#1230 – Long Weekend Story

ENGLISH

As I said before, last weekend was another long weekend here in the Netherlands. But unlike the previous weekends where the weather was nice enough to go outside, the following photo pretty much sums up how it was last weekend:

Gloomy day in Delft

Gloomy day in Delft

Yeah, it was so gloomy and cloudy all weekend long, hahaha :lol: . Well, Sunday was a bit better though as I had a chance to practice a bit of my (tennis) serve for about 45 minutes. Speaking of which, it had been awhile since the last time I had a more dedicated “session” to practice my serve. So it was quite nice, hahaha :lol: *as if I were a pro, lol* .

The Amazing Race 5

Because of the gloomy weather so I basically could not leave my apartment and just stayed there the whole time. And because I already finished most of the works I needed to do at that point, so that there was no need to “catch up” on anything :D . Besides, I don’t really like working at home anyway because at home I can’t be as efficient as I would like to be.

Anyway, so to spend the time I had during the weekend, I decided to do a marathon of The Amazing Race season 5. Yes, it is one of the older season of the Amazing Race that was aired like nine years ago in the US, huahaha :lol: . One reason why I chose this season over other seasons was simply because one of my all-time favorite teams on The Amazing Race, Charla and Mirna, originally raced in this season (they would later be called back to compete in the All-Stars Edition (season 11)).

IMO, season 5 is one of the nicest seasons of all. The contestants were overall very interesting, the drama and conflict was obviously there, and the destination was really good as well. And I think many destinations and tasks of this season became the inspiration for The Amazing Race Asia, as I noticed a lot of similarities, hahaha :lol: . And in the end I watched all 13 episodes in one weekend :D .

Watching this season of the show, which was made nine years ago, made me realize how the show has evolved and learned from itself how to make the twists much more interesting. First of all, now it is filmed in HD so the resolution is much better. Secondly, in season 5, the Yield twist was introduced for the first time and it was available at each leg of the race (but obviously most of them was not used). Now, the U-Turn twist (pretty much an equivalent of a Yield) is much more awesome and is only present in two legs of the race. And so on.

So it was definitely very interesting! :)

BAHASA INDONESIA

Seperti yang aku bilang sebelumnya, akhir pekan yang lalu adalah long weekend lagi di Belanda. Tapi tidak seperti beberapa akhir pekan sebelumnya dimana cuacanya enak untuk dibuat pergi keluar, foto berikut ini cukup mewakili suasana akhir pekan yang lalu ini:

Gloomy day in Delft

Gloomy day in Delft

Ya, cuacanya muram banget dan berawan gelap sepanjang akhir pekan, hahaha :lol: . Ya, hari Minggunya agak mendingan sih soalnya aku ada sedikit kesempatan untuk latihan serving (tenis) selama sekitar 45 menit. Ngomong-ngomong, udah lumayan lama juga loh semenjak terakhir kali aku memiliki “sesi” khusus untuk berlatih serving-ku. Jadi agak menyenangkan juga, hahaha :lol: *berlagak kayak pemain pro aja, lol* .

The Amazing Race 5

Karena cuaca yang muram banget itu, pada dasarnya aku nggak bisa meninggalkan apartemen deh dan di rumah aja sepanjang waktu. Dan karena aku sudah menyelesaikan hampir semua pekerjaan yang harus sudah aku selesaikan sampai waktu itu, nggak ada perlunya bagiku untuk “nyicil” kerjaan :D . Di samping itu, aku juga nggak terlalu suka bekerja dari rumah sih karena di rumah aku tidak seefisien yang aku harapkan.

Anyway, untuk menghabiskan waktu di akhir pekan kemarin, aku memutuskan untuk maraton menonton The Amazing Race season 5. Ya, salah satu musim terlama dari The Amazing Race yang ditayangkan sekitar sembilan tahun yang lalu di Amerika, huahaha :lol: . Satu alasan mengapa aku memilih musim ini dan bukannya yang lain adalah karena salah satu tim yang paling aku suka di The Amazing Race, Charla dan Mirna, aslinya kan berkompetisi di musim ini (dan kemudian mereka diundang untuk berkompetisi lagi di Musim All-Stars (musim 11)).

Menurutku, musim 5 adalah salah satu musim yang terbaik deh. Kontestannya menarik-menarik, jelas ada beberapa drama dan konflik, dan destinasinya juga oke banget. Dan aku jadi merasa bahwa banya destinasi dan tugas-tugas di musim ini menjadi inspirasi untuk The Amazing Race Asia, karena aku mengamati ada banyak kesamaan, hahaha :lol: . Ya, dan pada akhirnya, aku menonton kesemua 13 episodenya dalam satu akhir pekan :D .

Menonton musim ini dari acara ini, yang dibuat sembilan tahun yang lalu, membuatku merasakan bagaimana acara ini telah berevolusi dan belajar dari pengalamannya sendiri untuk membuat acaranya semakin menarik. Pertama-tama, musim-musim yang terbaru kan disyuting dengan kamera HD ya sehingga resolusinya juga lebih keren. Kedua, di musim 5, Yield baru diperkenalkan untuk pertama kalinya dan ada di setiap babak di race-nya (tapi tentu saja kebanyakan nggak terpakai). Sekarang, U-Turn (yang mana kurang lebih ekuivalen-nya Yield lah) lebih keren dan hanya ada di dua babak saja di satu musim. Dan sebagainya.

Jadi ya memang menarik banget dah! :)

#1197 – TAR and TCA

ENGLISH

Two of my favorite reality TV shows are back with their latest season. So here we go…

The Amazing Race (season 22)

The Amazing Race is back! And this season is really exciting because for the third time in the last four seasons, TAR is back to Indonesia! After visiting Yogyakarta in season 19, then Surabaya in season 21, now they visit Bali. And the Bali episode is this week’s (this Sunday’s) episode! :D

The Bali episode was, indeed, a very exciting episode though. Not only because it was in Bali, but also what actually happened on the race due to the twist. So, Jessica and John possessed an Express Pass because of winning the first leg in Bora-Bora (btw, I just knew from the race that Bora-Bora was actually a very beautiful place!). With this Express Pass, they could actually skip any one task they wanted. A nice advantage, no? Especially if they were in a neck to neck situation at the bottom of the pack.

And that was exactly the position they found themselves on in Bali. They were among the last teams in the race. In fact, they were the last team, but they did not realize that. So they were reluctant in using the Express Pass, and ended up not using it, and ended up being the last time to check in at the pit stop, and unfortunately it was an elimination leg. So they were eliminated, while still on possession of an unused Express Pass. Well, in a hindsight it was quite silly because they were numerous opportunities where they could exercise the Pass and moved ahead; especially the last roadblock where they could just skip it and go directly to the pit stop. Ay yey yey, and then they got eliminated.

In an interview they explained that they thought a team was behind them. So they decided not to use the Express Pass (and so they could save it for later use). Okay, then it was just the case of making the wrong decision. They risked it, and things did not work their way.

The Celebrity Apprentice (season 6)

The Celebrity Apprentice is also back with its sixth season (thirteenth so far for The Apprentice series). And this season is an “All-Star” season where the candidates are from the previous seasons. And guess what? Omarosa is back! Hahaha :lol: . Yess! I always love Omarosa. I mean, she knows how to make good TV. Okay, this is going to be an interesting season…

Btw, in this week’s episode, Omarosa was the project manager and she won! It was her first victory as a PM in the three seasons she participated in!

BAHASA INDONESIA

Dua dari acara TV reality show favoritku kembali dengan musim terbarunya mereka nih. Jadi, mari kita mulai saja…

The Amazing Race (musim 22)

The Amazing Race mulai tayang lagi! Dan musim ini adalah musim yang menarik loh karena untuk ketiga kalinya dari empat musim terakhir, TAR kembali berkunjung ke Indonesia! Setelah mengunjungi Yogyakarta di musim 19, lalu Surabaya di musim 21, kini mereka mengunjungi Bali. Nah, episode Bali ini adalah episode minggu ini (Minggu lalu) loh! :D

Episode Bali ini ternyata, memang, sebuah episode yang seru. Bukan hanya karena setting-nya di Bali sih, tetapi memang apa yang terjadi di race-nya akibat beberapa twist yang ada. Jadi, Jessica dan John memiliki sebuah Express Pass karena memenangi babak pertama di Bora-Bora (btw, aku baru tahu melalui acara ini loh bahwa Bora-Bora itu ternyata adalah tempat yang indah banget ya!). Dengan Express Pass ini, mereka berhak untuk melompati satu tugas apa pun yang mereka mau. Sebuah keuntungan yang lumayan banget kan? Apalagi kalau mereka berada dalam posisi kejar-kejaran yang ketat di belakang.

Dan inilah posisi mereka di Bali. Mereka adalah salah satu tim yang posisinya paling belakang. Malahan, mereka berada di posisi terakhir loh, tetapi mereka tidak menyadarinya. Jadilah mereka merasa ragu untuk menggunakan Express Pass atau tidak, dan akhirnya memutuskan untuk tidak memakainya, dan akhirnya beneran menjadi tim yang paling terakhir check-in di pit stop, dan malangnya babak ini adalah babak eliminasi. Jadilah mereka tereliminasi, dengan sebuah Express Pass yang tak terpakai di tangan mereka. Yah, melihat ke belakang sih ini agak konyol ya karena ada banyak kesempatan dimana mereka bisa menggunakan Pass itu dan memajukan posisi mereka; yang terbaik mungkin di roadblock yang merupakan tugas terakhir dimana mereka bisa melompatinya dan langsung masuk ke pit stop. Ay yey yey, dan akhirnya mereka beneran tereliminasi deh.

Di wawancara mereka menjelaskan bahwa mereka mengira ada satu tim yang berada di belakang mereka. Makanya mereka tidak menggunakan Express Pass itu (jadi kan bisa disimpan buat nanti-nanti). Oke, jadi ini hanyalah sebuah kasus salah mengambil keputusan yah. Mereka mengambil risiko, dan nasib tidak berpihak pada mereka.

The Celebrity Apprentice (musim 6)

The Celebrity Apprentice juga kembali loh dengan musim keenamnya (ketiga-belas untuk seri The Apprentice secara keseluruhan). Dan musim ini adalah musim “All-Star” dimana kandidatnya adalah kandidat-kandidat dari musim-musim yang lalu. Dan apa yang menarik? Omarosa kembali loh! Hahaha :lol: . Yess! Aku suka deh sama Omarosa. Maksudku, dia mengerti gitu bagaimana caranya membuat acara TV menjadi menarik. Oke, sepertinya musim ini akan menjadi musim yang seru juga…

Btw, di episode minggu ini, Omarosa menjadi project manager-nya dan ia menang! Ini adalah kemenangannya sebagai PM di tiga musim yang ia ikuti!

#1182 – 2012 Year-End Trip (Part VI)

ENGLISH

Previously on 2012 Year-End Trip: Zilko and his brother went on a 12-day trip to four countries in Europe. Now they were already in the last city stop before Zilko had to go back to the Netherlands: Barcelona.

***

Day 11 (Saturday, 5 January 2013)

I decided to try a Spanish breakfast today. And so I had a Spanish omelette. It was very nice btw, and it was not like any other omelette I had ever tried. Very unique!!

Anyway, our first destination of the day was the landmark of Barcelona: Sagrada Familia. We took Metro to get there. Along the way, my brother realized that he just had lost his three-day public transport pass (so the day before we decided to buy three-day pass as we would stay in Barcelona for around three days). And so he had to buy another one, but obviously a two-day pass this time.

We arrived at Sagrada Familia and then joined the queue to get inside the church. The queue didn’t take that long; I think it was around 30 minutes or so until we finally got into the church area.

Sagrada Familia was, indeed, very majestic. It was really beautiful! Well, it still could not compete with the grandeur-ness and luxury of St. Peter’s Basilica in Vatican City, obviously. But putting St. Peter’s Basilica aside, Sagrada Familia was, without a doubt, one of the most beautiful churches I have ever been to. The design was so unique. Well, the designer of the church was the same guy as the one who designed Parc Güell; so that explained the resemblance of the two, design-wise.

After spending about one hour in Sagrada Familia, we left the church and headed to Camp Nou. My brother already bought a ticket to watch a Barca game (Barca vs Espana) the next day; and he needed to exchange the proof of purchase with the ticket. As for me, well, I found the €130 ticket price a bit too steep for myself who was not a fans of football (I don’t remember exactly the price, but it was somewhere around this number I believe), lol :lol: . So I did not buy one. The money would be better spent on a grandslam tournament for me, lol :lol: . Anyway, long story short, we arrived in Camp Nou, my brother got his ticket, and then we took a rest in Starbucks, hahaha :lol: .

Our next destination was the area of Montjuïc, a hill in Barcelona. I was particulary excited to go to this area because I still remembered vividly six years prior watching one episode of The Amazing Race season 10 which leg took place in Barcelona and the pitstop was in the Palau Nacional de Montjuïc. It was the elimination leg of the top four (so the penultimate leg of the season); and Lyn & Karlyn made a history that day to become the first all-female team to make it to the last three. Dustin & Kandice got eliminated here.

I still remember that I found Palau Nacional de Montjuïc so beautiful when watching the episode; and hoped that one day I would get the chance to be there. And there I was, a little bit over six years later, I was there! Yeah, it was kinda surreal…

Anyway, after going around Montjuïc, we decided to go back downtown (literally) with a funicular which was free because we had the public transportation pass. We got back to the city center and walked to the old town of Barcelona which was so Gothic. We could not enter the cathedral because it was already closed btw. We took some random buses as all in our itinerary for the day had been done; and to rest our legs after all the walking we did today.

After awhile, we got back in Plaza de Catalunya at around 19:00. We walked along the Passeig de Garcia to go to Casa Mila to take a picture of Casa Mila, hahaha :lol: . Btw, it was so crowded this evening. Apparently it was the last day of the King’s festival or something like that (we asked but noone seemed to be able to explain it clearly) so people celebrated it. We had dinner at a nice restaurant which waitress was so hot near Plaza de Catalunya before going back to our hotel.

Day 12 (Sunday, 6 January 2013)

It was a little bit difficult to find a place for breakfast this morning, somehow, I don’t know why. But finally we found one nice cafetaria near Plaza de Catalunya where we could have breakfast.

I proposed to go to Tibidabo today. To get there, we had to take a bus to the departure place of the tram to get to the departure place of the funicular which would bring us to the top of Tibidabo. So we got to the tram departure place. However, two officers told us that the tram did not operate that day (apparently it had something to do with the King’s festival or something like that); but there was a public bus which could also take us to the departure place of the funicular. However, today, the funicular also did not operate so to get to Tibidabo we had to literally walk .

Well, of course we did not want to walk; and there was no other option than skipping Tibidabo. Our plan was to go back to Barceloneta. So we took a bus which should take us there. However, we took the wrong bus and went to the opposite direction instead, lol :lol: . We rode the bus until its end destination and waited until the bus returned to the opposite direction, which would be the right direction for us, lol :lol: . Ironically, our destination, Barceloneta, would be the other end of the bus line. So we literally went along the complete route of the bus! Hahaha :lol: But it was okay though, as we could use it to kill time anyway.

We arrived at Barceloneta and walked around the beach again. It was sunny but the temperature was so nice (18ºC) today so it was not too blazing hot. But still, overall, kinda weird for a winter day, no? Hahaha :lol: . After walking around the area, we decided to have lunch at a Doner. The doner was really delicious btw. Then, we went back to our hotel.

I chose to take a rest while my brother went to Camp Nou to watch his football match. But about thirty minutes after he left, he texted me that he forgot to bring his camera!! Hahaha :lol: . So he went all the way back to the hotel to take the camera. As for me, I decided to go somewhere randomly in the evening. I took the tram to the Diagonal street and went to a shopping mall which atmosphere was kinda dead because there were just very few visitors. I went back to Plaza de Catalunya afterwards and had dinner at a KFC there. Btw, the KFC tasted a little bit differently though, hmmm. I found it a little bit less crunchy and so less delicious, somehow.

Day 13 (Monday, 7 January 2013)

Today, I was going back to the Netherlands while my brother continued his trip to Vienna, Austria. We took the train (after finding out the day before that, again, train was a cheaper option to go to the airport than shuttle bus, hahaha :lol: ) to the airport. We arrived at Terminal 2 and took the shuttle bus to go to Terminal 1 where my brother’s flight to Vienna would depart from (his flight was scheduled to depart two hours earlier than mine).

After he checked-in, we had breakfast at a cafetaria in Terminal 1. Then, at 11:00 we parted away as my brother went through the security check to go to his gate and I went back to Terminal 2 to check in for my flight.

In my booking confirmation, it was said the check-in desk in Barcelona would be opened since 2 hour 40 minutes prior to departure. Well, my flight was scheduled to depart at 14:15 so I thought it should be open by 11:35. But then, the desks were opened just at 12:15 :( . But well, because I was the first one queuing for it, I was also among the first to get the boarding pass, hahaha.

As I said, my flight was delayed for about an hour. Apparently the cause of this was airplane rotation where the previous flight to Barcelona had to wait for about an hour to get a plane ready, or something like that. But in the end, I boarded my plane back to the Netherlands: A Transavia’s Boeing 737-8K2 reg code PH-HSB flight number HV 6062 at around 14:50.

Transavia's HV 6062 route map from Barcelona to Rotterdam

Transavia’s HV 6062 route map from Barcelona to Rotterdam

Anyway, so, my flight took off from runway 07R of Barcelona El-Prat Airport. About two hours later, it landed at runway 24 of Rotterdam The Hague Airport. After taking my luggage, I took the bus to the city center where I transited to take another bus to get back to my apartment in Delft.

And here, my 2012 year-end trip officially ended.

THE END.

BAHASA INDONESIA

Sebelumnya dalam 2012 Year-End Trip: Zilko dan adiknya bepergian selama 12 hari ke empat negara di Eropa. Kini mereka telah berada di kota perhentian terakhir sebelum Zilko harus kembali ke Belanda: Barcelona.

***

Hari 11 (Sabtu, 5 Januari 2013)

Aku memutuskan untuk mencoba sarapan ala Spanyol hari ini. Dan jadilah aku mencoba omelet ala Spanyol. Enak loh btw, dan rasanya tidak seperti omelet-omelet lain yang pernah aku makan sebelumnya. Sungguh unik!!

Anyway, tujuan pertama kami hari ini adalah landmark dari Barcelona: Sagrada Familia. Kami naik Metro untuk pergi kesana. Di jalan, adikku baru menyadari bahwa pass transportasi umum tiga harinya hilang (jadi sehari sebelumnya kami memutuskan untuk membeli pass tiga hari karena toh kami akan tinggal di Barcelona selama sekitar tiga hari). Jadilah ia harus beli yang baru deh, tentu saja kami memilih yang dua hari ya kali ini.

Kami tiba di Sagrada Familia dan kemudian bergabung di antrian untuk masuk gerejanya. Ngantrinya nggak terlalu lama kok; kalau nggak salah sih hanya sekitar 30an menit saja sampai kami akhirnya masuk ke area gerejanya.

Sagrada Familia tuh ternyata memang beneran keren banget loh. Indah banget! Yah, tentu saja masih tidak bisa dibandingkan dengan keagungan dan kemewahannya Basilika Santo Petrus di Kota Vatikan ya. Tapi kalau kita tidak memperhitungkan Basilika Santo Petrus, Sagrada Familia jelas merupakan salah satu gereja terindah yang pernah kumasuki. Disainnya unik sekali. Yah, perancang gerejanya sama seperti perancangnya Parc Güell sih; makanya kita bisa melihat kemiripan dari keduanya, dalam hal disain.

Setelah menghabiskan waktu sekitar satu jam di Sagrada Familia, kami meninggalkan gerejanya dan menuju Camp Nou. Jadi ceritanya adikku sudah membeli tiket nonton pertandingannya Barca (Barca vs Espana) untuk keesokan harinya; dan ia harus menukarkan bukti pembayaran dengan tiketnya. Untuk aku sih, tiket seharga €130 itu jelas kemahalan lah ya bagi aku yang nggak nge-fans sama sepakbola (Aku nggak ingat harga persisnya berapa sih, cuma ya harganya sekitar seginian deh), hahaha :lol: . Jadilah aku nggak beli. Sayang duitnya dong, mending ditabung buat nonton turnamen grandslam dah kalau aku, huahaha :lol: . Anyway, singkat cerita, tibalah kami di Camp Nou, adikku mendapatkan tiketnya, dan kemudian kami istirahat deh di Starbucks, hahaha :lol: .

Tujuan kami selanjutnya adalah area Montjuïc, sebuah bukit di Barcelona. Aku ingin banget pergi ke tempat ini karena aku masih ingat dengan jelas enam tahun yang lalu aku menonton satu episodenya The Amazing Race musim 10 yang mana leg-nya diadakan di Barcelona dan pitstop-nya berada di Palau Nacional de Montjuïc. Ini adalah babak eliminasi dari empat besar (jadi leg kedua sebelum terakhir); dan Lyn & Karlyn membuat sejarah dengan menjadi tim semua wanita pertama yang masuk ke tiga besar. Dustin  Kandice tereliminasi disini.

Aku masih ingat bahwa waktu menonton itu, aku merasa Palau Nacional de Montjuïc itu sangatlah indah; dan berharap suatu hari aku akan berkesempatan pergi kesana. Dan disanalah aku, enam tahun lebih sedikit kemudian, aku beneran berada disana! Ya, ini adalah sebuah perasaan yang sureal…

Anyway, setelah berkeliling Montjuïc, kami memutuskan untuk turun dengan naik funicular yang gratis karena kami memiliki pass transportasi umum itu. Kami kembali ke pusat kota dan berjalan ke kota tuanya Barcelona yang nuansanya sangatlah Gotik. Kami tidak bisa masuk katedralnya sayangnya karena sudah tutup. Jadilah kami naik bus secara acak soalnya semua tujuan di itinerary kami sudah dikunjungi; dan sekalian buat mengistirahatkan kaki setelah banyak berjalan.

Setelah beberapa waktu, kami kembali ke Plaza de Catalunya sekitar jam 19:00. Kami berjalan sepanjang Passeig de Garcia untuk pergi ke Casa Mila untuk foto-foto disana, hahaha :lol: . Btw, malam ini suasananya rame banget. Ternyata ini adalah hari terakhir festival raja atau apa gitu (kami sudah iseng bertanya tetapi kok tidak ada orang yang bisa menjelaskannya secara jelas ya) jadi dirayain gitu. Kami makan malam di sebuah restoran yang oke yang mana pelayannya cantik banget loh di dekat Plaza de Catalunya sebelum kembali ke hotel.

Hari 12 (Minggu, 6 Januari 2013)

Agak sulit untuk mencari tempat buat sarapan pagi ini, entah kenapa. Tapi untungnya akhirnya kami menemukan sebuah kafe yang oke di dekat Plaza de Catalunya untuk sarapan.

Aku mengusulkan untuk pergi ke Tibidabo hari ini. Untuk kesana, kami harus naik bus untuk pergi ke tempat keberangkatan tram yang akan membawa kami ke tempat keberangkatannya funicular untuk naik ke Tibidabo. Nah, singkat cerita tibalah kami di tempat keberangkatannya tram itu. Disana, ada dua petugas yang memberi-tahu kami bahwa tramnya nggak beroperasi hari itu karena festival raja atau apaan lah itu; tetapi ada layanan bus umum yang bisa membawa kami ke tempat keberangkatannya funicular. Hanya saja, hari ini, funicularnya juga nggak beroperasi jadi untuk ke Tibidabo ya kami harus berjalan kaki deh .

Ya tentu saja kami ogah dong jalan kaki sehingga kami harus mencoret Tibidabo. Rencananya, kami akan kembali ke area Barceloneta aja. Kami naik bus yang seharusnya membawa kami kesana. Namun, kami naik bus yang salah dan kami jadi malah pergi ke arah yang sebaliknya, huahaha :lol: . Kami naik bus ini sampai tujuan terakhirnya dan menunggu sampai busnya berputar balik ke arah sebaliknya, yang mana merupakan arah yang benar bagi kami, hahaha :lol: . Lucunya, Barceloneta adalah tujuan terakhir dari arah sebaliknya ini. Nah, jadilah kami menaiki bus ini di sepanjang rutenya! Hahaha :lol: . Tapi ya nggak apa-apa sih, karena toh kami ada banyak waktu dan ini buat sekalian membuang waktu kan.

Kami tiba di Barceloneta dan berjalan berkeliling pantainya lagi. Cuaca hari ini cerah tetapi temperaturnya oke banget (18ºC) jadi kan nggak panas menyengat gitu. Tapi tetep aja sih rasanya aneh soalnya kan sekarang ini lagi di tengah-tengah musim dingin ya. Hahaha :lol: . Setelah berkeliling areanya, kami memutuskan untuk makan siang di sebuah Doner disana. Donernya enak banget lho btw. Lalu, kembalilah kami ke hotel.

Aku memilih untuk beristirahat sementara adikku pergi ke Camp Nou untuk menonton pertandingan bolanya. Tapi sekitar tiga puluh menit kemudian, ia sms aku dan bilang bahwa ia kelupaan kameranya!! Hahaha :lol: . Jadilah ia kembali ke hotel untuk mengambil kameranya. Aku sih malamnya memutuskan untuk berkeliling acak aja. Aku naik tram ke arah jalan Diagonal dan pergi ke sebuah mall yang suasananya sepi banget karena nggak ada pengunjungnya. Aku kembali ke Plaza de Catalunya setelahnya dan makan malam di KFC disana. Btw, rasa KFC-nya agak berbeda lho, hmmm. Rasanya kurang kriuk dan kalah enak dibandingkan KFC yang lain gitu, entah kenapa.

Hari 13 (Senin, 7 Januari 2013)

Hari ini, aku kembali ke Belanda sementara adikku melanjutkan perjalanannya ke Vienna, Austria. Kami naik kereta ke bandara (Ya, lagi-lagi kami mendapatkan informasi bahwa kereta itu lebih murah daripada shuttle bus, hahaha :lol: ). Kami tiba di Terminal 2 dan kemudian menaiki shuttle bus ke Terminal 1 dimana penerbangannya adikku ke Vienna akan berangkat (penerbangannya dijadwalkan berangkat dua jam sebelum penerbanganku).

Setelah ia check-in, kami sarapan di sebuah kafe di Terminal 1. Lalu, jam 11:00 kami berpisah dengan ia masuk ke area keberangkatan dan aku kembali ke Terminal 2 untuk penerbanganku.

Di konfirmasi pemesananku, disebutkan bahwa konter check-in dibuka 2 jam 40 menit sebelum jadwal keberangkatan. Karena penerbanganku dijadwalkan berangkat jam 14:15, artinya konternya mulai dibuka jam 11:35 kan. Namun, ternyata konternya baru dibuka jam 12:15 dong :( . Yah, tapi karena aku adalah orang pertama yang ngantri, aku jadi yang pertama mendapatkan boarding pass juga sih, hahaha.

Seperti yang kubilang, penerbanganku terlambat satu jam. Ternyata penyebabnya adalah rotasi pesawat dimana penerbangan sebelumnya yang ke Barcelona harus menunggu selama satu jam untuk sebuah pesawat gitu, atau apa lah semacam itu. Dan akhirnya, aku menaiki pesawatku untuk kembali ke Belanda: Sebuah Boeing 737-8K2nya Transavia dengan kode registrasi PH-HSB dengan nomor penerbangan HV 6062 sekitar jam 14:50.

Transavia's HV 6062 route map from Barcelona to Rotterdam

Rute penerbangan Transavia HV 6062 dari Barcelona ke Rotterdam

Anyway, penerbanganku lepas landas dari landasan pacu 07R Bandara Barcelona El-Prat. Sekitar dua jam kemudian, aku mendarat di landasan pacu 24 Bandara Rotterdam The Hague. Setelah mengambil bagasiku, aku menaiki bus ke pusat kota untuk transit menaiki bus lain untuk kembali ke apartemenku di Delft.

Dan disinilah perjalanan akhir tahun 2012-ku secara resmi berakhir.

SELESAI.

#1134 – Frozen Dough, Weekend, and TAR 21

ENGLISH

Clumsy Again

A few weeks ago, I was in the process of making meat dough to cook my own ‘bakso’ (meatballs). After the dough was done, I put it in the freezer and planned to leave it there for about 30 minutes (so the dough would not be too ‘soft’). But the problem was, some time later I forgot that I was putting it in the freezer and just remembered it, like, 8 HOURS later!! :shock: huahahaha :lol: . As a result, the dough got frozen.

Well, then of course I had to defrost it; and I did it by putting it under the sun (and covered it with a glass bowl, creating a mini green-house effect surrounding the dough so the defrosting process would be faster ;) (yeah, science rocks!! )) . A few hours later, it came to the state that it was supposed to be, hahaha :) But still, you know… :roll:

Relaxing Weekend

Last weekend was, somehow, very relaxing for me :lol: . I felt so exhausted on Saturday, somehow, and so I had a three hour nap instead of the planned two. Actually I planned to go to my office to work on some stuffs, you know, to speed things a little bit. I already activated my card last week so I should have a weekend access to the building. But when I was there, I could not open the doors. I also met another guy who, apparently, faced the same problem. So maybe it was not the card afterall?? Hmmm. Btw, writing this here just now reminds me that I forgot to tell the secretary about this problem when I was in the office today though!  :lol: . Anyway, but this was actually what let me have this relaxing weekend now that I think about it, hahaha :lol: .

TAR 21

As I said last week, one of the new TV-shows that I am following now is The Amazing Race 21. And as I said in that post, this season visited Indonesia for the second time. And the latest episode was indeed that episode. So all teams traveled from Shanghai, China to Surabaya and performed several tasks in Surabaya and its region (Bangkalan, Madura). Overall, I think it was another nice episode even though I have never been to any of the places visited in the leg (but why would I visit Pasar Pabean if I go to Surabaya? hahaha :lol: ). Anyway, next week’s episode, apparently, still took place in Indonesia though :) And it was quite funny though that the rhythm of ‘Naik Kereta Api’ song was used in the closing sequence.

BAHASA INDONESIA

Ceroboh Lagi

Beberapa minggu yang lalu, ceritanya aku sedang membuat adonan untuk membuat baksoku sendiri gitu deh. Nah, setelah adonannya jadi, aku menaruhnya di freezer dan berencana menaruhnya disana selama sekitar 30 menit (agar adonannya nggak terlalu ‘lembut’ gitu). Masalahnya adalah, kemudian aku lupa dong kalau aku menaruhnya di kulkas dan baru ingat DELAPAN jam kemudian!! :shock: huahahaha :lol: . Hasilnya, jelas dong ya adonannya menjadi beku.

Hmm, kemudian tentu saja aku harus ‘mencairkan’-nya kembali; dan aku melakukannya dengan menaruhnya di bawah sinar matahari (dan kututupi dengan mangkok kaca, yang mengakibatkan terjadinya efek rumah kaca mini yang menyelimuti adonannya sehingga proses ‘pencairan’-nya berlangsung lebih cepat ;) (ya, sains itu keren kan!!  )) . Beberapa jam kemudian, akhirnya adonannya menjadi sebagaimana seharusnya deh, hahaha :) Tapi ya tetap aja, gitu deh… :roll:

Akhir Pekan santai

Akhir pekan lalu, entah bagaimana, cukup merilekskan buatku :lol: . Aku merasa capek sekali di hari Sabtu, entah bagaimana, sehingga aku sampai tidur siang selama tiga jam loh padahal rencananya cuma dua jam aja. Sebenarnya aku juga berencana pergi ke kantor gitu sih untuk mengerjakan apa lah gitu, tahulah, supaya semakin banyak pekerjaan yang terselesaikan. Aku sudah mengaktivasi kartuku minggu lalu jadi seharusnya aku memiliki akses weekend deh ke gedungku. Tapi ketika aku disana, aku nggak bisa membuka pintunya. Aku juga bertemu satu orang lain gitu yang ternyata juga mengalami masalah serupa. Jadi mungkin aja masalahnya bukan karena kartunya ya?? Hmmm. Btw, menulis ini disini jadi mengingatkanku bahwa aku lupa memberi-tahukan masalah ini ke sekretaris nih tadi sewaktu di kantor! huahaha :lol: . Anyway, tapi sebenarnya justru ini sih yang membuatku bisa memiliki akhir pekan yang santai ini, setelah dipikir-pikir lagi, hahaha :lol: .

TAR 21

Seperti yang kusebutkan minggu lalu, satu dari beberapa acara TV yang kini kuikuti adalah The Amazing Race 21. Dan seperti yang kusebutkan di posting itu, musim ini mengunjungi Indonesia untuk kedua kalinya. Jadi semua tim pergi dari Shanghai, Cina ke Surabaya gitu dan melakukan beberapa tasks di Surabaya dan sekitarnya (Bangkalan, Madura maksudnya). Secara keseluruhan sih aku rasa ini adalah episode yang oke ya walaupun aku belum pernah ke tempat-tempat yang dikunjungi itu (tapi ya ngapain juga aku pergi ke Pasar Pabean kalau pas pergi ke Surabaya? hahaha :lol: ). Anyway, episode minggu depan masih berlokasi di Indonesia loh ternyata :) Dan rasanya agak lucu juga irama lagu ‘Naik Kereta Api’ dijadikan pengisi suara penutupan acaranya, hehehe :D

#1132 – Fall Season, Yay!

ENGLISH

No, I am not going to write about the weather or climate now. That topic is for later use when I have no other idea or inspiration to write :P , or when the weather or climate is really worth writing, huahaha :lol: . So, now that it is already October, I am excited for one thing (well, several actually ;) ): new seasons of several TV-shows (that I like, obviously) start!! Yay!!

Well, all of them premiered last week actually, and unfortunately I missed the premieres (except for one show) so I watched them a little bit with a delay. That is why I have been doing quite a catch-up marathon earlier this week. Only some episodes so it was not that much. Otherwise, I wouldn’t have had enough time as I am currently really busy at work, hahaha :lol: .

So, what are these shows? Well, actually, same old same old: How I Met Your Mother season 8, Two and A Half Men season 10, The Big Bang Theory season 6, and The Amazing Race season 21. As for South Park, well, I have been doing some marathons on its previous seasons, so I am taking it one episode at a time, hahaha.

Anyway, based on their premieres, in my opinion, How I Met Your Mother really stood out. I felt like it was being straight-forward in its premiere, which was a really good thing for me, that I got the impression we are really close to finally get the revelation of Ted’s wife identity. But well, we will see. Either way, I am good as this show is legen, wait for it, dary!! :D

TAR 21 also looks promising to me. The casts, so far, looked good (for a good show). I recognized one of them, Ryan, as being a former candidate on The Apprentice: Martha Stewart, a spin-off show of The Apprentice. Beside, I heard some info a few months ago that this season of TAR visited Indonesia, again!! After visiting Yogyakarta two seasons ago (the first time the US version of TAR visited Indonesia), they were visiting Surabaya (and the surrounding, like Madura) this season.

So, yeah, I am really glad that now a lot of new episodes of TV shows are back on the wheel as it means: more entertainment! :)

BAHASA INDONESIA

Enggak kok, aku nggak akan menulis tentang cuaca atau iklim deh sekarang. Topik itu mah untuk nanti saja ketika aku nggak ada ide atau inspirasi untuk ditulis :P , atau untuk ketika memang cuaca dan iklim beneran pas penting untuk ditulis gitu, huahaha :lol: . Jadi, sekarang kan sudah bulan Oktober, aku excited akan satu hal (eh, beberapa sih sebenarnya ;) ): musim-musim baru dari beberapa acara TV (yang aku suka, tentunya) akhirnya mulai tayang juga!! Yay!!

Eh, sebenarnya semuanya mulai tayangnya minggu lalu sih, dan sayangnya aku kelewatan gitu (kecuali untuk satu acara) jadi ya aku menontonnya agak dengan delay gitu deh. Makanya awal minggu ini aku melakukan maraton kecil untuk mengejar ketertinggalan gitu. Toh hanya beberapa episode saja jadi nggak terlalu banyak. Kalau enggak, nggak cukup deh waktunya karena kan aku saat ini amat sibuk di kantor, hahaha :lol: .

Jadi, sebenarnya acara apa saja sih? Yah, sebenarnya ya same old same old aja kok: How I Met Your Mother musim 8, Two and A Half Men musim 10, The Big Bang Theory musim 6, dan The Amazing Race musim 21. Kalau South Park sih, hmm, sejauh ini aku baru melakukan maraton menonton beberapa episode musim-musim terdahulunya deh, jadi ya satu satu gitu, hahaha.

Anyway, berdasarkan premiernya, menurutku, How I Met Your Mother amat menonjol deh. Aku merasa episode pertamanya tanpa basa-basi dan tanpa ba bi bu, yang mana menurutku oke banget ya, sehingga aku mendapatkan impresi kalau kita ini sudah amat dekat untuk akhirnya mendapatkan pengungkapan identitas istrinya Ted. Ah, tapi kita lihat saja deh. Toh dekat atau tidak, aku juga nggak masalah karena acara ini kan legen, wait for it, dary!! :D

TAR 21 juga nampak cukup menjanjikan. Kontestannya, sejauh ini, nampak oke (untuk membuat acara TV yang seru). Aku mengenali salah satunya, Ryan, sebagai salah satu mantan kandidat acara The Apprentice: Martha Stewart, sebuah acara spin-off The Apprentice. Di samping itu, beberapa bulan yang lalu aku mendengar desas-desus kalau musim kali ini dari TAR mengunjungi Indonesia, lagi loh!! Setelah mengunjungi Yogyakarta dua musim lalu (pertama kalinya TAR versi Amerika berkunjung ke Indonesia), kini mereka mengunjungi Surabaya (dan sekitarnya, kayak Madura gitu) musim ini.

Jadi, ya gitu deh, senang deh rasanya banyak episode-episode baru dari TV show favoritku karena ini berarti: ada hiburan lebih banyak lagi! :)

#1038 – This Week’s Recap

ENGLISH

Germany on Wednesday

So, actually I went to Germany last Wednesday, huahaha :lol: It was only a one-day trip though where I did not spend the night there. I left Delft early in the morning (I caught the 5.46 AM train from Delft Zuid station) and I arrived back at home at around 6.20 PM. Ah, I went to Düsseldorf this time. This city is not that far from the border with Netherlands (Germany is a much bigger country than Holland) so in total it took me like only about 3 hours to get there.

Well, I will leave the more detail story about this trip to Düsseldorf for later though (so I will have more material to write down here, muahaha :lol: ).

Exercising under the rain

Even though my body was dead tired after that trip to Düsseldorf, I still decided to go to the tennis lesson on Wednesday evening at 8. Yeah, I guess passion beat tiredness, :lol: . As I mentioned last week, this course on Wednesday is held on one of the outdoor courts. If last week I said the weather was already bad enough with all the hard wind and coldness, well, it turned out to be a premature statement. This Wednesday, it was (quite) windy, quite cold (of course), and: RAINING!!  It was not a hard rain after all so it was still safe to play under the rain (the court did not become that slippery). But still, it was quite a unique experience for me, hahaha :) I was completely wet afterward. Anyway, the annoying thing was that it was not raining before the practice session started, it was raining constantly during, and it stopped raining after it finished!

As expected, I could not play my best during that practice session because of the exhaustion. But I did learn something very useful to increase the accuracy of my forehand hit. This paid off very soon as the very next day, I played the best tennis I had played thus far . The trainer looked quite surprised and praised me for that, muahaha :lol: . And of course I was very pleased with that.

Exhaustion

But still, I do understand that pushing my body to the limit too often is not a good thing. Thursday morning, my body was still quite sore and weak after the intense previous day. Even, when I was showering, my nose bled a little, huahaha :lol: . But I am already fine now, I am already fit just like they way I usually am :P .

New Seasons of TV Reality Shows

Anyway, I am also very excited this week because the new seasons of two reality shows that I have been following were premiered. Last Sunday, The Amazing Race season 20 (TAR 20) and The Apprentice season 12 (The Celebrity Apprentice 5 (TCA 5)) started airing. The first episode of TAR 20 was okay-ish. The best moment was the race to get the final spot in the top 10, where Misa and Maiya missed Phil and the check-in mat who was literally within their sight, hence allowing Joey and Danny to overtake them and causing them to get eliminated, hmm. What a shame. As I said here, I don’t really like the celebrity concept of The Apprentice. Having said written that, it is still quite entertaining after all. Three of the candidates I have already known prior to the show: George Takei from Star Trek, Clay Aiken of American Idol, and Dayana Mendoza, the Miss Universe 2008.

Talking of American Idol, I haven’t really followed this show that much these past two seasons, huahaha :lol: . A friend of mine told me this morning that apparently this week they already aired the top 24 show. Hmm, I guess I will take a look on it tonight, and we will see, haha :)

A sneak peek of my trip to Düsseldorf last Wednesday.

BAHASA INDONESIA

Jerman di hari Rabu

Jadi, sebenarnya aku pergi ke Jerman loh Rabu kemarin, huahaha :lol: . Perjalanannya hanyalah perjalanan sehari saja sih dimana aku nggak menginap disana gitu. Aku berangkat dari Delft di pagi hari (aku naik kereta jam 5.46 pagi dari Stasiun Delft Zuid) dan tiba kembali di apartemenku jam 6.20 sore. Ah, aku pergi ke Düsseldorf deh kali ini. Kota ini letaknya nggak terlalu jauh dari perbatasan dengan Belanda sih (Jerman kan jauh lebih besar daripada Belanda gitu ya) jadi ya untuk kesananya hanya memakan waktu sekitar 3 jam deh.

Aku akan menulis lebih detail tentang perjalanan ke Düsseldorf ini nanti ya (biar makin banyak deh bahan posting saya, muahaha :lol: ).

Olahraga di tengah hujan

Walau badanku rasanya capek dan pegal banget setelah seharian jalan ke Düsseldorf, aku memutuskan untuk tetap ikutan kelas les tenis Rabu malamnya jam 8 loh. Ya, kayaknya memang passion mengalahkan kepegalan badan ya, :lol: . Seperti yang kubilang minggu lalu, kelas di hari Rabu ini diadakan di salah satu lapangan outdoor. Kalau minggu lalu aku bilang bahwa cuacanya buruk untuk bermain dimana anginnya kencang banget dan suhunya agak dingin, yah, sepertinya aku terlalu terburu-buru deh membuat pernyataan ini. Rabu ini, anginnya (lumayan) kencang, suhunya dingin juga (tentu saja), ditambah lagi: HUJAN dong!  Hujannya nggak deras-deras amat sih jadinya ya masih aman-aman aja gitu bermain di tengah hujan (jadi lapangannya masih nggak licin). Tapi tetap lah ya, pengalaman yang unik deh kemarin itu. Beres latihan langsung deh basah kuyup. Anyway, tapinya yang menyebalkan adalah hujan tidak turun sebelum latihan dimulai, kemudian hujan turun terus-terusan sepanjang sesi latihan, dan begitu latihannya beres, hujannya berhenti dong!  

Seperti yang dijangka, aku nggak bermain dengan terlalu baik deh di sesi latihan itu karena kan sudah capek banget ya. Tapi aku memperbaiki satu teknik yang sangat berguna untuk meningkatkan akurasi pukulan forehand-ku. Ini terbayar sudah keesokan harinya, dimana aku memainkan permainan tenis terbaikku sejauh ini loh . Pelatihnya nampak cukup kaget juga dan memujiku karenanya, muahaha :lol: . Dan tentu saja aku bahagia karenanya.

Kecapekan

Tapi aku sadar sih kalau memaksakan diri itu juga nggak terlalu baik bagi tubuh. Kamis pagi, badanku rasanya masih pegal dan agak lemas gitu karena sehari sebelumnya kan kegiatanku cukup intens ya. Sampai-sampai, ketika mandi aku mimisan sedikit loh, huahaha :lol: . Tapi sekarang sudah nggak papa sih, sudah fit seperti sedia kala deh saya :P .

Musim Baru dari Reality Show di TV

Anyway, aku juga sangat bersemangat minggu ini karena musim terbaru dari dua reality shows di TV mulai ditayangkan loh. Hari Minggu yang lalu, The Amazing Race musim 20 (TAR 20) dan The Apprentice musim12 (The Celebrity Apprentice 5 (TCA 5)) dimulai. Episode pertama dari TAR 20 biasa-biasa saja sih. Bagian terbaiknya menurutku adalah balapan untuk mendapatkan posisi terakhir di 10 besarnya, dimana Misa dan Maiya nggak melihat Phil dan matras pitstop-nya padahal ia berada di depan mata mereka, sehingga Joey dan Danny jadi bisa menyalip mereka deh, dan mereka tereliminasi, hmm. Wah, sayang banget tuh. Seperti yang kutulis disini, aku nggak begitu suka konsep selebriti dari The Apprentice. Namun, walaupun begitu, toh acaranya masih cukup menghibur juga kok. Tiga dari kontestannya aku sudah kenal sih dari sebelum musim ini dimulai: George Takei-nya Star Trek, Clay Aiken-nya American Idol, dan Dayana Mendoza, sang Miss Universe 2008.

Ngomongin American Idol, aku nggak terlalu mengikutinya deh dua musim belakangan ini, huahaha :lol: . Pagi tadi, seorang temanku memberi-tahuku bahwa minggu ini ternyata sudah episode 24 besar-nya gitu. Hmm, mungkin malam nanti aku akan nonton ah, dan we will see deh, haha :)

#1005 – Free Books, Dutch Course, and TV Shows

ENGLISH

Free Books

So, effective from last November, the library in my faculty was shut down because the university wanted to cut some expenses in this recession time. And apparently, they did not think that the existence of a library in my faculty was important enough to still be retained. Anyway, not that now we do not have library anymore in the university. No. We still have the one and only central library and I do not think TU Delft will ever even think of shutting down this central library – whose cony architecture has sort of become one symbol of TU Delft in a way. Btw, FYI, before this closure, there were five libraries in the whole university, kinda quite a lot, no? :D

Anyway, so, apparently they also did not have enough space to store all the books from the closed library. And guess what they did? Giving all the books and collections away for FREE to all students and staffs!! :shock: Well, of course not like they had staffs standing somewhere and giving random books away to random passing-by strangers. No. But interested students and staffs should come to the library in two predetermined sessions to pick up any books they liked. Also, to be fair to all students and staffs, each person could only take 10 books maximum. Plus, all people who came got free hot chocolate or coffee and some cookies, muahahahaha :lol:

See, a super rare golden opportunity, right??? And because they announced they would open two sessions (both were this week), one in Tuesday noon and another one in Thursday noon, last week I said to myself to come to the library on Tuesday noon. Of course: as early as possible as it was first-come-first-serve basis. So, the earlier you came, the wider array of available books you could take for free. And then, last Tuesday, I FORGOT to come by at the library!!!  Daammnn!!!! How could I do that?? But I calmed myself down saying it was still fine as there was still one more session on Thursday noon, even though it meant that the range of available books would have been reduced probably significantly.

So, this Thursday, I came to the library to pick up some books. I forced myself to not forget this one last opportunity, hahaha :) And of course because we were allowed to take maximum of 10 books, I planned to go back home with 10 books, muahahaha  . One thing, because this library was formerly my faculty’s library, the books they were giving away were also closely related to the faculty: they were books about mathematics, computer science, and electrical engineering; even though some magazines like National Geographic were also available. But of course I did not want to take the magazines as it seemed to be like wasting this opportunity if I only took magazines, right? hahaha :)

Anyway, after spending like one hour in the crowded library (it was, without question, a very popular event among students and staffs) and both my arms were killing me after carrying ten books of my choice (10 books were quite heavy! I tell you this!! Look at the picture below, the books were huge), I had finalized my choice of those ten books. As expected, some books that I was initially looking for had been taken away; but I still managed to get some good books though in my opinion.

End of Dutch Course

This Thursday my second level (Elementary II) Dutch Course also ended. Finally! It was quite a relief! Well, you know, I have been extremely busy this quarter, and now I am very happy that I am able to finish this Dutch course  – which I must say “very demanding” in term of time consumed – that I started. And I passed this level also, , which means that I can continue to the third level (Intermediate I).

If you asked me three months ago whether I planned to continue to the third level next semester or not, I probably would have said ‘yes’. However, now, after knowing how demanding it really is and how frustrating it is to have to prepare myself for the course while I am also extremely busy with other things from campus, which I should prioritize more than this Dutch course for now, I will answer ‘no’. I mean, I definitely really want to continue to the third level. However, I don’t think it will be wise for me to do that next semester, the semester where I must focus on my thesis, right? ;) So, I plan to take the third level probably after I graduate, hmmm.

The Amazing Race 19 and Young Apprentice

Anyway, earlier this week, the newest season of two of my most favorite reality shows came to an end. The Amazing Race 19 ended beautifully (for me) as my favorite team: Ernie and Cindy won the race. Quite a different story for Young Apprentice, I was not that excited to see the final as the two finalists were just okay for me. I mean, I still think Harry H. should have been in the final, even though I also think Zara deserved to be there as well (and she did). Anyway, after James’ and Zara’s performances in the final task, I think James should have won. He impressed me with his idea of the game he developed, which frankly I thought was trash at first, hahaha. But in the end, Lord Sugar picked Zara as the winner, hmmm.

Students picking free books at the old EWI library

Students picking free books at the old EWI library

Books that I picked from the library. I think I got some good books there...

A stack of books that I took this Thursday from the library. They were (as one) heavy!!

BAHASA INDONESIA

Buku Gratis

Jadi, efektif mulai November tahun lalu, perpustakaan di fakultasku resmi ditutup karena universitas ingin memotong beberapa pengeluaran di masa resesi ini. Dan ternyata, mereka merasa bahwa keberadaan perpustakaan di fakultasku itu tidaklah terlalu penting. Eh, tapi ini bukan berarti jadi nggak ada perpustakaan di kampus gitu ya. Enggak banget. Masih ada perpustakaan keren kok yang aku rasa nggak akan pernah deh terbesit pikiran di benak petinggi TU Delft untuk menutupnya: perpustakaan pusat (central library) – yang arsitektur kerucutnya telah menjadi salah satu simbol kebanggan TU Delft. Btw, FYI nih, sebelum penutupan ini, ada lima perpustakaan loh di kampus ini, lumayan banyak kan? :D

Ngomong-ngomong, ternyata, mereka juga tidak memiliki tempat untuk menampung buku-buku yang dulunya jadi koleksi perpustakaan yang ditutup ini. Dan lalu apa yang mereka lakukan? Yang mereka lakukan adalah: membagikan buku-buku dan koleksi-koleksi itu DENGAN GRATIS ke semua mahasiswa dan staff! :shock:   Yah, tentu saja ya bukan berarti terus mereka ada staff yang berdiri dimana gitu membagi-bagikan buku secara acak ke setiap orang yang lewat. Tentu tidak. Tapi, mahasiswa dan staff yang tertarik bisa datang ke perpustakaan itu pada dua sesi yang telah ditentukan untuk mengambil buku apa pun yang mereka suka. Dan juga, supaya adil bagi semua mahasiswa dan staff, setiap orang hanya boleh mengambil maksimal 10 buku aja. Plus, semua yang datang juga dikasih minuman coklat hangat atau kopi dan kue gratis loh, muahahahaha :lol:

Nah, ini beneran kesempatan emas yang super langka kan??? Dan karena mereka membuka dua sesi (dua-duanya minggu ini), satu di hari Selasa siang dan satunya di hari Kamis siang, minggu lalu aku berkata pada diriku untuk datang pas hari Selasanya. Tentu saja dong seawal mungkin soalnya sistemnya kan siapa-cepat-dia-dapat gitu. Jadi, kalau datang makin awal, pilihan buku yang tersedia juga makin luas dan banyak kan. Dan lalu, Selasa kemarin, aku LUPA dong buat mampir di perpustakaannya!!  Siaaaall!!!! Kok bisa sih kelupaan gitu?? Ah, tapi aku kemudian menenangkan diriku dengan berkata bahwa toh masih ada satu sesi lagi di hari Kamis, walau ini berarti pilihan buku yang tersedia tentunya bakal lebih sedikit sih.

Jadilah Kamis ini aku pergi ke perpustakaannya untuk mengambil beberapa buku. Tentu saja aku memaksa diriku untuk tidak melupakan kesempatan terakhir ini, hahaha :) Dan tentu saja karena kami hanya diperbolehkan mengambil maksimal 10 buku, aku berencana untuk tidak pulang sebelum mendapatkan 10 buku, muahahaha  O iya, dan karena perpustakaan ini dulunya perpustakaan fakultas, buku-buku yang ada juga buku-buku yang berhubungan dengan fakultas ya: seperti tentang matematika, ilmu komputer, dan teknik elektro; walau ada juga beberapa majalah kayak National Geographic gitu sih. Tapi aku nggak mau dong mengambil majalah kayak gitu. Rugi banget lah kalau kesempatan ini malah dipakai cuma buat mengambil majalah (yang harganya paling berapa doank), ya nggak? hahaha :)

Lalu, setelah menghabiskan waktu satu jam di perpustakaan yang ramai itu (pembagian buku ini, tentu saja, merupakan event yang sangat populer bagi mahasiswa dan staff) dan kedua lenganku sudah capek banget setelah membawa sepuluh buku (10 buku itu berat banget loh! Percaya deh!! Liat aja gambarnya di atas, bukunya gede-gede, hahaha :D ), akhirnya aku sudah memilah sepuluh buku pilihanku. Seperti yang sudah kuduga, beberapa buku yang aku incar sudah diambil orang lain; tapi aku masih mendapatkan beberapa buku yang bagus sih menurutku.

Akhir Kelas bahasa Belanda

Kamis ini, kelas bahasa Belanda level duaku (Elementary II) juga berakhir. Akhirnya!  Agak lega nih aku! Yah, tahulah, aku kan kuarter ini sudah sibuk banget gitu ya, dan tentu sekarang aku senang banget dong akhirnya aku berhasil menyelesaikan kelas bahasa Belanda ini – yang harus aku katakan “sangat demanding” dalam hal waktu yang harus aku alokasikan untuknya – yang aku mulai. Dan aku lulus loh, , yang artinya aku bisa melanjutkan ke level tiga (Intermediate I).

Kalau pada bertanya kepadaku tiga bulan lalu mengenai apakah aku berencana melajutkan ke level tiga semester depan atau tidak, mungkin aku akan menjawabnya dengan ‘ya’. Namun, sekarang, setelah bener-bener merasakan bagaimana demanding kursus ini dan bagaimana stress-nya untuk harus mempersiapkan diriku untuk kursus ini ketika aku juga sangat sibuk dengan hal-hal lain dari kampus, yang harus aku prioritaskan lebih tinggi daripada kelas bahasa Belanda ini untuk sekarang kan, aku akan menjawabnya dengan ‘tidak’. Maksudku, tentu saja aku sebenarnya ingin banget untuk langsung melanjutkan ke level tiga gitu ya. Namun, aku rasa bukanlah keputusan yang bijak andaikata aku langsung mengambilnya semester depan, semester dimana aku harus fokus kepada tesisku, ya kan? ;) Jadi, rencanaku sih aku akan mengambil level tiganya mungkin setelah lulus nanti deh, hmmm.

The Amazing Race 19 dan Young Apprentice

Anyway, awal minggu ini, musim terbaru dari dua reality show favoritku berakhir. The Amazing Race 19 berakhir dengan keren (untukku) karena tim favoritku, Ernie dan Cindy, menang. Agak berbeda dengan Young Apprentice, aku nggak terlalu bersemangat nonton finalnya karena aku kurang sreg dengan finalisnya. Maksudku, aku masih merasa Harry H. seharusnya masuk final deh, walau Zara juga lumayan berhak sih di final (dan dia memang masuk final). Ngomong-ngomong, setelah melihat performanya James dan Zara di final, aku rasa James-lah yang seharusnya menang. Ia membuatku kagum dengan idenya akan game yang ia kembangkan, yang awalnya aku kira idenya jelek banget tuh, hahaha. Eh, tapi akhirnya Lord Sugar malah memilih Zara sebagai pemenangnya, hmmm. Ya udah deh.