#1176 – The Story This Week

ENGLISH

Lock-Down Mode

Actually, I have been in a “lock down mode” the whole week this week. I decided to take an exam which was held earlier today, which meant that I had to prepare myself for it this week (the preparation even already started last week actually). Just like this time, actually I do not need the grade from this exam as I am a PhD Candidate now; but I (and my supervisors as well) thought it would be beneficial if I took the exam as I would pressurize myself even more to study the subject. Fair enough, so doing the exam I did.

Nevertheless, an exam is an exam, regardless the grade matters or not; well, this is true at least for me :) . I am never the type of dropping something off when there is no direct consequence in doing so. No. When something is thrown at me and I accept it, I feel like it is my responsibility to do my best on it. So, the point is, I am glad that it is already the weekend now so I can relax, hahaha :lol: .

Anyway, the exam went pretty well I think.

Freezing the Whole Week

Speaking of the weather, it has literally been freezing the whole week this week. So, the hottest temperature in Delft at any point this week was, I think, around –3ºC. Well, the same pond that was frozen last year so we could literally go skating on it hasn’t frozen to the point we can safely skate on it yet though, but some other ponds have.

It also means that the snow that started falling this time hasn’t gone yet. Okay, as much as I am (still) fascinated with snow, it is now getting a little bit more annoying. For one, it becomes very slippery everywhere so we have to be extra cautious when walking or biking somewhere. And secondly, it sucks that ten of the fourteen tennis courts in the Sports Center are still covered with snow so we cannot play on any of them, huahaha :lol: . It also resulted in the cancellation of two tennis courses I was supposed to have in the past two weeks. Okay, there are still four courts inside the balloon; but still, it means less capacity so there is more chance for reservation conflict.

The temperature is expected to rise to between 2–12ºC starting this Sunday and so I am looking forward to it, hahaha.

BAHASA INDONESIA

Mode Mengunci Diri

Sebenarnya, aku berada dalam “mode mengunci diri” sepanjang minggu di minggu ini. Aku memutuskan untuk mengambil satu ujian yang diadakan hari ini, yang mana artinya aku harus mempersiapkan diriku untuk itu sepanjang minggu ini dong ya (sebenarnya persiapannya juga sudah dimulai semenjak minggu lalu sih). Seperti waktu ini, sebenarnya aku tidak membutuhkan nilai dari ujian ini karena aku kan kandidat PhD (S3) sekarang; tetapi aku (dan pembimbingku juga) merasa bahwa mungkin akan berguna jika aku mengambil ujian ini karena aku memberikan tekanan lebih kepada diriku untuk belajar materinya. Benar juga kan, jadilah aku mengikuti ujiannya.

Walaupun begitu, yang namanya ujian itu ya ujian ya, tidak peduli apakah kita butuh nilainya atau tidak; yah, setidaknya ini berlaku untukku sih :) . Aku bukanlah tipe yang suka melepas sesuatu walaupun tidak ada konsekuensi langsung darinya. Bukan. Ketika sesuatu diberikan kepadaku dan aku menerimanya, aku merasa bahwa adalah tanggung-jawabku untuk melakukan yang terbaik untuknya. Jadi, intinya adalah, aku sekarang merasa cukup lega bahwa sekarang sudah akhir pekan sehingga aku bisa bersantai-santai, hahaha :lol: .

Anyway, rasa-rasanya ujiannya berlangsung dengan lancar sih.

Membekukan Sepanjang Minggu

Ngomongin cuaca, cuaca satu minggu ini benar-benar membekukan dalam artian sebenarnya loh. Jadi, suhu udara terpanas di Delft di semua waktu minggu ini, rasa-rasanya, adalah sekitar –3ºC. Yah, kolam yang sama yang membeku tahun lalu sehingga kita bisa main ice-skating di permukaannya belum sepenuhnya membeku sih, tapi beberapa kolam lain sudah loh.

Ini juga berarti bahwa salju yang mulai turun waktu ini juga masih belum hilang. Oke, walaupun aku (masih) suka dengan yang namanya salju, tapi kok makin kesini rasanya makin menyebalkan saja ya salju itu. Pertama, sekarang ini jadi licin banget gitu dimana-mana jadi kita harus berhati-hati kalau sedang berjalan-kaki atau bersepeda. Dan yang kedua, nyebelin kan kalau sepuluh dari empat belas lapangan tenis di Sports Center masih tertutupi salju sehingga nggak bisa main disana, huahaha :lol: . Ini juga mengakibatkan dibatalkannya dua kelas tenis yang seharusnya aku ikuti dua minggu belakangan ini. Oke, masih ada empat lapangan di dalam balon sih; tapi tetap saja ya, karena berarti kapasitasnya juga berkurang, kemungkinan konflik jadwal reservasi jadi semakin tinggi deh.

Suhu udara diramalkan naik ke rentang 2–12ºC mulai hari Minggu ini; dan aku tunggu-tunggu aja deh ya, hahaha.

#1147 – Weekend, Finally!!

ENGLISH

I must say I am really glad that now is now; I mean, the second weekend of November! Why? Well, finally, I can have the much-awaited rest I have been looking for!!

Yes, I have really been busy and it went all the way back to my trip to southern France and Austria. The trip itself was, of course, tiring in the sense that obviously I would feel (physically) tired after going on a trip. Then, after getting back to the Netherlands, I was busy accompanying my parents in the last week of their October trip to Europe. They went back to Indonesia last Sunday; but my Sunday was actually not over yet as I had to do my laundry and also clean my apartment.

I had to submit a paper review on Monday. This was the reason why I read a paper during my southern France and Austria trip, otherwise I wouldn’t have had enough time! Then, I was quite on a mini lock-down mode as I decided to take one exam this Friday. Well, as a PhD, I would not need the grade; but I just thought it would be good if I pressurized myself with having to take the exam as it would force me even more to study the materials, hehehe :) . There was a lot to read and study to prepare for the exam btw, and I only had two days (Tuesday and Wednesday) for that. So I had to really make the most out of those two days.

Wait, only two days? What about Thursday? Well, I would have the third, and last, meeting of the PhD Start Up course on Thursday. And as the previous two meetings, this would take the whole day. This time, the course took place within the campus limit, which was nice in some ways. But now I kinda prefer the other place as I think that place was more suitable for the course’s program. Anyway, I had the exam on Friday. I think it went well. It was just that because I had not been manually writing with my hand for quite some time, my hand hurt a little bit after I finished the exam, where my answers were on eight pages of A4 paper, huahaha :lol: .

Yeah, that is why I am so glad this weekend is this weekend, where I can catch a breathe and relax a little bit.

BAHASA INDONESIA

Harus kubilang bahwa aku lega sekarang adalah sekarang; maksudku, akhir pekan kedua di bulan November ini! Mengapa? Yah, karena akhirnya aku bisa mendapatkan istirahat yang sudah sangat aku nantikan!!

Ya, akhir-akhir ini aku sibuk sekali dan semuanya telah bermula semenjak perjalananku ke Prancis selatan dan Austria. Perjalanannya sendiri, tentu saja, juga melelahkan dalam artian tentu saja aku merasa lelah (secara fisik maksudnya) setelah kembali dari sebuah perjalanan. Lalu, setelah kembali ke Belanda, aku sibuk menemani orangtuaku di minggu terakhir mereka di perjalanan bulan Oktober mereka ke Eropa. Mereka sudah kembali ke Indonesia hari Minggu lalu; tapi hari Mingguku waktu itu juga sebenarnya belum berakhir karena aku juga harus mencuci pakaianku dan juga bersih-bersih apartemen.

Aku harus mengumpulkan satu paper review di hari Senin. Inilah mengapa aku harus membaca sebuah paper di perjalananku ke Prancis selatan dan Austria, karena kalau tidak, aku tidak akan memiliki cukup waktu untuknya! Lalu, aku berada dalam mode mengunci diri mini karena aku memutuskan untuk ikut sebuah ujian hari Jumat ini. Yah, sebagai PhD, aku tidak akan membutuhkan nilainya sih; tapi aku rasa akan baik juga jika aku memberikan tekanan kepada diriku sendiri untuk ikutan ujian karena ini akan lebih memaksaku untuk mempelajari material-nya secara lebih serius kan, hehehe :) . Ada banyak sekali bahan yang harus dibaca dan dipelajari sebagai persiapan ujiannya, hanya saja aku hanya memiliki dua hari untuk itu (Selasa dan Rabu). Jadilah aku harus memaksimalkan dua hari itu.

Eh, tunggu, hanya dua hari saja? Bagaimana dengan hari Kamis? Yah, aku harus mengikuti pertemuan ketiga, dan terakhir, dari kelas PhD Start Up di hari Kamis. Dan seperti dua pertemuan sebelumnya, pertemuan ini akan memakan waktu seharian. Kali ini, kelasnya diadakan di dalam lokasi kampus, yang mana enak juga dari beberapa segi ya. Tapi entah kenapa aku lebih suka tempat yang satunya itu deh karena menurutku lebih cocok untuk program kelasnya. Anyway, ujiannya aku ikuti di hari Jumat. Aku rasa ujiannya berlangsung dengan lancar sih. Hanya saja karena sudah lama aku tidak menulis secara manual dengan tangan, jadilah tanganku sedikit pegal gitu setelah aku menyelesaikan ujiannya, dimana pekerjaanku kutulis dalam delapan halaman kertas folio, huahaha :lol: .

Ya, itulah mengapa aku lega akhir pekan ini adalah akhir pekan ini, dimana aku bisa berhenti sejenak dan sedikit rileks.

#1066 – Smoke Detector, Grade, and Norway

ENGLISH

Okay, before starting posting posts about my weekend trip to Scotland last week, I would like to update a little bit of my life lately first, hehehe :) (For those who are waiting for the story of my trip to Scotland, please be patient for just a little bit more; and thanks for the understanding, hehe :P *well, it is my blog after all so I can write whatever and whenever and in whichever order I want, right? hahaha :P * ).

Exhausted and Smoke Detector

As I wrote before, my flight from Edinburgh landed at Schiphol Airport on Tuesday afternoon (at 4 PM to be precise) and I arrived at my apartment at almost 6 PM. I was so exhausted that day. At almost 8 PM, Diana invited me to hang out in a bar in the centrum with friends from my research group. Well, with all of our own thesis projects this semester, this kind of occasion is a very rare occasion. We have our own schedules and works to do, so, you know, right? So I didn’t want to miss it. Plus, two cups of coffee I had earlier that day in Edinburgh also helped a little bit that I became a bit energetic the whole day, hahaha :) Therefore I decided to go to the centrum at 8.30 PM. Of course we didn’t stay there for too long and I already went back home at 10.30 PM. I was so exhausted after all, hahaha…

That night, when I was trying to sleep, the fire alarm/smoke detector made annoying noise. It chirped once every one minute. And it was quite a loud beep. You know, so every time I reached the point where I almost slept, it “woke” me up with the annoying beep. I was able to sleep eventually, but of course I reported this condition to the caretaker the day after. I think it was because it needed new battery.

Grade

Anyway, the grade for this exam has now been published. As I expected, that stupid miscalculation costed me a little bit. But at the end of the day I still got the grade I needed (even though I got this after a little bit of discussion with my professor about it and the ambiguity in one of the problem), so I did not really complain, hehe. Btw, yes, I took this exam to get a better grade for this course.

Okay, now, I can focus much more on my thesis.

Abstract Accepted! Norway here I come!

Speaking about my thesis project, I have just got good news. Actually, at this meeting, my supervisors and I discussed not only about my thesis’ blueprint, but also a possibility to present my thesis research at an international workshop that will be held in Norway this mid-June. I had to write an abstract about the project, submitted it, and the committee would decide whether it was accepted or not. If it got accepted, because it would be like a “work-related trip” (I would have to present my research in Norway), all of my expenses would be covered by the research group and the research’s sponsor. And that was why I was like: “Sure, I am in!!“, huahaha :lol: :cool: . First of all, who didn’t love free trip? Second of all, and the most important one, I think it would be a very good experience for me and also for my CV, hehehe.

Last week, I got an email from the committee that my abstract was accepted!! Yaaay!!  So it means that I am going to Bergen, in Norway, this mid-June for the workshop! Yes, I am (finally) going to Scandinavia (and it will be for free (unless I decide to extend my stay a little bit))!! huahaha :lol:

BAHASA INDONESIA

Oke, sebelum rangkaian posting tentang perjalanan akhir pekanku ke Skotlandia minggu lalu, aku ingin menulis satu posting tentang kehidupanku akhir-akhir ini dulu ya, hehehe :) (Bagi yang menantikan ceritaku ke Skotlandia, sabar dulu ya; terima kasih atas pengertiannya, hehe :P *eh, tapi ini kan blogku gitu ya jadi sebenarnya ya suka-suka aku dong apa yang mau aku tulis dan kapan aku menulisnya? hahaha :P *).

Capek dan Smoke Detector

Seperti yang aku tulis sebelumnya, penerbanganku dari Edinburgh mendarat di Bandara Schiphol di hari Selasa sore (jam 4 sore tepatnya) dan aku tiba di apartemenku hampir jam 6 sore. Aku capek banget deh hari itu. Sekitar hampir jam 8 malam, Diana mengajakku untuk kumpul-kumpul bareng teman-teman dari grup risetku malamnya di sebuah bar di centrum. Hmm, dengan segala proyek tesis dan semua pekerjaan semester ini, acara kumpul-kumpul kayak gini jelaslah sesuatu yang sangatlah langka. Masing-masing memiliki agenda dan jadwalnya sendiri-sendiri, jadi ya gitu deh, tahu kan maksudku? Nah, jadilah aku nggak mau melewatkannya. Di samping itu, dua cangkir kopi yang aku minum awal hari itu di Edinburgh kayaknya cukup membantu karena membuatku sedikit lebih energetic sepanjang hari, hahaha :) Oleh karenanya, aku memutuskan untuk pergi ke centrum jam 8.30 malam. Tentu saja kami nggak lama-lama amat juga disananya dan jam 10.30 malam aku juga sudah pulang. Kan bagaimanapun aku juga sudah capek banget gitu ya, hahaha…

Malamnya, ketika aku berusaha untuk tidur, alarm kebakaran/smoke detector di kamarku mengeluarkan suara yang menyebalkan dong. Jadi smoke detector ini mengeluarkan suara “biip” setiap satu menit. Jadi ya gitu deh, begitu aku sudah nyaris tertidur, jadi “terbangun” lagi karena suara yang menyebalkan ini.  Akhirnya aku bisa tidur juga sih, tapi tentunya keesokan harinya aku laporkan masalah ini ke caretaker apartemenku. Aku duga sih ini karena baterainya harus diganti deh.

Nilai

Anyway, nilai dari ujian yang ini sudah diumumkan loh. Seperti yang sudah diduga, kesalahan hitung tolol yang aku buat itu sedikit mempengaruhi nilaiku. Tapi pada akhirnya aku masih mendapatkan nilai yang aku butuhkan sih (walau ini juga setelah sedikit diskusi dengan profesorku tentangnya dan tentang sebuah ambiguitas di salah satu soalnya), jadi ya aku nggak komplain deh, hehe. Btw, ya, aku mengambil ujian ini untuk mendapatkan nilai lebih bagus aja di kelas ini.

Oke, sekarang, jadilah aku bisa lebih fokus pada tesisku nih.

Abstrak Diterima! Norwegia, Aku Datang! 

Ngomongin tentang proyek tesisku, aku baru saja mendapat berita bagus loh. Jadi sebenarnya, pada pertemuan waktu ini, pembimbing-pembimbingku dan aku tidak hanya berdiskusi mengenai cetak biru perencanaan riset tesisku, tetapi juga kemungkinan untuk mempresentasikan riset tesisku di sebuah workshop internasional yang akan diadakan di Norwegia pertengahan Juni nanti. Aku harus menulis sebuah abstrak untuk proyekku, mengumpulkannya, dan kemudian panitia akan memutuskan apakah abstrakku itu diterima atau tidak. Kalau diterima, karena perjalanan itu bakalan menjadi semacam “perjalanan dinas” (aku harus mempresentasikan risetku di Norwegia), semua biayanya akan ditanggung grup riset dan perusahaan sponsor deh. Dan tentu saja reaksiku adalah: “Tentu saja aku mau ikutan“, huahaha :lol: :cool: . Pertama-tama, siapa juga yang nggak mau bepergian dibayarin? Yang kedua, dan lebih penting sih, ini akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga dan bagus pula untuk CV-ku kan, hehehe.

Minggu lalu, aku mendapatkan email dari panitia yang menyatakan bahwa abstrakku diterima loh!! Yaaay!!  Jadi ini artinya aku akan pergi ke Bergen, di Norwegia, gitu deh pertengahan Juni nanti untuk workshop itu! Ya, (akhirnya) aku akan pergi ke Skandinavia juga (dan kali ini perginya gratis loh (kecuali kalau aku memutuskan sekalian extend disana beberapa hari gitu))!! huahaha :lol:

#1063 – It’s Thursday!

ENGLISH

It is Thursday, yay! And I have two reasons to love that today is Thursday (well, actually I love today because it is today though, not because it is Thursday, hahaha :D ):
(1) I had my exam yesterday, which means it is part of history now.
(2) I am going to Scotland tomorrow for a weekend trip! Yeaaahh….

Exam

How was the exam? Well, in a way, it suuccked!! Why? Was it so difficult that I could not do it?? NO!! As a matter of fact, it was actually quite the opposite!! I think I could solve the problems quite well and I only took 2.5 out of the 3 hours for the exam, which means I left the room 30 minutes before the time was up. I already did some rechecks on my answer by then (I was not that stupid to leave the exam without at least rechecking all my answer once; in fact, I rechecked my answer like three times in this exam). So, why did it suck then? Well, after I left the room, I realized that I made a stupid small calculation mistake on one of the problems! Solving a equation should require me to calculate 10/3.4 to maximize the likelihood of the underlying problem but what I did was 3.4/10!! Arrrggghhhh… .  It sucked for three reasons:

(1) I managed to solve the difficult part of the problem (which was modelling the case); but then I tripped on the easiest part of the process which was, actually, doable even by an elementary school student.
(2) How could I miss this stupid mistake during my three rechecks?? (but in a way this was understandable though; because there were a lot to do in the exam and this was just one super small easy calculation and maybe I focused too much on the core part and hence overlooking this one)
(3) I left the examination room with 30 minutes to spare, which meant that I actually HAD extra 30 minutes to find this stupid miscalculation!

Ah, hopefully my professor won’t penalize me that much as it was only a super minor mistake anyway…

Weekend Trip to Scotland

Anyway, enough of the exam, let us talk about something more fun: I am going to Scotland tomorrow! Yaay!!!   But then my flight will take off at 7.15 AM from Schiphol tomorrow which means that I have to take the 4.15 AM train from Delft which means that I have to get up tomorrow morning at around 3 AM! Boooo!!!! At one point a few days ago, I asked myself why on earth did I pick this bloody morning flight (yes, I use the word ‘bloody’ to familiarize myself a little bit more now with British accent, :lol: )?? But then I remembered that  by choosing this flight, my ticket would be cheaper by like €30 or so, huahaha :lol: . Well, I guess I can’t complain now if I was willing to save €30 by taking morning flight, hahaha :P .

Because of that, I am now facing a dilemma. I have to pick one of the following:
(1) Having a normal duration sleep (8 hour), which means I have to already be on bed at 7 PM (while it is still bright outside as the sun sets at around 8.40 PM-ish at this time of the season);
(2) Just go to bed normally, say at 11 PM, but that means I will only have about 4 hour of sleep; or the extreme one:
(3) STAY UP ALL NIGHT!! huahahaha :lol:

Which one should I choose? Hmmm…

Anyway, today I am pretty much preparing all the small stuffs for this trip, like printing all the tickets (flight ticket/boarding pass (I already checked in online) and bus ticket from Glasgow to Edinburgh), some useful maps, hostel booking confirmation, passport, writing down important pieces of information, and not forgetting to bring my own electric plug (the UK uses different plug from the rest of Europe. Weird…). Clothes? Well, I leave that for later, hahaha :P Good that I am flying with KLM so I automatically get 20 kg baggage allowance :) .

Btw, tomorrow the flight will be on an Embraer E-190 (while my return flight will be on a Boeing 737-700), which is a Brazilian airliner. Ah, this will be my first time on an Embraer :)

Okay, so, that is it for today, see you next week!! :)

BAHASA INDONESIA

Hari ini adalah hari Kamis, yay!  Dan ada dua alasan mengapa aku menyukai bahwa hari ini adalah hari Kamis (hmm, sebenarnya aku menyukai hari ini ya karena hari ini adalah hari ini sih, bukan karena hari ini adalah Kamis, hahaha :D ):
(1) Ujianku berlangsung kemarin, yang mana artinya ujian itu sekarang adalah bagian dari masa lalu.
(2) Besok aku akan pergi ke Skotlandia untuk sebuah trip di akhir pekan! Yeaaahh….

Ujian

Bagaimanakah ujiannya? Hmm, di satu sisi, menyebalkan!! Hah, kenapa? Apakah ujiannya begitu sulit sehingga aku nggak bisa ngerjainnya? BUKAN!! Bukan itu, malah sebenarnya kebalikannya loh!! Aku rasa aku bisa memecahkan soal-soal di ujian dengan cukup baik dan aku hanya menggunakan total waktu 2,5 jam dari waktu ujian selama 3 jam, yang artinya aku keluar dari ruang ujian 30 menit sebelum waktu ujian berakhir. Aku juga sudah melakukan beberapa pengecekan ulang akan jawabanku pada waktu itu (aku nggak setolol itu untuk keluar dari ruang ujian tanpa setidaknya satu kali mengecek semua jawabanku; dan untuk ujian ini aku mengecek ulang sampai tiga kali loh). Lah, trus menyebalkan kenapa dong? Ya, karena setelah aku keluar dari ruangan itu, aku kemudian menyadari bahwa aku membuat sebuah kesalahan kalkulasi yang kecil banget dong! Dalam menyelesaikan sebuah persamaan aku seharusnya menghitung 10/3,4 untuk memaksimumkan likelihood permasalahannya tetapi yang aku lakukan malah 3,4/10!! Arrrggghhhh… .  Ini menyebalkan karena tiga buah alasan:

(1) Aku dapat menyelesaikan bagian sulit dari soal itu (yang merupakan pemodelan dari sebuah studi kasus); tapi kemudian malah tersandung di bagian paling sederhana yang mana anak SD aja bisa melakukannya.
(2) Kok bisa-bisanya sih satu kesalahan kecil ini terlewatkan dalam tiga kali pengecekan ulang yang kulakukan?? (tapi di satu sisi ini bisa dimengerti sih; karena ada banyak banget yang harus di kerjakan di ujian itu dan ini hanyalah satu kalkulasi super kecil dan gampang; dan mungkin aku terlalu fokus sama bagian inti (dari kerjaanku) sehingga bagian ini terlewatkan deh)
(3) Aku meninggalkan ruang ujian 30 menit sebelum waktu habis, yang artinya aku sebenarnya MEMILIKI waktu lebih selama 30 menit untuk menemukan miskalkulasi itu!

Ah, mudah-mudahan dosenku tidak akan memenalti kesalahan ini banyak-banyak amat sih ya karena toh kesalahannya juga kesalahan kecil aja…

Perjalanan Akhir Pekan ke Skotlandia

Anyway, cukup deh tentang ujiannya, mari sekarang membicarakan hal yang lebih menyenangkan saja: Besok aku pergi ke Skotlandia loh! Yaay!!!   Tapi pesawatku bakal lepas landas jam 7.15 pagi nih besok dari Schiphol yang mana artinya aku harus naik kereta jam 4.15 pagi dari Delft yang mana artinya besok pagi aku harus bangun sekitar jam 3 subuh! Huuuu!!!!  Beberapa waktu lalu sebenarnya aku sempat bertanya kepada diriku sendiri mengapa sih aku memilih this bloody morning flight (ya, aku sengaja memakai kata ‘bloody‘ disini; kan supaya agak membiasakan diri dengan aksen British gitu mulai dari sekarang, :lol: )?? Tapi kemudian aku langsung ingat bahwa dengan memilih penerbangan ini, tiketku jadi lebih murah sekitar €30 (sekitar Rp 360.000,-) gitu deh, huahaha :lol: . Ya udah deh kayaknya aku memang tidak berhak komplain sih ya kalau aku mau mengirit €30 dengan memilih penerbangan pagi, hahaha :P .

Karena itu, aku sedang menghadapi dilema nih. Aku harus memilih satu di antara tiga pilihan berikut:
(1) Tidur selama jangka waktu normal (8 jam), yang artinya aku harus sudah tidur jam 7 malam (yang mana jam segitu disini masih terang loh karena matahari terbenam jam 8.40an malam sekarang);
(2) Tidur seperti biasa, katakanlah jam 11 malam, tapi itu artinya aku hanya akan tidur sekitar 4 jam aja; atau sekalian aja:
(3) NGGAK TIDUR SEMALAMAN!! huahahaha :lol:

Pilih yang mana ya? Hmmm…

Anyway, hari ini aku mempersiapkan segala printilan untuk perjalanan kali ini, seperti menge-print tiket-tiketku (tiket pesawat/boarding pass (aku sudah check in online tadi) dan tiket bus dari Glasgow ke Edinburgh), beberapa peta yang bakal berguna, konfirmasi pemesanan hostel, paspor, mencatat informasi-informasi penting, dan memastikan untuk tidak lupa membawa colokan listrik (colokan listriknya UK beda dari semua negara-negara Eropa lainnya. Aneh ya…). Baju? Ah, itu mah ntar malam aja, hahaha :P Untungnya aku bakal terbang dengan KLM jadi otomatis aku dapat jatah bagasi 20 kg deh, lumayan :) .

Eh btw, besok ini pesawatnya bakalan tipe Embraer E-190 loh (kalau pulangnya ntar sih Boeing 737-700), alias pesawat buatan Brazil. Ah, ini bakalan kali pertama aku naik Embraer nih :)

Oke, itu dulu deh untuk hari ini, sampai jumpa minggu depan!! :)

#1062 – Tennis Lesson, Busy, and Veggies

ENGLISH

Tennis Lesson Q4

Last Monday, the registration for the tennis lesson for the next period (fourth quarter) was opened. Learning from my previous experience where every slot was gone really fast, I put my eyes more closely this time. I checked the registration website literally every 10 to 15 minutes, hahaha. But even with this effort (I was quite unlucky I guess), I was still a little bit late.

For this period, I plan to take the intermediate course from this general course (held not by a club but by the sport center). It turns out that they only open two intermediate courses this quarter: one on Friday afternoon and one on Thursday morning. The Friday afternoon one is perfect for me schedulewise, but it was already full when I accessed the registration link! Daaamn! Having no other option, I picked the Thursday morning one. And by morning, it would be every Thursday at 9 AM!! Yeah, friggin’ 9 AM!! :shock: But well, it is alright I guess, hahaha. It seems to me that I would be buying more bread (for breakfast) then this quarter…

Busy Busy Busy

I am currently on a “lock down mode” and tomorrow is the D-Day. Looking at past exams, it seems that the exam will require a lot of brain power; and more specifically, rigorousness in basic calculation (it may require some stuffs from calculus as well). So, my approach for this exam would be that I should not consume too much brain power from the morning till the moment before the exam (the exam will start at 2 PM) to keep my brain as fresh as possible for the exam. But it means that I have to study and prepare harder until today (Tuesday). Arrrggghhh, one more day! Come On!!

Veggies

Anyway, finally the price of some of the vegetables in the supermarket is going down lately! Huahaha :lol: . Well, not all (yet) though, but at least it is a good sign. For the past several months, the price has been kinda crazy. For spinach, it was about €4 per kg and for green beans (my favorite) it was even about €5 per kg! :shock: That is why these past few months I had to think twice before buying veggies, hahaha :lol: . And it was not that the veggies was imported. Some was actually local product (though some was, indeed, imported from, like, Spain, Morocco, Italy, etc (How did I know that? Well, because they put this information on every veggies basket/display in the supermarket, huahaha :lol: )). I guess it was the winter (that caused the price to go up) because it would be more troublesome to grow veggies…

P.S: Though a friend of mine who currently lives in Scandinavia said that one should not complain as long as (s)he does not need to buy grocery in Scandinavian rate, huahaha :lol: . But well, everything I wrote above was with Dutch standard, so Scandinavian rate was irrelevant, hahaha :P .

BAHASA INDONESIA

Les Tenis Q4

Senin lalu, pendaftaran untuk les tenis untuk periode depan (kuarter keempat) dibuka. Belajar dari pengalamanku sebelumnya dimana setiap slot terambil begitu cepatnya, aku memasang mata lebih awas kali ini. Aku mengecek web registrasinya setiap sekitar 10 sampai 15 menit sekali, hahaha. Tapi dengan usaha seperti ini pun (akunya yang sial aja sih kayaknya), aku juga agak terlambat loh.

Untuk periode ini, aku berencana mengambil kelas level intermediate untuk kelas regulernya (yang diadakan bukan oleh klub, tapi oleh sport center-nya sendiri). Ternyata kali ini mereka hanya membuka dua kelas level intermediate saja: satu di hari Jumat sore dan satu di Kamis pagi. Yang Jumat sore itu jadwalnya sempurna banget untukku, tapi sudah penuh dong ketika aku membuka link registrasinya! Arrrgghh! Karena nggak ada pilihan lain, ya udah aku ambil yang Kamis pagi aja. Dan maksudnya pagi itu adalah setiap hari Kamis jam 9 pagi!! Ya, jam 9 pagi!! :shock: Ah, tapi nggak masalah sih kayaknya, hahaha. Sepertinya aku bakal membeli roti tawar lebih banyak (buat sarapan) deh kuarter ini…

Sibuk Sibuk Sibuk

Sekarang aku sedang berada dalam mode “lock down” dan besok adalah hari-H-nya. Menilik ujian-ujian sebelumnya, rasanya ujian ini akan membutuhkan banyak sekali brain power; dan lebih spesifiknya, juga ketelitian dalam menghitung gitu (bisa jadi membutuhkan beberapa hal dari kalkulus juga). Jadi, pendekatanku untuk ujian ini adalah aku tidak akan memakai terlalu banyak brain power-ku dari pagi sampai menit-menit menjelang ujian (ujiannya bakal dimulai jam 2 siang) supaya otakku segar untuk ujiannya. Tapi ini artinya aku harus belajar dan mempersiapkan diri dengan lebih keras deh sampai hari ini (Selasa). Arrrggghhh, sehari lagi! Come On!!

Sayuran

Anyway, akhirnya harga beberapa sayuran di supermarket sudah turun loh akhir-akhir ini! Huahaha :lol: . Belum semua sih, tapi setidaknya ini pertanda baik lah ya. Beberapa bulan belakangan ini, harganya gila-gilaan loh. Masa untuk bayam harganya sekitar €4 per kg dan untuk buncis (favoritku nih) malah harganya per kg hampir €5! :shock: Makanya beberapa bulan ini agak mikir-mikir juga deh beli sayuran, wkakaka :lol: . Dan padahal ini sayurannya nggak semuanya diimpor loh. Beberapa sebenarnya produk lokal (walau beberapa memang diimpor sih dari Spanyol, Moroko, Italia, dll (Kok aku tahu? Ya soalnya di tiap keranjang/display sayuran di supermarketnya itu kan ada tulisannya, huahaha :lol: )). Kayaknya sih musim dingin ya penyebab harganya naik gitu karena di musim dingin kan lebih susah buat bertani sayuran…

P.S: kata temanku yang tinggal di Skandinavia, selama belum beli kebutuhan dengan harga Skandinavia, jangan protes deh, huahaha :lol: . Tapi biarin dong ya, apa yang kutulis di atas kan standar Belanda, jadi harga Skandinavia ya tidak relevan lah, hahaha :P .

#1060 – Paris, Lock Down, and A Documentary

ENGLISH

Planning the Paris Trip

About two months ago, I bought three tennis tickets (for three consecutive days) for the second grandslam tournament of the year, The French Open, in Paris later on this year in late May/early June. Earlier this week, I finally got my tickets (they were uploaded to my account in their website and what I have to do now are assigning name(s) to those tickets and to print them later on).

The tournament would be held in about a month and a half now so I thought it would be wise for me to start planning this trip in more details. Of course there are two things that are necessary: transportation to/from Paris and accommodation. I haven’t made any decision yet for the former. Though I think I will take train, I haven’t bought the tickets yet as there is still no interesting promotion price as of now and because it is still a month and a half ahead, I think I still can wait for it a little bit longer. So maybe I will finalize this after my trip to Scotland next weekend! :)

As for the latter, I have finalized that earlier this week just after I got confirmation about the French Open tickets. I am not going to stay in the same hostel as in my previous trip to Paris. The hostel that I picked for this trip was a little bit more expensive (about €5 more expensive/person/night) but the reviews that I read were mostly positive (much more positive than most reviews of the previous hostel). So I kinda expect this hostel to be a lot nicer than that previous hostel, hahaha.

Having booked the hostel, it means that I also have made a decision on how long I would stay in Paris. All this time I pretty much kept that open (as I thought maybe there would be something else that I would like to also do while I was in Paris). But after some consideration, I decided that my agenda for this trip would be just the French Open, hahaha :lol: . So I will be there for four nights only :D .

Ah, I cannot wait already!! It is going to be a really big event and I am going during the first week of the tournament, so I can expect to see a lot of top players there! hehehe :)

Lock Down Mode

These past three days, I have been in a lock down mode. This time, it is a serious lock down mode because I know I have to really focus for this one exam that I am taking next week, hehe. This is actually the reason why I haven’t really been that active (compared to usual) in the blogosphere these past three days. And I think this may also be the case for the several coming days…

So far, the progress seems to be really good, much faster and better than I expected. But I know that I should not take this for granted though, hehe. Ah, I still have five days before the exam!! :)

Documentary

One of many things that I like to do before going to bed at night is watching a good documentary show. Of course the topic of the documentary has to be something that I have interest on. And last night, I watched a really good documentary. It was about the question “Is the Universe Infinite?“. What was really good about this documentary was that not only it discussed about the astronomical aspect of the universe, but also a little bit of the mathematical philosophy of “infinity”, like the Zeno paradox and the Hilbert’s Infinite Hotel (though the name “Hilbert’s paradox of the Grand Hotel” was not stated in the documentary) to name two. Really really interesting!!

I don’t know, I always like watching this kind of show before going to sleep. I feel that it makes me a little bit smarter by giving me some more useful piece of information about something and thus expanding my (general) knowledge a little bit more. In particular a documentary about what is out there in the space, it makes me think about how incredibly vast the universe is, and how insignificant the human race is in comparison to that (sure we can view this in a more “positive” point of view by looking at the ‘uniqueness’ of every human being (and hence every human being is “special” and “unique” in this vast universe; adding more “importance” value to each of us); but it is important to understand that that is the other side of the duality). Ah, it feels so serene…

Btw, if you are also interested in the documentary, this is the link:

BAHASA INDONESIA

Merencanakan Trip ke Paris

Sekitar dua bulan yang lalu, aku membeli tiga tiket tenis (untuk tiga hari berturutan) untuk turnamen grandslam kedua tahun ini, French Open, di Paris yang diadakan akhir Mei/awal Juni nanti. Awal minggu ini, akhirnya aku mendapatkan tiketnya (tiketnya diunggah ke akunku di website resminya mereka dan yang harus aku lakukan adalah meng-assign nama ke tiket-tiket tersebut dan untuk nantinya aku print).

Turnamennya akan dimulai kira-kira satu setengah bulan lagi sehingga aku pikir sudah waktunya bagiku untuk mulai merencanakan perjalanan ini dengan lebih mendetail dong ya. Tentu saja ada dua hal utama yang harus dipikirkan: transportasi ke/dari Paris dan akomodasi. Aku masih belum membuat keputusan untuk yang pertama. Walau aku kira kayaknya aku akan naik kereta kesana sih, tetapi aku masih belum membeli tiketnya karena masih belum ada harga promosi nih dan karena perginya masih satu setengah bulan lagi, kayaknya aku masih bisa deh sedikit menundanya. Jadi mungkin aku akan membuat keputusan tentang ini setelah balik dari perjalananku ke Skotlandia akhir pekan mendatang! :)

Untuk yang kedua, aku sudah membuat keputusan awal minggu ini setelah aku mendapat konfirmasi tiket French Open itu. Aku nggak akan menginap di hostel yang sama seperti di perjalananku sebelumnya ke Paris. Hostel yang aku pilih untuk perjalanan kali ini agak lebih mahal dibanding sebelumnya (sekitar €5 lebih mahal per orang per malam) tapi review-nya juga kebanyakan positif banget sih (jauh lebih positif dari kebanyakan review untuk hostel yang lalu). Jadi ya aku berharap hostel ini bakalan lebih bagus daripada yang sebelumnya dong ya, hahaha.

Sudah mem-booking hostel, ini artinya aku juga sudah membuat keputusan akan berapa lama aku akan tinggal di Paris. Sebelumnya, aku biarkan tanggal ini masih terbuka (karena aku pikir siapa tahu kan ada hal lain apa gitu yang sekalian ingin aku lakukan mumpung lagi di Paris). Setelah beberapa pertimbangan, aku memutuskan bahwa agenda untuk perjalanan kali ini ya untuk French Open aja deh, hahaha :lol: . Jadi aku akan menginap disana empat malam aja :D .

Ah, sudah nggak sabar nih!! Turnamen ini akan menjadi event yang besar dan karena aku perginya di minggu pertama dari turnamennya, jadi aku bisa berharap bakal melihat banyak pemain-pemain top dunia dong! hehehe :)

Mode “Lock Down

Tiga hari terakhir ini, aku berada dalam mode “lock down” lagi. Kali ini, mode lock down ini adalah lock down yang serius karena aku harus fokus sekali untuk satu ujian yang akan aku ambil minggu depan ini, hehe. Inilah alasan mengapa aku nggak terlalu aktif (dibanding biasanya) di blogosphere selama tiga hari belakangan ini. Dan rasanya ini masih bakalan berlanjut untuk beberapa hari ke depan…

Sejauh ini sih kemajuannya bagus juga, lebih cepat dan lebih baik daripada perkiraanku sebelumnya. Tapi aku tahu bahwa aku tidak boleh meremehkannya sih, hehe. Ah, masih lima hari lagi nih sebelum ujiannya!! :)

Dokumenter

Satu dari banyak hal yang aku suka lakukan sebelum tidur malam adalah menonton sebuah acara dokumenter yang bagus. Tentu saja topik yang dibahas juga haruslah sesuatu yang aku minati ya. Dan semalam, aku menonton sebuah acara dokumenter yang bagus sekali loh. Topiknya adalah pertanyaan “Is the Universe Infinite? (Apakah Alam Semesta ini Tak Terhingga?)“. Yang keren dari acara ini adalah acara ini tidak hanya membahas aspek astronomi dari alam semesta itu sendiri, tetapi juga sedikit filosofi matematika tentang “tak terhingga”, dua diantaranya adalah paradoks Zeno dan Hotel Hilbert Tak Terhingga (walaupun nama “Paradoks Hilbert tentang Grand Hotel” ini tidak disebutkan di acaranya sih). Menarik sekali loh!!

Nggak tahu ya, aku suka aja gitu menonton acara seperti ini sebelum tidur. Aku merasa aku bertambah semakin pintar dengan mendapatkan beberapa informasi berguna akan sesuatu sehingga sekaligus mengembangkan pengetahuan (umum)-ku lebih jauh lagi. Khususnya untuk acara dokumenter tentang apa yang ada di luar angkasa sana, acara semacam ini membuatku berpikir bagaimana luasnya alam semesta ini, dan bagaimana tidak signifikannya umat manusia dibandingkan dengan itu (ya, tentu saja ini bisa dipandang dengan sisi pandang yang lebih “positif” ya dengan melihat ‘keunikan’ setiap manusia (sehingga setiap manusia itu “spesial” dan “unik” di alam semesta yang luas; sehingga menambah nilai “kepentingan” di setiap diri manusia); tapi perlu disadari bahwa itu adalah sisi lain dari sebuah dualitas). Ah, rasanya damai gitu…

Btw, kalau tertarik dengan dokumenternya, ada link-nya di atas tuh…

#1059 – Manic Monday

ENGLISH

Long Weekend Continued…

In Holland, this latest Easter long weekend did not end on Sunday, but it continued to Monday, huahaha :lol: . Not bad. And since the EWI building in my campus was also closed for any access on Monday, I decided to make this as an excuse to also take this Monday off.

A little preview for what is coming up within the next eight days for me: starting today (or probably tomorrow, we will see about that :D ) I will be on another lock down mode. Yes, I plan to take one exam held next week on Wednesday, and I do really have to lock myself up and study for the materials for at least one full week. I have already started a little work though since about last week, but it was all just a light reading over the materials and not really “intensive” work as I plan for the coming one week. But it is always good though to already have a head start under my belt.

What does that mean? Well, it means that anything not related to that lock down mode that I need to do within the next ten days have to be done last Monday!! The truth was that there were indeed a couple of things that I scheduled to do within these ten day period. And in a way those things made my last Monday quite a manic Monday, haha…

Bad Weather

First of all, it worth noting that the weather this last long weekend was not that friendly. You already know last Saturday it was even hailing when I was at Kinderdijk. The same story still went on on Sunday and Monday. It was so gloomy and light drizzle fell the whole two days. Definitely not fun and ideal for a long weekend…

New Shoes

Anyway, the first thing to do on Monday was to buy a new pair of tennis shoes. After a little bit of thinking and consideration, I decided to buy new shoes for my tennis practices, huahaha :lol: . My current running shoes are, obviously, not designed to endure longer-term usage for tennis, and I am a little worried about that. Beside, these shoes are already almost 3 years old now and quite almost battered in a way, so I think time-wise it is also okay to buy a new pair of exercising shoes. Plus, I have just decided to join a tennis club for the upcoming a few months. So, it is safe to say that my frequency of playing tennis will be quite high.

However, some of the shops were closed yesterday because of the prolonged Easter long-weekend, so basically I had less options, haha. But in the end I finally bought one pair at a store in Den Haag. They are quite expensive though in my opinion, but they are so nice and they do look good (This was another problem for me also: why are the ones that I like the relatively more expensive ones? :lol: ). And indeed, this pair are stronger (more rigid) than my older running shoes (well, because this new pair are tennis shoes anyway, so of course they are more rigid). How much they cost me? Well, it was € 89.95. It sure looks quite a lot; but after thinking about it, for good shoes (not only ‘good’ model, but also good physical and very good design), I think this price is quite reasonable?

After getting back home, I checked some of the price online and indeed this price was good. I mean, a website offered € 88.00 but factoring in shipping cost, it would cost much more, haha. And then I also realized that apparently this model was a (relatively) new model and it was worn by Rafael Nadal during his hard court campaign this year from January to March!! :shock: Huahaha :lol: I did not know that! :) But at least now I am even more sure that this is a good product, hahaha :)

Rafael Nadal at the 2012 Australian Open. Yes, I just bought these shoes he was wearing in this photo! Photo credit: Ben Solomon/Tennis Australia

Laundry

My next scheduled date for laundry was actually next week, just about four days before my weekend trip to Scotland (yeah, after the exam, I am going on that weekend trip to Scotland! Ah, I cannot wait!! :D ). But because of the lock down mode, I decided to move it forward and did it yesterday instead after coming back from Den Haag for shoes shopping…

Yea, I know, this is so stupid that I even write doing a laundry in a blog. But whatever, this is my blog so I can write whatever I want, no? haha :P

My old running shoes

My new tennis shoes

BAHASA INDONESIA

Long Weekend Berlanjut…

Di Belanda, long weekend Paskah kali ini tidak berakhir di hari Minggu, tetapi berlanjut hingga hari Senin loh, huahaha :lol: . Lumayan banget lah ya. Dan karena gedung EWI di kampusku juga aksesnya ditutup di hari Senin, ya udah sekalian aku jadikan alasan aja untuk mengambil libur di hari Senin.

Sedikit preview akan aktivitasku sekitar delapan hari ke depan: mulai hari ini (atau besok, kita lihat saja deh :D ) aku akan kembali memasuki mode lock down. Ya, aku berencana untuk mengambil satu ujian lagi hari Rabu minggu depan, dan jadilah aku harus mengunci diriku dan belajar materi untuk ujian ini selama setidaknya seminggu penuh. Aku sudah mencicil sedikit semenjak minggu lalu sih, tapi yang sudah aku cicil hanyalah yang ringan-ringan aja dan nggak terlalu “intensif” gitu seperti yang aku rencanakan buat seminggu ke depan. Tapi tetap lumayan lah ya sudah ada beberapa bagian yang dicicil.

Apakah artinya ini? Ya, artinya segala hal yang tidak berhubungan dengan mode lock down-ku itu yang harus aku kerjakan selama sepuluh hari ke depan ya harus aku lakukan Senin kemarin ini!! Nyatanya, memang ada dua hal yang harus aku lakukan deh dalam waktu sepuluh hari ini. Dan dua hal ini, di satu sisi, membuat hari Seninku kemarin cukup menyibukkan juga, haha…

Cuaca Buruk

Pertama-tama, penting untuk disebutkan bahwa cuaca di long weekend ini tidak bersahabat sama sekali. Tahu dong bahkan hari Sabtu kemarin sempat hujan es ketika aku berada di Kinderdijk. Cerita yang sama berlanjut di hari Minggu dan Seninnya. Suasananya itu gloomy banget dan hujan gerimis ringan turun sepanjang dua hari tersebut. Beneran bukanlah cuaca yang mengasyikkan atau ideal deh buat sebuah long weekend

Sepatu Baru

Anyway, hal pertama yang harus kulakukan Senin kemarin adalah membeli sepasang sepatu baru. Setelah dipikir-pikir dan dipertimbangkan dengan masak, aku memutuskan untuk membeli sepasang sepatu baru untuk latihan tenis deh, huahaha :lol: . Sepatu lari-ku sekarang, jelas lah, tidak didisain untuk tahan dipakai latihan tenis dalam jangka waktu panjang, dan aku agak khawatir karenanya. Lagian, sepatu lari ini sudah aku miliki selama hampir 3 tahun deh dan di satu sisi sudah agak-agak butut gitu, jadi aku rasa dari segi waktu oke lah ya untuk membeli sepatu olahraga baru. Lagian kan aku baru saja bergabung di sebuah klub tenis nih untuk beberapa bulan ke depan. Bisa dipastikan frekuensi main tenisnya bakal agak lumayan deh.

Namun, beberapa tokonya tutup kemarin karena long weekend Paskah yang berlanjut sampai Senin, jadi pada dasarnya pilihanku jadi agak berkurang deh, haha. Tapi akhirnya aku membeli sepasang sepatu di sebuah toko di Den Haag. Harganya lumayan mahal juga sih ya menurutku, tapi sepatunya oke dan penampilannya bagus gitu deh (Ini juga yang menjadi masalah deh bagiku: kenapa ya barang yang aku suka itu pas yang harganya relatif lebih mahal? :lol: ). Dan memang sih, sepatu yang ini lebih kuat (lebih kaku) daripada sepatu lari lamaku (ya, ini wajar lah ya karena sepatu tenis kan memang gitu, jadi jelas lebih kaku). Berapakah yang harus aku keluarkan? Hmm, aku membayar € 89.95 untuknya. Memang sepertinya lumayan banyak juga ya; tapi kalau dipikir-pikir lagi, untuk sepatu yang bagus (nggak cuma modelnya tapi juga fisik dan disainnya), rasanya harga segitu cukup masuk akal?

Setelah pulang, iseng aku mengecek harganya online dan harga segini oke juga kok ternyata. Ada sih website yang menjualnya dengan harga € 88.00 tapi kalau memasukkan ongkos kirim, jatuhnya bakal lebih mahal lah ya, haha. Dan kemudian aku juga menyadari bahwa model ini adalah model yang (relatif) baru dan dipakai oleh Rafael Nadal dalam penampilannya di lapangan keras tahun ini dari Januari sampai Maret loh!! :shock: Huahaha :lol: Aku bahkan nggak tahu itu ketika membelinya! :) Tapi setidaknya sekarang aku jadi lebih yakin bahwa ini memang produk yang bagus, hahaha :)

Rafael Nadal di Australian Open 2012. Ya, aku baru saja membeli sepatu yang ia pakai di foto ini! Photo credit: Ben Solomon/Tennis Australia

Cucian

Jadwalku untuk mencuci baju sebenarnya adalah minggu depan, sekitar empat hari sebelum perjalanan akhir pekanku ke Skotlandia (ya, setelah ujian, aku akan pergi ke Skotlandia untuk sebuah perjalanan akhir pekan! Ah, nggak sabar nih aku!! :D ). Tapi karena mode lock down ini, jadilah aku memajukan jadwal mencuci baju ini dan aku mencucinya kemarin deh setelah pulang dari Den Haag untuk membeli sepatu…

Ya, ya, aku tahu, ini nggak penting banget gitu. Cuma nge-laundry aja ditulis di blog, huahaha :lol: . Tapi biarin dong ya, kan aku yang punya blog jadi suka-suka aku dong? haha :P