermain terlalu sedikit pertandingan akan kehilangan ritmenya. Namun, konvers-nya juga berlaku lho: bermain terlalu banyak pertandingan juga kuranglah bijak. Tahun ini, Caroline Wozniacki bermain di LIMA turnamen tanah liat sebelum French Open. Bahkan, empat di antaranya diselenggarakan empat minggu berturutan: Stuttgart, Madrid, Roma, Brussels (yang hanya seminggu sebelum French Open). Nggak tahu sih, tapi menurutku ini bukan strategi yang bijak. Hasilnya jelas kan tapinya: ia kalah (dengan menyedihkan) di babak ketiga ketika melawan Daniela Hantuchova. Yah, benar bahwa memang Daniela bermain dengan sangat amat indah waktu itu, mungkin salah satu penampilan terbaiknya, karena ia teru mencetak winner demi winner. Tapi, masalahnya, Caroline, sebagai pemain peringkat 1 dunia, juga tidak terlalu memberikan perlawanan terhadap Daniela. Inilah masalahnya menurutku. Yah, aku masih cukup yakin sih kalau Caroline Wozniacki akan memenangi turnamen grandslam juga pada akhirnya, hanya saja untuk saat ini ia harus mematangkan diri dulu.

Dengan absennya Williams bersaudara, kekalahan Caroline Wozniacki, dan kekalahan Kim Clijsters di babak kedua (walau aku ingin berkata kalau aku tahu bahwa akan sangat sulit bagi Kim untuk juara, tapi meninggalkan Paris di babak kedua juga koq lumayan “awal” juga yah, IMO. Tapi ini membuktikan bahwa persiapan itu penting sih untuk tampil baik di grandslam. Kim tidak bermain satu pertandingan pun di tanah liat sebelum French Open tahun ini), membuat draw yang sudah terbuka menjadi lebih terbuka lagi. Akhirnya, sang juara bertahan, Francesca Schiavone, mengulang prestasinya menembus final seperti tahun lalu. Di sisi lain dari draw, petenis Cina, Li Na, mencetak sejarah dengan mencapai final, mengalahkan bintang muda, Victoria Azarenka, dan bintang terkenal, Maria Sharapova, dalam perjalanannya. Li Na kemudian menyempurnakan sejarah yang ia cetak dengan mengalahkan Francesca Schiavone 6-4, 7-6(0) di final, menjadi wanita Asia pertama yang menjuarai tunggal grandslam! Benar-benar sebuah prestasi bersejarah yang ditorehkan Li Na!!

Jadi, kembali kutulis, selamat untuk Li Na!

Turnamen ini mengakhiri musim tanah liat, dan kini kita beralih ke yang hijau-hijau! Nggak sabar nih menungguย Wimbledonย yang akan mulai dua minggu lagi!

2 thoughts on “#913 – 2011 French Open

    1. yup, memang hebat, mentalnya juga makin ok. Di samping itu, ia juga agak beruntung karena pemain yang beneran top dan namanya sudah “matang”, either nggak ikutan French Open edisi kali ini (Williams sisters) atau lama gak main jadi ga tampil max (Kim Clijsters). Tapi ya tetap lah ya, juara itu ya juara. Dan ia memang hebat koq, karena dari awal tidak terlalu diunggulkan bisa juara, dan on the way mengalahkan beberapa pemain yang “lebih diunggulkan” daripada dia…๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s