#1247 – Live from London (Part 4)

ENGLISH

Yep, you read the title right: “Live from London (Part 4)”. Yes, it means that now I am back in London! Yes, for the second this this month, after my conference trip here two weeks ago, I am back to this city again! Huahaha :cool: . Even though this post being “Part 4″, this trip is not really a continuation of the previous one though, as now I am here purely for holiday and vacation reason, huahaha :lol: .

But why London for a vacation? Well, the reason is, obviously, none other than the Wimbledon Tennis Championships! The third grand slam tournament of the year!! Muahahaha :lol: . Yes, I plan to go to the Championships several times this week to watch some more tennis (after Roland Garros three weeks ago) in the most prestigious tennis tournament in the world! :)

I have not got the ticket yet so I have no other option than joining The Queue. And I am a little bit upset (a bit with myself) about one thing regarding this, but I will keep this for later.

Anyway, so, this afternoon I caught a KLM flight KL 1021 from Amsterdam Schiphol Airport (AMS) to London Heathrow Airport (LHR). The flight was on a Boeing 737-8K2 reg code PH-BXW named “Partridge”. It took off from runway 36C of Schiphol Airport and landed about 1 hour later at runway 27R of Heathrow Airport. Btw, when the flight was approaching runway 27R, the venue of Wimbledon: The All England Lawn Tennis Club was visible! My strategy of choosing seat A worked! :D

The Venue of Wimbledon: The All England Lawn Tennis Club (AELTC)!!

The Venue of Wimbledon: The All England Lawn Tennis Club (AELTC)!!

Okay, I did mention before that, in a way, flying through smaller airports is more convenient than through bigger airports. While obviously, being two of the biggest airports in Europe, both Schiphol and Heathrow are considered “big” airports. So why did I choose to go to these two main airports instead of, say, Rotterdam Airport or London City Airport like I did in the previous trip? Well, the reason was very simple. Because this would be my own personal trip (so I have to pay everything myself), I looked for the cheapest flights, muahahaha :lol: . And it happened that the cheapest flight that I found, at that time, was the between Schiphol and Heathrow. The flight to London City would have been more expensive by around €30 return. Quite a considerable amount for me as I could use this amount for a nice dinner at one nice restaurant in London (including tips), right? ;) Beside, location-wise (of my destination and hotel in London), London City would not have offered a considerable advantage anyway.

Btw, I also decided to bring my laptop with me again this time. At first I was thinking not to, but then I changed my mind after several considerations. Anyway, so, here I am. Back in London for the second time this month, hahaha :lol: . Well, I don’t think I will write a “live update” from Wimbledon though as I would like to write some more-dedicated posts for that story. So if in the next a few days I decide to post another sequel of this “Live from London” series, I don’t think it will be about detailed story about Wimbledon. Some teasers, maybe, but not the whole story :) .

BAHASA INDONESIA

Ya, judulnya benar kok: “Live from London (Part 4)”. Ya, artinya memang sekarang ini aku sedang berada di London lagi loh! Ya, untuk kedua kalinya di bulan ini, setelah perjalanan konferensiku kesini juga dua minggu yang lalu, aku kembali lagi ke kota ini! Huahahaha :cool: . Btw, walaupun posting ini adalah “Part 4″, perjalanan ini bukanlah kelanjutan perjalanan yang lalu loh, karena kali ini aku berada disini murni untuk alasan liburan dan jalan-jalan, huahaha :lol: .

Lah, tapi kenapa London untuk jalan-jalan? Ya, jelas alasannya adalah, tidak lain dan tidak bukan, Kejuaraan Tenis Wimbledon! Turnamen grandslam ketiga tahun ini!! Muahahaha :lol: . Ya, aku memang berencana untuk pergi ke kejuaraannya beberapa kali minggu ini untuk menonton tenis lagi (setelah Roland Garros tiga minggu yang lalu) di turnamen tenis paling bergengsi di seluruh dunia! :)

Sayangnya aku belum dapat tiketnya sih jadi sepertinya aku tidak memiliki pilihan lain selain bergabung ngantri di The Queue-nya. Aku agak sebal (dengan diri sendiri juga sih) karena satu hal yang sedikit berkaitan dengan ini, tetapi ceritanya aku simpan untuk kemudian saja ya.

Anyway, jadi, sore tadi aku menaiki penerbangan KLM dengan nomor penerbangan KL 1021 dari Bandara Amsterdam Schiphol (AMS) menuju Bandara London Heathrow (LHR). Penerbangannya menggunakan pesawat Boeing 737-8K2 kode registrasi PH-BXW bernama “Partridge”. Penerbangannya lepas landas dari landasan pacu 36C Bandara SIt took off from runway 36C of Schiphol Airport and landed about 1 hour later at runway 27R of Heathrow Airport. Btw, ketika pesawatnya sedang meng-approach runway 27R-nya Heathrow itu, dari pesawat terlihat lokasinya Wimbledon loh: The All England Lawn Tennis Club (AELTC)! Strategiku untuk memilih kursi A berhasil! :D

The Venue of Wimbledon: The All England Lawn Tennis Club (AELTC)!!

Kompleksnya turnamen Wimbledon: The All England Lawn Tennis Club (AELTC)!!

Oke, memang aku sebutkan sebelumnya bahwa, di satu sisi, terbang melalui bandara kecil itu lebih nyaman daripada terbang melalui bandara besar. Sementara jelas lah ya, sebagai dua dari bandara-bandara tersibuk di seluruh Eropa, Schiphol dan Heathrow tergolong sebagai bandara “besar” tentunya. Lantas mengapa aku memutuskan untuk terbang melalui dua bandara ini dan bukannya, katakanlah, melalui Bandara Rotterdam atau Bandara London City seperti di perjalanan yang lalu? Ya, alasannya sederhana aja sih. Karena kali ini kan aku pergi dalam perjalanan pribadi ya (jadi aku harus membayar semua pengeluaranku), aku mencari penerbangan paling murah aja deh, muahahaha :lol: . Dan kebetulan waktu itu penerbangan termurah yang aku temukan adalah antara Schiphol dan Heathrow sih. Penerbangan ke London City akan lebih mahal sekitar €30 (sekitar Rp 390.000,- dengan kurs €1 = Rp 13.000,-) pulang pergi. Jumlah yang lumayan kan (untuk aku sih) soalnya dengan jumlah segini aku bisa makan malam satu kali di sebuah restoran yang oke di London (termasuk tips) kan? ;) Di samping itu, secara lokasi (tujuan dan hotelku di London), London City tidak menawarkan keuntungan yang terlalu besar juga sih.

Btw, aku juga memutuskan untuk membawa laptop bersamaku lagi deh kali ini. Awalnya aku berpikir untuk tidak perlu membawanya, tetapi kemudian aku mengubah pikiranku deh setelah beberapa pertimbangan. Anyway, disinilah diriku sekarang. Kembali berada di London untuk kali kedua bulan ini, hahaha :lol: . Ya, rasanya aku tidak akan menulis “live update” dari Wimbledon sih karena aku ingin menulis ceritanya secara lebih mendetail di posting yang khusus untuk itu. Jadi, kalau dalam beberapa hari ke depan aku memutuskan untuk menulis posting sekuel dari seri “Live from London” ini, kayaknya posting-nya tidak akan berupa cerita mendetail dari Wimbledon. Kalau sekedar teaser masih mungkin sih, tapi bukan cerita lengkap :) .

About these ads

11 thoughts on “#1247 – Live from London (Part 4)

  1. Pingback: #1248 – Live from London (Part 5) | A Little Piece of Zilko's Life

  2. Pingback: #1250 – 2013 Wimbledon Trip (Part I) | A Little Piece of Zilko's Life

  3. Pingback: #1251 – New Apartment | A Little Piece of Zilko's Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s