#1081 – Another Long Weekend and Summer

ENGLISH

Another long weekend

What? Yes, this weekend is another long weekend in the Netherlands, muahahahaha :lol: :cool: . So, this Monday is “Whit Monday” (or the Pentecost) and so it will be a holiday. Haven’t I just had a long weekend last weekend, you ask? Yes, I just had a long weekend last weekend because last week’s Thursday was the Ascension Day. So, yeah, we have back to back long weekends now.

In the Netherlands, Pentecost (Pinksterdag) is a two day holiday; so there is the first day of Pentecost and there is the second day. Today (Sunday) is the first day. Coincidentally, my schedule to do grocery shopping was also this Sunday. So, I went to the supermarket in the centrum today, just to find out it was closed because of the first day of Pentecost!! And bad news: all (I think) supermarkets were closed today!! Well, I guess I will only eat potato and eggs until tomorrow morning, hahaha :lol: .

Summer is definitely here

I am now sure that it is summer already. The past one week, the weather has been, unbelievably, good (read: sunny) and the temperature was stable at around 26°C. I never like hot weather (I prefer winter than summer, hahaha :P ), but Holland’s 26°C is still bearable for me.

The thing is, summer in the Netherlands is humid, just like in Indonesia. Therefore, a lot of the time it feels much hotter than it actually is. When I went to Vienna during summer last year, it was like between 33 – 36°C there. However, it was not humid at all so a 34°C was felt like a real 34°C. In Holland, 30°C is felt like 40°C… . So, yeah, I am kinda not looking forward to this summer as so far we have had quite plenty of sunny days so it may indicate that there will be more sunny and hot days this June and July than last year. And in June and July, the expected temperature in a sunny and hot day is not going to be as “low” as 26°C, I think :( .

But the past one week, the weather has been really genuinely good. Sure, it was sunny and quite hot, but the wind was the hero for me! It blew quite a lot, quite strongly (typical Dutch wind), but it was not a hot wind. It was more like a breeze that still made me comfortable while I was outdoor, hehehe :)

Anyway, another thing I don’t like about summer is the summer bugs!! :(

To invest or not?

This kind of weather brings back an old first world problem that I also had at around this time last year: whether to buy a fan or not, huahaha :lol: . I mean, if I were in Indonesia, no question, I would definitely buy one (I did when I lived in Bandung). It was a no brainer as the fan would be used pretty much most of the time. While here, a fan is useful only during the summer; and by summer, it is not the entire summer, just like some days which are really really hot and humid.

Last year, I decided not to buy one. And I think, this year, it would be wiser for me to not buy one now as I am going to move to a new apartment later on this summer anyway. Buying a fan now will just make me own more stuffs; which translates to more stuffs to move during my moving day; which translates to more troublesome time I will have when I am moving. Yeah, I am not really a fan of moving. Maybe I will write about this in a more special post next time :)

The good side of summer

There is, however, still a good side of summer. Now, I don’t need to wear that many layers of clothes when I go out. Also, I don’t need to always wear shoes when going out; wearing sandals is okay (in the colder seasons, you are out of your mind to not wear shoes when going out, hahaha :lol: ). This reminds me of my life back in Indonesia years ago though, hahaha :D There is no “complication” to get dressed when about to go out; it is sooo easy, simple, and brief!! Just pick one t-shirt or shirt and wear a pants, and you are fine. In the winter, we have to think about, and deal with, preparing our ‘warfare equipment’ against the cold, hahaha :lol: . Therefore, in the winter, it feels tiring (as there seems to be a lot to prepare before going out) and it is tiring (as there is much longer ‘procedure’ to follow before going out (like wearing layers and layers of clothes, wearing shoes, etc)).

So, yeah, there are always two sides of something; and I will just make the best out of it. No point in complaining, hahaha :P

Because it was summer already, there was free ice pop giveaway around campus last week!

Summer is definitely here. Greens are all around me now (and also the summer bugs)

BAHASA INDONESIA

Long weekend lagi

Apa? Ya, akhir pekan kali ini lagi-lagi adalah long weekend di Belanda, muahahahaha :lol: :cool: . Jadi, Senin ini adalah “Whit Monday” (alias hari Pantekosta) gitu dan jadilah libur. Apa, bukannya minggu lalu aku juga baru aja melalui long weekend? Iya kok, weekend yang minggu lalu jugalah long weekend karena hari Kamis minggu lalu kan Hari Kenaikan Isa Almasih gitu. Jadi, ya, kali ini long weekend-nya berturut-turutan gitu deh.

Di Belanda, Pantekosta (Pinksterdag) itu adalah hari libur sepanjang dua hari; jadi ada hari pertama Pantekosta dan ada hari kedua. Hari ini (Minggu) adalah hari pertamanya. Kebetulan, jadwalku untuk pergi berbelanja di supermarket jugalah hari Minggu ini. Dan jadilah aku pergi ke supermarket di centrum tadi, hanya untuk menemukan bahwa supermarketnya tutup dong karena hari pertama Pantekosta ini!!  Dan berita buruknya: (kayaknya) semua supermarket tutup deh hari ini!! Hmm, kayaknya sampai besok aku cuma akan makan kentang dan telur aja deh, hahaha :lol: .

Musim panas beneran sudah datang

Yakin deh sekarang ini udah musim panas. Seminggu ini, cuaca di Belanda itu bagus (baca: cerah) dong dan temperaturnya stabil di sekitar 26°C gitu. Aku kan nggak pernah suka cuaca panas ya (mendingan musim dingin deh daripada musim panas, hahaha :P ), tapi suhu 26°C-nya Belanda ya masih bisa ditahan lah bagiku.

Masalahnya, musim panas di Belanda itu lembab banget, kayak di Indonesia gitu deh. Makanya seringnya ya cuacanya terasa lebih panas daripada sebenarnya. Ketika aku pergi ke Vienna di musim panas tahun lalu, temepraturnya ya sekitar 33 – 36°C gitu disana. Namun, disana kan nggak lembab ya jadi 34°C ya terasa seperti selayaknya 34°C. Di Belanda, 30°C bisa berasa kayak 40°C dah… . Jadi, ya, aku nggak terlalu excited menghadapi musim panas ke depannya ini karena sejauh ini sudah ada lumayan banyak hari yang mataharinya bersinar cerah dong yang mana ini mungkin mengindikasikan bahwa akan lebih banyak lagi hari cerah dan (lebih) panas di bulan Juni dan Juli daripada tahun lalu. Dan di bulan Juni dan Juli, temperatur hari yang cerah dan panas kayaknya nggak akan “serendah” 26°C deh kayaknya :( .

Eh, tapi seminggu ini, cuacanya beneran bagus kok. Memang sih cerah dan panas gitu, tapi anginnya itu asyik banget lho untukku! Cukup sering angin bertiup, lumayan kencang juga (tipikal angin Belanda), tapi anginnya bukan angin panas. Jadi anginnya itu seperti angin semilir yang sejuk gitu jadi ya tetep bikin merasa cukup nyaman lah walaupun sedang berada di luar ruangan, hehehe :)

Anyway, tapi hal yang nggak aku suka juga dari musim panas adalah serangga musim panas!! :(

Inves atau enggak ya?

Cuaca yang kayak gini ini membuatku teringat akan sebuah first world problem lama yang juga aku hadapi di sekitar waktu yang sama setahun lalu: enaknya beli kipas angin atau tidak ya, huahaha :lol: . Maksudku begini, kalau di Indonesia, nggak susah lah, aku jelas akan membeli satu kipas angin (aku beli satu sewaktu aku tinggal di Bandung dulu). Keputusan yang mudah karena kipas anginnya kan akan terpakai hampir sepanjang waktu. Nah, disini ini, kipas angin berguna hanyalah ketika musim panas; itu pun nggak setiap hari di musim panas loh, hanya hari-hari tertentu aja ketika cuacanya beneran panas dan lembab sekali.

Tahun lalu, aku memutuskan untuk tidak membeli satu. Dan aku rasa, tahun ini, akan lebih bijak bagiku untuk tidak membeli juga karena bagaimanapun aku kan akan pindahan apartemen di akhir musim panas ini. Membeli kipas angin artinya aku akan memiliki lebih banyak barang; yang ini artinya nambah-nambahin barang yang harus aku pindahkan nanti; yang artinya akan membuat proses pindahan menjadi lebih ribet. Ya, aku nggak begitu suka pindahan deh. Kapan-kapan mungkin aku akan membuat satu posting tentang ini ah :)

Sisi baik musim panas

Tapi tetap lah ya, tentu ada sisi asyiknya juga dari musim panas. Sekarang ini, aku jadi nggak harus memakai berlapis-lapis pakaian deh kalau keluar. Juga, aku nggak harus memakai sepatu deh kalau pas pergi; pakai sandal juga udah nggak papa (di musim yang lebih dingin, pada gila kalau keluar rumah nggak pakai sepatu, hahaha :lol: ). Ini jadi mengingatkanku ketika aku masih di Indonesia dulu nih, hahaha :D . Nggak ribet gitu dalam berpakaian kalau mau keluar; jadi rasanya ya sangat mudah, simpel, dan singkat!! Tinggal milih satu kaus atau kemeja gitu dan memakai celana, beres deh. Di musim dingin, kita kan harus memikirkan, dan berurusan dengan, mempersiapkan ‘peralatan perang’ dalam menghadapi dinginnya ya, hahaha :lol: . Makanya di musim dingin rasanya tuh melelahkan (karena rasanya ada banyak yang harus dilakukan sebelum bisa keluar rumah) dan memang melelahkan (‘prosedur’ untuk keluar rumah beneran jadi panjang (harus memakai berlapis-lapis pakaian dulu, memakai sepatu, dll)).

Jadi, ya, memang ada selalu dua sisi sih ya dari sesuatu itu; dan aku akan selalu memandang sisi positifnya aja deh. Nggak ada gunanya kan komplain terus, hahaha :P

#1080 – 2012 French Open Prediction

ENGLISH

Okay, just like what I always do before a grandslam tournament’s main draw starts, it is time to make my pre-tournament prediction about the second grandslam tournament of the year, the French Open.

Men’s Singles

For me, it is still very difficult to see the winner to be someone ranked outside of the top four in the world. Some non-top-four players, for sure, still have the chances to produce some upsets by advancing to the semifinals; but to win the title, I think it is almost impossible. And from the top four players in the world, I think it will be silly to not see Rafael Nadal, the king of clay who has won six titles at the French Open in the last seven years with win-loss percentage at this tournament at 97.83%, as the heavy favorite. In fact, coming to this year’s edition of the French Open, Rafa is even in a better position than last year when he got two upsets in the finals of Rome and Madrid to Novak Djokovic. This year, Rafa has won Monte Carlo and Rome (beating Novak in both finals), and also a smaller tournament in Barcelona. Even though he lost quite early in Madrid, it was still a tough match against Fernando Verdasco and the condition is very different between Madrid and Paris.

The more intriguing puzzle is to guess who is the most likely to be Rafa’s opponent in the final. The other top four players who are in the other half of the draw are Novak Djokovic (1st seed) and Roger Federer (3rd seed). Ranking-wise, Novak Djokovic should advance to the final; plus the fact that Novak just beat Roger in the semifinals of Rome last week should give him some favor. However, two top eight players who are in their side of the draw cannot be just sidelined. Tomáš Berdych, Roger Federer’s potential quarterfinals opponent, is in a good form coming to this French Open. He reached the final of Madrid (losing in a tight three sets to Roger) and he has had the experiences of beating some top players in grandslam tournaments. Jo-Wilfried Tsonga, who is in Novak’s quarter, is always a favorite especially as he is playing in home soil. But in the end, I will just go with the seeding; and that I think Novak Djokovic will reach the final.

But as I said, between Novak Djokovic and Rafael Nadal; I think Rafael Nadal will still triumph in his favorite grandslam tournament this year.

Women’s Singles

There is a crazy thing, in my opinion, that is going on in the women’s draw. Two women that have had the best results on clay this year coming to the French Open are Serena Williams and Maria Sharapova. Serena has a 100% winning percentage on clay this year (so far), and Sharapova at 91.67% (Sharapova’s only loss on clay this year so far was only to Serena Williams). So, it is natural that these two women are the two heavy favorite for the title this year; with the ideal meeting between them should be in the final. However, based on the draw, should they meet, they will meet in the quarterfinals!! :shock: To make things crazier, the two finalists last year (Li Na, the defending champion, and Francesca Schiavone) are also in the same half of the draw! But still, from this side of the draw, I do think the finalist will either be Serena Williams or Maria Sharapova. But if I have to pick one, I will choose Serena Williams.

This makes the other half of the draw seem to be relatively bland. Looking at the draw at a glance, it seems that Victoria Azarenka, the current world no.1, should have a relatively easy passage to the final. Sure, Agnieszka Radwanska is also in a good run this year, but in my opinion, she is slowly turning to ‘Dinara Safina’ or ‘Caroline Wozniacki’ who are playing “too many” tournaments; thus, hindering her performance in a grandslam. But there is one big name who is, sort of, a floater in this side of the draw: Venus Williams. She was sidelined almost the whole year last year with injuries and illness and she came back on the tour last March in Miami. She reached three quarterfinals from the four tournaments she has played this year, and she has had good results on clay, owning nine clay singles titles behind her name. Sure she has only gone beyond quarterfinals at the French Open once (when she reached the final in 2002 where she lost to her sister), so this might also need to be considered. But what I am saying is, I think Venus Williams is able to produce some “upsets” (ranking-wise) in her part of the draw. I completely have no idea who will advance to the final from this side of the draw. Ranking-wise, it should be Victoria Azarenka; but somehow I have a feeling she will not advance to the final, hmmm. My gut feeling says that this half of the draw will be represented by someone from the relatively lower seeds or rankings. Ah, I don’t know…

So, in my opinion, the final will be Serena Williams vs someone from the lower seeds or rankings. From this encounter, of course Serena Williams is the heavy favorite, hehehe :) It may be important to note that this year is the first time Serena Williams comes to the French Open with such a very positive result during the clay court season since her triumph at the dirt grandslam 10 years ago in 2002, the first grandslam title of her “Serena Slam” run. So, yeah, no wonder she is the favorite :) .

Btw, I wouldn’t believe that I would put Serena and Sharapova as the two favorites to win the French Open if you asked me several years ago as Serena and Sharapova are (or used to be) the players not-known as clay court specialists, hehehe :)

***

So, yeah, that is my prediction for this year’s French Open. :)

My pre-tournament picks for the singles winners of this year’s French Open: Rafael Nadal and Serena Williams

Note:
Rafael Nadal’s Photo Credit: Getty Images
Serena Williams’ Photo Credit: Jasper Juinen/Getty Images Europe

BAHASA INDONESIA

Oke, seperti yang selalu aku lakukan sebelum babak utama sebuah turnamen grandslam dimulai, sekarang adalah saatnya untuk membuat prediksi pre-turnamenku tentang turnamen grandslam kedua tahun ini, French Open.

Tunggal Putra

Untukku, sulit rasanya bagi seseorang pemain dengan peringkat di luar empat besar dunia untuk memenangi turnamen ini. Beberapa pemain di luar empat besar ini, tentu saja, memang memiliki peluang untuk membuat beberapa “kejutan” dengan mencapai semifinal misalnya; tetapi untuk memenanginya, rasanya kok agak mustahil yah. Dan dari empat besar dunia ini, aku rasa konyol apabila seseorang tidak melihat Rafael Nadal, si raja tanah liat yang menjuarai French Open enam kali dalam tujuh tahun terakhir dan memiliki persentase kemenangan 97,84% di turnamen ini, sebagai sang favorit untuk juara. Bahkan, masuk ke French Open ini tahun ini, Rafa berada dalam kondisi yang lebih baik daripada tahun lalu dimana ia baru saja terkejut dengan kalah dua kali berturutan di finalnya Roma dan Madrid dari Novak Djokovic. Tahun ini, Rafa telah menjuarai Monte Carlo dan Roma (mengalahkan Novak di final keduanya), dan juga sebuah turnamen yang agak kecil di Barcelona. Walaupun ia kalah cukup awal di Madrid, pertandingan itu adalah pertandingan super ketat melawan Fernando Verdasco dan kondisinya sangat berbeda antara Madrid dari Paris.

Nah, yang lebih seru adalah menebak siapa yang paling mungkin menjadi lawan tanding Rafa di final. Pemain empat besar yang berada di setengah undian yang lain dari Rafa adalah Novak Djokovic (unggulan pertama) dan Roger Federer (unggulan ketiga). Dari segi peringkat, Novak Djokovic-lah yang seharusnya lolos ke final; fakta bahwa Novak baru saja mengalahkan Roger di semifinal di Roma minggu lalu seharusnya juga memberikan sedikit lebih keuntungan padanya. Namun, dua pemain delapan besar yang berada di sisi undian mereka juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Tomáš Berdych, kemungkinan lawan tanding Roger Federer di perempat-final, sedang berada dalam performa yang bagus nih memasuki French Open ini. Ia menjadi finalnya Madrid (kalah dalam tiga set ketat dari Roger) dan ia juga memiliki pengalaman mengalahkan beberapa pemain top di turnamen grandslam. Jo-Wilfried Tsonga, yang berada di kuarter yang sama dengan Novak, tentulah favorit juga apalagi kini ia bermain di kandang sendiri. Tapi pada akhirnya, rasanya aku akan tetap mengikuti peringkat aja deh; dan aku duga Novak Djokovic yang akan mencapai final.

Tapi seperti yang kubilang, antara Novak Djokovic dan Rafael Nadal; aku rasa Rafael Nadal lah yang akan menang di turnamen grandslam favoritnya ini tahun ini.

Tunggal Putri

Ada hal gila, menurutku, yang terjadi di undian tunggal putri. Dua petenis wanita dengan hasil terbaik di tanah liat tahun ini masuk ke French Open adalah Serena Williams dan Maria Sharapova. Serena memiliki persentase kemenangan 100% di tanah liat tahun ini (sejauh ini) dan Sharapova berada di 91,67% (satu-satunya kekalahan Sharapova di tanah liat tahun ini sejauh ini adalah dari Serena Williams). Jadi, rasanya natural gitu ya bahwa dua petenis ini adalah dua favorit untuk menjadi juara tahun ini; yang mana idealnya pertemuan keduanya seharusnya terjadi di final. Namun, berdasarkan undiannya, andaikata mereka bertemu, mereka akan bertemu di perempat final dong!! :shock: Yang membuat hal makin ‘parah’, dua finalis tahun lalu (Li Na, sang juara bertahan, dan Francesca Schiavone) juga berada di sisi yang sama dari undian! Tapi masih sih, dari sisi undian yang ini, aku merasa yang akan masuk ke final ya antara Serena Williams atau Maria Sharapova deh. Dan kalau aku hanya boleh memilih satu, aku memfavoritkan Serena Williams.

Ini membuat sisi lain dari undian nampak agak kurang seru. Melihat undiannya secara sekilas, sepertinya Victoria Azarenka, pemain peringkat 1 dunia saat ini, mendapatkan jalan yang mulus ke final. Memang, Agnieszka Radwanska juga memiliki performa yang baik tahun ini, tapi menurutku nih ya, perlahan-lahan ia menjadi semakin seperti ‘Dinara Safina’ atau ‘Caroline Wozniacki’ gitu ya yang bermain “kebanyakan” turnamen; sehingga performanya di grandslam malah terganggu. Tapi, ada satu lagi nama besar yang, bisa dikatakan, seperti ‘bola liar’ di turnamen ini: Venus Williams. Ia absen karena cedera dan sakit tahun lalu dan ia baru saja kembali ke tur bulan Maret lalu di Miami. Ia mencapai tiga perempat final dari empat turnamen yang telah ia masuki, dan ia juga memiliki hasil yang baik di tanah liat loh, dengan sembilan titel tanah liat tunggal di belakang namanya. Memang, ia baru pernah menembus lebih dari perempat final di French Open satu kali saja (ketika ia mencapai final di tahun 2002 dimana ia kalah dari adiknya), jadi ini juga sepertinya perlu dipertimbangkan. Tapi maksudku adalah, aku rasa Venus Williams mampu menghasilkan beberapa “kejutan” (dari segi ranking pemain) di sisi undiannya. Aku bener-bener nggak tahu siapa yang akan masuk ke final dari sisi undian ini. Secara peringkat, seharusnya memang Victoria Azarenka ya; tetapi entah kenapa aku ada feeling bahwa ia nggak akan lolos ke final deh, hmmm. Feeling-ku malah mengatakan sisi undian yang ini akan diwakili oleh seorang pemain unggulan agak rendah atau berperingkat lebih rendah deh di final. Ah, nggak tahu ah…

Jadi, menurut pendapatku, finalnya adalah Serena Williams melawan seseorang dengan peringkat agak rendah. Dari pertemuan ini, jelas Serena Williams adalah favoritnya dong ya, hehehe :) Mungkin penting untuk dicatat bahwa tahun ini adalah kali pertama Serena Williams datang ke French Open dengan hasil yang sungguh positif di musim tanah liat semenjak ketika ia menjuarai turnamen grandslam tanah liat ini 10 tahun lalu di tahun 2002, titel grandslam pertama dari rangkaian “Serena Slam”-nya. Jadi, ya, nggak heran deh ia adalah favorit di tahun ini :) .

Btw, misalnya beberapa tahun yang lalu pada bilang bahwa Serena dan Sharapova adalah dua favorit utama untuk menjuarai French Open ini, aku nggak akan percaya loh karena Serena dan Sharapova kan tidak dikenal sebagai pemain spesialis tanah liat, hehehe :)

***

Jadi, ya, itulah prediksiku untuk French Open kali ini. :)

#1079 – Planned Trips in June

ENGLISH

So, June is coming, and this month will be a busy (yet fun) month for me!! I have three trips that I will do in this month!!

Trip #1 : Paris, France

As you know, I am going to Paris next week to watch the second grandslam tournament of the year, the French Open aka Roland Garros, huahaha :lol: . This trip to Paris, though, will only be about tennis; so, no sightseeing, no anything (as I already did those during my previous trip to Paris anyway, hehehe :D ). So I will arrive there in the evening; I have three days in which I will watch the tournament; and the next day, I am going back to the Netherlands catching a morning bus. It is very exciting though! I cannot wait!! Finally, my first grandslam tournament! :) Yay!! :D

Trip #2 : Bergen, Norway

As I said last month, the abstract (of my thesis project) was accepted to be presented at an international workshop to be held in Bergen, Norway. The workshop is a three-day event and it will be held in mid-June. Just as what my professor suggested to me, I have considered about extending my stay a little bit there. My return flight tickets, the hotels for the duration of the workshop (it will be in a resort spa btw, huahaha :lol: ), and all expenses during are covered; so basically, if I choose to extend, I only have to cover for my own living cost there during the extension. Even, if I want, the return flights don’t have to arrive and depart from the same city; so I can fly to Bergen and come back from Oslo (for example) if I choose to, huahaha :lol: . So it is a good opportunity also for that, right? :)

After a little bit of deep research, I have decided to extend for two nights in Bergen. My return flights will still be Amsterdam – Bergen – Amsterdam though (I choose not to go to anywhere else, like Oslo, because I have a plan for Trip #3 *muahaha :lol: * so I can’t stay for too long there; and Bergen itself is already a beautiful city). I will use the first extension day to do sightseeing around Bergen; and the second one to take a one-day tour to the famous fjords around the area :) .

Anyway, the nice thing about this trip is that I don’t have to worry about the flight fare. Because I am allowed to take any flights I want (There is only one airline that serves direct route from Amsterdam to Bergen though: KLM; but I would have chosen KLM anyway had there been another option, as I would earn some frequent flyer miles, huahaha :lol: :cool:  ), I just pick the ones whose schedules suit my time, plan, and comfort better, huahaha :lol: . So, no early morning flight! :D And when I check the price of my selection (from the website; I don’t know if the faculty pays the same amount as they might use travel agent or something that may offer a bit of cheaper option), it seems that the ticket price is almost the same as return super promo ticket from Amsterdam to Jakarta!! :shock: huahaha :lol: . And this flights combination that I choose is not the most expensive one, even, it is one of the cheapest…

Trip #3 : London, England

Two days after coming back from my week long trip to Norway, I am off to London!! Muahahaha :lol: . This trip is also going to be quite tennis-related as I plan to watch the third grandslam tournament of the year, the Wimbledon Championships, huahaha :lol: . Unfortunately, however, my ticket application to the ballot seems to have not been successful. But still, with Wimbledon, we still can get groundpass on the D-Day (if we come early enough to the complex); or even the main courts tickets if we are willing to camp overnight (I am not that hardcore now to be willing to do that though, hahaha :lol: ). And so I decided to still go there no matter what…

Btw, I choose to take trains to/from London this time; for a strategic reason: I plan to buy souvenirs from Wimbledon and the size of the souvenirs might be quite big that I think it will be easier for me if I choose a mode of transportation other than plane. What?? Yes, we can take trains to/from London from/to mainland Europe. What?? Yes, you are right, London is on an island so we have to cross the sea from mainland Europe to get there. What?? How?? Well, there is a 50.5 km undersea tunnel, called the Channel Tunnel, that connects mainland Europe and the island of Great Britain. And trains can pass this tunnel. :)

Anyway, before yesterday, I thought I would just stay for three or four days for this particular trip to London, only for Wimbledon. I planned to explore London a bit more later on my next thought trip (I haven’t finalized it yet) to London during the Olympics. However, after some considerations regarding my schedule in July and August, I thought it would be better for me if I explored London at this particular trip to London in June. And so, I decided to stay for seven nights in London, huahaha :lol: . Ideally, half of the time for Wimbledon, and the other half for sightseeing and other stuffs. But how things really go, we will see… :)

***

Ah, planning trips is always very nice and fun!!!

BAHASA INDONESIA

Jadi, bulan Juni akan segera tiba, dan bulan yang satu ini akan sangat menyibukkan loh untukku (tapi mengasyikkan tentunya)!! Ada tiga rencana perjalanan yang akan aku lakukan di bulan ini!!

Perjalanan #1 : Paris, Prancis

Seperti yang sudah pada tahu, aku akan pergi ke Paris minggu depan untuk menonton turnamen grandslam kedua tahun ini, French Open (Prancis Terbuka) alias Roland Garros, huahaha :lol: . Perjalanan ke Paris kali ini hanyalah akan tentang tenis aja sih; jadi nggak ada deh tamasya atau apa gitu (toh aku udah melakukannya di perjalanan yang lalu ke Paris, hehehe :D ). Jadi, aku akan tiba di malam hari; lalu aku ada tiga hari di Paris dimana aku akan nonton turnamennya; dan keesokannya, aku akan balik ke Belanda naik bus yang berangkat agak pagi dari Paris. Ah, sudah terasa bersemangat sekali nih saya! Udah nggak sabar!! Akhirnya, turnamen grandslam pertamaku! :) Yay!! :D

Perjalanan #2 : Bergen, Norwegia

Seperti yang aku bilang bulan lalu, abstrakku (tentang proyek tesis) diterima untuk dipresentasikan di sebuah workshop internasional yang akan diadakan di Bergen, Norwegia. Workshop-nya sendiri adalah acara tiga hari yang akan diadakan pertengahan bulan Juni. Seperti yang disarankan profesorku, aku sudah mempertimbangkan untuk memperpanjang (extend) waktuku tinggal disana, mumpung sudah disana gitu. Tiket pesawat pulang pergi, hotel selama masa durasi workshop (yang mana hotelnya adalah resort spa loh, huahaha :lol: ), dan semua pengeluaran selama masa workshop kan ditanggung yah; jadilah kalau aku extend, pada dasarnya aku tinggal hanya perlu membayar biaya hidupku selama masa extend itu aja. Bahkan, kalau aku mau, penerbangan pulang perginya nggak harus dari/ke kota yang sama loh; jadi misalnya bisa aja gitu aku terbangnya ke Bergen dan kemudian pulangnya dari Oslo kalau aku inginkan, huahaha :lol: . Sebuah kesempatan yang lumayan kan? :)

Nah, setelah sedikit riset yang mendalam, aku memutuskan untuk extend selama dua malam di Bergen. Penerbangan pulang pergiku masih akan Amsterdam – Bergen – Amsterdam sih (aku memutuskan untuk tidak pergi kemana-mana yang agak jauhan dikit, seperti Oslo misalnya, karena aku sudah ada rencana untuk Perjalanan #3 *muahaha :lol: * sehingga aku tidak bisa tinggal terlalu lama disana; dan lagi Bergen jugalah kota yang indah kok). Hari pertama ekstensiku akan aku gunakan untuk bertamasya keliling kota Bergen; dan hari kedua untuk mengikuti sebuah tur sehari ke fjord yang terkenal di dekat area sana :) .

Anyway, hal mengasyikkan dari perjalanan ini adalah aku tidak perlu mengkhawatirkan harga tiket pesawatnya. Karena aku bebas memilih mau naik penerbangan apa (Kini cuma ada 1 maskapai yang terbang langsung dari Amsterdam ke Bergen: KLM; yang mana aku bakalan milih KLM juga sih andaikata pun ada opsi lain, lumayan kan dapat poin frequent flyer, huahaha :lol: :cool: ), jadilah aku memilih penerbangan yang jadwalnya sesuai dengan waktu, rencana, dan kenyamananku dong ya, huahaha :lol: . Jadi, bye bye deh penerbangan pagi hari! :D Dan ketika aku iseng melihat harga tiket dari pilihanku (dari website-nya; nggak tahu ya kalau fakultasku membayar dengan harga yang sama atau tidak karena kan bisa aja mereka membeli melalui agen travel atau apa gitu sehingga kenanya lebih murah), harga tiketnya sepertinya hampir sama kayak harga tiket super promo pulang-pergi dari Amsterdam ke Jakarta dong!! :shock:  huahaha :lol: . Dan kombinasi penerbangan yang aku pilih ini bukanlah yang termahal, malah termasuk salah satu yang paling murah loh…

Perjalanan #3 : London,  Inggris

Dua hari setelah kembali dari perjalanan semingguku ke Norwegia, aku akan pergi ke London!! Muahahaha :lol: . Perjalanan kali ini juga akan agak bertemakan tenis, karena aku berencana untuk menonton turnamen grandslam ketiga tahun ini, the Wimbledon Championships, huahaha :lol: . Sayangnya, aplikasiku di ballot-nya untuk mendapatkan tiket sepertinya belum berhasil deh tahun ini. Tapi, di Wimbledon, kita masih bisa kok mendapatkan tiket groundpass di hari-H (asalkan kita mau datang dan mengantri dari pagi aja); atau bahkan tiket masuk ke lapangan utamanya kalau kita mau kemping semenjak malam sebelumnya (tapi sekarang aku masih nggak se-hardcore itu untuk sampai niat-niatnya kemping sih, hahaha :lol: ). Jadilah aku tetap memutuskan untuk pergi kesana…

Btw, aku memutuskan untuk naik kereta untuk pergi ke London kali ini; karena alasan strategis: aku berencana membeli suvenir gitu di Wimbledon dan ukuran suvenirnya kan bisa jadi cukup besar yang mana aku rasa akan lebih mudah kalau aku bepergiannya tidak dengan pesawat. Eh, apa?? Iya, kita bisa loh naik kereta dari/ke London ke/dari daratan Eropa. Apa?? Iya, bener kok, London itu berada di pulau gitu yang mana artinya kita harus menyebrangi laut dari daratan Eropa untuk pergi kesana. Apa?? Bagaimana?? Hmm, jadi, ada sebuah terowongan bawah laut sepanjang 50,5 km, yang bernama Terowongan Channel, yang menghubungkan daratan Eropa dengan pulau Inggris Raya itu. Dan kereta bisa melewati terowongan ini. :)

Anyway, sebelum kemarin, aku berpikir aku hanya akan menginap tiga atau empat malam saja untuk perjalanan ke London yang ini, untuk Wimbledon gitu. Aku berencana untuk mengelilingi London ntar aja di perjalananku kesana selanjutnya (yang mana belum aku finalisasi sih saat ini) di sekitar waktunya Olimpiade. Namun, setelah beberapa pertimbangan mengenai jadwalku di bulan Juli dan Agustus, sepertinya akan lebih bijaksana kalau aku sekalian berkeliling London di perjalanan bulan Juni ini deh. Dan jadilah aku memutuskan untuk menginap selama tujuh malam di London, huahaha :lol: . Idealnya, setengah waktunya untuk Wimbledon, dan setengah lagi untuk jalan-jalan dan lainnya. Tapi nantinya gimana, we will see aja deh ya… :)

***

Ah, merencanakan perjalanan itu memang mengasyikkan sekali ya!!!

#1078 – Sunny Days and Greeting

ENGLISH

Sunny Days

These past several days, the weather has been unbelievably good here in the Netherlands. It has been sunny and warm. To put in perspective, the temperature has been stable at around 25°C; so yeah, it has been really nice. Quite hot to me, but it is still comfortable hot and I am okay with that. Because it was really hot, there was free ice-creams give-away in front of my campus’ hall today, hahaha :cool: .

However, it makes me come to a realization though that with this temperature (and weather) can become very uncomfortable if we have something physical to do, outdoor, haha. As I said last weekend, I felt like I almost fainted after biking for around 20 minutes to IKEA. Well, it was actually a little bit of my fault though as I wore a black jacket that day, causing heat to be trapped around my body, haha. But my experience today really made me realize this.

So, I had a tennis lesson at 5 PM. The weather was really sunny and it was warm. The lesson was outdoor, and of course it was quite physical. And it was so damn tiring! I mean, I think I got tired much sooner that I normally did; and I got dehydrated also much faster. At one point, I even couldn’t wait to change session so I could run to my bag and grabbed my bottle of water, hahaha :lol: . To make things worse, today was not my day. I don’t know, my shots just didn’t work as well as they normally do, hmmm. So it was kinda frustrating, hahaha :P

Good Afternoon, or Evening??

Anyway, so, yesterday I had to make a phone call at around 7.30 PM. And before I dialed the number, I had a massive dilemma: “Should I open the conversation with ‘Good Afternoon’ or’ Good Evening’??” huahahaha :lol: :cool: *first world problem indeed*

Okay, here is the reason why I faced the dilemma. It is already summer here in the Netherlands. As part of that, the sun sets at around 9.40 PM these days (it will become later and later as we are approaching the end of June). So, at 7.30 PM, it was still really bright (like at around 4.30 PM in normal days in Indonesia). So, I felt like I wanted to say ‘Good Evening’ but it sounded kinda weird because it was still really bright outside, which kinda made me think that ‘Good Afternoon’ might be a little bit more appropriate; while it was actually already 7.30 PM!! :mad:

Anyway, in the end, I just chose to skip this greeting and just said ‘Hello’ instead, hahaha :P

BAHASA INDONESIA

Hari-hari Cerah

Beberapa hari belakangan ini, cuaca di Belanda ini bagus banget loh, aneh ya. Hari-hari belakangan ini cerah terus dan hangat gitu deh. Sebagai gambaran, temperatur udaranya stabil di sekitaran 25°C; jadi ya gitu deh, enak deh. Cukup panas sih menurutku, tapi masih panas yang nyaman jadi aku nggak masalah deh. Dan karena panas, jadilah tadi siang ada pembagian es krim gratis gitu deh di depan aula di kampus, hahaha :cool: .

Namun, cuaca ini juga membuatku menyadari bahwa temperatur (dan cuaca) seperti ini tuh bisa menjadi tidak nyaman juga lho kalau kita ada kegiatan fisik yang harus dilakukan, outdoor. Seperti yang aku bilang weekend lalu, aku merasa kayak hampir pingsan gitu deh setelah sepedaan hanya 20 menit ke IKEA. Hmm, ini sebenarnya salahku juga sih siapa suruh memakai jaket hitam hari itu, jadinya panasnya kan terperangkap di sekitar badanku kan, haha. Tapi pengalamanku hari ini membuatku menyadari ini lebih jauh.

Jadi, tadi sore aku ada latihan tenis jam 5 gitu. Cuacanya cerah dan hangat. Lesnya ada di luar gedung (outdoor), dan tentu saja cukup fisikal juga ya. Dan latihan tadi melelahkan banget lho rasanya! Maksudku, aku merasa kayak aku menjadi capek lebih cepat gitu; dan juga aku dehidrasi lebih cepat. Sampai di satu sisi, aku nggak sabar menunggu pergantian sesi sehingga aku bisa berlari ke tasku dan meminum air mineral di botol air minumku, hahaha :lol: . Yang bikin lebih parah, hari ini bukan hariku deh. Nggak tahu ya, rasanya pukulan-pukulanku tidak konsisten sama sekali hari ini dibandingkan biasanya, hmmm. Jadi ya agak bikin frustrasi juga, hahaha :P .

Selamat Sore, atau Malam??

Anyway, jadi, kemarin gitu aku harus menelepon seseorang sekitar jam 19.30. Nah, sebelum aku memencet nomornya, aku menghadapi satu dilema besar: “Untuk membuka percakapan, aku sebaiknya menggunakan ‘Selamat Sore’ atau ‘Selamat Malam’ ya??“ huahahaha :lol: :cool:  *yoi, first world problem banget*

Oke, inilah latar belakang mengapa aku menghadapi dilema ini. Jadi, sekarang kan sudah musim panas gitu ya di Belanda. Sebagai bagian dari itu, matahari terbenamnya sekitar jam 21.40 gitu deh akhir-akhir ini (dan akan semakin mundur gitu selama kita makin mendekati akhir bulan Juni). Jadi, saat jam 19.30 gitu suasananya masih terang benderang (mungkin mirip sama kayak jam 16.30 sore gitu kalau di Indonesia). Nah, jadilah aku merasa kayak aku ingin mengucapkan ‘Selamat Malam’; tetapi ini kok terdengar aneh gitu ya karena di luar kan masih terang benderang, yang membuatku merasa ‘Selamat Sore’ sepertinya lebih cocok deh; tapi kan sudah jam 19.30!! :mad:

Anyway, pada akhirnya, aku memutuskan untuk melewati basa-basi ucapan ini dan ngomong ‘Halo’ aja deh, hahaha :P

#1077 – Long Weekend Story

ENGLISH

Yeah, finally this long weekend is coming to an end! Yes, you read it right, I am quite happy that this long weekend is going to end. Why? Well, I don’t know, I feel like this long weekend of mine has kinda been quite dull, hmmm. But anyway, here is a short recap about my life during this last long weekend…

Apartment Cleaning

I took the entire day of my Saturday cleaning my apartment. And it was much more intense than what I normally do when I clean my room, as I basically did everything in one day. That was including cleaning and scrubbing my bathroom, cleaning and scrubbing my kitchen, and of course sweeping and mopping my small apartment. On top of those things, I also did my laundry at the same time. So, yeah, at the end of the day, I was dead, hahaha :lol:

Hot

To make things (probably) even worse, this weekend has kinda been: HOT! Well, I guess it is summer already now, hahaha :lol: . Well, it has not reached 30°C though, maybe it was only around 22 or something; but I could definitely feel the difference. I biked to IKEA today in my spring “costume” (t-shirt plus a jacket, and my jacket was black). And in IKEA, I felt like I was going to faint (due to the heat trapped in my jacket), hahaha :lol: . In the end, I bought a 50 cent ice cream in IKEA….

Experiment in the Kitchen

As you know, I am currently following the newest season of Masterchef Australia (season 4 (2012)). Following this TV show has some effects on me. First of all, sometimes I feel quite bored with my cooking; but at the same time, I am too tired and lazy to think of or try a new recipe.  This show provides me with some new ideas, and more importantly, it motivates me to try something new, hahaha :lol: . Second of all, of course it teaches me some extra knowledge about food; which may come in handy…

And of course, because I had all the time I needed this long weekend, I did try something new in my kitchen during this time. Well, some were not really “new” actually as I already made them like some time ago in the past. Anyway, so, for my own meals, I cooked something that were quite ‘different’ from what I normally cooked. These menus were (at least a little bit) more complicated and this was the reason why I didn’t cook them on a more frequent basis.

So, this long weekend, I managed to experiment SIX menus in my kitchen (pictures below), quite productive, no?? hahaha :lol: . Well, some of them really just came out from the top of my mind while I was cooking so I am not sure if there are proper more general names for these dishes, hahaha :lol: . Btw, all of them (including the opor), I made from pretty much scratch (well, except for the tagliatelle as I used Jamie Oliver’s pasta sauce, hahaha :lol: ).

Btw, a little polling here. Which of the six dishes below that looks the most tempting to you?? :) (p.s: the polling is below these pictures of the dishes)

BAHASA INDONESIA

Ya, akhirnya long weekend ini berakhir juga! Ya, pada benar kok membacanya, aku bahagia deh long weekend ini berakhir. Kenapa? Hmm, nggak tahu ya, untukku, rasanya long weekend kali ini tuh agak membosankan gitu, hmmm. Ah, walaupun begitu, inilah sedikit cerita tentang long weekend-ku kali ini…

Bersih-Bersih Apartemen

Sepanjang siang hari di hari Sabtu, aku membersihkan apartemenku. Dan acara bersih-bersih ini lebih intens daripada biasanya loh, karena pada dasarnya aku melakukan semuanya dalam satu hari. Ini termasuk membersihkan dan menyikat kamar mandi, membersihkan dan menyikat dapur, dan tentu menyapu dan mengepel lantai apartemen kecilku ini. Dan ditambah lagi, di waktu yang sama, aku juga mencuci pakaianku dong. Jadi ya gitu deh, di akhir hari, gempor sendiri dah, hahaha :lol: .

Panas

Untuk membuat hal (mungkin) menjadi lebih buruk, akhir pekan kali ini tuh PANAS dong! Hmm, kayaknya musim panas sudah datang deh sekarang, hahaha :lol: . Suhunya belum mencapai 30°C sih, paling masih 22an aja, tapi berasa euy bedanya. Hari ini aku bersepeda ke IKEA memakai “kostum” musim semiku (kaus dan jaket, dan warna jaketku itu hitam). Dan di IKEA, rasanya kayak mau pingsan dong (karena panas yang terperangkap di dalam jaketku itu), hahaha :lol: . Akhirnya, aku malah membeli es krim seharga 50 sen deh di IKEA…

Eksperimen di Dapur

Seperti yang pada sudah tahu, sekarang aku sedang mengikuti musim terbaru dari Masterchef Australia (musim 4 (2012)). Mengikuti acara ini ada efeknya juga loh. Pertama-tama, kadang gitu aku kan merasa bosan dengan masakanku ya; sementara pada saat yang sama, aku juga capek banget dan malas gitu untuk memikirkan atau mencoba resep baru. Nah, acara ini memberiku beberapa ide, dan yang lebih penting, memotivasi diriku untuk sedikit bereksperimen lagi, hahaha :lol: . Yang kedua, jelas lah ya acara ini mengajarkan beberapa pengetahuan akan masakan gitu; yang mungkin bakal berguna juga…

Dan tentu saja dong, karena ada waktu sepanjang long weekend kali ini, aku mencoba beberapa eksperimen baru di dapur. Hmm, beberapa sebenarnya nggak “baru” sih soalnya aku pernah kok memasaknya dulu. Anyway, jadi, untuk acara makanku sendiri, aku memasak sesuatu yang agak ‘berbeda’ dari biasanya. Menu-menu ini (setidaknya) lebih ribet gitu deh dan inilah alasan mengapa aku nggak memasaknya lebih sering.

Nah, di long weekend kali ini, aku berhasil bereksperimen dengan ENAM menu (gambar di atas), lumayan produktif juga kan?? hahaha :lol: . Hmm, beberapa menu aku bikinnya ngasal aja sih tergantung dari ide apa yang muncul di pikiran sewaktu masak dan jadilah aku nggak tahu apakah ada nama yang cocok untuk menu-menu ini atau tidak, hahaha :lol: . Btw, kesemuanya (termasuk opornya), aku buat sendiri dari nol loh (hmm, kecuali tagliatelle-nya sih karena aku menggunakan saus pastanya Jamie Oliver, hahaha :lol: ).

Btw, iseng bikin polling ah. Dari enam masakan di atas, masakan manakah yang tampak paling menggoda selera?? :) (p.s: polling-nya ada di atas ya, di bawahnya gambar-gambar masakan)

#1076 – Apparently A Long Weekend

ENGLISH

I did not know before yesterday that this weekend would be another long weekend, huahaha :lol: . I was talking with my supervisor and one professor and they said that all people in TU Delft wouldn’t be available on Thursday and Friday; and I was like: “What? Why?“, huahaha :lol: . Due to the Ascension Day, this weekend starts on Thursday all the way to Sunday! Nice!! :)

Closed

Because today is a holiday, I decided to go to the centrum to check some of the clothing stores there. Yea, I kinda want to buy some more formal shirts and maybe new pants, but of course only if the price is good as well, hahaha :lol: . When I arrived at the centrum, apparently the only store that opened was the supermarket!  Yeah, because it is a holiday today, stores are also closed. Haha, well, this is life in the Netherlands anyway. In a holiday (including Sunday, as Sunday is technically a holiday), almost all stores or shopping centre are closed; not like in Indonesia, hehehe :) . Maybe sometime later (if I have the mood) I will write about this.

Weekend Access

Speaking of long weekend, finally, last week I reapplied for the weekend access to EWI building!! You know, since late January, I think they changed the security system so that my old access was (one-sided-ly) terminated. As a consequence, I had to reapply for it if I still wanted to have access to the building in the weekend. I know, in that post, I wrote that I planned to ask about it the week after. Okay, in reality, I did not do that until last week, which was like 3.5 months later, muahahaha :lol: .

The reason for the procrastination was that I did not feel a very urgent urge yet to have a weekend access. But then, last week I just decided to apply for it as it might come in useful in the future as I am getting closer and closer to the end of my Master study. The process was much much much easier apparently (than before) as I had to only send an email to person in charge along with my student number and student card number. They processed it, and voila, it was done! :shock: Yes, just like that!! hahaha :) Before, it was much more complicated where I had to fill in a form, asked for approval and signature from my supervisor, submitted the form with my student card to the service desk, and then they would start processing it.

Important thought to think of

Anyway, there is an important matter that I have to consider and think of very seriously this weekend; as the decision I make based on the conclusion of that thought will, sort of, determine my life (at least) for the next several years. In fact, in a way, perhaps it will also define the path of my life, hahaha. What matter is that? Well, I choose not to share it here now; but surely I will write it down here when the time has come, hehehe :P

BAHASA INDONESIA

Aku nggak tahu loh sebelum kemarin bahwa weekend kali ini bakalan long weekend lagi, huahaha :lol: . Jadi ceritanya aku sedang berbincang-bincang dengan pembimbingku dan salah satu profesor di kampus dan mereka bilang bahwa semua orang di TU Delft nggak akan available di hari Kamis dan Jumat ini; dan reaksiku adalah: “Heh? Ada apa ini? Kenapa?“, huahaha :lol: . Ternyata karena hari Kenaikan Isa Almasih, weekend kali ini bakalan dimulai dari hari Kamis sampai hari Minggu ini loh! Asyiik!! :)

Tutup

Berhubung hari ini libur, jadilah aku memutuskan untuk pergi ke centrum untuk melihat-lihat beberapa toko pakaian disana. Aku sedang ingin membeli beberapa baju yang agak formal dan celana baru, tetapi tentunya hanya jika pas harganya juga ok dong ya, hahaha :lol: . Begitu aku sampai di centrum, ternyata yang buka cuma supermarket dong! Jadi karena hari ini tanggal merah, toko-toko ikutan tutup juga deh. Haha, ya, memang begini sih kehidupan di Belanda. Kalau tanggal merah (termasuk hari Minggu ya, hari Minggu kan tanggal merah), hampir semua toko dan pusat perbelanjaan gitu tutup loh; nggak seperti di Indonesia, hehehe :) . Kapan-kapan (kalau ada niat) mungkin aku akan menulis tentang ini juga deh.

Akses Weekend

Ngomong-ngomong tentang long weekend, akhirnya, minggu lalu aku meng-apply ulang untuk mendapatkan akses weekend ke gedung EWI loh!! Tahu lah, semenjak akhir Januari, aku rasa mereka mengubah sistem keamanan gedung sehingga akses lamaku diberhentikan (dengan sepihak). Sebagai akibatnya, aku harus meng-apply ulang kalau aku masih ingin memiliki akses weekend ke gedung. Aku tahu, di posting itu, aku menulis bahwa aku berencana untuk bertanya tentangnya seminggu kemudian. Oke, kenyataannya, aku tidak melakukannya sampai minggu lalu, yang mana artinya 3,5 bulan kemudian, muahahaha :lol: .

Alasan aku menunda-nunda itu adalah karena aku tidak merasakan kemendesakan untuk memiliki akses weekend. Tapi kemudian, minggu lalu aku memutuskan untuk meng-apply aja lah karena siapa tahu di masa depan bakalan berguna karena aku semakin mendekati akhir dari S2 ini kan. Prosesnya ternyata jauh sangat lebih mudah loh (dibanding sebelumnya) karena aku hanya perlu mengirim email ke orang yang bertanggung-jawab dengan akses ini dan memberi-tahunya nomor mahasiswa dan nomor kartu mahasiswaku. Kemudian mereka memprosesnya, dan voila, selesai! :shock: Ya, gitu doang!! hahaha :) Sebelumnya, prosesnya jauh lebih ribet karena aku harus mengisi sebuah formulir, lalu meminta persetujuan dan tanda-tangan pembimbingku, lalu menyerahkan formulir itu beserta kartu mahasiswaku ke service desk, dan barulah mereka bisa mulai memprosesnya.

Sebuah hal sangat penting untuk dipikirkan

Anyway, ada sebuah hal penting yang benar-benar harus aku pertimbangkan dan pikirkan dengan amat serius nih weekend ini; karena keputusan yang aku ambil dari kesimpulan akan pertimbangan ini akan, bisa dibilang, menentukan hidupku (setidaknya) selama beberapa tahun ke depan. Malah, di satu sisi, mungkin bisa menentukan jalan kehidupanku juga loh, hahaha. Emang hal apaan sih? Ya, sekarang aku memutuskan untuk tidak menuliskannya dulu; tapi tentu akan aku tulis disini kok ketika waktunya tepat, hehehe :P *sok misterius* :cool:

#1075 – Rendang, Cash, and TV Shows

ENGLISH

Rendang

This Bebe’s post about two weeks ago kinda reminded me that I had not cooked rendang for quite awhile. Well, here, what I mean by “cooking” is buying a pack of rendang sauce at the orientalmarkt and pouring this sauce to the pieces of meat and egg (plus a little bit of coconut milk and dash of extra basic spices) that I cook. So it is not that I cook everything from scratch; as that would be too troublesome, I think, huahaha :lol: . Anyway, so, last week when I went to the orientalmarkt, I bought a pack of rendang sauce and then I “cooked” rendang. And it was nice :)

Cash

So, I lost my bankcard last week and as a consequence I had to pay everything with cash while I was waiting for my new card to be delivered. I had to do grocery-shopping this morning and by this time, the new card hadn’t been delivered yet (it was delivered later on today). I did not worry though as I thought I still had like two €10 bills in my wallet and €20 should be more than enough. So I went grocery-shopping as usual and after I got everything, I went to the cash and card line (normally I go to the card only line (when I have my card with me of course) because it is faster) and put all the stuffs on the cashier table. While the cashier was scanning all my stuffs, I took my wallet and I realized that I actually only had ONE €10 bill in my wallet, and that was ALL! Well, I actually also had some more coins with me but it was still not that much. So I watched the monitor as the cashier was scanning all my stuffs and prayed that my total expense would not exceed €10. In the end, I had to pay a total of €9.71!! *phew* (thanks to my stinginess while grocery-shopping today, hahaha :D ).

End of Season

It is May and it means that some running TV shows are coming to their ends (either end of their current season or end of their overall series), which is kinda sad :( This week, two of my favorite still-running sitcoms, The Big Bang Theory (TBBT) and How I Met Your Mother (HIMYM), had their season finale of the fifth and seventh season respectively. This time, HIMYM had a very strong ‘cliffhanger’ which made me cannot wait for their next season, which I think would be HIMYM’s last btw :( . TBBT also had quite a cliffhanger with Howard being sent to space, but I didn’t find it as strong as HIMYM’s cliffhanger. One long-running show also came to an end last Sunday, it was the Desperate Housewives. That episode was the last episode ever of the series; and somehow I was quite disappointed. I found the ending was, somewhat, ‘rushed’ and quite an anticlimax; quite a shame for an interesting TV-show.

Nonetheless, it does not mean there is no more TV show to watch for me. I just realized that Masterchef Australia’s season 4 was premiered like ten days ago! And there are still shows like The Apprentice that are still running :)

Rendang I cooked last week

BAHASA INDONESIA

Rendang

Posting-nya Bebe yang ini sekitar dua minggu yang lalu mengingatkanku bahwa sudah lama juga aku nggak masak rendang. Eh, disini, yang aku maksud dengan “memasak” adalah membeli bumbu jadi rendang di orientalmarkt dan kemudian menuangkan bumbu ini ke potongan daging dan telur yang sudah aku masak (plus sedikit santan dan sedikit tambahan ekstra bumbu dasar). Jadi ya bukannya aku masak dari nol gitu deh; karena bikin rendang itu kan ribet banget kan ya, huahaha :lol: . Nah, jadi, minggu lalu gitu ketika aku pergi ke orientalmarkt, aku juga membeli satu pak bumbu rendang dan jadilah kemudian aku “memasak” rendang. Enak loh :)

Uang Kontan

Jadi, aku kehilangan kartu bank-ku minggu lalu dan sebagai akibatnya aku harus membayar segala sesuatu dengan uang kontan sembari menunggu kartu yang baru dikirim. Nah, pagi tadi aku harus belanja di supermarket gitu dan pada waktu itu, kartunya masih belum dikirim (akhirnya aku menerima kartu baruku di siang harinya). Aku nggak begitu khawatir karena aku kira aku memiliki dua lembar uang pecahan €10 gitu di dompetku dan €20 juga sudah lebih dari cukup lah. Jadilah aku berbelanja seperti biasa dan setelah aku mendapatkan semuanya, aku mengantri di jalur uang kontan dan kartu (biasanya aku memilih jalur khusus kartu (kalau aku membawa kartuku denganku tentunya ya) karena kan lebih cepat gitu) dan meletakkan semua barang belanjaanku di meja kasirnya. Ketika kasirnya meng-scan barang-barang belanjaanku itu, aku mengambil dompetku dan menyadari bahwa ternyata aku hanya punya SATU LEMBAR uang €10 dong di dompetku, dan uangku cuma ITU AJA!  Hmm, sebenarnya ada sih beberapa koin gitu tapi jumlahnya juga nggak banyak deh. Jadilah aku melihat ke monitornya dan berdoa mudah-mudahan total belanjaanku nggak melebihi €10 deh. Pada akhirnya, totalnya adalah €9.71 saja!! *fiuh* (untung pas belanja tadi aku lagi pelit jadi nggak belanja banyak-banyak amat, hahaha :D ).

Akhir Musim

Sekarang adalah bulan Mei dan ini berarti beberapa acara TV yang sedang berlangsung juga mulai pada mencapai bagian akhirnya (akhir dari musim kali ini atau memang akhir dari keseluruhan acaranya), yang mana ini agak menyedihkan :( . Minggu ini, dua sitcom favoritku yang masih berlangsung, The Big Bang Theory (TBBT) dan How I Met Your Mother (HIMYM), menayangkan episode terakhir musim kelima dan ketujuhnya, berturutan. HIMYM kali ini memiliki ‘cliffhanger‘ yang sangat kuat deh menurutku sehingga aku menjadi nggak sabar deh menunggu musim selanjutnya, yang mana aku duga akan menjadi musim terakhirnya HIMYM :( . TBBT juga memberikan cliffhanger sih dengan Howard dikirim ke luar angkasa, tetapi entah kenapa aku merasa cliffhanger-nya ini nggak sekuat cliffhanger-nya HIMYM. Satu acara yang sudah tayang lama sekali juga berakhir loh hari Minggu kemarin, yaitu Desperate Housewives. Ya, episode hari Minggu kemarin adalah episode terakhir dari acara ini; dan entah kenapa menurutku ending-nya agak mengecewakan. Aku merasa ending-nya itu seperti ‘diburu-buru’ dan antiklimaks gitu; agak sayang juga nih untuk acara TV yang menarik.

Ah, walaupun begitu, bukan berarti tidak ada tontonan deh buatku. Aku baru menyadari bahwa musim keempatnya dari Masterchef Australia mulai tayang sekitar sepuluh hari yang lalu! Dan juga masih ada acara-acara lain kayak The Apprentice gitu kan :)