#1227 – The Apprentice and Blue Clay

ENGLISH

The Apprentice

I just found out yesterday that the ninth series of The Apprentice UK was premiered last week with two back to back episodes. As usual, I love this UK version of the series because it is purely business; and I think this season is going to be another interesting season. Anyway, I am quite disappointed that Jaz was fired in the first episode though, even though I did understand the reason behind that decision and she was, indeed, jumping to be the project manager too soon.

Speaking of The Apprentice, the US version is going to have its season finale next week. This year’s season is an All Stars season where the contestants are previously contestants on the previous seasons of The Celebrity Apprentice. It was quite clear from the beginning though that Trace Adkins and Penn Jillette would likely to be the final two. And they were. About this season, I like the fact that they invited Omarosa back; but I was a bit disappointed that she was fired in week five. I think she should have stayed a bit longer as she made the show more interesting.

Back to Red Clay

Anyway, let us switch the topic to one of my favorites now, tennis. As Roland Garros is going to start in less than two weeks ( :shock: ), a lot of clay tennis tournaments have been played where the players are preparing themselves for this second grandslam tournament of the year. One of the biggest one was the Madrid Masters which was held last week. On the side note, Rafael Nadal and Serena Williams showed their mastery on clay by winning the title there (defeating Stanislas Wawrinka and Maria Sharapova, respectively, in the final).

But this is now what I want to write here now. I want to make a comment on the color. Last year, I was really aesthetic to find out the organizer decided to make the debut of blue clay as the surface of the tournament. I found blue clay really refreshing and nice on the eyes. However, a lot of top (male) players (read: Novak Djokovic and Rafael Nadal) were against this blue clay and threatened to boycott the tournament this year if the tournament would still use blue clay. Facing pressure from all directions (including the ATP), the tournament decided to switch back to the traditional red clay for this year’s edition of the tournament.

IMO, it was an unfortunate fate to the blue clay though. This is because the players were against the blue clay last year because it was too slippery. So it had (to have) nothing to do with the color, in my opinion. But they are the players, who actually play on the court, so obviously they are more qualified to assess the situation than me. What I am saying is, to me, it is quite a shame that the color blue is gone from clay tournaments.

Serena Williams won her 50th singles title in Madrid in 2013 on red clay. Yes Serena, you are the number 1 tennis player in the world. Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe

Serena Williams won her 50th singles title in Madrid in 2013 on red clay. Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe

Venus Williams playing on blue clay. Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe

Venus Williams playing on blue clay in Madrid in 2012. Photo credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe

BAHASA INDONESIA

The Apprentice

Aku baru tahu kemarin bahwa seri kesembilan dari The Apprentice UK mulai tayang minggu lalu loh dengan dua episode berturutan. Seperti biasanya, aku suka banget dengan versi UK ini karena acaranya benar-benar murni bisnis; dan aku rasa musim ini akan menjadi musim yang menarik lagi. Anyway, aku sedikit kecewa sih Jaz dipecat di episode pertama, walaupun aku mengerti alasan di balik keputusan ini dan dia, memang, memilih untuk menjadi project manager terlalu cepat.

Ngomongin tentang The Apprentice, versi Amerikanya akan mencapai episode final minggu depan. Musim kali ini dari The Apprentice adalah musim All Stars dimana pesertanya adalah peserta dari musim-musim The Celebrity Apprentice yang sebelumnya. Sudah cukup jelas dari awal musim ini bahwa kemungkinan besar Trace Adkins and Penn Jillette akan menjadi dua kandidat terakhir. Dan mereka beneran menjadi dua kandidat terakhir. Tentang musim ini, aku senang sekali ketika mereka mengumumkan bahwa Omarosa akan diundang kembali; tetapi agak kecewa juga ketika ia dipecat di minggu kelima. Menurutku seharusnya ia dipertahankan agak lebih lama karena ia membuat acara ini lebih menarik.

Kembali ke Tanah Liat Merah

Anyway, mari berganti topik ke salah satu topik yang paling kufavoritkan nih, tenis. Karena Roland Garros akan dimulai dalam waktu kurang dari dua minggu ( :shock: ), banyak turnamen tenis di lapangan tanah liat telah diadakan dimana para pemain menggunakan turnamen-turnamen ini sebagai ajang pemanasan untuk mempersiapkan diri di turnamen grandslam kedua tahun ini. Salah satu turnamen terbesarnya adalah Madrid Masters yang diadakan minggu lalu. Catatan samping nih, Rafael Nadal dan Serena Williams menunjukkan kehebatan mereka di tanah liat dengan menjuarai turnamen Madrid itu (dengan mengalahkan Stanislas Wawrinka dan Maria Sharapova, berturutan, di final).

Tapi bukanlah ini yang ingin aku tulis sekarang. Aku hanya ingin membuat komentar mengenai warna. Tahun lalu, aku bahagia banget waktu mengetahui bahwa panitia turnamennya akan mulai menggunakan tanah liat berwarna biru di turnamen ini. Menurutku, tanah liat biru itu sangat menyegarkan dan enak di mata. Namun, banyak pemain top (putra) (baca: Novak Djokovic dan Rafael Nadal) amat menentang tanah liat biru ini dan mengancam akan memboikot turnamen ini tahun ini apabila turnamen masih menggunakan tanah liat biru. Menghadapi tekanan dari segala jurusan (termasuk ATP), turnamennya akhirnya memutuskan untuk kembali ke tanah liat merah tradisional di edisi tahun ini.

IMO, ini hanyalah nasib sial tanah liat biru sih. Ini karena para pemain top menentang tanah liat biru tahun lalu karena tanah liatnya itu terlalu licin. Jadi (seharusnya) tidak ada hubungannya dengan warnanya dong ya, menurutku sih. Tetapi mereka adalah para pemain tenis profesional, yang memang beneran bermain di lapangannya itu, sehingga tentu pendapat mereka lebih bisa dipercaya daripada pendapatku. Hanya saja, yang ingin aku katakan adalah, bagiku, agak sayang juga warna biru hilang dari turnamen tanah liat.

#1210 – The Good News

ENGLISH

As I said before, I got a good news on Friday morning. And now it is time to reveal what it was :mrgreen: . So, as I said last week, I had to turn down an invitation from my friends for an impromptu weekend trip to Brussels during the ultra long weekend for a reason. And now I can also reveal what the reason was. So, it was because I was applying for a UK visa so I did not have my passport with me. Huahaha :lol:

As I mentioned about one and a half month ago, my paper was accepted to be presented in an international conference and this conference will be held in London. So obviously I had to apply for a visa to be able to go to London for the conference. And that was what I did.

However, unlike my UK visa application attempt last year where I used their service in Düsseldorf, Germany, this time I decided to use the mobile facility in Amsterdam. And yes, it was more expensive because I had to pay extra service fee for this mobile service plus an additional cost to send my passport to the Border Agency in London (in Düsseldorf, basically I did not have to pay anything else; except the courier fee to deliver my passport back to my address because I did not want to go all the way to Düsseldorf just to take my passport once the process was finished). But the one in Amsterdam was more practical in the sense that I did not have to take one day off from work and also because I am going to UK for work reason, my office will reimburse all the cost anyway, huahaha :lol: .

Anyway, so, on Friday, I got my passport back with a new UK visa stamped in it! Yay! O yea, one more thing, I decided to apply for a longer-term visa this time. So, unlike last year where my visa was valid for a short-term visit (six months), my new visa grants me access to the UK for one year! :D

BAHASA INDONESIA

Seperti yang kubilang sebelumnya, aku mendapatkan berita baik di hari Jumat pagi. Dan sekarang adalah saatnya untuk menceritakannya :mrgreen: . Nah, seperti yang kubilang minggu lalu, aku harus menolak ajakan teman-temanku untuk jalan-jalan ke Brussels di ultra long weekend yang lalu karena suatu alasan. Dan kini jugalah saat yang tepat untuk menceritakan alasannya. Jadi, alasannya adalah karena waktu itu aku sedang melakukan aplikasi untuk visa Inggris Raya (UK) sehingga pasporku sedang tidak berada di tanganku. Huahaha :lol:

Nah, seperti yang aku bilang sekitar satu setengah bulan lalu, paper-ku diterima untuk dipresentasikan di sebuah konferensi internasional dan konferensi ini akan diadakan di London. Jadi jelas lah ya aku harus melakukan aplikasi visa supaya bisa pergi ke London untuk pergi ke konferensinya itu. Dan itulah yang aku lakukan.

Namun, tidak seperti aplikasi visa UK-ku yang sebelumnya tahun lalu dimana aku menggunakan jasa mereka di Düsseldorf, Jerman, kali ini aku memutuskan untuk memanfaatkan fasilitas mobile-nya di Amsterdam. Dan ya, memang jauh lebih mahal di Amsterdam karena aku harus membayar biaya servis ekstra untuk layanan mobile ini ditambah pula dengan biaya tambahan untuk mengirim pasporku ke Border Agency di London (di Düsseldorf, pada dasarnya aku tidak harus membayar apa pun ekstra; kecuali biaya kurir untuk mengirimkan pasporku kembali ke alamatku soalnya aku waktu itu ogah (jelas lah) untuk pergi jauh-jauh ke Düsseldorf lagi hanya untuk mengambil pasporku ketika prosesnya sudah selesai). Tetapi memang yang di Amsterdam ini lebih praktis sih karena aku kan jadi tidak harus mengambil jatah satu hari kerja dari kerjaan gitu untuk ini dan juga karena aku pergi ke UK dalam rangka urusan kerjaan, semua biayanya juga bakal diganti kantor sih, huahaha :lol: .

Anyway, jadi, di hari Jumat itu, aku mendapatkan pasporku kembali dengan sebuah visa UK tertempel di dalamnya! Yay! O iya, dan satu lagi, kali ini aku memutuskan untuk apply visa yang agak panjangan. Jadi, tidak seperti tahun lalu dimana visaku hanya berlaku untuk masa kunjungan singkat (enam bulan), kali ini visaku memberiku akses ke Inggris Raya selama satu tahun loh! :D

#1208 – A Rare Treat

ENGLISH

Yesterday was such a good day for me. I got a good news in the morning (but I will keep this for the next post (so I have more materials to write down here :mrgreen: )) and I got a rare treat in the evening. And yes, it was still related to tennis :lol: .

You all know I am a fan of Serena and Venus Williams, and both sisters are competing in the Family Circle Cup tournament in Charleston, South Carolina, USA this week. This tournament is categorized as a Premier-level tournament in the WTA (women’s) tour with total prize money of $797,707. So it is kinda an intermediate/medium-level tournament.

They are drawn in the same half of the draw, meaning they can potentially meet in the semifinals. As the world no.1, Serena was seeded first, while Venus was seeded fifth. They were scheduled to play their third round matches on Thursday when the weather wasn’t good (it was raining all day) that they couldn’t play any match that day. As a result, the third round matches were moved to Friday, which complicated matters further because then the winners of the matches must play their quarterfinals matches on Friday as well. What did it mean? It meant that there was a possibility for a four consecutive singles matches all involving the Williams sisters!! :shock:

And here is why I call it a rare treat: it did happen! :shock: First, Venus defeated Varvara Lepchenko 6–2, 4–6, 6–2 (and this was after blowing a 6–2, 3–0 lead in the early second set), then Serena defeated Mallory Burdette 6–4, 6–2, then Venus defeated Madison Keys 6–4, 6–4, then Serena defeated Lucie Šafářová 6–4, 6–1 in a repeat of last year’s final. It was such a surreal evening as I basically watched the four consecutive live matches the whole evening for a total of about 7.5 hours or something. I mean, I don’t think something like this has ever happened before :lol: .

And as a result, another treat that hasn’t happened for quite a long time was set: a semifinal match between the Williams sisters. The two haven’t played each other in an official match since the final of the 2009 WTA Tour Championships (wow, apparently I made a post about this event three and a half years ago! :lol: ), not quite a shocking news if you know what has happened to them since then (injuries, illness, sickness, literally near death experience, etc).

And I am going to enjoy it while it still lasts!! :)

Venus and Serena Williams. Photo credit: Lucas Dawson/Getty Images AsiaPac

Venus and Serena Williams. Photo credit: Lucas Dawson/Getty Images AsiaPac

What a treat in one day!

What a treat in one day!

BAHASA INDONESIA

Kemarin adalah hari yang baik bagiku. Aku mendapatkan berita baik di pagi hari (tapi ini aku simpan buat posting selanjutnya aja ah (jadi kan bertambah satu gitu bahan postinganku :mrgreen: )) dan juga mendapatkan suguhan yang jarang terjadi malamnya. Dan ya, ada hubungannya sama tenis sih :lol: .

Tahu kan aku adalah fans-nya Serena dan Venus Williams, dan keduanya minggu ini berkompetisi di turnamen Family Circle Cup di Charelston, South Carolina, Amerika Serikat. Turnamen ini dikategorikan sebagai turnamen Premier di tur WTA (putri) dengan total hadiah $797.707 (sekitar 7,5 milyar rupiah). Jadi ini adalah turnamen level menengah gitu deh.

Mereka berada di setengah sisi undian yang sama, yang berarti mereka berpotensi bertemu di semifinal. Sebagai pemain peringkat 1 dunia, Serena merupakan unggulan pertama, sementara Venus adalah unggulan kelima. Mereka dijadwalkan memainkan pertandingan babak ketiga mereka di hari Kamis ketika cuacanya tidak mendukung (hujan seharian) sehingga pertandingan sama sekali tidak bisa dimainkan hari itu. Akibatnya, pertandingan babak ketiga dipindahkan ke hari Jumat, yang membuat kondisi menjadi semakin rumit karena pemenang pertandingan itu harus memainkan pertandingan babak perempat final mereka juga di hari Jumat. Apakah artinya? Artinya, ada kemungkinan terjadinya empat pertandingan tunggal berturutan yang semuanya melibatkan Williams bersaudari!! :shock:

Dan inilah mengapa aku bilang ini adalah sebuah suguhan yang jarang ada: ini beneran kejadian! :shock: Pertama-tama, Venus mengalahkan Varvara Lepchenko 6–2, 4–6, 6–2 (dan ini setelah menyia-nyiakan posisi unggul 6–2, 3–0 di awal set kedua), kemudian Serena mengalahkan Mallory Burdette 6–4, 6–2, kemudian Venus mengalahkan Madison Keys 6–4, 6–4, kemudian Serena mengalahkan Lucie Šafářová 6–4, 6–1 di ulangan final tahun lalu. Kemarin adalah malam yang seru karena aku menonton empat pertandingan ini live gitu dan semuanya berturut-turutan selama total sekitar 7,5an jam. Maksudku, sepertinya yang seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya deh :lol: .

Dan sebagai akibatnya, ada suguhan lain yang sudah lama tidak terjadi: pertandingan semifinal antara Williams bersaudari. Keduanya belum pernah bertanding lagi di turnamen resmi semenjak final WTA Tour Championships tahun 2009 (wow, ternyata aku menulis sebuah posting tentang turnamen ini tiga setengah tahun yang lalu! :lol: ), nggak mengejutkan juga sih kalau pada mengikuti apa yang terjadi di kehidupan keduanya setelah itu (cedera, sakit, nyaris meninggal dalam artian sebenarnya, dll).

Dan makanya aku akan menikmatinya selagi bisa!! :)

#1197 – TAR and TCA

ENGLISH

Two of my favorite reality TV shows are back with their latest season. So here we go…

The Amazing Race (season 22)

The Amazing Race is back! And this season is really exciting because for the third time in the last four seasons, TAR is back to Indonesia! After visiting Yogyakarta in season 19, then Surabaya in season 21, now they visit Bali. And the Bali episode is this week’s (this Sunday’s) episode! :D

The Bali episode was, indeed, a very exciting episode though. Not only because it was in Bali, but also what actually happened on the race due to the twist. So, Jessica and John possessed an Express Pass because of winning the first leg in Bora-Bora (btw, I just knew from the race that Bora-Bora was actually a very beautiful place!). With this Express Pass, they could actually skip any one task they wanted. A nice advantage, no? Especially if they were in a neck to neck situation at the bottom of the pack.

And that was exactly the position they found themselves on in Bali. They were among the last teams in the race. In fact, they were the last team, but they did not realize that. So they were reluctant in using the Express Pass, and ended up not using it, and ended up being the last time to check in at the pit stop, and unfortunately it was an elimination leg. So they were eliminated, while still on possession of an unused Express Pass. Well, in a hindsight it was quite silly because they were numerous opportunities where they could exercise the Pass and moved ahead; especially the last roadblock where they could just skip it and go directly to the pit stop. Ay yey yey, and then they got eliminated.

In an interview they explained that they thought a team was behind them. So they decided not to use the Express Pass (and so they could save it for later use). Okay, then it was just the case of making the wrong decision. They risked it, and things did not work their way.

The Celebrity Apprentice (season 6)

The Celebrity Apprentice is also back with its sixth season (thirteenth so far for The Apprentice series). And this season is an “All-Star” season where the candidates are from the previous seasons. And guess what? Omarosa is back! Hahaha :lol: . Yess! I always love Omarosa. I mean, she knows how to make good TV. Okay, this is going to be an interesting season…

Btw, in this week’s episode, Omarosa was the project manager and she won! It was her first victory as a PM in the three seasons she participated in!

BAHASA INDONESIA

Dua dari acara TV reality show favoritku kembali dengan musim terbarunya mereka nih. Jadi, mari kita mulai saja…

The Amazing Race (musim 22)

The Amazing Race mulai tayang lagi! Dan musim ini adalah musim yang menarik loh karena untuk ketiga kalinya dari empat musim terakhir, TAR kembali berkunjung ke Indonesia! Setelah mengunjungi Yogyakarta di musim 19, lalu Surabaya di musim 21, kini mereka mengunjungi Bali. Nah, episode Bali ini adalah episode minggu ini (Minggu lalu) loh! :D

Episode Bali ini ternyata, memang, sebuah episode yang seru. Bukan hanya karena setting-nya di Bali sih, tetapi memang apa yang terjadi di race-nya akibat beberapa twist yang ada. Jadi, Jessica dan John memiliki sebuah Express Pass karena memenangi babak pertama di Bora-Bora (btw, aku baru tahu melalui acara ini loh bahwa Bora-Bora itu ternyata adalah tempat yang indah banget ya!). Dengan Express Pass ini, mereka berhak untuk melompati satu tugas apa pun yang mereka mau. Sebuah keuntungan yang lumayan banget kan? Apalagi kalau mereka berada dalam posisi kejar-kejaran yang ketat di belakang.

Dan inilah posisi mereka di Bali. Mereka adalah salah satu tim yang posisinya paling belakang. Malahan, mereka berada di posisi terakhir loh, tetapi mereka tidak menyadarinya. Jadilah mereka merasa ragu untuk menggunakan Express Pass atau tidak, dan akhirnya memutuskan untuk tidak memakainya, dan akhirnya beneran menjadi tim yang paling terakhir check-in di pit stop, dan malangnya babak ini adalah babak eliminasi. Jadilah mereka tereliminasi, dengan sebuah Express Pass yang tak terpakai di tangan mereka. Yah, melihat ke belakang sih ini agak konyol ya karena ada banyak kesempatan dimana mereka bisa menggunakan Pass itu dan memajukan posisi mereka; yang terbaik mungkin di roadblock yang merupakan tugas terakhir dimana mereka bisa melompatinya dan langsung masuk ke pit stop. Ay yey yey, dan akhirnya mereka beneran tereliminasi deh.

Di wawancara mereka menjelaskan bahwa mereka mengira ada satu tim yang berada di belakang mereka. Makanya mereka tidak menggunakan Express Pass itu (jadi kan bisa disimpan buat nanti-nanti). Oke, jadi ini hanyalah sebuah kasus salah mengambil keputusan yah. Mereka mengambil risiko, dan nasib tidak berpihak pada mereka.

The Celebrity Apprentice (musim 6)

The Celebrity Apprentice juga kembali loh dengan musim keenamnya (ketiga-belas untuk seri The Apprentice secara keseluruhan). Dan musim ini adalah musim “All-Star” dimana kandidatnya adalah kandidat-kandidat dari musim-musim yang lalu. Dan apa yang menarik? Omarosa kembali loh! Hahaha :lol: . Yess! Aku suka deh sama Omarosa. Maksudku, dia mengerti gitu bagaimana caranya membuat acara TV menjadi menarik. Oke, sepertinya musim ini akan menjadi musim yang seru juga…

Btw, di episode minggu ini, Omarosa menjadi project manager-nya dan ia menang! Ini adalah kemenangannya sebagai PM di tiga musim yang ia ikuti!

#1196 – Finalizing Paris and KLM

ENGLISH

Finalizing Paris

You know, there is pretty good chance that I am going back to Paris for a trip this summer because I have bought tickets to this year’s Roland Garros. And one thing I learnt from last year’s experience of preparing for the same trip is that it is better to arrange things regarding the trip in advance, way way in advance. Last year, except the Roland Garros tickets, I was arranging everything around one month before the trip. And in my opinion, it was too late; and I had to pay the price for “procrastination” there, lol :lol: .

Last year, because I was too “late”, the train ticket price was already soaring high (more than €110 return). As a result, I ended up taking bus to go to/from Paris. The tickets were really cheap though, even the non-promo tickets were still cheaper than promo tickets for train. But of course it came with a price, which was less convenience and comfort.

Therefore, this year, I decided to book the train tickets since the earliest days they go on sale. For Thalys, they start selling tickets about four months prior to departure. And four months prior to my trip to Paris was last weekend. So, I already looked for the return train tickets earlier this week. I successfully got the cheapest promo return tickets for the date and time-schedule I wanted. Yesss!!

I also decided to book the hostel as well. It turned out there would be no significant difference if I booked now or later. But because I was already finalizing my train tickets so I thought it would be more convenient for me if I just booked the hostel as well so I wouldn’t have to worry about it anymore.

KLM’s Decision

Speaking of travelling, a few weeks ago I got a newsletter from KLM stating that they will start charging their passengers with baggage fee if the passengers want to check-in luggage on European flights. There are a few exceptions though, one of them is for all tiers of the Flying Blue members (KLM’s frequent flyer programme) which for whom it will still be free of charge.

Well, I am a Flying Blue member, so this new policy will not affect me. However, I still find this news quite strange. I mean, for me, one reason I choose to fly with a full-service airline would be the convenience, and that includes the inclusive luggage allowance. Wouldn’t scrapping this feature off make your airline any less different than flying with a low cost airline? Yeah, I know this might have something to do with the crisis so airlines should also try to find a way to generate more income. But really? By scrapping this feature off? Hmmm…

BAHASA INDONESIA

Memfinalisasi Paris

Pada tahu kan, kemungkinan besar aku akan kembali ke Paris untuk sebuah acara jalan-jalan musim panas ini karena aku sudah membeli tiket Roland Garros tahun ini. Dan satu hal yang aku pelajari dari pengalaman tahun lalu dimana aku mempersiapkan diri untuk perjalanan yang sama adalah sebaiknya aku mulai mempersiapkan perjalanan ini di depan, jauh jauh di depan. Tahun lalu, kecuali tiket Roland Garros, aku baru mulai mempersiapkan semuanya sekitar satu bulan sebelum perjalanan. Dan menurut pendapatku sih, ini terlambat ya; dan aku harus membayar harga atas “penunda-nundaan” itu, lol :lol: .

Tahun lalu, karena terlalu “terlambat”, harga tiket keretanya sudah terlanjur mahal (lebih dari €110 pp). Nah, jadilah aku akhirnya memutuskan untuk naik bus untuk pergi ke/dari Parisnya. Harga tiketnya memang murah sih, malah harga tiketnya yang nggak promo masih lebih murah daripada tiket kereta yang promo. Tapi tentu saja ada harga ada rupa ya, dalam hal ini, kenyamanannya ya agak kurang gitu.

Oleh karenanya, tahun ini, aku memutuskan untuk memesan tiket kereta semenjak hari-hari pertama tiket kereta mulai dijual. Untuk Thalys, tiket mulai dijual sekitar empat bulan sebelum keberangkatan. Nah, empat bulan sebelum perjalananku ke Paris itu akhir pekan yang lalu. Nah, jadilah aku mulai mencari tiket pp awal minggu ini. Dan aku dengan sukses mendapatkan tiket pp promo paling murah dengan tanggal dan jam keberangkatan yang aku inginkan. Yesss!!

Aku juga memutuskan untuk sekalian memesan hostel deh. Ternyata nggak ada perbedaan yang signifikan sih antara memesan sekarang atau nanti. Tapi karena aku sudah memesan tiket kereta, ya aku pikir sekalian aja hostelnya aku pesan jadinya aku sudah nggak harus memikirkan persiapan perjalanan ini nanti-nantinya.

Keputusannya KLM

Ngomongin tentang jalan-jalan, beberapa minggu yang lalu aku mendapat newsletter dari KLM yang mana intinya adalah mereka akan mulai mengenakan biaya tambahan bagasi jika penumpang mereka di penerbangan dalam Eropa ingin memasukkan bagasi. Ada beberapa pengecualian sih, salah satunya bagi semua anggota Flying Blue (program frequent flyer-nya KLM) di semua level; dimana bagi mereka, bagasi masih tetap gratis.

Yah, aku sudah menjadi anggota Flying Blue sehingga aturan baru ini nggak akan berefek bagiku. Hanya saja, menurutku berita ini agak aneh deh. Maksudku, untukku ya, satu alasan aku memilih untuk terbang dengan maskapai full-service adalah kenyamanannya, yang mana dalam hal ini termasuk layanan bagasi yang termasuk harga tiket. Nah, kalau layanan ini dihapus begitu aja, terus semakin nggak ada bedanya dong dengan terbang bersama maskapai low cost? Ya, aku tahu sih, mungkin ini ada hubungannya dengan krisis jadi maskapai penerbangan juga harus mencari cara untuk mendapatkan pendapatan ekstra. Tapi beneran nih? Harus dengan menghapus layanan ini? Hmmm…

#1188 – Surprise from “Friends”

ENGLISH

Friends has always been my favorite sitcom, ALWAYS! And this show, in my opinion, possesses one thing that is needed to be called a great TV-show, that a lot of others cannot even come close. To me, it is its simplicity and closeness to daily life that makes boredom never arise every time I re-watch any of its episodes. Even though I already know the story line and some of the jokes, they never get old! I still laugh at a lot of them, or at least smile :D .

Ten seasons were produced, and I have watched ALL of its 236 episodes. As I said, they never get old and sometimes I still like to re-watch some of them while having my breakfast or dinner at home :) . And that is what I also did yesterday while having my dinner; and then I found a surprise.

So last night I was watching the third episode of season 8, The One Where Rachel Tells Ross. To remind you a little bit, it is the episode where Rachel tells Ross she is pregnant and Monica and Chandler leave for their honeymoon. Then I got a surprise. Well, it was a surprise for me, at least; because there is good possibility that some of you already know the surprise so it is not really a surprise for you.

Anyway, so, I found out that there was a deleted scene in that episode!! :shock: And I got the chance to watch it for the first time!! :shock:  It was really exciting even though it was just a little over four minutes!! I mean, to be able to watch a “new” scene from Friends after all this time, it was like a Christmas present! Totally unexpected!

This scene was deleted because it involved Chandler joking with the security at the airport and this episode was to be aired about two weeks after 9/11 in 2001. In light of that, the director decided to replace the scene; and that is how we got the story line where Monica and Chandler are behind another couple who are also on their honeymoon and keep getting free luxurious stuffs while Monica and Chandler can’t because they are a little bit “too late”.

Btw, apparently this deleted scene is available on Youtube as well. So here we go, enjoy:

BAHASA INDONESIA

Friends adalah salah satu sitcom yang paling aku sukai. Dan acara TV ini, menurutku, memiliki satu karakteristik yang sangat dibutuhkan sebuah acara untuk dapat dibilang sebagai acara TV yang bagus banget, yang mana karakteristik ini sangat jarang sekali dimiliki oleh acara-acara TV lainnya. Bagiku, ini adalah kesederhanaannya dan kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari sehingga tidak pernah muncul rasa bosan setiap kali aku menonton ulang episode-episodenya. Walaupun aku sudah tahu jalan ceritanya dan juga bercandaan-bercandaannya, mereka masih lucu loh! Aku masih bisa tertawa di banyak adegan, atau setidaknya tersenyum :D .

Sepuluh musim diproduksi, dan aku sudah menonton SEMUA episodenya yang berjumlah 236 itu. Dan seperti yang kubilang, nggak pernah bosan deh dan kadang-kadang aku suka menonton ulang beberapa episode sambil makan pagi atau makan malam di rumah :) . Dan inilah yang kulakukan kemarin ketika makan malam; yang mana kemudian aku mendapatkan sebuah kejutan.

Jadi, tadi malam aku menonton episode ketiga musim 8, The One Where Rachel Tells Ross. Untuk sedikit mengingatkan, ini adalah episode dimana Rachel memberi-tahu Ross bahwa ia hamil dan Monica dan Chandler berangkat ke acara bulan madu mereka. Lalu aku mendapatkan sebuah kejutan. Yah, ini adalah kejutan untukku sih, setidaknya ya; karena rasanya ada kemungkinan bahwa pada sudah tahu deh sama kejutan ini jadi ini bukanlah kejutan bagi yang sudah tahu dong ya.

Anyway, jadi, aku baru tahu bahwa ada adegan yang dihapus dong dari episode ini!! :shock: Dan aku mendapat kesempatan untuk menontonnya untuk pertama kalinya!! :shock:  Wah, rasanya seru banget walaupun adegannya cuma sekitar empat menit saja!! Maksudku, bisa menonton adegan “baru” dari Friends setelah selama ini, rasanya kayak mendapatkan hadiah Natal gitu! Benar-benar nggak disangka-sangka!

Adegan ini dihapus karena menceritakan tentang Chandler yang bercanda dengan petugas keamanan di bandara dan episode ini dijadwalkan untuk tayang dua minggu setelah peristiwa 9/11 di tahun 2001 itu. Untuk menghormati para korban 9/11, sutradaranya memutuskan untuk mengganti adegannya; dan inilah bagaimana kita akhirnya mendapatkan cerita dimana Monica dan Chandler berada di belakang pasangan lain yang juga lagi berbulan-madu dan terus mendapatkan hadiah-hadiah mewah sementara Monica dan Chandler tidak karena mereka sedikit “terlambat”.

Btw, ternyata adegan yang dihapus ini ada di Youtube juga loh. Aku taruh di atas ya, selamat menikmati.

#1185 – Back to Roland Garros

ENGLISH

So, yesterday, tickets for the second grandslam tournament of the year, the 2013 Roland Garros (or the French Open), were sold to general public. And yesterday, somehow, I decided to buy the weekend pass for the tournament. And here is the story of how I ended up buying the ticket :D .

***

Actually, at first I was kinda hesitated to go to the French Open this year for some reasons. One of them would be that most of my most favorite players are not known to fare as well on clay; so I was thinking about only going to Wimbledon this year. But of course the option was still open for me as the tickets were still not sold for general public yet.

Two days ago, I read on Facebook that the ticket sales for general public would be opened in the morning the day after. It was kinda annoying because they did not specify the exact time. I mean, 5:00 is morning, 7:00 is morning, 9:00 is morning, 11:30 is morning!! Of people were complaining about it but there was no response. But you know, I have had the experience last year. Last year, they started the sales at 7:00. So, based on this knowledge, I also assumed it would be somewhere around this time as well; but plus minus, say, one hour. So I planned to be ready by 6:00, huahaha :lol: .

Unlike last year, I don’t think I will have the flexibility this year regarding the time. So, I am going if and only if I get the weekend pass (that I did not get last year because I was too late; and so I went during the weekdays of the first week). So that was what I set for myself. Despite all the reasons, I said I would go if I got the weekend pass.

So, yesterday, I set my alarm at 6:00 but then I got up at 5:00, muahaha :lol: . Apparently I was excited, I think. A few minutes after 7:00, they opened the sales. But apparently they opened the French version of the site first before the English version. So I was kinda late in the sense that some other people had already got into the website earlier (through the French link) and I had to wait for one hour :( . Damn, I should have opened the French version instead. Should have thought about this!

But about forty minutes later, I got my turn. Luckily, they still had the weekend pass for Court Philippe Chatrier!!  Well, only category 2 and 3 seats that were still available at that time though, but because category 1 seat would cost €60 more expensive than category 2, so I was not really complaining! Huahaha :lol: . So I finalized my order and bought the ticket!

Yay, so off the Paris (again) I go! It will be on the weekend so it will be during the fourth round of the tournament. It is going to be exciting!

p.s: but then, I just realized that I would have an important monthly meeting on Friday afternoon. So I guess I would have to take one of the last trains to Paris that day, hahaha :lol: .

BAHASA INDONESIA

Jadi, kemarin, tiket untuk turnamen grandslam kedua tahun ini, Roland Garros 2013 (alias French Open), dijual untuk umum. Dan kemarin ini, pada akhirnya aku memutuskan untuk membeli pas akhir pekan untuk turnamen ini. Dan inilah cerita bagaimana aku sampai pada keputusan untuk membeli tiket tersebut :D .

***

Sebenarnya, awalnya aku agak ragu untuk pergi ke French Open tahun ini karena beberapa alasan. Salah satunya adalah karena kebanyakan pemain favoritku kan bukanlah pemain yang mendominasi di tanah liat; jadi aku berpikir untuk hanya pergi ke Wimbledon aja tahun ini. Tapi tentu saja pilihan ini masih terbuka karena waktu itu kan tiketnya masih belum dijual untuk umum.

Dua hari yang lalu, aku baca di Facebook bahwa penjualan tiket untuk umum akan dibuka di pagi hari besoknya. Agak nyebelin kan soalnya waktu tepatnya tidak disebutkan. Maksudku, jam 5 kan juga pagi, jam 7 juga pagi, jam 9 pagi juga, jam 11:30 pun juga masih pagi (dalam bahasa Inggris)!! Tentu saja orang-orang pada komplain dong tapi nggak ada jawaban.Tapi tahu lah, aku ada pengalaman dari tahun lalu. Tahun lalu, penjualan tiket dibuka mulai jam 7 pagi. Nah, berdasarkan pengalaman ini, aku asumsikan juga tahun ini mirip-mirip lah ya; dengan plus minus satu jam. Jadilah aku berencana untuk harus sudah siap jam 6 pagi, huahaha :lol: .

Hanya saja, tidak seperti tahun lalu, aku rasa aku tidak memiliki fleksibilitas tahun ini dalam hal waktu. Jadi, aku hanya akan pergi jika dan hanya jika aku mendapatkan pas akhir pekan (tahun lalu aku nggak mendapatkannya karena terlambat; dan jadilah aku pergi di hari biasa di minggu pertama). Dan inilah keputusanku waktu itu. Walaupun dengan semua alasan tersebut, aku akan tetap pergi kalau aku mendapatkan pas akhir pekan.

Nah, jadilah kemarin aku memasang alarm jam 6 pagi tapi aku malah sudah bangun dari jam 5, muahaha :lol: . Ternyata aku cukup bersemangat juga ya sepertinya. Beberapa menit lewat jam 7, penjualannya mulai dibuka. Tapi ternyata mereka membuka yang laman berversi bahasa Prancis dulu sebelum yang bahasa Inggris. Jadilah aku agak terlambat dalam artian banyak orang yang sudah masuk ke website-nya dulu (melalui yang bahasa Prancis) dan aku jadi harus menunggu satu jam :( . Sial, seharusnya aku membuka yang versi bahasa Prancis ya. Kok bisa-bisanya nggak kepikiran sih!

Tapi sekitar empat puluh menit kemudian, aku mendapatkan giliranku. Untungnya, pas akhir pekan untuk Lapangan Philippe Chatrier masih ada!!  Ya, yang tersisa hanya kursi di kategori 2 dan 3 aja sih waktu itu, tapi karena tiket untuk kursi kategori 1 berharga €60 lebih mahal daripada yang kategori 2, ya aku nggak komplain deh! Huahaha :lol: . Jadilah aku merampungkan pemesananku dan membeli tiketnya!

Yak, akan kembalilah aku ke Paris (lagi)! Perjalanan ini akan diadakan di akhir pekan jadi pas turnamennya berada di babak keempat gitu. Bakalan seru nih!

p.s: tapi kemudian, aku baru ingat bahwa aku harus menghadiri meeting penting di hari Jumat sore. Ah, sepertinya aku bakal harus naik salah satu kereta termalam nih buat ke Parisnya hari Jumat itu, hahaha :lol: .