#1229 – De Kleur van Lente (Deel II)*

ENGLISH

Spring in Delft.

*The Color of Spring (Part II) (in Dutch)

Previous post:
* De Kleur van Lente

BAHASA INDONESIA

Musim semi di Delft.

*Warna Musim Semi (Bagian II) (dalam Bahasa Belanda)

Edisi sebelumnya:
* De Kleur van Lente

#1226 – Saturday Story

ENGLISH

New Bike

Well, there is still no major problem with the bike that I bought this time last year (another proof that paying more for quality indeed pays off :D ) but I decided to buy a new bike on Saturday. And by new, I mean brand new, as in it is really new (not second-hand new like all my previous three bikes). So what made me make this decision?

Well, there is a program from the campus, as my employer, called the TU Delft Bicycle Scheme. In short, basically TU Delft gives a certain amount of money to the employees for them to purchase a bike if they live within 15 km from the campus location. The amount is a few hundred euros so it is obviously not bad. To get this money, the employee must show the receipt of the purchase of a bike (but not the illegal ones obviously); and it is not possible to just ask for the cash instead :P . And one employee can only exercise this right once in every three years. So if I use it now for example, I can only use this scheme again three years from now, if the scheme still exists by then.

At first I thought I would use this scheme when my bike is broken down badly. But then I heard (a rumor, maybe) from my friend that this year may be the last year they arrange this kind of scheme (maybe because of the economy crisis kind of thing), and the deadline for the submission is in early June. So it seems that if I don’t use the scheme now, my right to use this facility will be just gone like that, without me enjoying it. And so, I decided to exercise my right now, while I still can and before it is gone :) .

My friend recommended a bike shop in Rijswijk and so I went there on Saturday. They had one bike that was nice with a good (within range) price so I bought this bike. Plus, I also applied for a theft and maintenance insurance for my new bike (because the insurance can be refunded as well by the scheme so why not :D ). I cycled all the way back from Rijswijk to Delft with my new bike, which was only around 7 km so it was not that far. However, at that time, the wind was blowing to the opposite direction of my route so it kinda sucked! Hahaha :lol: .

Dinner

One of my friends from my Master programme who is now doing her PhD in Copenhagen was in Delft lately. So she invited everyone to have dinner together in the city center; which I, of course, joined. We met in front of Delft’s Nieuwe Kerk (New Church); and after a bit of discussion we kinda wanted to have dinner at a Thai restaurant. However, the two Thai restaurants that we knew in Delft were already full and there was no empty table for us (we were seven people and they didn’t have available table for this group size). So in the end we decided to have meal at a nice Dutch restaurant with a mixed-theme menu.

The restaurant was nice btw and something on the wall caught my attention because it was this:

A decoration on the wall

A decoration on the wall

Hahaha :lol: . Yeah, maybe it was a gift or something from someone in Indonesia, hmm.

Anyway, it was a really fun evening to catch up about how we are now and what are we doing. Time does fly so fast because we have known each other for almost three years now, which means that it is already almost three years since I moved to Europe! Wow. And life takes everyone of us to different direction. Like one friend will go back to China for good to (finally) live together with her husband because they have been separated all this time. Yeah, life must go on, I guess…

A new bike

A new bike

Plank steak

Plank steak

BAHASA INDONESIA

Sepeda Baru

Sebenarnya sepeda yang aku beli waktu ini tahun lalu masih baik-baik saja kok tanpa masalah yang berarti (bukti lain bahwa membayar ekstra untuk kualitas itu oke juga jangka panjangnya :D ) tetapi aku memutuskan untuk membeli sebuah sepeda baru di hari Sabtu kemarin. Dan yang aku maksud dengan baru, ya maksudnya beneran baru gitu (bukan sepeda second yang baru bagiku seperti tiga sepedaku sebelumnya). Nah, apakah yang membuatku membuat keputusan ini?

Ya, jadi ceritanya ada sebuah program dari kampus, sebagai tempat aku bekerja, yang disebut Skema Sepeda TU Delft. Singkatnya, pada dasarnya TU Delft memberikan sejumlah jatah uang kepada para karyawannya untuk mereka membeli sebuah sepeda jika mereka tinggal dalam radius 15 km dari lokasi kampus. Jumlahnya sekian ratus euro gitu deh jadi lumayan juga dong ya. Untuk mendapatkan jatah uang ini, seorang karyawan harus menunjukkan kuitansi pembelian sepedanya (tapi jelas bukan kuitansi pembelian sepeda ilegal tentunya); dan jatah ini nggak bisa dicairkan dengan diminta “mentah”-nya aja :P . Dan seseorang hanya bisa menggunakan hak ini satu kali selama tiga tahun. Jadi jika aku menggunakannya sekarang misalnya, aku baru bisa menggunakan hak ini lagi tiga tahun dari sekarang, jika skema ini masih ada di waktu itu.

Awalnya aku berencana memanfaatkan skema ini ketika sepedaku yang sekarang sudah butut dan rusak parah. Namun, aku mendengar (semacam isu sih mungkin) dari seorang teman bahwa kemungkinan tahun ini adalah tahun terakhir dimana skema ini masih dijalankan (mungkin karena alasan krisis ekonomi dan sebagainya gitu), dan tenggat waktu pengumpulannya adalah awal Juni. Jadi sepertinya jika aku tidak menggunakan skema ini sekarang, hakku akan fasilitas ini bisa jadi hangus, tanpa aku menikmatinya. Nah, jadilah aku berpikir bahwa mendingan hak ini aku pakai sekarang saja, mumpung masih bisa kan dan sebelum hangus :) .

Temanku merekomendasikan sebuah toko sepeda di Rijswijk dan jadilah aku pergi kesana di hari Sabtu. Ada satu sepeda yang oke dengan harga yang bagus (masuk budget) sehingga sepedanya aku beli. Plus, aku juga sekalian mendaftarkan sepeda baru ini di asuransi pencurian dan perawatan sepeda (karena asuransinya bisa di-refund juga loh dengan skema ini jadi jelas aku apply sekalian aja lah ya :D ). Aku bersepeda ketika kembali dari Rijswijk ke Delft dengan sepeda baruku ini, yang mana jaraknya hanyalah sekitar 7 km jadi nggak jauh-jauh amat. Hanya saja, waktu itu angin sedang bertiup kencang ke arah yang berlawanan dengan ruteku sehingga agak menyebalkan juga! Hahaha :lol: .

Makan Malam

Satu dari temanku dari masa-masa kuliah S2-ku yang kini sedang menjalankan program PhD (S3) di Copenhagen sedang berada di Delft akhir-akhir ini. Jadilah ia mengundang orang-orang untuk makan malam bersama di pusat kota; yang tentu saja aku ikutan dong. Kami bertemu di depan Nieuwe Kerk (Gereja Baru)-nya Delft; dan setelah berdiskusi sedikit kami memutuskan bahwa kami ingin makan malam di sebuah restoran Thailand. Namun, dua restoran Thailand yang kami tahu di Delft sudah penuh aja gitu dong dan nggak ada meja yang kosong untuk kami (kami bertujuh dan mereka tidak memiliki meja kosong yang bisa memuat grup segini). Jadilah akhirnya kami memutuskan untuk makan malam di sebuah restoran Belanda yang oke dengan menu yang campur-campur.

Restorannya oke juga lho, dan satu pajangannya di dinding menarik perhatianku karena kayak gini:

A decoration on the wall

Pajangan di dinding

Hahaha :lol: . Ya, mungkin semacam hadiah atau apa gitu ya dari seseorang di Indonesia, hmm.

Anyway, ini adalah malam yang menyenangkan dimana kami catching-up mengenai kehidupan kami sekarang dan sebagainya. Waktu berlalu sedemikian cepat karena kami sudah mengenal satu sama lain selama hampir tiga tahun sekarang, yang mana artinya sudah hampir tiga tahun semenjak aku pindah ke Eropa! Wow. Dan kehidupan membawa setiap orang dari kami ke tempat yang berbeda-beda. Seperti misalnya salah seorang dari kami yang akan kembali ke China for good untuk (akhirnya) bisa tinggal bersama suaminya karena selama ini mereka hidup terpisah (terpisahnya jarak benua dong). Ya, kehidupan memang harus selalu berjalan ya…

#1223 – De Kleur van Lente*

ENGLISH

Spring in Delft.

*The Color of Spring (in Dutch)

BAHASA INDONESIA

Musim semi di Delft.

*Warna Musim Semi (bahasa Belanda)

#1217 – Hambrug

ENGLISH

As I said, this is a normal daily view in the Netherlands :

Hambrug in Delft

Hambrug in Delft

p.s: not to be confused with the city Hamburg in Germany :P (yes, they have similar names; the letter r and u are flipped, hahaha :D )

BAHASA INDONESIA

Seperti yang aku bilang, foto di atas adalah pemandangan normal sehari-hari di Belanda.

p.s: dibedakan ya dengan kota Hamburg di Jerman :P (namanya memang mirip gitu; huruf r dan u-nya dibalik, hahaha :D )

#1159 – Present from Sinterklaas and Snow

ENGLISH

Present from Sinterklaas

This Wednesday was the Sinterklaasdag (Sinterklaas day) in the Netherlands. At that time, I mentioned that I still did not receive any present from Sinterklaas. I thought it was because of the office restructurization that took place earlier this week so it, somehow, slipped out from their mind. *Yes, I was expecting to get a present that much, lol :lol: * However, it turned out that the Sinterklaas came late in our office, huahaha :lol: . We got the present, which was a chocolate, on Thursday :cool: . Ah, thank you Sinterklaas! :D

Snow

It started snowing in Delft on Monday, even though at that time the snow did not last long as it melted once it touched the ground. These past two days, however, it was snowing heavily in the Netherlands especially during the night. Therefore, when I opened my window in the morning, the view was something like this:

A white morning in Delft

Cool!! :)

Not all people were happy about it though. Because it was that heavy (apparently), it was enough to disrupt a lot of flights going in and out of Schiphol Airport. A lot of flights were cancelled or delayed. A friend of mine who now lives in Denmark had a flight to Beijing today via Amsterdam. However, because the snow, his Copenhagen – Amsterdam flight was cancelled and his flight was rescheduled to tomorrow. I personally think this snow still was not as bad as two years ago, but I also expected some disruptions on other transportation modes as well.

Anyway, below are a few pictures of the snow this morning. I took them while I was on my way to work, hahaha.

BAHASA INDONESIA

Hadiah dari Sinterklaas

Hari Rabu ini ceritanya kan Sinterklaasdag (hari Sinterklas) di Belanda. Waktu itu, kusebutkan bahwa aku masih belum menerima hadiah gitu deh dari Sinterklas. Aku kira ini karena restrukturisasi kantor yang berlangsung awal minggu ini sehingga, entah bagaimana, ini jadi terlupakan gitu. *iya, ngarep banget dapat hadiah memang, huahaha :lol: *. Eh, ternyata Sinterklaas-nya yang datangnya terlambat dong. Aku dapat hadiah loh, yang mana berupa coklat, di hari Kamis :cool: . Ah, terima kasih ya Sinterklaas! :D

Salju

Di Delft, cuaca mulai bersalju di hari Senin, walaupun waktu itu saljunya tidak bertahan lama sih karena langsung meleleh begitu kena tanah. Nah, dua hari belakangan ini, cuacanya bersalju cukup lebat loh di Belanda, terutama di malam hari. Sebagai akibatnya, ketika aku membuka jendela kamarku di pagi hari, pemandangannya kayak gini deh:

Pagi yang putih di Delft

Kueren!! :)

Eh, tapi nggak semua orang bahagia dengan ini sih. Karena saljunya selebat itu (ternyata), ini sudah cukup untuk menimbulkan gangguan loh di banyak penerbangan menuju atau dari Bandara Schiphol. Ada banyak penerbangan yang dibatalkan atau ditunda. Seorang temanku yang kini tinggal di Denmark sebenarnya akan terbang ke Beijing via Amsterdam hari ini. Namun, karena salju ini, penerbangan Copenhagen – Amsterdamnya dibatalkan dan ia baru bisa terbang besok. Kalau menurutku sih salju ini masih belum separah dua tahun yang lalu sih ya, tetapi aku menduga bahwa salju segini juga sudah cukup untuk menimbulkan gangguan di moda transportasi lainnya juga.

Anyway, di atas aku unggah beberapa foto dari salju pagi ini. Aku mengambil foto-foto itu ketika sedang berangkat kerja, hahaha.

#1157 – First Snow (in Delft) This Winter

ENGLISH

When I opened my window this morning, the view was like this:

Yes, it was snowing today in Delft!  It was quite a lot of snow, even though it was just wet snow which immediately melt just after it touched the ground (and made it slippery) and didn’t pile up so still no white winter scenery yet.

This was the first snow which fell in Delft this winter (and the Netherlands in general I think. Based on some Facebook statuses of people living in other cities in the Netherlands, it seemed that it was snowing there as well, hahaha). Well, for me, this was not my first snow because during my trip to Austria last October, it was already snowing there, hehehe.

Well, yeah, so, it was finally snowing in Delft! And I think now it is already time to take out my winter coat, hahaha :)

BAHASA INDONESIA

Ketika membuka jendela kamarku pagi ini, pemandangan di luar kayak gini:

Ya, hari ini bersalju loh di Delft! Salju yang turun lumayan lebat juga, walaupun ini salju basah sih yang begitu kena tanah langsung mencair (dan bikin jalanan jadi licin) dan saljunya nggak sempat menumpuk sehingga tidak membuat suasana menjadi putih-putih gitu.

Ini adalah salju pertama yang turun di Delft di musim dingin kali ini (dan Belanda secara keseluruhan kayaknya. Berdasarkan status Facebook orang-orang yang tinggal di kota-kota lain di Belanda, sepertinya disana bersalju juga deh, hahaha). Walau bagiku, ini bukanlah salju pertama karena sewaktu ke Austria Oktober lalu, disana kan sudah bersalju, hehehe.

Ya gitu deh, intinya, akhirnya bersalju juga di Delft! Dan inilah saatnya untuk mengeluarkan jaket musim dinginku dari lemari, hahaha :)

#1154 – Last Weekend in November 2012

ENGLISH

This weekend was so much fun, mainly because I wasn’t stuck in my apartment all week long, huahaha :lol: .

I went to Raj’s dinner party on Friday evening. So, Raj, an Indian friend of mine, is going back to India in the coming week. Not for good though, but he will be away for some months and so he invited his friends for a dinner before going back to India. The dinner was at, not surprisingly, an Indian restaurant in Delft. It was a very nice restaurant with very nice Indian dishes! :) I had a lamb masala and I ate it with the naan bread.

After dinner, we went bar-hopping at the city centre. At first we planned to stay for some drinks at the first bar, but we ended up leaving after about 20 minutes because there was a band playing there and their music was so loud that we couldn’t talk, hahaha :lol: . Then, we went to the second bar which was already full because it was Friday night and we ended up getting spot in the smoking room, huahaha :P . Luckily there was noone smoking there at that moment though, even though it still smelled cigarette. I went back home at around 1:00 because I was so exhausted (I had a long Friday at work where I worked from 8:15 to 17:15, hahaha)

I did not do much on Saturday because I was still quite tired. In the afternoon, however, I cleaned my apartment because this weekend was my turn for the cleaning duty.

Sunday evening, I got another dinner invitation. Qian, a friend of mine, got a PhD position in Amsterdam starting in December. So, she is moving to Amsterdam later on this week and she was inviting everyone for dinner before she moves. If on Friday we had Indian dinner, now we had Chinese dinner, huahaha :lol: . It was another a very nice dinner :)

BAHASA INDONESIA

Akhir pekan ini mengasyikkan dah, utamanya karena aku tidak stuck di apartemen sepanjang wiken sih, huahaha :lol: .

Aku pergi ke dinner party-nya Raj Jumat malam. Jadi, Raj, seorang temanku dari India, akan kembali ke India minggu ini. Nggak for good sih, tapi dia akan pergi selama beberapa bulan gitu sehingga dia mengundang teman-temannya untuk makan malam sebelum kembali ke India. Makan malamnya diadakan di, nggak mengherankan lah ya, sebuah rumah makan India di Delft. Restorannya oke juga lho dan masakannya enak juga! :) Aku memesan masala domba dan kumakan dengan roti naan.

Setelah makan malam, kami bar-hopping gitu deh pusat kota. Awalnya kami berencana duduk-duduk di bar pertama untuk beberapa drinks gitu deh, tapi akhirnya kami cabut setelah sekitar 20 menit soalnya disana sedang ada band dan mereka mainnya keras banget sehingga kami jadi nggak bisa ngobrol, hahaha :lol: . Lalu, kami pergi ke bar kedua yang mana sudah penuh karena kan malam Sabtu gitu ya, dan jadilah kami mendapatkan tempat di ruangan khusus merokoknya, huahaha :P . Untungnya waktu itu nggak ada yang sedang merokok disana, walaupun bau rokoknya masih terasa banget sih. Aku pulang sekitar jam 1:00 deh soalnya aku capek banget (hari Jumatku kemarin panjang banget dimana aku bekerja dari jam 8:15 sampai 17:15, hahaha)

Nggak banyak yang kulakukan di hari Sabtu karena aku masih merasa capek. Eh, tapinya aku juga bersih-bersih apartemen sih siangnya karena akhir pekan kali ini adalah giliranku untuk bersih-bersih.

Minggu malam, aku mendapatkan undangan makan malam lagi. Qian, seorang temanku, mendapatkan posisi PhD di Amsterdam mulai Desember ini. Jadi, dia akan pindah ke Amsterdam gitu akhir minggu ini dan ia mengundang orang-orang untuk makan malam sebelum ia pindah. Nah, kalau di hari Jumat kami makan masakan India, kali ini kami makan Chinese food deh, huahaha :lol: .Ya, makan malam yang sangat mengasyikkan deh :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 123 other followers